<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lapas Porong &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lapas-porong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Oct 2020 11:53:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lapas Porong &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>56 WBP Lapas Porong Dinyatakan Sembuh dari Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/56-wbp-lapas-porong-dinyatakan-sembuh-dari-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2020 11:53:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[Sembuh Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Binaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125066</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Upaya penanganan Covid-19 di Lapas Kelas I Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo menunjukkan hasil positif. Sebanyak 56 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sempat dinyatakan positif Covid-19 sejak 18 September 2020 lalu, akhirnya dinyatakan sembuh, Selasa (06/10/2020). Rencananya, seusai dinyatakan sembuh, puluhan WBP itu dikembalikan lagi ke blok huniannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Upaya penanganan Covid-19 di Lapas Kelas I Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo menunjukkan hasil positif. Sebanyak 56 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sempat dinyatakan positif Covid-19 sejak 18 September 2020 lalu, akhirnya dinyatakan sembuh, Selasa (06/10/2020).</p>
<p>Rencananya, seusai dinyatakan sembuh, puluhan WBP itu dikembalikan lagi ke blok huniannya masing-masing. Pemindahan WBP dari blok isolasi ke blok hunian melalui pendataan.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Gun Gun Gunawan mengatakan sebelumnya pihaknya melakukan tes usap (swab test) massal terhadap 400 orang dari WBP dan pegawai pada 18 dan 21 September 2020 lalu. &#8220;Setelah hasilnya keluar, kami langsung melakukan tindak lanjut berupa tracing, isolasi dan treatment bagi WBP yang terkonfirmasi COVID-19,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Gun Gun menjelaskan selama isolasi, pihak Lapas Porong selalu memberikan asupan makanan bergizi, mengajak berolahraga ringan dan memberikan perawatan yang diperlukan. &#8220;Hasilnya, mereka dinyatakan sembuh dari Covid-19 hari ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kasi Perawatan Lapas Kelas I Surabaya, Prayogo Mubarak menyebut sesuai ketentuan Dinas Kesehatan, pada tanggal 6 Oktober 2020, masa isolasi bagi 56 WBP yang terkonfirmasi telah selesai. &#8220;Makanya tadi siang, para WBP ini dikeluarkan dari ruang isolasi khusus Covid-19 itu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebelum dikembalikan, para WBP berkumpul di halaman klinik untuk mengikuti penyuluhan kesehatan dan pembagian masker. Prayogo menjelaskan selama dirawat, seluruh WBP ini tidak ada yang menunjukkan terkena gejala Covid-19. &#8220;Tapi, kami tetap menerapkan protokol penanganan Covid-19 secara disiplin,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Prayogo menguraikan hingga saat ini, ada 117 orang WBP dan pegawai Lapas Kelas I Surabaya yang dinyatakan Covid-19. Sebanyak 115 orang dinyatakan telah sembuh. &#8220;Dua orang meninggal dunia di rumah sakit karena memiliki penyakit penyerta (komorbid) itu,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125066</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Pekan Tanpa Gejala, 47 Napi Lapas Porong Dikembalikan ke Blok Hunian</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pekan-tanpa-gejala-47-napi-lapas-porong-dikembalikan-ke-blok-hunian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 11:39:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[Napi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123582</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Penanganan pasien Covid-19 di Lapas Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo menunjukkan perkembangan positif. Setelah dua pekan tidak menunjukkan gejala fisik yang disebabkan Covid-19, sebanyak 47 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana Lapas Surabaya (Porong) dikembalikan ke blok huniannya, Senin (07/09/2020). Proses pemindahan itu dilaksanakan siang hari sekitar pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Penanganan pasien Covid-19 di Lapas Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo menunjukkan perkembangan positif. Setelah dua pekan tidak menunjukkan gejala fisik yang disebabkan Covid-19, sebanyak 47 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana Lapas Surabaya (Porong) dikembalikan ke blok huniannya, Senin (07/09/2020).</p>
<p>Proses pemindahan itu dilaksanakan siang hari sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka dipindahkan dari blok G yang merupakan blok khusus isolasi pasien Covid-19. Sebelum dipindahkan, para WBP mendapatkan briefing (penjelasan) dari Kalapas Porong Gun Gun Gunawan, Kasi Perawatan Prayogo Mubarak dan dokter lapas dr Hardjo Santosa.</p>
