<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ladang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ladang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2024 08:25:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ladang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPRD Lumajang Apresiasi Kinerja Polres Lumajang dalam Ungkap Ladang Ganja di TNBTS</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-lumajang-apresiasi-kinerja-polres-lumajang-dalam-ungkap-ladang-ganja-di-tnbts</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[ladang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Polres Lumajang telah berhasil menggerebek ladang ganja di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Selain mengamankan ribuan tanaman ganja, polisi juga berhasil mengamankan empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam penanaman ganja. Keberhasilan Polres Lumajang itu, pun mendapat apresiasi dari anggota DPRD Lumajang, Hj Oktaviani, yang baru saja dilantik kembali menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Polres Lumajang telah berhasil menggerebek ladang ganja di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Selain mengamankan ribuan tanaman ganja, polisi juga berhasil mengamankan empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam penanaman ganja.</p>



<p>Keberhasilan Polres Lumajang itu, pun mendapat apresiasi dari anggota DPRD Lumajang, Hj Oktaviani, yang baru saja dilantik kembali menjadi anggota DPRD Lumajang. Dirinya menyampaikan apresiasinya, terkait keberhasilan Polres Lumajang yang mengungkap ribuan tanaman ganja. Menurutnya, keberhasilan itu adalah kebanggaan untuk kepolisian resor Lumajang, masyarakat hingga pemerintah Lumajang. Karena, keberhasilan ini merupakan cikal bakal perilaku masyarakat dimasa yang akan datang dan tentunya berhasil menyelematkan masa depan generasi di Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Keberhasilan ini tentunya juga berdampak pada upaya kepolisian dalam menyelamatkan masa depan generasi muda. Apalagi, yang berhasil diungkap adalah ganja. Tentunya, barang berbahaya ini sangat mudah menyasar masyarakat atau generasi muda,&#8221; kata Politisi Partai Gerindra ini, Sabtu (28/09/2024) tadi.</p>



<p>Oktaviani juga berpesan kepada generasi muda, khususnya di Lumajang, bahwa sebagai generasi penerus kepemimpinan yang akan datang diharapkan untuk menghindari segala jenis narkoba. Karena selain dampaknya yang sangat besar, juga bisa menyebabkan kematian akibat over dosis.</p>



<p>“Saya titip kepada generasi muda, bahwa kalian ini adalah penerus kita, penerus untuk memimpin Kabupaten Lumajang. Karenanya, hindari Narkoba ini, karena akan merusak pola fikir dan perilaku kalian semua dan itu akan merugikan dirinya sendiri,&#8221; tambahnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerebek Ladang Ganja, Polres Lumajang Amankan 472 Batang dan Dua Orang Penanam</title>
		<link>https://memontum.com/gerebek-ladang-ganja-polres-lumajang-amankan-472-batang-dan-dua-orang-penanam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2024 13:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[batang]]></category>
		<category><![CDATA[ganja]]></category>
		<category><![CDATA[gerebek]]></category>
		<category><![CDATA[ladang]]></category>
		<category><![CDATA[penanam]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214457</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Petugas Polres Lumajang berhasil mengamankan ladang ganja yang berada di Lereng Gunung Semeru atau tepatnya di Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Ada sebanyak 472 batang pohon ganja yang berhasil disita dan bahkan petugas juga sudah mengamankan dua orang dengan inisial B dan NG, yang diduga terlibat dalam penanaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Petugas Polres Lumajang berhasil mengamankan ladang ganja yang berada di Lereng Gunung Semeru atau tepatnya di Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Ada sebanyak 472 batang pohon ganja yang berhasil disita dan bahkan petugas juga sudah mengamankan dua orang dengan inisial B dan NG, yang diduga terlibat dalam penanaman ganja tersebut.</p>



<p>Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, membenarkan adanya penemuan ladang ganja tersebut. Disampaikannya, bahwa penemuan ladang ganja ini bermula dari informasi warga yang mencurigai adanya aktivitas seseorang yang sering naik ke lereng gunung itu.</p>



<p>Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan penelusuran di lapangan. Ternyata benar, petugas menemukan ladang ganja tersebut.</p>



