<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lampung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lampung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Dec 2025 13:30:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lampung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Uang Hasil Gratifikasi Bupati Lampung Tengah untuk Bayar Utang Pilkada</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-uang-hasil-gratifikasi-bupati-lampung-tengah-untuk-bayar-utang-pilkada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228664</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW) sebagai tersangka dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar, Kamis (11/12/2025) tadi. Dalam konfrensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan bahwa Ardito diduga menggunakan dana tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW) sebagai tersangka dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar, Kamis (11/12/2025) tadi. Dalam konfrensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan bahwa Ardito diduga menggunakan dana tersebut untuk dana operasional dan juga diduga menggunakan uang hasil gratifikasi Rp 5,25 miliar untuk menutup utang kampanye 2024.</p>



<p>&#8220;Total aliran uang yang diterima AW mencapai kurang lebih Rp 5,75 miliar, yang diantaranya diduga digunakan untuk dana operasional bupati sebesar Rp 500 juta dan pelunasan pinjaman bank yang digunakan untuk kebutuhan kampanye di tahun 2024 sebesar Rp 5,25 miliar,&#8221; kata Mungki.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagaimana diketahui, bahwa selain menetapkan Ardito sebagai tersangka, KPK juga menetapkan empat tersangka lain. Diantaranya, anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra, adik Bupati Lampung Tengah, Ranu Hari Prasetyo, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung Tengah sekaligus kerabat dekat bupati, Anton Wibowo dan Direktur PT Elkaka Mandiri, M Lukman Sjamsuri.</p>



<p>Sejumlah tersangka ini, memiliki peran masing-masing dalam kasus dugaan gratifikasi Bupati Ardito. Sedangkan untuk penahanannya, tersangka Riki Hendra Saputra dan M Lukman Sjamsuri, ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK Cabang Gedung Merah Putih. Sementara Ardito, Ranu Hari Prasetyo dan Anton Wibowo, ditahan di Rutan KPK Cabang Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi.</p>



<p>Atas penetapan Ardito tersebut, Anton, Riki Hendra dan Ranu Hari, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara untuk Mohamad Lukman Sjamsuri, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Terima Gratifikasi Rp 5,75 Miliar, KPK Tetapkan Bupati Lampung Tengah Jadi Tersangka</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-terima-gratifikasi-rp-575-miliar-kpk-tetapkan-bupati-lampung-tengah-jadi-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[tetapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228655</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW), sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar. Selain menetapkan bupati, KPK juga menetapkan sebanyak empat orang lainnya juga sebagai tersangka. Empat nama itu, yakni anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra, adik Bupati Lampung Tengah, Ranu Hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW), sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar. Selain menetapkan bupati, KPK juga menetapkan sebanyak empat orang lainnya juga sebagai tersangka. Empat nama itu, yakni anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra, adik Bupati Lampung Tengah, Ranu Hari Prasetyo, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Tengah sekaligus kerabat dekat bupati, Anton Wibowo dan Direktur PT Elkaka Mandiri, M Lukman Sjamsuri.</p>



<p>Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan bahwa Ardito awalnya diduga mematok fee 15 hingga 20 persen untuk sejumlah proyek di Lampung Tengah. &#8220;Diketahui, postur belanja berdasarkan APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun 2025 mencapai sekitar Rp 3,19 triliun. Dari anggaran tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, hingga program prioritas daerah,&#8221; ujar Mungki, dalam konferensi pers penetapan tersangka di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa Ardito kemudian meminta anggota DRPD Lampung Tengah bernama Riki Hendra Saputra (RHS), untuk mengatur pemenang pengadaan barang dan jasa di sejumlah dinas. &#8220;Dia meminta pengadaan barang dan jasa harus dimenangkan oleh perusahaan milik keluarga atau milik tim sukses AW saat Pilkada Lampung Tengah,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari sinilah, lanjutnya, kemudian Ardito menerima fee Rp 5,25 miliar dari sejumlah rekanan melalui Riki Hendra Saputra dan Ranu Hari Prasetyo (RHP) dalam periode Februari-November 2025. &#8220;Pada periode tersebut, AW diduga menerima fee senilai Rp 5,25 miliar dari sejumlah rekanan atau penyedia barang dan jasa melalui RHS dan RHP, selaku adik Bupati Lampung Tengah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, Ardito juga diduga meminta Plt Kepala Bapenda Lampung Tengah, Anton Wibowo (ANW), untuk mengatur pemenang lelang alat kesehatan pada Dinkes Lampung Tengah. KPK menyebut, Anton juga kerabat Ardito. Atas pengkondisian tersebut, AW diduga menerima fee sebesar Rp 500 juta dari MLS, selaku Direktur PT Elkaka Mandiri,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Ardito baru dilantik sebagai Bupati Lampung Tengah pada Februari 2025. Artinya, permintaan dan penyerahan fee langsung terjadi. Sedangkan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, berawal dari permintaan keterangan kepada beberapa pihak di Jakarta dan Lampung, pada Selasa (09/12/2025) lalu.</p>



<p>“Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung, pada Selasa (09/12/2025) lalu. Tim kemudian melakukan kegiatan tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (10/12/2025),” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228655</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KMP Royce 1 Berpenumpang Ratusan Orang dari Merak Tujuan Bakauheni Lampung Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/kmp-royce-1-berpenumpang-ratusan-orang-dari-merak-tujuan-bakauheni-lampung-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 May 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[KMP]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188097</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lampung &#8211; Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Royce 1 yang berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni (Lampung), terbakar di Perairan Merak Banten, Sabtu (06/05/2023) sore. Akibat kejadian itu, sontak membuat ratusan penumpang yang ada di dalam kapal tersebut menjadi panik. Kepulan asap yang terus membumbung dari kapal, kontan juga menyita perhatian. Hingga berita ditulis, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lampung</strong> &#8211; Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Royce 1 yang berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni (Lampung), terbakar di Perairan Merak Banten, Sabtu (06/05/2023) sore. Akibat kejadian itu, sontak membuat ratusan penumpang yang ada di dalam kapal tersebut menjadi panik.</p>



<p>Kepulan asap yang terus membumbung dari kapal, kontan juga menyita perhatian. Hingga berita ditulis, belum dilaporkan adanya korban jiwa. Sementara, untuk memudahkan proses evakuasi, sejumlah kapal yang dekat dari lokasi turut membantu. Termasuk, beberapa kapal petugas.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="KMP Royce 1 Berpenumpang Ratusan Orang dari Merak Tujuan Bakauheni Lampung Terbakar" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/TIBnqNJ_Dss?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Selama proses berlangsung, beberapa penumpang yang sebelumnya di bagian atas kapal, pun mulai turun. Bahkan, beberapa diantaranya bergantian dievakuasi.</p>



<p>Diperoleh informasi, KMP Royce 1 itu terbakar sebelum melintasi Pulau Tempurung Merak. Selanjutnya, akibat kejadian itu, kapal akan disandarkan dan dievakuasi ke Pelabuhan Merak oleh tim gabungan.</p>



<p>&#8220;Asapnya tebal. Bahkan, karena di bawah (perairan, red) juga ada petugas, ada juga yang terjun,&#8221; ujar seorang pengambil gambar video di lokasi&nbsp;kejadian.&nbsp;<strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188097</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