<p>Gun Gun Gunawan menjelaskan kebijakan mengembalikan WBP ke blok hunian ini sudah sesuai dengan standar (pedoman) yang dikeluarkan WHO. Yaitu pasien yang tidak menunjukkan gejala fisik selama sepuluh hari sejak dinyatakan positif Covid-19 dinyatakan telah sembuh. &#8220;Kebijakan ini kami ambil setelah ada diskusi dengan dokter Lapas dan Dinkes Pemkab Sidoarjo,&#8221; terang Gun Gun.</p>
<p>Meski sudah dinyatakan sembuh, Gun Gun berpesan agar WBP yang kembali ke blok untuk tetap menjaga pola hidup sehat. Selain itu, menjadi agen bagi WBP lain agar bisa menerapkan himbauan dari dokter dan pihak lapas. &#8220;Kami tetap mengawal, jika ada WBP yang menunjukkan gejala, kami minta kepada WBP untuk segera melapor ke pihak Lapas,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Kasi Perawatan Lapas Porong, Prayogo Mubarak menegaskan total ada 47 WBP yang kembali ke blok hunian. Sebanyak 42 orang diisolasi di blok G, sisanya dinyatakan sembuh oleh rumah sakit yang merawat. Hingga saat ini, masih ada tujuh WBP yang masih menempati blok isolasi. Sedangkan empat petugas yang dinyatakan positif Covid-19 juga masih diwajibkan menjalankan Work From Home (WFH). &#8220;Karena sudah masuk kategori lanjut usia dan memiliki penyakit penyerta ketujuh WBP itu tetap berada di blok khusus perawatan agar memudahkan pemantauan,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123582</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng Dinkes Sidoarjo, Lapas Porong Semprot Disinfektan Seluruh Blok Hunian Narapidana</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-dinkes-sidoarjo-lapas-porong-semprot-disinfektan-seluruh-blok-hunian-narapidana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2020 09:49:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[Penyemprotan Disinfektan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111858-gandeng-dinkes-sidoarjo-lapas-porong-semprot-disinfektan-seluruh-blok-hunian-narapidana</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Upaya pencegahan semakin merebaknya wabah Covid-19 terus dilakukan Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajarannya. Salah satunya seperti yang dilakukan Lapas Kelas I Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Petugas Lapas Porong menggandeng petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo untuk melaksanakan penyemprotan disinfektasi ke seluruh bagian lapas, terutama blok hunian narapidana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Upaya pencegahan semakin merebaknya wabah Covid-19 terus dilakukan Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajarannya. Salah satunya seperti yang dilakukan Lapas Kelas I Surabaya yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Petugas Lapas Porong menggandeng petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo untuk melaksanakan penyemprotan disinfektasi ke seluruh bagian lapas, terutama blok hunian narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).</p>
<p>Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 16 sprayer disinfektan dikerahkan. Sebanyak 4 petugas Dinkes Sidoarjo dibantu 12 tahanan pendamping, melakukan penyemprotan di seluruh area lapas seluas 2.784 meter persegi itu.</p>
<div id="attachment_111859" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111859" decoding="async" class="size-full wp-image-111859" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Gandeng-Dinkes-Sidoarjo-Lapas-Porong-Semprot-Disinfektan-Seluruh-Blok-Hunian-Narapidana.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="PENYEMPROTAN - Sebanyak 16 petugas melaksanakan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang Lapas Kelas I Surabaya di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (13/4/2020)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Gandeng-Dinkes-Sidoarjo-Lapas-Porong-Semprot-Disinfektan-Seluruh-Blok-Hunian-Narapidana.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Gandeng-Dinkes-Sidoarjo-Lapas-Porong-Semprot-Disinfektan-Seluruh-Blok-Hunian-Narapidana.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Gandeng-Dinkes-Sidoarjo-Lapas-Porong-Semprot-Disinfektan-Seluruh-Blok-Hunian-Narapidana.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Gandeng-Dinkes-Sidoarjo-Lapas-Porong-Semprot-Disinfektan-Seluruh-Blok-Hunian-Narapidana.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Gandeng-Dinkes-Sidoarjo-Lapas-Porong-Semprot-Disinfektan-Seluruh-Blok-Hunian-Narapidana.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111859" class="wp-caption-text">PENYEMPROTAN &#8211; Sebanyak 16 petugas melaksanakan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang Lapas Kelas I Surabaya di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (13/4/2020)</p></div>
<p>&#8220;Kami utamakan untuk area blok hunian, karena ada 2.527 WBP yang saat ini menghuni Lapas Kelas I Surabaya (Lapas Porong),&#8221; ujar Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim, Pargiyono yang hadir dalam kegiatan itu, Senin (13/4/2020).</p>
