<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lagi-lagi Akses jalan Desa Dihotmix &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lagi-lagi-akses-jalan-desa-dihotmix/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Jun 2021 13:26:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lagi-lagi Akses jalan Desa Dihotmix &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sering Rusak, Jalan Lingkar Barat Sumenep Pasang Box Culvert dan Hotmix</title>
		<link>https://memontum.com/sering-rusak-jalan-lingkar-barat-sumenep-pasang-box-culvert-dan-hotmix</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2021 13:26:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Box Culvert]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Lingkar Wates Wetan Ranuyoso Dikerjakan]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi-lagi Akses jalan Desa Dihotmix]]></category>
		<category><![CDATA[Sering Rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145157</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Sering alami kerusakan di pertigaan jalan lingkar barat, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep membuat keluhan para pengendara jalan yang memasuki Kota Sumenep. Pasalnya, kerusakan itu tepat ada di lampu merah yang sehingga sering terjadi kemacetan, dan membahayakan para pengguna jalan. Hal itu direspon cepat oleh Dinas PU Bina Marga Sumenep. Melalui Kabid Pemeliharaan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Sering alami kerusakan di pertigaan jalan lingkar barat, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep membuat keluhan para pengendara jalan yang memasuki Kota Sumenep. Pasalnya, kerusakan itu tepat ada di lampu merah yang sehingga sering terjadi kemacetan, dan membahayakan para pengguna jalan.</p>



<p>Hal itu direspon cepat oleh Dinas PU Bina Marga Sumenep. Melalui Kabid Pemeliharaan, S. Supriadi, diakui memang sering terjadi kerusakan. Hal itu karena faktor saluran airnya memang sudah buntu yang ngekros dari jalan Utara ke Selatan itu, Senin (14/06).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/puluhan-pelukis-nusantara-meriahkan-festival-seni-lukis-madura">Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza">Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gunakan-energi-bersih-rec-pemkab-sumenep-nota-kesepahaman-dengan-pln">Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Faktor lainnya karena beban kendaraan yang lewat itu memang berat-berat. Sehingga jalan yang dilewati itu tidak mampu menahan beban apalagi itu satu tujuan. Jadi yang di arah selatan itu muatan isi penuh sehingga mengakibatkan jalan itu cepat rusak,&#8221; terang Supriadi.</p>



<p>Solusinya, kata Kabid Pemeliharaan itu, saluran dibenahi. Selain itu ada peninggian jalan sehingga tidak ada genangan air. Sebab genangan air yang mengakibatkan jalan itu rusak.</p>



<p>&#8220;Waktu hujan Bulan September sampai Desember 2020 itu membuat jalannya tergenang air apalagi dibebani muatan yang berat sehingga cepat rusak. Juga jalan yang dipertigaan itu lebih tinggi dengan jalan nasional sehingga ada genangan air,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, air bersumber dari irigasi yang buntu sehingga keluar dari saluran. Jadi memang penyakitnya aspal itu adalah air. &#8220;Jadi bilamana ada jalan berlubang kita tambal jadi konstruksinya sama,&#8221; beber dia lagi.</p>



<p>&#8220;Tetapi di Tahun Anggaran (TA) 2021, kami minta ke Pemkab melalui kepala dinas untuk di anggarkan di Bantuan Tidak Terduga (BTT). Lantaran sudah teranggarkan makanya kita kerjakan,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Kalau ini, kata dia, masuk pemeliharaan rutin, bukan pemeliharaan yang sifatnya kontraktual. Sehingga pekerjaan dilakukan secara swakelola. Anggaran itu disediakan. Jadi pemkab itu memberikan anggaran pada Dinas PU Bina Marga pada tahun ini sekitar Rp 1,5 miliar untuk jalan dan Rp 800 juta untuk jembatan dan gorong-gorong. &#8220;Jadi kita sediakan bilamana ada rusak, kita kerjakan langsung. Kemarin itu biasanya ada jalan lubang, kita tambal. Karena penyebabnya buntunya air di gorong-gorong/irigasinya, makanya kita ganti <em>boxculvert</em>. Lalu, jalan beraspal itu kita tinggikan,&#8221; ujarnya. <strong>(dan/edo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145157</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi-lagi Akses jalan Desa Dihotmix</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-lagi-akses-jalan-desa-dihotmix</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2017 11:51:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi-lagi Akses jalan Desa Dihotmix]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=3742</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember – Pemkab Jember melalui Dinas PU dan SDA terus menyasaar sejumlah akses jalan di wilayah pinggiran, pun tak terkecuali akses jalan desa. Sesuai amant janji kerja Bupati Faida dan Wabup Muqit, akses jalan desa di Desa Sidodadi, atau tepatnya dari Curahmati menuju Sidodadi ditingkatkan dan diperbaiki dengan kualitas aspal hotmix. Padahal akses jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember –</strong> Pemkab Jember melalui Dinas PU dan SDA terus menyasaar sejumlah akses jalan di wilayah pinggiran, pun tak terkecuali akses jalan desa. Sesuai amant janji kerja Bupati Faida dan Wabup Muqit, akses jalan desa di Desa Sidodadi, atau tepatnya dari Curahmati menuju Sidodadi ditingkatkan dan diperbaiki dengan kualitas aspal hotmix. Padahal akses jalan ini sudah bertahun-tahun rusak, dan bahkan jika hujan deras, sejumlah warga tidak bisa melewati akses jalan ini, kecuali dengan kendaraan tertenu berpenggerak 4 roda. Selain itu, dengan kualitas aspal hotmix, diharapkan kualitas jalan akan jauh lebih baik, dan umur jalan juga bakal lebih lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Ir Rasyid Zakaria, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Jember, pengaspalan jalan dari Curahmati menuju Desa Sidodadi sudah dilakukan dengan menggunakan hotmix.  Sesuai jadwal, pelaksanaan pekerjaan dimulai 15 September dan harus sudah selesai 13 Desember mendatang. “Anggaran pengaspalan hotmix tersebut sebesar Rp 1,4 miliar,” ujarnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rasyid menambahkan, salah satu program dan komitmen duet Kepemimpinan Bupati Jember dr Hj Faida MMR dan Wabup Drs KH Muqit Arief adalah membangun Jember dari pinggiran. Termasuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan untuk mempercepat akses ekonomi rakyat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak heran jika anggaran infrastruktur jalan dan jembatan ini pada tahun 2017 dianggarkan sangat tinggi karena menjadi salah satu program prioritas pasangan Faida – Muqit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tahun 2017 saja, anggarannya sekitar 170 miliar untuk infrastruktur. Ini bukti komitmen bupati dan wakil bupati Jember,” ujar Ir Rasyid Zakaria.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jember dr Hj Faida MMR menjelaskan, persoalan jalan rusak memang banyak dikeluhkan masyarakat. Untuk itulah, persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pembangunan. “Kita lakukan percepatan perbaikan jalan rusak agar masyarakat merasakan pembangunan. Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan akan mempercepat pula akses ekonomi masyarakat,” ujarnya. (ren/min)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3742</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
