<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lakpesdam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lakpesdam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Aug 2025 13:27:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lakpesdam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Audiensi bersama Lakpesdam PCNU Lumajang, Bupati Indah Tekankan Dukungan Eliminasi TBC</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-lakpesdam-pcnu-lumajang-bupati-indah-tekankan-dukungan-eliminasi-tbc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[eliminasi]]></category>
		<category><![CDATA[lakpesdam]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224786</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan kesiapan mendukung langkah strategis eliminasi Tuberkulosis (TBC) dengan menitikberatkan pada tiga pilar utama. Diantaranya, seperti sosialisasi masif, penguatan layanan kesehatan primer dan pelibatan komunitas, khususnya pesantren. Penegasan itu, disampaikan langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam audiensi bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Lumajang di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan kesiapan mendukung langkah strategis eliminasi Tuberkulosis (TBC) dengan menitikberatkan pada tiga pilar utama. Diantaranya, seperti sosialisasi masif, penguatan layanan kesehatan primer dan pelibatan komunitas, khususnya pesantren.</p>



<p>Penegasan itu, disampaikan langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam audiensi bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Lumajang di Ruang Mahameru, Kamis (07/08/2025) tadi. “Upaya eliminasi TBC tidak cukup hanya pada aspek medis. Kita perlu menggugah kesadaran masyarakat dari hulu, membangun edukasi yang berkelanjutan hingga ke desa-desa dan komunitas berbasis agama seperti pesantren,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Bunda Indah menyatakan, bahwa Pemkab Lumajang mendukung penuh kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan informasi, memperkuat pelayanan primer di fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta membangun gerakan bersama berbasis partisipasi masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Lakpesdam PCNU Lumajang, Ahmad Hafidz Lubis, mengapresiasi komitmen tersebut dan mengungkapkan bahwa pihaknya telah bersinergi dengan NGO Wiratama untuk mendistribusikan 150 oxygen concentrator ke 50 fasilitas layanan kesehatan di Jawa Timur, termasuk Lumajang. Salah satu unit, telah diserahkan ke Klinik Husada Mulia.</p>



<p>Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan P2KB Lumajang, untuk menyusun agenda sosialisasi pencegahan TBC dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan pesantren. “Pesantren menjadi simpul penting dalam membangun literasi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih minim informasi. Kami ingin menguatkan pendekatan berbasis komunitas,” kata Hafidz.</p>



<p>Langkah ini, selaras dengan Strategi Nasional Penanggulangan TBC 2020–2024 yang menargetkan Indonesia bebas TBC pada tahun 2030. Pelibatan multisektor dan pemanfaatan jejaring sosial masyarakat, menjadi bagian penting dalam strategi nasional tersebut.</p>



<p>Dengan sinergi yang diperkuat antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan dan masyarakat sipil, Lumajang menargetkan kontribusi nyata dalam upaya nasional membebaskan Indonesia dari TBC secara menyeluruh dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jurnal Nahnu Lakpesdam MWCNU Palengaan Pamekasan Ajukan Akreditasi</title>
		<link>https://memontum.com/jurnal-nahnu-lakpesdam-mwcnu-palengaan-pamekasan-ajukan-akreditasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[ajukan]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[lakpesdam]]></category>
		<category><![CDATA[palengaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221087</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Jurnal Nahnu di bawah naungan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Palengaan, Pamekasan, bakal mengajukan akreditasi. Kepastian pengajuan itu, diperoleh seusai Tim Lakpesdam MWCNU Palengaan berhasil merampungkan persyaratan pengajuan akreditasi ke Science and Technology Index (Sinta). Editor in Chief Lakpesdam MWCNU Palengaan, Abd Hannan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Jurnal Nahnu di bawah naungan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Palengaan, Pamekasan, bakal mengajukan akreditasi. Kepastian pengajuan itu, diperoleh seusai Tim Lakpesdam MWCNU Palengaan berhasil merampungkan persyaratan pengajuan akreditasi ke Science and Technology Index (Sinta).</p>



<p>Editor in Chief Lakpesdam MWCNU Palengaan, Abd Hannan, mengatakan bahwa timnya sudah mematangkan persiapan pengajuan akreditasi jurnal ke Sinta. &#8220;Alhamdulillah, tim jurnal sudah mematangkan persiapan untuk melakukan pengajuan akreditasi jurnal ke Sinta. Sejauh ini, persiapan pengajuan Akreditasi Jurnal Nahnu sudah bisa dikatakan 90 persen,&#8221; katanya, Senin (14/04/2025) tadi.</p>



<p>Dosen IAIN Madura itu menambahkan, bahwa setelah dua tahun berdiri, Jurnal Nahnu sudah memiliki cukup syarat untuk mengajukan akreditasi. Meskipun beberapa persyaratan yang bersifat teknis, terus dilengkapi.</p>



<p>&#8220;Tinggal melengkapi hal-hal yang sifatnya teknis,&#8221; tambah alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Hannan berharap, jika nantinya proses pengajuan akreditasi berjalan lancar dan memperoleh hasil maksimal. Tidak hanya itu, diharapkan agar Jurnal Nahnu ke depan bisa memberi manfaat secara kelembagaan maupun sosial.</p>



<p>&#8220;Terutama melakukan agenda-agenda pemberdayaan dan meneguhkan komitmen kelembagaan guna mengkaji isu-isu strategis seputar keislaman dan kebangsaan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Di temui di tempat berbeda, Ketua Lakpesdam MWCNU Palengaan, Muhsi, menyampaikan Jurnal Nahnu saat ini sampai pada titik penting perjalanan akademik dan siap ajukan akreditasi guna menyemarakkan khazanah di bidang penelitian. &#8220;Jurnal Nahnu siap untuk diajukan ke lembaga akreditasi. Kami percaya bahwa proses akreditasi ini akan membuka peluang bagi peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan jurnal serta memperluas jangkauan pembaca di tingkat nasional maupun internasional,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dosen IAI-MU Pamekasan itu berharap, ke depan Jurnal Nahnu semakin berkembang dan menjadi referensi bagi akademisi nasional maupun internasional. &#8220;Kami berharap, melalui akreditasi ini, Jurnal Nahnu dapat terus berkembang dan menjadi referensi penting bagi para akademisi, peneliti dan praktisi,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221087</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