<p>&#8220;Tim kami telah menemukan ladang ganja. Kami temukan beberapa tanaman ganja dilokasi yang terpisah-pisah. Ada sekitar 472 batang pohon ganja berhasil diamankan,&#8221; kata AKBP Rofik, Kamis (19/09/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Petugas kepolisian juga terus melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil mengamankan B dan NG, yang diduga terlibat dalam penanaman ganja tersebut. Ladang ganja itu, ditanam di lereng gunung bercampur dengan tanaman liar lainnya. Sehingga, sulit terdeteksi.</p>



<p>&#8220;Kedua orang yang kami amankan itu merupakan warga setempat. Mereka satu kampung. Tapi warga curiga karena mereka tidak ke ladang, melainkan ke lereng gunung yang bercampur dengan tanaman liar,” ceritanya.</p>



<p>Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku telah mengakui bahwa mereka yang menanam ganja tersebut. Menurut keterangan polisi, ladang ganja tersebut diduga sudah pernah panen. Saat ditemukan, tanaman ganja yang tersisa sudah mendekati masa panen.</p>



<p>&#8220;Kami dapat ini kurang lebih usianya 3 sampai 4 bulan. Ketinggiannya hampir 1 meter,” jelasnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa hasil panen yang pernah telah dijual oleh pelaku di kawasan Lumajang. Saat ini, dua orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Lumajang. Pelaku mengaku baru sekali ini mencoba menanam ganja, namun petugas masih akan terus melakukan pengembangan. Termasuk mencari penyuplai bibit ganja kepada kedua pelaku. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214457</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Nganjuk Bidik Kampung Digital Anjuk Ladang Jadi Program Andalan 2024</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-nganjuk-bidik-kampung-digital-anjuk-ladang-jadi-program-andalan-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jan 2024 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[andalan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[ladang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Kampung Digital Anjuk Ladang akan menjadi salah satu program andalan dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk tahun 2024. Adalah layanan publik terintegrasi pemerintah dari tingkat perangkat daerah sampai ke tingkat desa (Pemdes), yang akan dioptimalkan. Tujuannya, yaitu untuk memberikan fasilitas kemudahan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Nganjuk</strong> &#8211; Kampung Digital Anjuk Ladang akan menjadi salah satu program andalan dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk tahun 2024. Adalah layanan publik terintegrasi pemerintah dari tingkat perangkat daerah sampai ke tingkat desa (Pemdes), yang akan dioptimalkan. Tujuannya, yaitu untuk memberikan fasilitas kemudahan pelayanan publik kepada masyarakat.</p>



<p>Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki. Pihaknya menyebut, bahwa nantinya layanan masyarakat di tingkat desa dapat diakses secara cepat dan online.</p>



<p>&#8220;Semuanya akan dapat langsung terintegrasi dengan perangkat daerah pengampu di masing-masing pelayanan,&#8221; katanya, Selasa (02/01/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, nanti tidak hanya mengonlinekan pelayanan publik. Karena di Kampung Digital Anjuk Ladang juga menekankan tentang pentingnya pemberdayaan masyarakatnya. Karena, itu yang menjadi substansi terpenting Kampung Digital.</p>



<p>“Bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh desa dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan perekonomian masyarakat yang saling terintegrasi,” terangnya.</p>



<p>Untuk itu, pihaknya kini telah menyusun dan menyiapkan masterplan program Kampung Digital. Pertama yang perlu dilakukan adalah merinci kegiatan-kegiatan desa dan ini ditargetkan kick off di Januari, dengan dibantu oleh para camat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kedua, begitu actionnya sudah terinci, kemudian kita akan menyusun ukuran keberhasilannya. Ketiga, menentukan lokus desa percontohannya dan role modelnya. Selanjutnya keempat, target kita menyempurnakan aplikasi yang sudah ada seperti e-LPPDes, e-Suket, Mergawe dan Sida Berkat. Kelima, peluncuran dan sosialisasi kita rencanakan di Januari 2024,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Guna mendukung progam tersebut, Pemkab Nganjuk melalui Dinas Kominfo di tahun 2024 ini juga akan dilakukan layanan internet dan intranet terintegrasi. Satu jaringan, serta pemeliharaanya sampai ke seluruh desa.</p>



