<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Laboratorium &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/laboratorium/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Dec 2025 15:05:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Laboratorium &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Respon Dugaan Keracunan Makanan, Dinkes Kabupaten Malang Uji Laboratorium Sampel Makanan</title>
		<link>https://memontum.com/respon-dugaan-keracunan-makanan-dinkes-kabupaten-malang-uji-laboratorium-sampel-makanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 05:28:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[sampel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228149</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang melakukan langkah tindak lanjut, dalam merespon kejadian dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sempat terjadi di MTs Al Khalifah, Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (23/10/2025) kemarin. Adalah melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan dan alat makan yang digunakan saat kejadian, yang dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang melakukan langkah tindak lanjut, dalam merespon kejadian dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sempat terjadi di MTs Al Khalifah, Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (23/10/2025) kemarin. Adalah melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan dan alat makan yang digunakan saat kejadian, yang dilakukan oleh Dinkes.</p>



<p>Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo, mengatakan bahwa sampel yang diambil tersebut berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepanjen, atau tempat pengolahan menu MBG yang dikonsumsi para siswa. “Sampel sisa makanan yang ada sedang dilakukan pengecekan di laboratorium. Pemeriksaan ini penting, untuk memastikan penyebab munculnya gejala yang dialami para siswa dan guru,” kata Kadinkes Wiyanto, Jumat (24/10/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, proses uji laboratorium membutuhkan waktu beberapa hari, untuk bisa mendapatkan hasil yang valid. “Secepatnya hasil akan keluar, tapi pemeriksaan laboratorium tentu butuh waktu. Kami juga memeriksa dapur pengolahan MBG, termasuk kebersihan alat masak dan penyimpanan bahan makanan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain pemeriksaan sampel makanan, ujarnya, tim dari Dinkes juga turun langsung ke lokasi dapur SPPG untuk menelusuri kemungkinan sumber kontaminasi. “Sudah dilakukan pengecekan ke dapurnya. Semua aspek kami periksa, mulai dari bahan baku, alat makan, hingga cara pengolahan makanan. Kami ingin memastikan keamanan pangan di setiap tahap,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Kadinkes Wiyanto memastikan, bahwa kondisi para korban kini telah membaik setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. “Kondisinya baik. Pasien kami monitor selama tiga sampai enam jam. Bila sudah membaik, langsung diperbolehkan pulang,” paparnya.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa pihaknya akan menyampaikan hasil pemeriksaan secara resmi setelah uji laboratorium selesai, agar masyarakat mendapatkan informasi yang valid dan tidak salah tafsir. “Begitu hasil uji keluar, kami akan laporkan secara terbuka. Prinsipnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas,” imbuh Kadinkes Wiyanto. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kabupaten Malang Jelaskan Hasil Laboratorium Sampel Makanan di MTs Al-Khalifah</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kabupaten-malang-jelaskan-hasil-laboratorium-sampel-makanan-di-mts-al-khalifah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[al-khalifah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[jelaskan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sampel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228346</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengurai terkait hasil sampel makanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang telah diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan yang menyebabkan mual puluhan siswa dan guru MTs Al-Khalifah. Dijelaskan, pengiriman sampel yang dilakukan tidak lama setelah puluhan siswa dan dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengurai terkait hasil sampel makanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang telah diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan yang menyebabkan mual puluhan siswa dan guru MTs Al-Khalifah. Dijelaskan, pengiriman sampel yang dilakukan tidak lama setelah puluhan siswa dan dua guru dilarikan ke RSUD Kepanjen atau tepatnya pada Kamis (23/10/2025) lalu.</p>



<p>“Hasil laboratoriumnya ada sedikit senyawa nitrit. Mungkin di tahunya. Sebab kalau ada yang tidak tahan, akhirnya mual-mual,” kata Wiyanto, Rabu (19/11/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, keberadaan nitrit dapat dipicu oleh pemilihan bahan baku yang kurang cermat, terutama pada kebutuhan masak dalam jumlah besar. &#8220;Bahan pangan seperti tahu, berpotensi mengalami pembusukan sebagian jika penyimpanan maupun kualitas awalnya tidak optimal,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Oleh karena itu, pemilihan bahan-bahannya makanan haruslah cermat, apalagi dalam jumlah besar. &#8220;Kayak tahu itu kan jumlahnya banyak, mungkin sebagian ada yang busuk, itu bisa. Bagi orang yang sehat mungkin tidak apa-apa. Tapi kalau tidak sehat ya bisa menyebabkan mual-mual, tapi mual ringan dan itu kan tidak semua. Kalau 1000 orang, semuanya mual itu berarti kacau,” ujarnya.</p>



