<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lapas Perempuan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lapas-perempuan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Apr 2023 11:43:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lapas Perempuan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Permintaan Kue Kering dari Produksi Warga Binaan Lapas Perempuan IIA Malang Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/permintaan-kue-kering-dari-produksi-warga-binaan-lapas-perempuan-iia-malang-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Apr 2023 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<category><![CDATA[WBP Lapas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186407</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan IIA Malang, kini semakin disibukkan dengan produksi kue kering. Itu karena, permintaan kue kering menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, semakin meningkat. Plt Kepala Lapas Perempuan IIA Malang, Lilik Sulistyowati, mengatakan jika pesanan kue kering yang masuk saat ini sudah mencapai ratusan. Itu tentunya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan IIA Malang, kini semakin disibukkan dengan produksi kue kering. Itu karena, permintaan kue kering menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, semakin meningkat.</p>



<p>Plt Kepala Lapas Perempuan IIA Malang, Lilik Sulistyowati, mengatakan jika pesanan kue kering yang masuk saat ini sudah mencapai ratusan. Itu tentunya, dikerjakan oleh warga binaan yang mempunyai bakat dan kemampuan untuk membuat kue.</p>



<p>&#8220;Pesanan ini paling banyak dari pegawai saja sudah 100 paket, yang dari luar ada sekitar 30 paket. Itu dikerjakan oleh warga binaan sendiri, karena sebelumnya mereka telah diberikan pelatihan,&#8221; ujar Lilik, Jumat (07/04/2023) tadi.</p>



<p>Dikatakan Lilik, jika proses pembuatan kue kering sendiri sudah dilakukan sebelum puasa Ramadan. Untuk produk yang diberi nama D’Lapang itu, memiliki lima macam varian kue kering. Namun, hal tersebut juga tergantung dari permintaan pembeli.</p>



<p>“Jenisnya yang paling diminati itu ada nastar sama putri salju, itu yang best seller. Kalau keripik ada paprika. Itu kami terus produksi, tidak pernah berhenti meskipun nanti setelah lebaran. Tapi sebenarnya, tergantung pemesanan, karena made by order,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Kemudian, ditambahkan jika hasil dari penjualan kue kering tersebut nantinya akan diputar kembali untuk keperluan modal. Selain itu, juga akan disetorkan untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta sebagian lain disisihkan untuk apresiasi WBP dalam bentuk pemberian premi atau upah.</p>



<p>“Hasilnya nanti untuk modal lagi, sebagian disetorkan pada PNBP, kemudian sebagian untuk preminya warga binaan yang membuat. Nah kalau untuk memasak, di sini juga sudah disediakan dapur dengan fasilitas yang cukup lengkap, ada oven dan sebagainya,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Lilik juga menyampaikan untuk proses pembuatan kue kering tersebut, dilakukan seusai warga binaan menjalankan kegiatan keagamaan di Bulan Suci Ramadan. Ke depannya, pembuatan kue kering akan terus dilakukan seiring dengan pesanan yang masih berdatangan.</p>



<p>“Waktu produksinya setelah pondok pesantren, itu mereka bikin kue sampai jam 3 sore. Ini kami terus produksi, tidak pernah berhenti meskipun nanti setelah lebaran. Karena InsyaAllah banyak yang masih pesan. Ini rutin buatnya, bahkan warga binaan yang mampu pun juga bisa membeli, meskipun tidak pakai uang cash,” ungkapnya.</p>



<p>Untuk harga per paket dari kue kering itu sendiri, mulai dari Rp 260 ribu yang berisikan dua toples kue kering, kemudian Rp 315 ribu untuk yang berisikan 3 toples kue kering.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk saat ini jumlah warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, sebanyak 461 orang. Dimana 425 diantaranya merupakan umat Muslim. Mereka rutin mengikuti kegiatan keagamaan selama Rulan Ramadan. Di antaranya mulai dari tadarus, ceramah keagamaan, hingga Salat Tarawih berjamaah. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186407</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapas Perempuan Kelas IIA Malang Gelar Tadarus Quran hingga Pondok Pesantren Selama Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/lapas-perempuan-kelas-iia-malang-gelar-tadarus-quran-hingga-pondok-pesantren-selama-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2022 10:25:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Tadarus Qur&#039;an]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167801</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang, juga melakukan kegiatan ibadah Ramadan, yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat di luar pada umumnya. Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Tri Anna, mengatakan bahwa mereka lebih khusyu untuk melakukan ibadah di dalam Lapas. &#8220;Di sini ada sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang, juga melakukan kegiatan ibadah Ramadan, yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat di luar pada umumnya.</p>



<p>Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Tri Anna, mengatakan bahwa mereka lebih khusyu untuk melakukan ibadah di dalam Lapas. &#8220;Di sini ada sekitar 498 WBP. Untuk yang muslim, ada sekitar 80 persennya. Kalau boleh saya bilang, mereka lebih khusyu melakukan ibadah di dalam sini. Pagi, kami pasti ada sahur dengan makanan yang hangat. Lalu, ada pondok pesantren, tadarus dan malamnya kami lalukan Salat Tarawih,” jelas Anna, Senin (18/04/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Anna, untuk Pondok Pesantren (Ponpes), digelar setiap pagi dari pukul 08.00 hingga 10.00 dan wajib diikuti oleh WBP semuanya. Dikatakan, bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga, yakni Aisyiyah.</p>