<p>Lebih lanjut ditambahkan, tidak hanya digitalisasi pengelolaan data dan pelayanan publik yang terintegrasi. Contoh lain sinergitas Kampung Digital yakni tentang pengelolaan anggarannya. Misalnya tentang anggaran operasional operator sedudo (Desa dan Dispendukcapil), anggaran operator SIK-NG dan biaya Musdes DTKS (Desa dan Dinsos PPPA).</p>



<p>&#8220;Semua urusan pemerintahan juga kita harapkan dapat terealisasikan bersama. Sinergi dan kolaborasi program. Tujuannya semua akan tercipta gol dan untuk kepuasan layanan kepada masyarakat,” paparnya.</p>



<p>Selanjutnya, dijelaskan Kadiskominfo, bahwa proyek prioritas Kampung Digital Anjuk Ladang ini menjadi Program Prioritas Daerah (RPD) Kabupaten Nganjuk Tahun 2024-2026. Ada lima indikator sasaran utama yang menjadi tujuan Kampung Digital, yaitu pelayanan membahagiakan, keluarga sejahtera, masyarakat harmonis, masyarakat partisipatif dan pemerintahan terpercaya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Anggrek Jember Meriah, Bupati Hendy Berharap Budidaya Anggrek bisa Tingkatkan Ladang Bisnis</title>
		<link>https://memontum.com/festival-anggrek-jember-meriah-bupati-hendy-berharap-budidaya-anggrek-bisa-tingkatkan-ladang-bisnis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[ladang]]></category>
		<category><![CDATA[Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember berkolaborasi dengan Pecinta Anggrek Indonesia (PAI), menggelar Festival Anggrek, yang dimulai sejak Senin (07/08/2023) hingga Minggu (13/08/2023) mendatang. Festival Anggrek ini, diselenggarakan di Balai Serba Guna (BSG) Kaliwates Jember. Para pengunjung, dalam gelaran ini bisa menikmati keindahan berbagai jenis Bunga Anggrek. Termasuk, bisa menambah ilmu tentang perawatan, saling bertukar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember berkolaborasi dengan Pecinta Anggrek Indonesia (PAI), menggelar Festival Anggrek, yang dimulai sejak Senin (07/08/2023) hingga Minggu (13/08/2023) mendatang. Festival Anggrek ini, diselenggarakan di Balai Serba Guna (BSG) Kaliwates Jember.</p>



<p>Para pengunjung, dalam gelaran ini bisa menikmati keindahan berbagai jenis Bunga Anggrek. Termasuk, bisa menambah ilmu tentang perawatan, saling bertukar wawasan dengan para pecinta Anggrek dari berbagai kota. Hingga, dapat membeli bermacam-macam jenis Anggrek yang dipamerkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Alhamdulilah, peserta dari Festival Anggrek ini se-Indonesia. Ada dari Bali, Jakarta dan beberapa kota lainnya,” ujar Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Bupati Hendy menyampaikan, di samping sebagai hobi, memelihara Anggrek juga tentunya dapat menjadi ladang bisnis. “Bunga Anggrek itu unik. Punya filosofi bermacam-macam dari bentuk serta warnanya,” lanjutnya.</p>



<p>Sedangkan untuk lahan pengembangan Anggrek secara serius, paparnya, Kabupaten Jember memiliki dataran tinggi 645 mdpl yang cocok untuk warga membudidayakannya. Bahkan sebagai sumber ekonomi baru. “Saat ini ada Kampung Anggrek di Desa Biting Kecamatan Arjasa Jember, di situ ketinggiannya 250 mdpl, ada yang lebih tinggi lagi yaitu di Rembangan mencapai 645 mdpl,” jelasnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siklus Mekarnya Bunga Matahari di Ladang Bunga Matahari Pandanrejo Jadi Wahana Wisata Baru Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/siklus-mekarnya-bunga-matahari-di-ladang-bunga-matahari-pandanrejo-jadi-wahana-wisata-baru-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[ladang]]></category>
		<category><![CDATA[Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[mekarnya]]></category>
		<category><![CDATA[pandanrejo]]></category>
		<category><![CDATA[siklus]]></category>
		<category><![CDATA[wahana]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Siklus mekarnya Bunga Matahari yang hanya berlangsung dua sampai tiga kali dalam setahun dan hanya bertahan selama tiga minggu di Ladang Bunga Matahari Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menjadi wahana wisata baru. Untuk melihat indahnya siklus itu, pengelola menawarkan harga tiket masuk sebesar Rp 10 ribu perpengunjung Di lokasi ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Siklus mekarnya Bunga Matahari yang hanya berlangsung dua sampai tiga kali dalam setahun dan hanya bertahan selama tiga minggu di Ladang Bunga Matahari Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menjadi wahana wisata baru. Untuk melihat indahnya siklus itu, pengelola menawarkan harga tiket masuk sebesar Rp 10 ribu perpengunjung</p>