<p>Wiyanto juga menambahkan, bahwa Dinkes juga menemukan fakta lain. Sebagian siswa, itu sempat mengkonsumsi susu kemasan sebelum makan paket MBG. Kondisi tubuh yang kurang fit, bisa membuat kombinasi makanan tersebut berpotensi memicu mual.</p>



<p>&#8220;Selain nitrit, uji laboratorium juga menemukan sedikit bakteri E-coli. Namun sumbernya bukan dari olahan tahu, itu mungkin dari airnya. Kedepan kami akan memperketat pembinaan kepada para penjamah makanan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mulai dari pelatihan hingga sertifikasi penjamah makanan akan terus ditingkatkan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Begitu juga dengan pengawasan, Dinkes akan melakukan pembinaan, termasuk juga dasar-dasar penyaji dan penjamah makanan juga harus mendapat sertifikat. &#8220;Kami akan memastikan seluruh penjamah makanan maupun perangkat SPPG adalah orang yang memiliki kompetensi, mengingat produksi paket MBG dilakukan dalam waktu singkat dengan jumlah porsi yang sangat besar. Harus profesional agar hasilnya bagus. Apalagi jumlahnya sampai ribuan porsi,&#8221; tambahnya. <strong>(blo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228346</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Apresiasi Peluncuran Laboratorium Moderasi Beragama</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-apresiasi-peluncuran-laboratorium-moderasi-beragama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221180</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sebuah langkah maju dalam membentuk generasi muda yang cerdas, toleran dan berwawasan kebangsaan, kembali lahir dari dunia pesantren. Adalah Pesantren Terpadu Al Fauzan di Desa Labruk Lor, yang resmi meluncurkan Laboratorium Moderasi Beragama, yang diharapkan menjadi ruang produktif pembentukan karakter santri sebagai agen perdamaian di tengah masyarakat yang beragam. Peresmian laboratorium tersebut, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sebuah langkah maju dalam membentuk generasi muda yang cerdas, toleran dan berwawasan kebangsaan, kembali lahir dari dunia pesantren. Adalah Pesantren Terpadu Al Fauzan di Desa Labruk Lor, yang resmi meluncurkan Laboratorium Moderasi Beragama, yang diharapkan menjadi ruang produktif pembentukan karakter santri sebagai agen perdamaian di tengah masyarakat yang beragam.</p>



<p>Peresmian laboratorium tersebut, dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah bersama Wabup Lumajang dan Kepala OPD. Dalam sambutannya, Bunda Indah menegaskan akan pentingnya kehadiran laboratorium tersebut sebagai simbol komitmen untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan sikap keberagamaan yang bijak.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan lahirnya sebuah ikhtiar besar dari Pesantren Terpadu Al Fauzan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada generasi muda,&#8221; kata Bunda Indah, Kamis (17/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari sekadar fasilitas, Laboratorium Moderasi Beragama dipandang sebagai sarana edukatif yang membentuk cara pandang santri agar mampu bersikap adil, inklusif dan terbuka terhadap perbedaan, tanpa kehilangan akar nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. &#8220;Moderasi beragama adalah jalan tengah, bukan ekstrem kanan atau kiri. Ia menjadi pondasi penting dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bunda Indah juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pesantren Al Fauzan, yang telah menjadi pelopor dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai moderasi. Dirinya meyakini, langkah ini akan membawa dampak besar bagi pembangunan masyarakat yang damai dan berkeadaban.</p>



<p>&#8220;Saya sangat mengapresiasi inisiatif Pesantren Terpadu Al Fauzan, yang mengambil peran aktif dalam pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan melalui pendekatan yang inklusif dan penuh kedamaian,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kehadiran Laboratorium Moderasi Beragama ini, menjadi secercah cahaya harapan di tengah tantangan zaman yang kerap menguji nilai persatuan. Pesantren pun bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga rumah besar yang menanamkan nilai kemanusiaan, persaudaraan dan cinta tanah air. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Trenggalek Apresiasi Pemilihan Pantai Mutiara II Jadi Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Pesisir</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-apresiasi-pemilihan-pantai-mutiara-ii-jadi-laboratorium-pengelolaan-sumber-daya-pesisir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pantai Mutiara II dipilih menjadi laboratorium lapangan pengelolaan sumber daya pesisir oleh UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Hal itu, ditandai dengan penanaman transplantasi terumbu karang oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama puluhan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Sains dan Teknologi UINSA. Bupati Arifin berharap, bahwa aksi konservasi lingkungan hidup ini menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Pantai Mutiara II dipilih menjadi laboratorium lapangan pengelolaan sumber daya pesisir oleh UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Hal itu, ditandai dengan penanaman transplantasi terumbu karang oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama puluhan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Sains dan Teknologi UINSA.</p>



