<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lalu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lalu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Jul 2023 08:34:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lalu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pelanggar Lalu Lintas Operasi Patuh Semeru 2023 Kota Probolinggo Didominasi Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/pelanggar-lalu-lintas-operasi-patuh-semeru-2023-kota-probolinggo-didominasi-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[didominasi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lalu]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[patuh]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggar]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Operasi Patuh Semeru Tahun 2023 yang dilaksanakan selama 14 hari, atau sejak Senin (10/07/2023) hingga Minggu (23/07/2023) kemarin, didapati bahwa pelanggar terbanyak dari kalangan pelajar. Bahkan, diketahui jika pelanggar pelajar yang mengendarai motor itu, berknalpot brong. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa&#8217;bani, mengatakan bahwa pihaknya mengamankan sebanyak 228 sepeda motor berbagai jenis. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Operasi Patuh Semeru Tahun 2023 yang dilaksanakan selama 14 hari, atau sejak Senin (10/07/2023) hingga Minggu (23/07/2023) kemarin, didapati bahwa pelanggar terbanyak dari kalangan pelajar. Bahkan, diketahui jika pelanggar pelajar yang mengendarai motor itu, berknalpot brong.</p>



<p>Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa&#8217;bani, mengatakan bahwa pihaknya mengamankan sebanyak 228 sepeda motor berbagai jenis. Dari jumlah tersebut hampir separuhnya merupakan sepeda motor brong. Yakni dengan jumlah sebanyak 128 motor. Pengguna motor brong yang disita pihak kepolisian tersebut digunakan oleh kalangan remaja atau pelajar.</p>



<p>Dirinya mengimbau kepada para orang tua ataupun guru, untuk memberikan arahan kepada siswanya untuk tidak memakai sepeda motor brong saat ke sekolah. &#8220;Di sini kami turut mengimbau kepada orang tua maupun guru, untuk membina putra putri maupun siswanya, agar selalu menaati aturan di jalan, serta menjaga keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain saat menggunakan kendaraan bermotor,” ujarnya saat rilis di Mapolres Probolinggo Kota, Senin (24/07/2023) tadi.</p>



<p>Selain itu, jumlah penilangan di wilayah hukumnya mengalami peningkatan yang diketahui sekitar 539 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu. Sedangkan untuk jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan hingga 50 persen.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Selama Operasi Patuh Semeru yang digelar 14 hari, Polres Probolinggo Kota telah melaksanakan 51.997 penindakan. Antara lain tilang ETLE Mobile sebanyak 186 kali, tilang manual sebanyak 728 kali dan teguran sebanyak 51.083 kali,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kemudian, untuk kendaraan yang diamankan bisa diambil pemiliknya dengan syarat membawa surat kelengkapan kepemilikan kendaraan ke Polres Probolinggo Kota. Selain itu juga mengganti knalpot brong serta lainnya dengan setelan standart pabrik.</p>



<p>&#8220;Adapun dari BB R2 yang kita sita, bisa diambil setelah melaksanakan sidang tilang dengan membawa kelengkapan asli motornya seperti knalpot standart, spion, ban, dan lainnya yang langsung diganti di Mapolres,&#8221; tegasnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194075</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Ibu di Malang Diduga Bunuh Anaknya Lalu Gantung Diri Akibat Terbelit Utang Bank Titil</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-ibu-di-malang-diduga-bunuh-anaknya-lalu-gantung-diri-akibat-terbelit-utang-bank-titil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 11:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[anaknya]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[diri]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lalu]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terbelit]]></category>
		<category><![CDATA[titil]]></category>
		<category><![CDATA[utang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193891</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ketenangan warga di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Jumat (21/07/2023) tadi. Itu karena, seorang perempuan yang teridentifikasi bernama Mujiati (33) dan anaknya berinisial A (3), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah. Mujiati ditemukan gantung diri di area dapur. Sementara anaknya, ditemukan meninggal dengan kondisi pergelangan tangannya tersayat. Akibat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Ketenangan warga di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, berubah menjadi geger, Jumat (21/07/2023) tadi. Itu karena, seorang perempuan yang teridentifikasi bernama Mujiati (33) dan anaknya berinisial A (3), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.</p>



<p>Mujiati ditemukan gantung diri di area dapur. Sementara anaknya, ditemukan meninggal dengan kondisi pergelangan tangannya tersayat. Akibat peristiwa itu, warga pun melaporkan kejadian ke Polsek Karangploso dan diteruskan ke Polres Malang. Sehingga, petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.</p>



<p>Menurut keterangan salah seorang warga, Joko Harupan, bahwa kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 07.00. Peristiwa ini, diketahui atas kecurigaan warga karena kondisi rumah korban terlihat sepi atau tidak seperti biasanya.</p>



