<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lapas Klas I Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lapas-klas-i-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2020 12:28:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lapas Klas I Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Museum Pendjara Lowokwaroe, Spot Wisata di Dalam Lapas Klas I Malang</title>
		<link>https://memontum.com/museum-pendjara-lowokwaroe-spot-wisata-di-dalam-lapas-klas-i-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 12:28:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Klas I Malang]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116712</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanannya. Terbaru, Lapas Klas I Malang telah meresmikan Museum Pendjara Lowokwaroe pada Selasa (16/6/2020) pagi. Museum Pendjara Lowokwaroe merupakan sarana yang dimaksudkan untuk bisa mengedukasi siapapun yang berada di Lapas Klas I Malang. Sebagai informasi, Museum Pendjara Lowokwaroe sendiri berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanannya. Terbaru, Lapas Klas I Malang telah meresmikan Museum Pendjara Lowokwaroe pada Selasa (16/6/2020) pagi. Museum Pendjara Lowokwaroe merupakan sarana yang dimaksudkan untuk bisa mengedukasi siapapun yang berada di Lapas Klas I Malang.</p>
<p>Sebagai informasi, Museum Pendjara Lowokwaroe sendiri berada di dalam area Lapas Klas I Malang. Dimana bangunan yang sekarang dijadikan sebagai museum ini dahulunya difungsikan sebagai tandon air yang dibangun pada tahun 1918. Dan bangunan tersebut, telah mengalami tiga pergantian masa. Yakni masa penjajahan belanda, jepang dan masa kemerdekaan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116714" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pada saat masa penjajahan Jepang, bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penampungan para pejuang kemerdekaan sebagai tempat interogasi. Dan hingga pada saat ini, areal tersebut tetap dijadikan sebagai lokasi pembinaan masyarakat.</p>
<p>Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jawa Timur (Jatim) Krismono sangat mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh Lapas Klas I Malang. Bahkan dirinya pun mengatakan bahwa Museum Pendjara Lowokwaru adalah museum yang baru pertama ditemui di dalam areal Lapas.</p>
<p>&#8220;Tentunya kami sangat mengapresiasi atas inovasi hingga tercipta museum ini. Disini kita ketahui banyak sekali peninggalan jaman Belanda yang bisa kita temui. Salah satunya ya bangunan yang saat ini digunakan sebagai museum ini,&#8221; ujar Krismono usai peresmian Museum Pendjara Lowokwaru.</p>
<p>Selain itu, pria yang juga pernah menjabat sebagai Kalapas Klas I Malang ini juga mengatakan bahwa museum ini juga dimaksudkan agar bisa digunakan sebagai wahana edukasi bagi anak-anak sekolah yang sedang melakukan studi wisata ke Lapas Klas I Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116715" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kemudian juga sebagai wahana edukasi, anak-anak sekolah ke sini bisa tahu penjara seperti apa. Bisa untuk umum. Bisa juga jadi taman rekreasi. Terutama agar masyarakat juga paham, bahwa juga ara sejarah dan perubahan pada Lapas Klas I Malang ini,” pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kalapas Klas I Malang, Anak Agung Gde Krisna mengatakan bahwa ide pertama mendirikan museum tersebut adalah berawal dari keinginan untuk merefleksi sejarah Lapas Klas I Malang. Ditambah lagi ada beberapa barang bernilai sejarah yang ditemukan saat pihaknya melakukan inventarisasi.</p>
<p>&#8220;Mulai dari mobil untuk mutasi dan memindah hunian napi. Sepeda ontel untuk patroli, alat tenun, mesin jahit serta beberapa barang foto-foto peninggalan sejarah,” ujar Anak Agung.</p>
<p>Menurutnya, museum tersebut bisa dijadikan sebagai sarana edukasi sejarah. Terlebih lagi menurut dia, dapat dijadikan sebagai refleksi tentang perubahan layanan yang terjadi di setiap masanya.</p>
<p>&#8220;Ini jadi pelajaran semangat dulu pelayanan baik, apalagi sekarang harus lebih baik lagi. Jadi kami mengumpulkan benda sejarah. Kami minta semua lapas kalau ada benda sejarah tidak terawat bisa dikumpulkan di sini,” imbuh dia.</p>
<p>Selain itu, Anak Agung mengatakan, kedepannya tidak menutup kemungkinan bahwa wisata tersebut akan dibuka untuk pengunjung selain pengunjung lapas. Dan rencananya akan digabungkan menjadi satu paket wisata dengan Lapas Binaan di Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Jadi nanti rencananya akan kami hubungkan dengan Lapas Binaan di Ngajum. Akan jadi satu paket, kumpulnya di Museum, lalu akan diangkut menggunakan kendaraan untuk berkeliling di Lapas Ngajum. Itu rencananya, dan saat ini masih kami lakukan pembenahan. Karena untuk Lapas Ngajum sendiri kan masih butuh banyak yang harus disiapkan,&#8221; pungkasnya.<strong> (iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kakanwil Kemenkumham Jatim Apresiasi Program Kemandirian Lapas Klas I Malang</title>