<p>Bupati Arifin berharap, bahwa aksi konservasi lingkungan hidup ini menjadi langkah baik. Tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga secara sosial maupun kemanusiaan. Karena keduanya saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga tidak dapat dipisahkan.</p>



<p>Apalagi, tambahnya, produksi oksigen terbesar bukan berasal dari hutan, melainkan dari lautan. &#8220;Mungkin ke depan juga, anak muda itu perjuangannya adalah kemerdekaan dalam hal keberlanjutan ekologi. Dalam hal ekonomi yang berkelanjutan, mungkin menjadi perjuangan kita yang baru,&#8221; kata Mas Ipin-sapaan Bupati Trenggalek, Minggu (15/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan. &#8220;Semoga, langkah kecil kita akan berdampak di tempat lain juga. Teman-teman perlu tahu bahwa oksigen terbesar itu tidak diproduksi dari hutan tropis yang kita punya, tetapi sebenarnya dari pesisir laut,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p>Masih kata suami Novita Hardiny ini, ketika taman-taman di bawah laut itu tidak hidup, maka tidak akan ada fitoplankton. Tidak akan ada flora fauna yang kemudian bisa menghasilkan oksigen dan menyerap karbon.</p>



<p>Pihaknya juga tidak lupa berpesan, untuk tidak membuang sampah sembarangan karena kembalinya akan ke laut juga. Jadi, menjaga ekosistem laut itu dimulai dari hulunya.</p>



<p>“Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan di masa depan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk bergabung dalam upaya pelestarian bumi kita yang tercinta. Jadi terima kasih, semoga teman-teman nanti sering balik ke sini sehingga bisa dilihat sama masyarakat Trenggalek dan semua ikut tergerak,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199805</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri HUT Perumda Tirta Kanjuruhan, Bupati Malang juga Resmikan Gedung Teknik dan Laboratorium Air Bersih hingga Klinik Kesehatan Perumda</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-hut-perumda-tirta-kanjuruhan-bupati-malang-juga-resmikan-gedung-teknik-dan-laboratorium-air-bersih-hingga-klinik-kesehatan-perumda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2022 14:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tirta Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170165</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi menghadiri tasyakuran dalam rangka Peringatan HUT ke 41 Perusahaan Umum Daerah Tirta Kanjuruhan di Kantor Pusat Perumda Tirta Kanjuruhan, Sabtu (04/06/2022) tadi. Dalam rangkaiannya, Bupati Malang juga meresmikan Gedung Teknik dan Laboratorium Air Bersih, Klinik Kesehatan Perumda serta Command Center. &#8220;Selamat dan sukses kepada Perumda Tirta Kanjuruhan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi menghadiri tasyakuran dalam rangka Peringatan HUT ke 41 Perusahaan Umum Daerah Tirta Kanjuruhan di Kantor Pusat Perumda Tirta Kanjuruhan, Sabtu (04/06/2022) tadi. Dalam rangkaiannya, Bupati Malang juga meresmikan Gedung Teknik dan Laboratorium Air Bersih, Klinik Kesehatan Perumda serta Command Center.</p>