<p>Di lokasi ini, selain bisa melihat siklus nan indah, wisatawan juga bisa melakukan foto selfi dengan latar Bunga Matahari. Termasuk, menikmati indahnya alam pegunungan dengan hembusan angin yang sejuk.</p>



<p>Untuk menjangkau lokasi ini, pengunjung juga akan disuguhi indahnya pematang sawah. Tidak kurang, ada sekitar 50 meter dan lebar lebih kurang 40 centimeter, pematang yang bisa dijumpai.</p>



<p>Pemilik usaha Ladang Bunga Matahari, Nur Zelynda Avelina, mengatakan bahwa lahan yang digunakan untuk menanam Bunga Matahari ini seluas sekitar seperempat hektar atau 2.500 meter persegi dengan 3.000 bibit yang ditanam. Dan, ladang Bunga Matahari tersebut dirintis mulai tahun 2019.</p>



<p>&#8220;Jadi, ladang Bunga Matahari ini luas sekali. Ada 2.500 meter persegi yang kami tanami. Sehingga, wisatawan yang berkunjung di sini bisa jalan-jalan sampai puas,&#8221; terangnya di ladang Bunga Matahari di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (24/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Konsep ladang dari Bunga Matahari ini, tambahnya, adalah natural alami. Dalam artian, lokasi lahan tidak merubah struktur tanah. &#8220;Jadi, wisatawan yang berkunjung ke sini, itu akan melewati pematang sawah sekitar 50 meter dan lebar 40 centimeter. Ternyata, ini juga banyak yang diminati oleh wisatawan. Apalagi, wisatawan dari luar Kota Batu, seperti Surabaya, Lamongan, Jombang, Blitar atau daerah lain yang jarang ada pemandangan ladang sayuran seperti ini,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Untuk lokasi ladang itu, jelas Nur, tidak jauh dari pusat Kota Batu. Dari pintu tol Karanglo sebelum jembatan Kali Lanang, terus belok kiri mengikuti rambu petunjuk arah. Sebaliknya, setelah Alun-alun Kota Batu menuju Surabaya, lewat jalur Bendo kemudian setelah jembatan Kali Lanang belok kanan.</p>



<p>&#8220;Ini sebenarnya buka sejak tahun 2019. Namun saat itu, ada pandemi Covid-19. Sekarang, dibuka kembali sejak Maret 2022 sampai sekarang yang setiap harinya buka pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Tarif pengunjung Rp 10 ribu perorang,&#8221; urainya.</p>



<p>Di ladang ini, imbuhnya, yang harus diketahui wisatawan bahwa Bunga Matahari tidak bisa mekar setiap saat. Bunga Matahari ini ada siklus mekarnya. Sekali mekar, itu bertahannya hanya tiga sampai empat minggu. Lebih dari itu, kalau musim hujan, kebanyakan gagal mekar.</p>



<p>Di lokasi ini, imbuhnya, terdapat lima spot foto yang bisa dimanfaatkan pengunjung dengan tema suku Indian dan Asthetic. Selain itu, juga berfoto dengan latar belakang pemandangan pegunungan. Dan, bila pengunjung yang berminat foto keluarga di tengah ladang Bunga Matahari, maka kami juga sediakan fotografer dengan tarif Rp 15 ribu yang durasinya 15 menit dengan enam foto.</p>



<p>Untuk pengembangan, tegasnya, ke depan akan ditambah spot foto lagi supaya wisatawan tidak bosan. &#8220;Saya berharap, kondisi ini akan terus normal. Sehingga, bila ada rejeki bisa menambah semacam kafe juga spot foto supaya pengunjung lebih nyaman di sini,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191747</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