		<link>https://memontum.com/kakanwil-kemenkumham-jatim-apresiasi-program-kemandirian-lapas-klas-i-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2020 02:19:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Klas I Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Program Kemandirian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106325-kakanwil-kemenkumham-jatim-apresiasi-program-kemandirian-lapas-klas-i-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jatim, Krismono mengapresiasi perkembangan yang ada pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang. Menurut Krismono, pelatihan keterampilan yang saat ini ada di Lapas Klas I Malang perlu untuk terus dilanjutkan. Sebab hal itu jelas membawa dampak positif bagi seluruh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jatim, Krismono mengapresiasi perkembangan yang ada pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang. Menurut Krismono, pelatihan keterampilan yang saat ini ada di Lapas Klas I Malang perlu untuk terus dilanjutkan. Sebab hal itu jelas membawa dampak positif bagi seluruh warga binaan.</p>
<p>Saat ini sudah banyak pelatihan-pelatihan yang bisa melatih keterampilan para warga binaan. Yakni seperti kerajinan, produksi jamur, produksi anggrek, batik tulis, sablon cukil, seni musik hingga seni lukis. Hal itu ia rasa sudah jauh berkembang jika dibanding dengan saat ia menakodai Lapas Klas I Malang pada tahun 2016-2018 lalu. Dimana saat itu, ia fokus pada program kepribadian seperti pondok pesantren.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106327" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0113-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0113-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0113-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0113-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0113-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Waktu saya menjabat dulu tidak seperti ini. Yang ada hanya program kepribadian seperti pondok pesantren. Perkembangan ini sungguh luar biasa,&#8221; ujarnya saat ditemui di sela kunjungannya ke Lapas Klas I Malang, Sabtu (15/2/2020).</p>
<p>Belum puas dengan hal itu, Krismono juga menyempatkan diri untuk menyapa warga binaan yang sedang melakukan pelatihan. Sesekali, ia juga berbincang dengan warga binaan, untuk menanyakan keahlian atau keterampilan yang sedang mereka tekuni di dalam menjalani masa tahanan.</p>
<p>&#8220;Ya memang salah satunya, tujuan kami agar para warga binaan ini tidak bosan di dalam lapas. Selain itu kan warga binaan juga jadi mempunyai keterampilan. Terlebih, dengan pelatihan itu, warga binaan ini jadi memiliki kesibukan, jadi tidak sempat berpikir untuk melakukan hal yang melanggar aturan,&#8221; jelas Krismono.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Lapas Klas I Malang, Anak Agung Gde Krisna mengatakan bahwa pihaknya di tahun 2020 ini, Lapas Klas I Malang bisa swasembada. Sebab, ia menilai, dari beberapa pelatihan yang telah diikuti, warga binaan Lapas Klas I Malang dinilai mampu menghasilkan beberapa bahan produksi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106326" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0120-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0120-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0120-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0120-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0120-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Sementara kami tidak ingin berpikir terlalu muluk-muluk. Kami belum berpikir untuk menjual apa yang sudah kami produksi ini keluar. Jadi olahan yang kami buat ya untuk lapas sendiri,&#8221; ujar Anak Agung.</p>
<p>Ia pun juga tidak main-main dalam menggelar pelatihan tersebut. Agar lebih maksimal, Anak Agung juga mengajak instruktur dari beberapa perguruan tinggi di Kota Malang dan juga Balai Latihan Kerja (BLK). Mereka diajak untuk melatih ketrampilan dan keahlian yang dimiliki oleh para warga binaan. Selain itu, ia juga membuka kesempatan kepada beberapa perguruan tinggi yang ingin menempatkan mahasiswanya untuk magang.</p>
<p>&#8220;Harapan kami dengan keahlian yang mereka miliki nantinya ketika mereka sudah keluar bisa meneruskannya. Dan tidak lagi melakukan tindakan yang melanggar hukum dan merugikan orang lain,&#8221; pungkasnya. <strong>(iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106325</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berikan Layanan Prima Untuk Masyarakat,  Launching Kartu Langganan Pengunjung Lapas Klas I Malang</title>