<p>&#8220;Selamat dan sukses kepada Perumda Tirta Kanjuruhan yang telah memasuki usia 41 tahun. Semoga momentum ini dapat dijadikan pemacu semangat bagi Perumda Tirta Kanjuruhan, agar dapat melangkah semakin maju, mandiri dan mampu menjadi Badan Usaha Milik Daerah di Kabupaten Malang yang dapat diandalkan,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa dalam peringatan HUT ke-41 Perumda Tirta Kanjuruhan ini, merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi kita semua. &#8220;Hal tersebut lantaran, tahun ini Perumda Tirta Kanjuruhan, telah berhasil meraih beberapa prestasi membanggakan yang tentunya juga mengharumkan nama Kabupaten Malang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Perumda Tirta Kanjuruhan, tambahnya, saat ini menduduki Peringkat I Kinerja BUMD Air Minum di Jawa Timur, sekaligus Peringkat II Kinerja BUMD Air Minum Tingkat Nasional. Oleh karenanya, Bupati Malang mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran direksi dan keluarga besar Perumda Tirta Kanjuruhan, yang selama ini telah bekerja keras memberikan kontribusi positifnya bagi Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Kami berharap Perumda Tirta Kanjuruhan semakin hebat, kompak dan solid, serta siap untuk menghadapi tantangan di tahun-tahun yang akan datang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Momentum peringatan HUT ke 41 ini, lanjut Bupati Sanusi, juga dapat menjadi wadah strategis untuk melaksanakan evaluasi kinerja, yang sangat penting sebagai pedoman dalam menentukan arah kebijakan yang dilakukan dalam beberapa waktu mendatang. &#8220;Sebagai satu-satunya BUMD penyelenggara sistem penyediaan air minum di Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan tentunya harus senantiasa bergerak dinamis, mampu mengidentifikasi permasalahan, dan memiliki alternatif penyelesaian masalah, yang kemudian dituangkan dalam suatu perencanaan yang terintegrasi, baik dalam jangka pendek, maupun jangka panjang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan ini turut hadir diantaranya Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, dan lain sebagainya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170165</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Hepatitis Misterius, Bupati Tulungagung Minta Ada Lab Akurat dan Terapkan SOP</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-hepatitis-misterius-bupati-tulungagung-minta-ada-lab-akurat-dan-terapkan-sop</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 May 2022 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[SOP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169072</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kasus Hepatitis Misterius atau Hepatitis yang belum diketahui jenisnya, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Itu karena, dalam perkembangannya ada satu anak yang diduga memiliki gejala sama atau mirip Hepatitis, yang meninggal beberapa waktu yang lalu. Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, saat dikonformasi menegaskan sudah melakukan koordinasi dengan jajarannya. Selain Dinas Kesehatan Tulungagung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Kasus Hepatitis Misterius atau Hepatitis yang belum diketahui jenisnya, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Itu karena, dalam perkembangannya ada satu anak yang diduga memiliki gejala sama atau mirip Hepatitis, yang meninggal beberapa waktu yang lalu.</p>



<p>Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, saat dikonformasi menegaskan sudah melakukan koordinasi dengan jajarannya. Selain Dinas Kesehatan Tulungagung, juga instansi kesehatan, termasuk rumah sakit. Dalam hal ini, juga menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung, yang menjadi rujukan pasien untuk deteksi dini.</p>



<p>&#8220;Khususnya anak-anak, perlu adanya pemeriksaan lab yang cukup akurat. Sehingga, mudah dideteksi secara dini,&#8221; ungkap Maryoto Birowo, Sabtu (14/05/2022) tadi, saat ditemui di Aula Pendopo Kabupaten.</p>



<p>Pria kelahiran Agustus 1953 ini menambahkan, Kabupaten Tulungagung masih dalam situasi Covid-19 dan ini belum berakhir. Sehingga, dirinya mengajak untuk tanggap terhadap adanya penyakit baru. Salah satunya, yang diduga Hepatitis Akut.</p>



<p>&#8220;Kita tahu, kemarin ada salah satu warga kita yang sampai meninggal dunia,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Marwoto juga mengaku ikut prihatin, dengan adanya kemungkinan penyakit pasca Covid-19. Oleh karena itu, perlu menggerakkan stakeholder tidak hanya unsur kesehatan, tapi semua pihak ikut mensosialisasi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.</p>



<p>&#8220;Saya katakan, SOP sudah ada ketentuan-ketentuan. Salah satunya, saling mencuci tangan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Hepatitis yang menyerang anak-anak, tambahnya, berasal dari makanan dan virus. Karenanya, Bupati Marwoto mengimbau kepada orang tua, untuk memperhatikan pola makanan dan jajan ketika membeli. Serta bagi penjual makanan, untuk ikut memperhatikan kehigienisan makanan. Karena tidak sedikit, anak-anak lebih suka jajan ketika jam istirahat sekolah.</p>



<p>&#8220;Saya minta juga penjual makanan harus mencuci peralatan dengan bersih. Karena, ini sangat akan sensitif sekali,&#8221; ujar Bupati Tulungagung periode 2019–2023 ini.</p>



<p>Sosialisasi terhadap kemungkinan adanya penyakit varian baru, menurut Marwoto, menjadi tugas bersama. Karena, ini menyerang anak-anak. Sehingga sebagai orang tua, sebagai tokoh masyarakat, warga masyarakat harus ikut membantu sosialisasi kepada masyarakat. Supaya perilaku, hidup sehat, selalu bersih ini perlu terus menjadi kebiasaan.</p>