<p>&#8220;Awalnya sepi, tidak terdengar suara dari dalam rumah. Itu tidak seperti biasanya. Kondisi rumahnya terkunci. Sehingga, dilaporkan warga ke Pak RT hingga akhirnya dicongkel dari jendela,&#8221; ujarnya. Karena lubang jendelanya kecil, imbuhnya, akhirnya sempat meminta seorang anak untuk masuk melalui celah-celah jendela yang sudah dicongkel. &#8220;Saat masuk itu, lihat anaknya tergeletak di kamar dengan bersimpah darah. Sementara ibunya, gantung diri di dapur yang depan letter L itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kondisi sang ibu asal Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Sedangkan anaknya, ada di dalam kamar dengan pergelangan tangan bersimbah darah. &#8220;Dugaannya anak korban disayat nadinya, terus ibunya bunuh diri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ditanya mengenai aksi nekad korban, Joko Harupan menduga ada kaitannya dengan utang oleh rentenir. Karena, korban sempat ditagih dengan cara kasar dibentak-bentak.</p>



<p>&#8220;Korban sering ditagih utang ke rumahnya. Saat nagih, itu marah-marah dan bentak. Semacam bank titil, tapi bukan Pinjol. Kemungkinannya dari itu, bisa jadi,&#8221; tambah Joko.</p>



<p>Ketua RT01, Ahmad Toyyib Fadillah, secara terpisah pun menduga aksi nekad itu karena jeratan utang dari rentenir yang menjadi penyebab meninggalnya ibu dan anak. Sehingga, sampai berbuat nekad.</p>



<p>&#8220;Dugaanya mungkin utang piutang dengan bank titil. Bank titil itu biasanya nagih sambil marah-marah. Kemarin itu masih nagih. Kalau gak dikasih, biasanya menunggu sampai malam,&#8221; kata Toyyib.</p>



<p>Sementara itu di lokasi, tampak Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Rizki Saputro dan Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinanjar, juga terlihat memimpin olah TKP. Tim Inafis Polres Malang juga diterjunkan untuk melakukan identifikasi dua jenazah ibu dan anak. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193891</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Keluhan Warga, Pemkot Malang Rencanakan Pasang Penunjang Lalu Lintas di Kawasan Oro-Oro Dowo</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-keluhan-warga-pemkot-malang-rencanakan-pasang-penunjang-lalu-lintas-di-kawasan-oro-oro-dowo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 12:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dowo]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lalu]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[oro-oro]]></category>
		<category><![CDATA[pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penunjang]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191139</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub), berencana akan memasang warning light (lampu peringatan, red), pita kejut dan zebra cross di Jalan Brigjend S Riadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kota Malang. Rencana itu dilakukan, karena lokasi sering terjadi kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) dan menjadi keluhan warga. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemkot Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub), berencana akan memasang warning light (lampu peringatan, red), pita kejut dan zebra cross di Jalan Brigjend S Riadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kota Malang. Rencana itu dilakukan, karena lokasi sering terjadi kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) dan menjadi keluhan warga.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa terkait permintaan warga untuk pemasangan akan dilakukan di tiga titik. Hanya saja, anggaran untuk pemasangan warning light di tahun 2023, masih belum dianggarkan.</p>



<p>“Warga minta ada di tiga lokasi, yaitu di depan Harmoni, kemudian di Brigjend S Riadi dan secara detailnya nanti akan kami lakukan survei. Untuk warning light, kami sudah mengajukan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” jelas Widjaja.</p>



<p>Menurut Widjaja, fasilitas-fasilitas penunjang keamanan lalu lintas tersebut, memang dibutuhkan untuk mengurangi risiko terjadinya permasalahan pada pengguna jalan. Terutama untuk mengurangi masalah keamanan dan keselamatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Warning light ini memang bagian dari alat untuk mengurangi risiko tadi. Yang paling bisa dimungkinkan secepatnya itu zebra cross, dan pita kejut. Sedangkan, untuk warning light kami membutuhkan waktu terlebih dahulu,” lanjutnya.</p>



<p>Kemudian, mengenai anggaran biaya untuk pemasangan satu warning light, menurutnya membutuhkan di bawah Rp 100 juta. Namun, semua kebutuhan membutuhkan penganggaran terlebih dahulu. Meskipun di tahun ini belum dianggarkan, namun akan dibahas dalam PAK, guna mencari solusi yang memadai untuk memenuhi permintaan warga.</p>



