<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lapan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lapan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Dec 2019 14:06:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lapan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lapan Gempol-Pasuruan Dipadati Warga, Lihat Gerhana Matahari Cincin</title>
		<link>https://memontum.com/lapan-gempol-pasuruan-dipadati-warga-lihat-gerhana-matahari-cincin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 14:06:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[Lapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102914-lapan-gempol-pasuruan-dipadati-warga-lihat-gerhana-matahari-cincin</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Antusiasme warga untuk melihat gerhana matahari cincin di Lapan-Pasuruan yang terletak di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Puluhan bahkan ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mulai berdatangan memadati area yang telah dipersiapkan sebelumnya. Menurut Dian Yudha Risdianto Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfir (Lapan) Pasuruan. &#8220;Kami menyediakan tiga teleskop portable baik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Antusiasme warga untuk melihat gerhana matahari cincin di Lapan-Pasuruan yang terletak di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Puluhan bahkan ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mulai berdatangan memadati area yang telah dipersiapkan sebelumnya.</p>
<p>Menurut Dian Yudha Risdianto Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfir (Lapan) Pasuruan.</p>
<p>&#8220;Kami menyediakan tiga teleskop portable baik manual ataupun digital serta kacamata khusus,&#8221;tuturnya.</p>
<p>Diterangkan Dian Yudha, selain dari kami, juga ada teleskop yang disediakan oleh komunitas Beta Ufo dari Surabaya dan semuanya tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Dalam mengamati gerhana matahari cincin, kami akan mendampingi warga.</p>
<p>Hal ini dikarenakan, jika terlalu lama mengamati pergerakannya dikhawatirkan ada radiasi pada kornea mata, walaupun sudah mempergunakan alat bantu berupa teleskop atau kacamata khusus.</p>
<p>Para pengunjung maksimal diperkenankan melihat atau mengamati gerhana matahari cincin paling lama 2 menit. Artinya harus ada jeda saat mengamati gerhana matahari cincin.</p>
<p>Sementara itu Agustinus dari Komunitas pengamat antariksa Beta Ufo Surabaya, kami datang kesini selain untuk mengamati kejadian alam yang cukup langka juga untuk mengedukasi warga masyarakat.</p>
<p>&#8220;Selain itu khusus untuk adik-adik usia sekolah,bisa memahami dan belajar sains,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Dari pantuan Memontum.com, selain mengamati dan melihat melalui teleskop dan kacamata khusus, secara bergantian. Ada beberapa warga yang melaksanakan sholat gerhana di area yang tak jauh dari area pengamatan yang disediakan oleh pihak Lapan.<strong> (hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng Komisi VII DPR RI, Lapan Siap Tampung Warga Belajar Penerbangan dan Keantariksaan</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-komisi-vii-dpr-ri-lapan-siap-tampung-warga-belajar-penerbangan-dan-keantariksaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2019 12:36:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII]]></category>
		<category><![CDATA[Lapan]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79266-gandeng-komisi-vii-dpr-ri-lapan-siap-tampung-warga-belajar-penerbangan-dan-keantariksaan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasioanal (Lapan) menyatakan bakal membuka kantornya untuk warga yang membutuhkan informasi mengenai penerbangan dan keantariksaan. Hal ini, agar Lapan menjadi lembaga yang semakin dipahami kinerjanya oleh kalangan masyarakat umum. Hal ini disampaikan Kasubag Tata Usaha (TU) Lapan Pasuruan, Dwi Witanto dihadapan sekitar 400 warga saat sosialisasi di Ponpes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasioanal (Lapan) menyatakan bakal membuka kantornya untuk warga yang membutuhkan informasi mengenai penerbangan dan keantariksaan. Hal ini, agar Lapan menjadi lembaga yang semakin dipahami kinerjanya oleh kalangan masyarakat umum.</p>