<p>&#8220;Mereka melapor kepada kita laporan saya minta jajaran untuk mensosialisasi,&#8221; paparnya. <strong>(jaz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169072</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laboratorium RSUD Waluyo Jati Probolinggo Berharap Jadi Laboratorium Rujukan</title>
		<link>https://memontum.com/laboratorium-rsud-waluyo-jati-probolinggo-berharap-jadi-laboratorium-rujukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2021 06:14:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[rsud jati waluyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141526</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Probolinggo, terus berbenah baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun peralatan medisnya. Termasuk, dari segi peralatan yang ada di Laboratorium. Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan mulai tahun 2015 hingga saat ini selalu melakukan quality kontrol setiap hari dan pemeriksaan mutu eksternal. “Jadi pemantauan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Probolinggo, terus berbenah baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun peralatan medisnya. Termasuk, dari segi peralatan yang ada di Laboratorium.</p>



<p>Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan mulai tahun 2015 hingga saat ini selalu melakukan quality kontrol setiap hari dan pemeriksaan mutu eksternal. “Jadi pemantauan mutu eksternal sudah kita lakukan setiap tahun. Mulai dari dua penyelenggara di Indonesia dan satu penyelenggara asing. Jadi secara internasional kita sudah bisa dibandingkan dengan laboratorium di luar,” kata Kepala Instalasi Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan, dr. Izzuki Muhashomah. Kamis (29/04) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
</ul>


<p>Terkait dengan upgrade alat yang ada di laboratorium jelas Izzuki, pihaknya sudah mulai meninggalkan alat-alat laboratorium yang usianya lebih dari 5 tahun. Jadi semua alat yang dipakai adalah alat-alat baru sehingga untuk akurasi dan presisi alat lebih bisa dipertanggungjawabkan.</p>



<p>“Mengenai program yang lain adalah program medikal ceck up. Disini menerima medical ceck up dari instansi-instansi maupun dari perorangan yang membutuhkan medical ceck up di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kita bisa jemput bola di tempat yang diinginkan ataupun yang bersangkutan bisa hadir di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” jelasnya.</p>



<p>Menurut Izzuki, beberapa waktu lalu pihak RSUD Waluyo Jati Kraksaan sudah memberikan pelatihan terkait dengan plebotomi. Dimana plebotomi itu merupakan pengambilan darah oleh ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medis) yang semuanya sudah terlatih dan tersertifikasi.</p>



<p>“Dari 19 orang ATLM kita, semuanya sudah tersertifikasi dengan plebotomi. Alhamdulillah rutin dilakukan setiap tahun kita ada refreshing untuk internal sendiri termasuk juga refreshing untuk teman-teman perawat maupun teman-teman lain yang ada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” terangnya.</p>



<p>Sementara Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto menyampaikan untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo pada umumnya di Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan ini ada tiga unit pelayanan meliputi Patologi Klinis (PK), Patologi Anatomi (PA) dan Polymerase Chain Reaction ad (PCR). Terkait dengan pengembangan ke depan, tentu manajemen RSUD Waluyo Jati Kraksaan akan selalu mendukung untuk pengembangan-pengembangan selanjutnya.</p>