<p>“Harapannya nanti kesepakatan anggaran dapat mencukupi kebutuhan masyarakat terkait dengan pemasangan fasilitas penunjang keamanan lalu lintas, termasuk warning light,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, permintaan tersebut muncul dalam kegiatan rutin sambang kelurahan yang telah dilakukan oleh Pemkot Malang, di Kantor Kelurahan Oro-Oro Dowo. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191139</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ajaran Islam Itu Tidak Saklak, Lalu Bagaimana&#8230;.?</title>
		<link>https://memontum.com/ajaran-islam-itu-tidak-saklak-lalu-bagaimana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 May 2019 11:04:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ngopi pagi]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran]]></category>
		<category><![CDATA[bagaimana….?]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[lalu]]></category>
		<category><![CDATA[ngopi]]></category>
		<category><![CDATA[pagi]]></category>
		<category><![CDATA[saklak,]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/14025-libur-panjang-wana-wisata-banyu-nget-masih-sepi-pengunjung</guid>

					<description><![CDATA[Hikmah Ramadhan hari ini, bersama KH Moch Nur Kholili, seorang mubaligh kondang di Kabupaten Malang bahkan Jawa Timur. Sosok kiai muda yang berdomisili di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak Kabupaten Malang ini memaparkan, bahwa islam itu agama yang Rahmatan Lil Alamin. &#8220;Yang penting Kecipratan/kena tempias, &#8221; ujar Kiai Kholili beberapa waktu lalu, mengawali perbincangan. Diuraikan, seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hikmah Ramadhan hari ini, bersama KH Moch Nur Kholili, seorang mubaligh kondang di Kabupaten Malang bahkan Jawa Timur. Sosok kiai muda yang berdomisili di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak Kabupaten Malang ini memaparkan, bahwa islam itu agama yang Rahmatan Lil Alamin.</p>
<p>&#8220;Yang penting Kecipratan/kena tempias, &#8221; ujar Kiai Kholili beberapa waktu lalu, mengawali perbincangan.</p>
<p>Diuraikan, seperti shalat lima waktu,misalkan seseorang baru sempat menjalankan ibadah shalat magrib dan Isya,itu sudah kecipratan dua, maka shalatnya disebut miksagrib artinya Isya&#8217; dan Maghrib.</p>
<p>Begitu halnya denga Al-Qur&#8217;an yang berjumlah sebanyak 30 juz itu, tidak mungkin semua orang orang bisa menghafalnya.Terpenting kecipratan,seperti hafal juz Amma,surah Yasin, sekalipun hanya surat Al Ikhlas. Terpenting kecipratan.</p>
<p>&#8220;Kesimpulannya, Islam itu tidak saklak,tidak semuanya global. Seperti Mbah Sunan Kudus dalam dakwahnya selalu mampu beradaptasi dengan nilai lokal. Seperti &#8216;Wehono teken marang wong kang wuto(kasihlah tongkat kepada orang yang buta)Wehono Mangan wong kang luwe(kasih makan bagi mereka yang sedang kelaparan) &#8216;Wehono sandang marang wong kang mudo(beri pakaian kepada mereka yang tengah telanjang), &#8221; papar kiai Kholili mengutip penggalan da&#8217;wah Sunan Kudus kala itu.</p>
<p>Lanjutnya, ibaratkan masyarakat ini tengah masuki salah satu tempat maksiat.Terdapat sebuah perbedaan, jika mereka sedang masuk di pondok pesantren. Mereka akan diberi pelajaran tentang tata cara shalat, baca Qur&#8217;an, wirid dan lain sebagainya.</p>
<p>Bagaimana jika seseorang tengah masuk disalah satu tempat maksiat? Apalagi, masyarakat kita terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan pemabuk, penjudi. Karenanya, dalam memberikan dakwah itu harus Rahmatan Lil Alamin.</p>
<p>&#8220;Misalkan kita sedang memberi dakwah kepada seorang penjudi adu ayam.Kita anjurkan dengan untain kata selembut mungkin. Adu ayam itu sampai menang, tetapi bila dengar suara azan, kamu shalat dulu. Setelah itu diadu lagi.Karena itu memang hobbimu, &#8221; paparnya dengan contoh santun.</p>
<p>Walaupun itu seorang bajingan tukang adu ayam,terpenting masih shalat. Di dalam sebuah kitab Nasolibat disebutkan, jika orang seseorang sudah bersujud,ada debu menempel di dahi, itu bisa meredam murkanya Allah.</p>
<p>&#8220;Siapa tahu,ketika mereka sedang adu ayam, terdengar suara adzan, lalu mereka sujud. Allah meredam marahnya. Sehingga mereka dapat hidayah, maunah. Akhirnya, berhenti dari perbuatan berjudi dan menjadi orang yang bertaubat, &#8221; bebernya mengakhiri wawancara.<strong> (Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14025</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