<p>“Kegiatan pondok pesantren ini ada tausiah atau ceramah. Kemudian bedah ayat, kalau ada yang belum bisa Iqra ya kami ajari, macam-macam kegiatannya,” imbuhnya.</p>



<p>Selain melakukan kegiatan pondok pesantren dan tadarus di dalam Lapas, WBP juga tetap melakukan kegiatan sehari-harinya, seperti ada yang menjahit, memasak hingga membuat kue jelang Hari Raya Idul Fitri mendatang. “Puasa ini tidak menghalangi mereka untuk bekerja melakukan pekerjaan sehari-harinya,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Salah satu WBP yang mengikuti kegiatan tadarus di dalam Lapas, Sulik Listyowati (56), mengatakan bahwa selama Ramadan ini sudah khatam atau menyelesaikan bacaan Al-Quran sebanyak 40 kali. Selain itu, dirinya juga melaksanakn salat malam ketika di dalam kamar.</p>



<p>“Ini sudah khatam 40 kali, jadi untuk bacanya ini dibagi. Kalau yang juz satu sama terakhir dibaca pakai mic, yang bacaan tengah-tengah dibagi, dibaca bareng-bareng. Kalau di kamar kami punya kegiatan sendiri-sendiri ya biasanya melakukan salat malam,” ucap Sulik.</p>



<p>Tidak hanya itu, salah satu WBP, Nur Halimah (41) pidana narkotika, menjadi perwakilan dalam lomba tartil Quran yang diadakan oleh kantor wilayah Kemenkumham se Jawa Timur (Jatim) hari ini, Senin (18/04/2022). Dengan diikuti oleh 39 peserta, dan dirinya salah satu diantaranya.</p>



<p>&#8220;Baca Surat Maryam ayat 26 sampai 38, ini milih sendiri. Sebelumnya memang latihan metode Ummi, jadi diajarkan cara baca Quran yang baik,” ujar Halimah. <strong>(cw2/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167801</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wawali Resmikan Unit Pelayanan Kunjungan Informasi Lapas Perempuan</title>
		<link>https://memontum.com/wawali-resmikan-unit-pelayanan-kunjungan-informasi-lapas-perempuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2019 12:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[wawali kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/80541-wawali-resmikan-unit-pelayanan-kunjungan-informasi-lapas-perempuan</guid>

					<description><![CDATA[Canangkan Lapas Perempuan Klas IIA Menuju WBK Memontum Kota Malang &#8211; Layanan informasi dan kunjungan warga binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Klas IIA Malang kini semakin mudah dan nyaman. Pemenuhan hak WBP semakin Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan, dan Inovatif (PASTI) dan komitmen menghilangkan pungutan liar, serta proses perubahan birokrasi yang lebih baik. Wakil Walikota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Canangkan Lapas Perempuan Klas IIA Menuju WBK</strong></h2>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Layanan informasi dan kunjungan warga binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Klas IIA Malang kini semakin mudah dan nyaman. Pemenuhan hak WBP semakin Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan, dan Inovatif (PASTI) dan komitmen menghilangkan pungutan liar, serta proses perubahan birokrasi yang lebih baik.</p>
<p>Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengucapkan selamat atas Keberhasilan Lapas Perempuan Klas IIA Malang meraih predikat satuan kerja (satker) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang sangat membanggakan ini.</p>
<p><div id="attachment_80542" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-80542" decoding="async" class="size-full wp-image-80542" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0168-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Wawali bersama stakeholders terkait, dalam pencanangan Lapas Perempuan Klas IIA Menuju WBK. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0168-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0168-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0168-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0168-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/03/IMG-20190307-WA0168-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-80542" class="wp-caption-text"><strong>Wawali bersama stakeholders terkait, dalam pencanangan Lapas Perempuan Klas IIA Menuju WBK. (ist)</strong></p></div></p>
<p>“Saya atas nama pemerintah daerah turut merasa senang, sekaligus menyampaikan selamat atas prestasi yg telah diraih oleh keluarga Lapas kelas IIA Malang. Kedepannya, tentu melayani kolaborasi yang ada dengan potensi yang ada beserta stakeholder dan bisa mempercepat situasi dengan komitmen yang direncanakan,&#8221; ungkap Bung Edi, sapaan akrabnya.</p>
<p>Diharapkan, Lapas di Malang tetap jadi pionir Lapas di Jawa Timur. Hal ini sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan dari kinerja lapas.</p>
<p>&#8220;Saya sudah mendapat informasi, Lapas saat ini lebih santun dan lebih familier terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan dan harus terus disosialisakan“ ujar Bung Edi.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">80541</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