		<link>https://memontum.com/berikan-layanan-prima-untuk-masyarakat-launching-kartu-langganan-pengunjung-lapas-klas-i-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2020 13:29:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Klas I Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104248-berikan-layanan-prima-untuk-masyarakat-launching-kartu-langganan-pengunjung-lapas-klas-i-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Inovasi baru terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Malang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Trobosan hebat yang mungkin satu-satunya di Indonesia, Lapas Kelas 1 Malang telah melaunching Aplikasi Abdi Elsima, yakni sebuah aplikasi yang diperuntukan bagi masyarakat yang akan berkunjung ke Lapas Klas I Malang. Aplikasi ini dilaunching Kalapas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Inovasi baru terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Malang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Trobosan hebat yang mungkin satu-satunya di Indonesia, Lapas Kelas 1 Malang telah melaunching Aplikasi Abdi Elsima, yakni sebuah aplikasi yang diperuntukan bagi masyarakat yang akan berkunjung ke Lapas Klas I Malang.</p>
<p>Aplikasi ini dilaunching Kalapas Kelas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jatim, Dr Susy Susilawati SH MH. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan pembesuk tidak sampai antri lama saat akan berkunjung.</p>
<div id="attachment_104249" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104249" decoding="async" class="size-full wp-image-104249" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0127-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="LAPAS : Kalapas kelas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna dan Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilowati. (gie)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0127-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0127-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0127-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0127-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0127-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200116-WA0127-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104249" class="wp-caption-text">LAPAS : Kalapas kelas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna dan Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilowati. (gie)</p></div>
<p>Selain itu, di Lapas Kelas I Malang juga telah launching kartu berlangganan bagi pengunjung yang sering berkunjung ke Lapas Kelas 1 Malang. Dengan kartu berlangganan pengunjung juga bisa menjadwalkan rencana kunjungannya ke Lapas Klas I Malang.</p>
<p>&#8220;Ini akan lebih efisien. Pengunjung tidak perlu lagi mengantre, bahkan saat datang hanya tinggal melakukan screening menggunakan barcode yang ada pada kartu langganans sebagai verifikasi. Pengunjung yang hadir, hanya perlu melakukan screening menggunakan barcode yang ada di kartu langganannya, &#8221; papar Anak Agung.</p>
<p>&#8220;Setelah itu, scan KTP pengunjung akan muncul sesuai dengan yang diinputkan sebelumnya. Itu sudah terintegrasi dengan petugas yang ada di empat pintu di dalam Lapas Klas I Malang,&#8221; ujar Anak Agung Gde Krisna.</p>
<p>Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati mengapresiasi dengan adanya inovasi yang dilakukan Lapas Kelas I Malang.</p>
<p>&#8220;Inovasi luas biasa, trobosan yang dibuat Pak Agung sangat luar biasa. Di Kepemimpinan Pak Agung membuat Lapas Kelas I Malang bisa bertransformasi dengan sangat cepat. Program-program kemasyarakatan sangat bagus untuk warga binaan. Saya bangga dalam tempo singkat kepemimpinan Pak Agung mampu merubah wajah Lapas Kelas 1 Malang,&#8221; ujar Susy.</p>
<p>Pihaknya sangat yakin bahwa kedepannya Lapas Kelas 1 Malang akan menjadi Lapas percontohan.</p>
<p>&#8220;Apalagi setelah ini lanjut Lapas Ngajum yang dipersiapkan asimilasi dan edukasi. Kedepan disini akan berkurang isinya, karena ditambah mereka yang bekerja di Lapas Ngajum. Ini membanggakan akan kami laporkan di pusat bahwa salah satu kadernya mampu memenuhi harapan dan Lapas Kelas 1 Malang akan menjadi Lapas Percontohan,&#8221; ujar Susy. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Pejabat Lapas Kelas 1 Malang, Mutasi Dapat Promosi Jadi Kalapas</title>
		<link>https://memontum.com/3-pejabat-lapas-kelas-1-malang-mutasi-dapat-promosi-jadi-kalapas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2020 12:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Klas I Malang]]></category>
		<category><![CDATA[promosi jabatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103559-3-pejabat-lapas-kelas-1-malang-mutasi-dapat-promosi-jadi-kalapas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Tiga pejabat Lapas Klas I Malang mendapat promosi jabatan. Yakni Kodir Bc IP MSi, Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Malang dipromosikan menjadi Kalapas kelas IIB Tual. Sebagai gantinya Ruspriyanto Bc IP S Sos, yang sebelumnya menjabat Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II B Rembang. Syukorn [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Tiga pejabat Lapas Klas I Malang mendapat promosi jabatan. Yakni Kodir Bc IP MSi, Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Malang dipromosikan menjadi Kalapas kelas IIB Tual. Sebagai gantinya Ruspriyanto Bc IP S Sos, yang sebelumnya menjabat Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II B Rembang.</p>
