<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kursus &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kursus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Mar 2024 12:01:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kursus &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ciptakan Masyarakat Berkualitas, Program Banyuwangi Ayo Kursus Kembali Digelar</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-masyarakat-berkualitas-program-banyuwangi-ayo-kursus-kembali-digelar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[kursus]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi kembali menggelar Program Banyuwangi Ayo Kursus. Program ini adalah kursus gratis, yang memfasilitasi beragam pelatihan keterampilan bagi warga Banyuwangi untuk lebih mudah mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha secara mandiri. Dalam pelatihan kali ini, sedikitnya ada 600 orang yang menjadi peserta. Sementara kursus yang diberikan, setidaknya ada 14 jenis dan mencakup berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi kembali menggelar Program Banyuwangi Ayo Kursus. Program ini adalah kursus gratis, yang memfasilitasi beragam pelatihan keterampilan bagi warga Banyuwangi untuk lebih mudah mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha secara mandiri.</p>



<p>Dalam pelatihan kali ini, sedikitnya ada 600 orang yang menjadi peserta. Sementara kursus yang diberikan, setidaknya ada 14 jenis dan mencakup berbagai bidang. Seperti, barista, pangkas rambut, bahasa asing, pariwisata dan perhotelan, tata rias pengantin, tata boga, tata busana, hingga pelatihan berbasis digital seperti bahasa pemrograman, content creator, desain grafis dan digital marketing.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan usaha Pemkab Banyuwangi untuk meningkatkan sumber daya manusia dengan pendidikan vokasional. Selain itu, juga memberikan life skill berupa soft skill dan hard skill yang ujungnya nanti mereka sudah memiliki ketrampilan tertentu dalam memasuki dunia kerja ataupun bekal berwirausaha secara mandiri,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat membuka Banyuwangi Ayo Kursus secara virtual di SMKN 1 Glagah, Banyuwangi, Sabtu (16/03/2024) sore.</p>



<p>Menurut Bupati Ipuk, program yang telah memasuki tahun ketiga ini adalah inisiatif pelatihan keterampilan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian warga Banyuwangi. &#8220;Kami berharap, program ini dapat membantu warga Banyuwangi untuk lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan berdikari secara ekonomi. Semoga dengan banyaknya pilihan keterampilan ini, masyarakat Banyuwangi bisa terampil dan bisa mengimplementasikan skill nya di dunia kerja ataupun wirausaha,&#8221; papar Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menambahkan, Pemkab Banyuwangi setiap tahunnya menggelar berbagai program peningkatan kemampuan bisnis, keterampilan hingga memberikan modal usaha sampai ratusan juta rupiah. Diantaranya model inkubasi bisnis bagi pengusaha muda melaui Program Jagoan Banyuwangi, bantuan alat usaha melalui Program Warung Naik Kelas (Wenak) dan pelatihan keterampilan lainnya.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, menambahkan bahwa Banyuwangi Ayo Kursus dilaksanakan selama 15 hari, mulai 16 hingga 30 Maret mendatang. Program ini menyediakan 47 kelas yang tersebar di beberapa lokasi se-Banyuwangi. Pemkab juga menggandeng 6 SMK, dan 25 lembaga kursus pelatihan di Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Pola pengajarannya adalah project based learning. Jadi outputnya, para peserta pelatihan diharuskan menghasilkan karya yang nantinya akan dinilai oleh para pengajar,&#8221; jelas Suratno.</p>



<p>Ditambahkannya, para warga belajar juga akan mendapatkan pendampingan produk industri rumahan, sertifikasi halal dan pelatihan digital marketing termasuk desain kemasan produk dan lainnya. &#8220;Dengan pendampingan ini kami berharap, para peserta bukan hanya bisa memulai karir atau usahanya, tapi juga bagaimana mempertahankan usahanya agar sustainable,&#8221; terang Suratno.</p>



