<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kuras Genangan Air &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kuras-genangan-air/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Feb 2022 06:56:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kuras Genangan Air &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lihat Stadion Digenangi Air saat Digunakan Laga, Bupati Kediri Turun Tangan Kuras Genangan Air</title>
		<link>https://memontum.com/lihat-stadion-digenangi-air-saat-digunakan-laga-bupati-kediri-turun-tangan-kuras-genangan-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2022 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kuras Genangan Air]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163588</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Hujan deras mengguyur Kota Kediri saat laga antara Persedikab melawan Persihalsel di Stadion Brawijaya, Sabtu (12/02/2022). Melihat kondisi lapangan stadion yang tergenang air, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono atau yang kerap disapa Mas Dhito, itu pun langsung turun tangan ikut gotong royong membantu mengangkat diesel penyedot air. Hal ini terlihat, setelah 15 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Hujan deras mengguyur Kota Kediri saat laga antara Persedikab melawan Persihalsel di Stadion Brawijaya, Sabtu (12/02/2022). Melihat kondisi lapangan stadion yang tergenang air, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono atau yang kerap disapa Mas Dhito, itu pun langsung turun tangan ikut gotong royong membantu mengangkat diesel penyedot air.</p>



<p>Hal ini terlihat, setelah 15 menit pertandingan babak pertama berakhir. Bupati berkacamata tersebut mengajak seluruh petugas, pemain, hingga official untuk mengurangi volume air yang ada di lapangan.</p>



<p>“Ayo-ayo, angkat alat dan selangnya,” kata Mas Dhito sembari mengajak petugas dan official Persedikab untuk gotong royong menguras genangan tersebut.</p>



<p>Tidak lama berselang, setelah beberapa alat penyedot dihidupkan, debit air yang ada di lapangan stadion berkurang. Pertandingan babak kedua pun dilanjutkan setelah 45 menit sempat tertunda.</p>



<p>Pertandingan berlangsung alot. Wasit Eko Yuli Ardianto sempat mengeluarkan dua kartu merah dan dua kartu kuning. Babak pertama Persedikab mendominasi atas jalannya pertandingan.</p>



<p>Gol pertama Persedikab dilesatkan oleh Delan kemudian dilanjut Sundulan Hanafi mampu merobek gawang Persihalsel. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, Persedikab tetap unggul 2 &#8211; 0 atas tamunya Persihalsel.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-penggelapan-uang-penjualan-emas-rp-33-miliar-divonis-3-tahun-6-bulan-penjara">Terdakwa Penggelapan Uang Penjualan Emas Rp 3,3 Miliar Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara</a></li>
</ul>


<p>Di babak kedua, Persedikab memperlebar jarak keunggulan atas lawannya menjadi 3-0. Goal tersebut dicetak Aan Trika Pratama Putra. Kemudian Persihalsel memperkecil ketertinggalan dan membuat skor berakhir 3-1 untuk Persedikab.</p>



<p>Dengan berakhirnya skor pertandingan ini, Persedikab melaju ke puncak klasemen Grup M sekaligus memastikan Klub berjuluk Bledug Kelud ini lolos putaran 32 Besar Liga 3 Nasional.</p>



<p>Pelatih Utama Tony Ho, mengaku bersyukur atas skor yang dicapai Persedikab dalam laga itu. Belajar dari laga-laga sebelumnya, diakui selama sisa waktu jalannya pertandingan dia terus memberikan motivasi kepada pemain bahwa selama semua menganggap tim ini keluarga tidak ada yang tidak bisa dilawan.</p>



<p>&#8220;Semua akan indah pada waktunya. Semua hasil latihan, mungkin mereka merasa berat tapi inilah hasilnya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Tony Ho mengungkapkan, sebelum jalannya pertandingan dimulai, pemain dan tim sempat dikumpulkan Mas Dhito. Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Kediri itu memberikan motivasi yang memicu semangat pemain dan tim untuk memenangkan pertandingan. &#8220;Pak bupati mengatakan sekarang atau tidak sama sekali. Inilah yang memicu pemain, semua tim untuk berbuat lebih . Ada Kata-kata Pak Bupati Persedikab bara jiwa, yakni jiwa yang membara,&#8221; terangnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163588</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan A Yani Langganan Banjir, Polantas Jebol Median, Kuras Genangan Air</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-yani-langganan-banjir-polantas-jebol-median-kuras-genangan-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2018 10:58:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan A Yani Langganan Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kuras Genangan Air]]></category>
		<category><![CDATA[Polantas Jebol Median]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=18564</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8211;Demi mengatasi kemacetan panjang akibat banjir yang diperkirakan setinggi 30 cm di Jl A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang atau tepatnya depan kantor Telkom, petugas Lantas Polres Malang Kota bernama Hediar, harus bekerja keras. Sisi jalan yang berada di sebelah barat tidak bisa dilalui kendaraan karena tingginya air. Dia pun berpikir keras hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8211;</strong>Demi mengatasi kemacetan panjang akibat banjir yang diperkirakan setinggi 30 cm di Jl A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang atau tepatnya depan kantor Telkom, petugas Lantas Polres Malang Kota bernama Hediar, harus bekerja keras. Sisi jalan yang berada di sebelah barat tidak bisa dilalui kendaraan karena tingginya air.</p>
<p>Dia pun berpikir keras hingga mengambil keputusan menjebol median jalan agar air terurai ke sisi timur jalan. Aksi yang dilakukannya cukup jitu. Air yang semula menggenangi sisi barat jalan, berangsur surut.</p>
<p>Informasi yang didapat Memontum.com, menyebutkan bahwa lokasi kejadian sudah menjadi langanan banjir sejak beberapa tahun ini. Apalagi saat hujan deras, bisa dipastikan jalanan di siti barat akan terkenang banjir. Hal tersebut mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang apalagi lokasi banjir lebih dari 100 meter.</p>
<p>Baik pengendara mobil maupun motor yang melaju dari selatan tidak bisa menerobos lewat. Hal ini lah yang kemudian membuat petugas lantas menjebol satu beton cor yang berada di median tengah jalan agar air dapat mengalir ke sisi timur. Sebab selain kemacetan, banjir tersebut cukup berbahaya bagi pejalan kaki yang melintas karena sisi baratnya lagi ada selokan besar.</p>
<p>Dengan menjebol 1 beton cor, petugas lantas dapat mengurai banjir ke sisi timur. Aksi itu berjalan dengan baik, karena air yang berada di sisi barat berangsur-angsur dapat surut. Tak berselang lama, kendaraan yang dari arah selatan berhasil melintas.</p>
<p>&#8220;Banjirnya cukup tinggi di sisi barat. Petugas terpaksa menjebol median tengah jalan agar air dapat mengalir supaya tidak terjadi kemacetan panjang,&#8221; ujar Ipda Marhaeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota.</p>
<p>Detik-detik penanganan banjir itu sempat diabadikan oleh Clara, yang saat itu sedang mengendarai mobil dari arah utara ke selatan.</p>
<p>&#8220;Kalau sisi timur tidak banjir. Kendaraan yang dari arah utara ke selatan dapat berjalan lancar. Namun jalan yang berada di sisi barat, banjirnya cukup tinggi hingga kendaraan yang dari arah selatan ke utara terjadi kemacetan,&#8221; ujar Clara. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18564</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