<p>Syukorn Hamdani A Md IP S Ag MSi MM, Kepala Bidang Pembinaan Narapidana Lapas Kelas 1 Malang dipromosikan di jabatan baru Kalapas klas IIB Bitung. Sebagai gantinya Sigit Sudarmono Bc IP SIP, yang sebelumnya menjabat kepala Balai Pemasyarakatan Klas IIB Magelang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103560" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0055-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0055-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0055-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0055-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0055-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0055-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200107-WA0055-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Giyono AMd IP SH MH kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Klas I Malang mendapat promosi jabatan baru menjadi Kalapas Kelas IIB Boalemo. Posisinya digantikan I Wayan Nurasta Wibawa A Md IP S Sos MSi yang sebelumnya menjabat Kepala Rumah Tahanan Negara Klas IIB Majane.</p>
<p>Pelepasan tiga pejabat Lapas Kelas 1 Malang ini diwarnai suasana ceria dan haru di Lapas Kelas I Malang pada Senin (6/1/2020) malam. Dengan diringi 2 band bentukan Lapas Kelas 1 Malang, Makaryoman dan Nyampleng, ketiga pejabat ini satu persatu memberikan sambutan sekaligus pamit kepada semua warga di Lapas Kelas 1 Malang.</p>
<p>Menurut keterangan Giyono, selama menjabat sebagai Kepala Keamanan Lapas Kelas I Malang selama 2 tahun 2 bulan banyak kisah dan kenangan yang bakal tidak terlupakan. Suasana kebersamaan begitu indah di Lapas Kelas I Malang. Kedekatan bersama WB (Warga Binaan) sangat terasa harmonis.</p>
<p>&#8220;Kesan pertama penasaran bagaimana mengelola warga binaan yang jumlahnya lebih dari 3000. Tapi dengan teknik komunikasi dan bahasa yang pas, bisa merangkul semua warga binaan. Ing ngarso sung tulodo (di depan memberi teladan atau contoh), Ing madyo mbangun karso (di tengah memberikan motivasi/semangat), Tut wuri handayani (Di belakang memberikan dorongan),&#8221; ujar Giyono.</p>
<p>Dalam berkomunikasi dengan WB, pihaknya mengedepankan rasa humanis dan humoris.</p>
<p>&#8220;Kekerasan sudah tidak ada, kekerasan itu masa lalu. Saat ini yang ada adalah pendekatan yang humanis dan humoris. Saya sangat merasa terbantukan oleh mereka, menjadi kekuatan yang luar biasa. Pesan saya jangan jauhi mereka. Kalau kita dekati, mereka akan semakin dekat dengan kita. Layani mereka dengan kasih sayang. Tutur kata dan sentuhan menjadi nomer satu bagi kepala keamanan,&#8221; ujar Giyono.</p>
<p>Meskipun akan menduduki jabatan sebagai Kalapas Klas IIB Boalemo, namun Giyono tetap memikirkan warga binaannya di Lapas Kelas I Malang. Termasuk perkembangan musik Nyamleng dan Makaryoman.</p>
<p>&#8220;Saya punya beban terhadap perkembangan musik di Lapas Kelas I Malang. Saya ceritakan bahwa awal terbentuknya Nyamleng saat saya bertugas dapat 2 Minggu. Saya mendengar suara alunana gitar kentrung dan ketimpung paralon dari Blok 14 kamar 5. Saya masuk dan mereka merasa nyaman karena saya ikut peduli. Mereka mengatakan kepada saya, untuk bisa menampung supaya bakat berkembang,&#8221; ujar Giyono.</p>
<p>Giyono kemudian mewadahi warga binaan yang hobby musik keroncong campursari hingga terbentuk Nyamleng.</p>
<p>&#8220;Latihannya kemudian di aula. Alhamdulillah mereka sudah mencapai kejayaan. Begitu juga dengan Makaryoman, juga sama-sama berkibar dalam bermusik. Ada juga grub Rebana Karawitan Campursari Laskar Budaya. Semoga mereka semua terus berkembang,&#8221; ujar Giyono.</p>
<p>Sementara itu Kalapas Kelas I Malang Anak Agung Gde Krisna A Md IP SH MSi berpesan kepada ke tiga pejabatanya yang mendapat promosi supaya tetap menjaga integritas.</p>
<p>&#8220;Ada keluarga besar kami yang mendapat promosi yang segera dilantik dalam jabatan baru sebagai Kalapas. Saya ucapkan selamat, selalu berkarya ditempat yang baru, bisa menjadi lebih baik, jaga nama baik dan integritas demi masa deoan bersama,&#8221; ujar Anak Agung Gde Krisna.</p>
<p>Pihaknya juga mengajak kepada para pejabat baru supaya bisa nantinya bisa segera menyesuaikan diri karena sudah ada program-program yang sudah siap dikerjakan.</p>
<p>&#8220;Untuk pejabat baru, program sudah menunggu. Sisingkan lengan baju, marinbersama-sama membangun Lapas Klas 1 Malang. Kita tingkatkan pelayanan publik, sukseakan program pemninaan ketrampilan kerja SDM unggul 2020, terutama pembangunan Ngajum,&#8221; ujar Anak Agung Gde Krisna. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103559</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