<p>Dalam pelaksanaan ini, Pemkab Banyuwangi juga bermitra dengan Bank BPR Jatim. Tujuannya, agar para peserta dapat dibantu permodalan usahanya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Acara Kelulusan Menjahit, Sekolah Kursus Korsa Malang Gelar Peragaan Busana</title>
		<link>https://memontum.com/acara-kelulusan-menjahit-sekolah-kursus-korsa-malang-gelar-peragaan-busana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[busana]]></category>
		<category><![CDATA[Kelulusan]]></category>
		<category><![CDATA[kursus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menjahit,]]></category>
		<category><![CDATA[peragaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203360</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekolah kursus penjahit Korsa Malang, di bawah naungan KT&#38;G Training Center Kota Malang, pamerkan karya menjahit melalui gelaran peragaan busana di salah satu hotel di Kota Malang, Kamis (14/12/2023) malam. Pimpinan KT&#38;G Malang, Choon Hwan Hahm, menyampaikan bahwa peragaan busana yang dilakukan tersebut juga sebagai bentuk apresiasi kepada para penjahit yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekolah kursus penjahit Korsa Malang, di bawah naungan KT&amp;G Training Center Kota Malang, pamerkan karya menjahit melalui gelaran peragaan busana di salah satu hotel di Kota Malang, Kamis (14/12/2023) malam.</p>



<p>Pimpinan KT&amp;G Malang, Choon Hwan Hahm, menyampaikan bahwa peragaan busana yang dilakukan tersebut juga sebagai bentuk apresiasi kepada para penjahit yang tergabung dalam Korsa Malang, selama tiga bulan lamanya. “Hari ini adalah acara kelulusan angkatan ke 11 khusus untuk sekolah penjahit. Jadi, semua yang ditampilkan adalah busana hasil buatannya sendiri. Sebelum sekolah, mereka tidak pernah mengetahui bagaimana menjahit, jadi benar-benar dimulai dari nol. Kemudian selama tiga bulan dan ini hasilnya luar biasa,” ungkap Choon.</p>



<p>Disebutkannya, bahwa sejak tiga tahun yang lalu hingga saat ini, sudah ada sebanyak 350 alumni dari Kelas Korsa. Bahkan, untuk mengikuti kelas tersebut, menurutnya siapa saja boleh mendaftar dan tentunya akan mengikuti seleksi. Selama sekolah pun, tidak dipungut biaya apapun (gratis).</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Mereka mendapat ilmu yang baru dan setelah lulus ini mereka bisa bekerja. Apalagi yang tergabung di sini juga kebanyakan ibu-ibu, sehingga ini sangat menolong mereka,” tambahnya.</p>



<p>Ditambahkannya, jika pemilihan lokasi di Kota Malang itu karena Korsa pertama kali dibuka di Malang dan terlihat hasilnya sangat luar biasa. Sehingga benar-benar memberdayakan masyarakat.</p>



<p>“Jadi KT&amp;G and friends ini menginginkan untuk membantu masyarakat Malang. Kemudian kita juga membuat bakti sosial memproduksi seragam sekolah yang diberikan kepada beberapa SD-SD di Kota Malang. Kemudian saat Covid-19 lalu, kami juga telah membagikan sebanyak 3.500 sembako,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Pimpinan Kepala Sekolah Korsa Malang, Fabe Susan, menyampaikan bahwa kursus menjahit tersebut intensif dilakukan mulai dari Senin hingga Jumat dengan materi yang diberikan mulai dari teori hingga praktek. Terlebih, durasi waktu selama 60 menit perharinya.</p>



<p>“Pelajaran kursus itu mereka dapatkan selama tiga bulan. Hingga saat ini kursus menjahit Korsa telah menyelesaikan sebanyak 11 angkatan dengan masing-masing kelas ada 40 ibu-ibu. Sementara saat ini kami juga sedang mempersiapkan untuk angkatan 12,” kata Susan.</p>



<p>Sebagai salah satu alumni Korsa Angkatan I, Evy Firstyawati, menceritakan awal mula bergabung dengan Korsa yaitu karena dirinya sering menjahitkan baju properti ke orang lain. Apalagi, pihaknya berprofesi sebagai Make Up Artist (MUA).</p>



<p>“Dahulu seringkali menjahitkan baju properti ke orang, nah uangnya habis di situ. Terus ada sahabat saya yang memberi tahu agar ikut saja kursus di Korsa, gratis, tidak bayar. Akhirnya saya ikut, mulai dari belajar di kelas awal sampai kelas mahir,” tutur Evy.</p>



<p>Sehingga, saat ini dirinya sudah mahir untuk membuat baju, mulai dari baju pengantin, hinga sebagainya. Itu dibuat sendiri tanpa bantuan orang lain. Hingga saat ini pihaknya mengaku juga sudah memiliki banyak pelanggan jahit baju.&nbsp;</p>



<p>“Ada teman-teman MUA yang menjahitkan di saya juga. Bahkan, sekarang omzet bersihnya itu bisa Rp 10 jutaan, per bulan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203360</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