<p>Hal ini disampaikan Kasubag Tata Usaha (TU) Lapan Pasuruan, Dwi Witanto dihadapan sekitar 400 warga saat sosialisasi di Ponpes Modern Bumi Sholawat Desa Lebo, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Lembaga kami membuka diri. Kami mempersilahkan siapa pun yang mau belajar langsung soal penerbangan dan keantariksaan. Kantor kami selalu terbuka lebar untuk menambah wawasan warga termasuk sosialisasi hari ini. Karena kami sering sosialisasi bersama mitra kerja kami yakni Komisi VII DPR RI,&#8221; kata Dwi Witanto kepada Memo X, Rabu (20/02/2019) petang usai Sosialisasi Diseminasi Keantariksaan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-79267" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190220_171801-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190220_171801-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190220_171801-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190220_171801-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190220_171801-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190220_171801-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pria yang akrab dipanggil Dwi ini menguraikan untuk dapat belajar atau melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) syaratnya sangat muda. Yakni dengan cara membuat surat lewat lembaga untuk dikirim ke kantor Lapan yang ada di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>&#8220;Selama ini sudah bayak yang mau belajar di kantor kami. Mulai para siswa Taman Kanak-Kanak (TK) hingga mahasiswa Perguruan Tinggi (PT). Termasuk menerima siswa dan mahasiswa yang PKL. Asalnya sesuai dengan kompetensi bidang perkuliahannya kalau PKL,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Taman Belajar Langsung Keantariksaan dari Lapan</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-warga-taman-belajar-langsung-keantariksaan-dari-lapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2018 13:40:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Keantariksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Taman]]></category>
		<category><![CDATA[Lapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58451-ratusan-warga-taman-belajar-langsung-keantariksaan-dari-lapan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ratusan warga asal sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Taman, Sidoarjo belajar langsung ilmu keantariksaan. Mereka belajar ilmu keantariksaan itu dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) secara langsung. Proses belajar ilmu langka ini digelar di Rumah Makan Sate Barongan yang ada di JL Raya Gilang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Senin (1/10/2018) petang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ratusan warga asal sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Taman, Sidoarjo belajar langsung ilmu keantariksaan. Mereka belajar ilmu keantariksaan itu dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) secara langsung. Proses belajar ilmu langka ini digelar di Rumah Makan Sate Barongan yang ada di JL Raya Gilang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Senin (1/10/2018) petang.</p>
<p>&#8220;Karena Lapan mitra Komisi VII, maka dari itu kami mendampingi sosialisasi ini. Apalagi, ilmu keantariksaan ini langka dan jarang sekali orang mendapatkan informasi soal keantariksaan ini,&#8221; ucap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam Ali kepada Memontum.com, Senin (01/10/2018) petang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/20181001_171111-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-58453" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/20181001_171111-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/20181001_171111-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Namun demikian, lanjut Syaikhul karena pesertanya kebanyakan umat Islam maka yang paling penting adalah ilmu keantariksaan soal melihat waktu masuk puasa dan hari Raya Idul Fitri. Alasannya, karena itu berkaitan langsung dengan syarat syahnya puasa umat Islam.</p>
<p>&#8220;Paling mudah untuk melihat bulan saat puasa. Karena syah dan tidaknya puasa ditentukan ilmu keantariksaan. Paling mudah diserap warga adalah  cara menghitung bulan dan matahari. Karena manfaatnya bisa dirasakan langsung untuk umat Islam,&#8221; tegasnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/20181001_171133-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-58452" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/20181001_171133-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/20181001_171133-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara perwakilan Lapan, Pasuruan Dian Yudha Risdianto menegaskan melihat antusiasme warga yang bertanya, maka Lapan siap diundang warga untuk sosialisasi selanjutnya. Baik soal perhitungan bulan dan matahari, satelit televisi, satelit jaringan komunikasi, satelit potret daerah maupun lainnya. Pihaknya sudah memberikan cara mengundang Lapan dan nomor ponsel agar warga bisa langsung bertanya ke Lapan.</p>
<p>&#8220;Memang kami baru sekali ini ke Sidoarjo. Tapi karena antusiasme warga kami harap kegiatan bisa dilanjutkan pada kesempatan di lain waktu dan di acara yang berbeda. Kami siap diundang sosialisasi warga,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58451</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
