<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lapas Kelas I Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lapas-kelas-i-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Dec 2020 13:24:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lapas Kelas I Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lapas Kelas I Malang Gelar Yudisium Santri</title>
		<link>https://memontum.com/lapas-kelas-i-malang-gelar-yudisium-santri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 13:22:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas I Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Binaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129062</guid>

					<description><![CDATA[Diharapkan bisa menjadi bekal santri Memontum Malang &#8211; Lapas Kelas I Malang memberikan wadah bagi para warga binaan yang ingin berfokus dan mendalami agama, khususnya agama Islam. Hal itu, terlihat dari adanya yudisium angkatan kedelapan Santri Lapas Kelas I yang dibina oleh Lapas kelas I Malang. &#8220;Di acara ini kita juga adakan yudisium bagi Santri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Diharapkan bisa menjadi bekal santri</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Lapas Kelas I Malang memberikan wadah bagi para warga binaan yang ingin berfokus dan mendalami agama, khususnya agama Islam.</p>
<p>Hal itu, terlihat dari adanya yudisium angkatan kedelapan Santri Lapas Kelas I yang dibina oleh Lapas kelas I Malang.</p>
<p>&#8220;Di acara ini kita juga adakan yudisium bagi Santri Lapas Kelas I Malang. Pelaksanaan ini, sebenarnya sudah kita lakukan sejak lama dan sekarang sudah di angkatan ke delapan,&#8221; ujar Kalapas, Anak Agung Gede Krisna, diserangkaian pelaksanaan launching Aplikasi SAE L&#8217;SIMA, Jumat (4/12) siang.</p>
<p>Kalapas juga menjelaskan, setiap tahun pihaknya memang mengadakan yudisium kepada santri binaan. Bahkan, juga ada blok tersendiri untuk penempatan para santri Lapas Kelas I Malang.</p>
<p>&#8220;Setiap tahun kita ada yudisium. Mereka ini kita tempatkan di blok berbeda untuk para santri Lapas Kelas I Malang. Tujuannya, agar bisa lebih fokus,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Penempatan blok tersendiri tersebut, tambahnya, ditujukan bagi para warga binaan yang memang benar-benar ingin belajar agama dan mendalami Al-Qur&#8217;an.</p>
<p>&#8220;Kita memberikan wadah ini, memang untuk warga binaan yang benar-benar ingin belajar agama dan Al-Qur&#8217;an. Sehingga, kedepan nanti bisa menjadi bekal mereka dan saat keluar bisa menjadi ustadz,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sebagai informasi, dalam rangkaian kegiatan kedatangan Sekjen Kemenkum HAM, Bambang Rantam Sariwanto ke SAE L&#8217;SIMA, juga ada pemberian penghargaan untuk para yudisium santri Lapas Kelas I Malang sebanyak 57 santri. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129062</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapas Kelas I Malang Luncurkan Aplikasi SAE L&#8217;SIMA dan Sektor Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/lapas-kelas-i-malang-luncurkan-aplikasi-sae-lsima-dan-sektor-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 11:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi SAE L'SIMA]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas I Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129053</guid>

					<description><![CDATA[Komitmen kembangkan pembinaan warga binaan Memontum Malang &#8211; Lapas Kelas I Malang terus kembangkan pembinaan. Seperti di Sarana Asimilasi dan Edukasi milik Lapas I Malang (SAE L&#8217;SIMA), Ngajum Kabupaten Malang, Jumat (4/12) tadi. Kali ini, warga binaan diberikan pembekalan dan kesempatan untuk lebih bisa mengembangkan keterampilan mereka. Seperti pada sektor pertanian hingga perikanan. Lapas Kelas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Komitmen kembangkan pembinaan warga binaan</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Lapas Kelas I Malang terus kembangkan pembinaan. Seperti di Sarana Asimilasi dan Edukasi milik Lapas I Malang (SAE L&#8217;SIMA), Ngajum Kabupaten Malang, Jumat (4/12) tadi.</p>
<p>Kali ini, warga binaan diberikan pembekalan dan kesempatan untuk lebih bisa mengembangkan keterampilan mereka. Seperti pada sektor pertanian hingga perikanan.</p>
<p>Lapas Kelas I Malang, telah menelurkan inovasi terbaru yakni Aplikasi berbasis belanja online dan akan menggandeng pihak ketiga guna mengembangkan SAE L&#8217;SIMA pada sektor wisata.</p>
<p>&#8220;Untuk aplikasi yang kita launching hari ini, itu basisnya belanja online. Jadi, apa yang kita kembangkan di sini seperti pertanian dan peternakan, nanti bisa dijual lewat aplikasi dan pastinya untuk umum,&#8221; ujar Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gede Krisna.</p>
<p>Untuk sektor wisata, Agung menjelaskan, akan bekerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaanya. Karena tidak mungkin, pihaknya bisa menangani sendiri karena memang butuh pengarahan dari lembaga yang benar-benar bisa membantu.</p>
<p>&#8220;Ini kita kerja sama dengan pihak ketiga karena tidak mungkin, saya dan teman-teman lain ini kan basicnya untuk permasyarakatan. Sehingga pengembangan di sektor wisata ini pihak kita sambil belajar agar kemudian nanti bisa lebih mandiri lagi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk pengembangan dengan menggandeng pihak ketiga ini, prinsipnya tetap mengutamakan pembinaan bagi warga lapas. Jadi, walaupun dengan pihak ketiga, warga binaan akan tetap dilibatkan dalam pengelolaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita sudah atur itu diperjanjian, nanti ada sekian persen pekerjanya itu dari warga binaan kita,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Harapannya sendiri, tentu bisa membawa dampak yang lebih besar kedepan. Baik bagi warga binaan, masyarakat dan Pemerintah Daerah (Pemda).</p>
<p>&#8220;Kita ini yang kalah di management pengelolaan dan promosinya. Maka dari itu, sengan kerjasama ini harapannya pengembangan bisa lebih cepat terlaksana. Kalau sudah berkembang besar, dampaknya pun juga akan besar bagi warga binaan, masyarakat dan Pemda,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Komitmen pengembangan SAE L&#8217;SIMA ditunjukkan dengan adanya MoU antara pihak Lapas Kelas I Malang dengan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Jumat (4/12) tadi, yang di wakili oleh Sekjen Kemenkum Ham, Bambang Rantam Sariwanto.</p>
<p>&#8220;Tadi sekjen dipembukaannya sudah mengatakan, apresiasi tinggi untuk SAE L&#8217;SIMA dengan inovasi pengembangannya ini untuk para warga binaan. Tentu ini jadi kebanggaan kami,&#8221; kata Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Timur, Krismono.</p>
<p>Untuk kedepannya, Krismono berharap, SAE L&#8217;SIMA bisa benar-benar mengimplementasikan sebagai sarana asimilasi dan edukasi. Bukan hanya untuk warga binaan, tapi juga masyarakatnya.</p>
<p>&#8220;Tidak menutup kemungkinan, seluruh warga binaan di wilayah Jatim, nanti setelah memenuhi syarat asimilasi akan kita bawa kesini untuk bisa lebih mengembangkan potensi dan keterampilannya,&#8221; ujarnya.<strong> (riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129053</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