<p>“Kami mendukung dan menyiapkan mulai dari SDM hingga peralatan-peralatan yang harus dipenuhi agar laboratorium kita bisa berkompetisi dengan memperoleh hasil-hasil yang sangat akurat dan dapat dipercaya. Harapannya Laboratorium RSUD Wlauyo Jati menjadi laboratorium rujukan karena mendapatkan kepercayaan dari segi kualitas,” harapnya. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141526</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laboratorium Polymerase Chain Reaction Diresmikan Bupati Salwa</title>
		<link>https://memontum.com/laboratorium-polymerase-chain-reaction-diresmikan-bupati-salwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 03:40:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[PCR]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119292-laboratorium-polymerase-chain-reaction-diresmikan-bupati-salwa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid -19 Selasa (14/7/2020) RSUD dr Koesnadi Bondowoso Jawa Timur diresmikan Bupati Bondowoso Salwa Arifin.Peresmian Laboratorium PCR tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemkab Bondowoso dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bondowoso. Diharapkan dengan laboratorium tersebut, Swab PCR Covid-19 untuk warga Bondowoso tak perlu lagi dikirim ke kabupaten/kota lain. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid -19 Selasa (14/7/2020) RSUD dr Koesnadi Bondowoso Jawa Timur diresmikan Bupati Bondowoso Salwa Arifin.Peresmian Laboratorium PCR tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemkab Bondowoso dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bondowoso.</p>
<p>Diharapkan dengan laboratorium tersebut, Swab PCR Covid-19 untuk warga Bondowoso tak perlu lagi dikirim ke kabupaten/kota lain. Dimana sebelumnya harus dikirim ke Surabaya dan Jember.</p>
<p>Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priyatna mengatakan, laboratorium PCR mempunyai fungsi multiguna sesuai dengan reagennya. Sementara untuk alatnya merupakan pinjaman dari BNPB Pusat, yakni berupa alat PCR dan ekstraksi.</p>
<p>“Hanya untuk Covid-19. Akadnya hanya untuk itu,” terangnya.</p>
<p>Ada dua ruangan utama dalam laboratorium yakni ruangan ekstraksi untuk pengambilan sampel dan ruangan pembacaan tekanan positif. Untuk SDM-nya juga telah memadai. Ada dokter spesialis patologi kilinik dan analis kesehatan.</p>
<p>Pada kesempatan itu Bupati Bondowoso Salwa Arifin berharap diresmikannya laboratorium biologi molekuler tersebut bisa mempercepat stracing penyebaran Covid-19.</p>
<p>“Ini untuk meningkatkan kinerja, dan dengan cepat mendiagnosa penyakit. Khususnya Covid-19. Upaya secara medis harus dimaksimalkan, dengan peralatan dan sebagainya,” jelas bupati.</p>
<p>Disamping itu Ia juga berharap masyarakat tetap punya kesadaran untuk mematuhi protokol Kesehatan Covid-19 dan tetap meminta pertolongan kepada Allah,” tutupnya. <strong>(dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119292</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Umsida Siapkan Unit Bisnis di Laboratorium Elektro</title>
		<link>https://memontum.com/umsida-siapkan-unit-bisnis-di-laboratorium-elektro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2018 13:13:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[Umsida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/12906-jelang-natal-dan-tahun-baru-tim-gabungan-sidak-mamin-di-pertokoan-dan-swalayan-kota-probolinggo-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sejumlah dosen Program Studi (Prodi) Teknik elektro dan Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mulai merealisasikan start up Unit Bisnis. Saat ini, Unit Bisnis itu diletakkan di Laboratorium Teknik Elektro. Unit bisnis ini merupakan bantuan program Ristekdikti dalam skim Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Tahun 2018. Realisasi program ini dikomandoi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Sejumlah dosen Program Studi (Prodi) Teknik elektro dan Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mulai merealisasikan start up Unit Bisnis. Saat ini, Unit Bisnis itu diletakkan di Laboratorium Teknik Elektro. </p>
<p>Unit bisnis ini merupakan bantuan program Ristekdikti dalam skim Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Tahun 2018. Realisasi program ini dikomandoi salah satu dosen yakni Eko Agus Suprayitno dan beranggotakan Rohman Dijaya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/08/IMG-20180820-WA0083-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-2983" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Ada 5 program kerja dalam produk usaha kreatif ini.  Salah satunya, Jasa Workshop keterampilan SDM karyawan industri/mahasiswa/siswa SMK dalam teknologi mesin otomasi dengan materi pelatihan Pemrograman Mikrokontroller Arduino, Programeble Logic Controller (PLC), Robotika, Arduino-Matlab, Internet of Things (IoT) dan Virtual Reality,&#8221; terang Eko Agus Suprayitno di Labortorium, Umsida, Senin (20/08/2018).</p>
<p>Lebih jauh, dosen yang akrab dipanggil Eko ini menambahkan program kerja lainnya diantaranya produksi mesin-mesin otomasi. Diantaranya Smart Home kontro lampu rumah dengan smartphone android, Trainer Praktik Mikrokontroller Arduino, Trainer Praktik Photovoltaic SMK &#038; mahasiswa berbasis Internet Of Things (IoT), Trainer Internet Of Things (IoT) dan Matlab. Selain itu, menyediakan Alat Pengupas Batok dan Kulit Ari Kelapa.</p>
<p>&#8220;Termasuk pembuatan buku ISBN tentang teknologi terbaru, buku perkuliahan serta buku pelatihan dengan memanfaatkan materi yang didapat dari jasa usaha pelatihan dan jasa usaha produksi mesin-mesin otomasi,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12906</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