<p>Mantan Kalapas Porong ini memaparkan sejumlah area yang selama ini dibuat berkumpulnya warga binaan juga tak luput dari semprotan disinfektan itu. Seperti ruang kunjungan, kantin, hingga tempat ibadah. Meski saat ini sudah tidak ada lagi kunjungan langsung dan diganti dengan kunjungan secara online.</p>
<p>&#8220;Kami berharap semua warga binaan dan petugas kami sehat dan bisa melewati masa pandemi ini dengan baik,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Sementara Kasi Kesehatan Lingkungan Dinkes Pemkab Sidoarjo, Supaat Setia Hadi menegaskan selama ini lapas dan rutan menjadi salah satu tempat yang diprioritaskan. Namun, karena pihaknya selama ini harus mendahulukan tempat-tempat yang selama ini ditemukan pasien Covid-19.</p>
<p>&#8220;Kami akan rutin menjalin komunikasi dengan pihak lapas agar bisa tetap menciptakan lingkungan yang sehat,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Corona Bawa Berkah, Petugas Lapas Porong Antar WBP Bebas Sampai ke Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/corona-bawa-berkah-petugas-lapas-porong-antar-wbp-bebas-sampai-ke-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2020 06:43:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Asimilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111022</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; SU tak bisa menyembunyikan kebahagian ketika dinyatakan bisa mengikuti program asimilasi di rumah mulai, Jumat (3/4/2020). Warga Driyorejo, Gresik ini termasuk satu diantara 34 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo yang pulang hari ini. Namun, saat rekan-rekannya dijemput keluarganya, kakek 74 tahun itu masih bingung mencari keluarga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; SU tak bisa menyembunyikan kebahagian ketika dinyatakan bisa mengikuti program asimilasi di rumah mulai, Jumat (3/4/2020). Warga Driyorejo, Gresik ini termasuk satu diantara 34 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo yang pulang hari ini. Namun, saat rekan-rekannya dijemput keluarganya, kakek 74 tahun itu masih bingung mencari keluarga yang bisa dihubunginya.</p>
<p>Kondisi ini membuat petugas Lapas Porong bergerak cepat. Petugas pun mengantar SU sampai ke rumahnya. Tak mudah mencari keluarga SU di sebuah desa di Gresik. Banyak anggota keluarganya yang sudah meninggal termasuk istrinya yang sudah tiada. Berkolaborasi dengan anggota polsek setempat, pihak Lapas akhirnya berhasil mempertemukan SU dengan keluarganya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, sekitar pukul 17.00 WIB atau setelah 4 jam mencari, akhirnya kami bertemu anak pertama SU, yaitu WA,&#8221; terang Kasi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas I Surabaya, Bambang Sugianto yang mengantarkan SU.</p>
<p>Seketika WA pun terlihat cukup terkejut dengan kedatangan pihak Lapas itu. Apalagi melihat ayahnya yang sudah kesulitan berjalan. Beberapa anggota keluarga tampak terharu dan meneteskan air mata. Selama ini, WA megaku dirinya hilang kontak dengan ayahnya sejak ayahnya dipindah ke Lapas Porong.</p>
<p>&#8220;Kami berterima kasih atas kerja keras pihak Lapas yang memberi pelayanan terbaik untuk kami tanpa biaya sepeser pun,&#8221; ungkap WA.</p>
<p>Kendati demikian, kata Bambang pihaknya masih akan memantau keberadaan SU. Dia meminta bantuan keluarga agar memastikan SU tetap berada di rumah.</p>
<p>&#8220;Jika melanggar, akan kami jemput dan kembalikan ke bloknya di Porong,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Diketahui hingga sore ini, tercatat 2.433 WBP di Jatim mendapat hak asimilasi dan integrasi. Di Lapas Surabaya sendiri telah merumahkan 61 WBP. Kemudian Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo 62 orang dan Rutan Perempuan Surabaya sebanyak 36 orang.</p>
<p>&#8220;Kami akan memastikan seluruh pelayanan kami berjalan dengan baik dan tidak ada pungli,&#8221; tandas Kadiv Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Jatim, Pargiyono.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111022</post-id>	</item>
		<item>
		<title>200 Butir Pil Ekstasi Diselundupkan ke Lapas Porong</title>
		<link>https://memontum.com/200-butir-pil-ekstasi-diselundupkan-ke-lapas-porong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2020 11:44:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas I Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[Pil Ekstasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Genderang perang terhadap peredaran gelap narkotika terus ditabuh Kanwil Kemenkumham Jatim. Sipir Lapas Kelas I Surabaya di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo berhasil menggagalkan upaya penyelendupan 200 butir pil diduga ekstasi ke dalam Lapas Senin (30/3/2020) malam. Kesiapsiagaan sipir Lapaa Porong itu, diapresiasi Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono. &#8220;Saya mendapatkan laporan soal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Genderang perang terhadap peredaran gelap narkotika terus ditabuh Kanwil Kemenkumham Jatim. Sipir Lapas Kelas I Surabaya di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo berhasil menggagalkan upaya penyelendupan 200 butir pil diduga ekstasi ke dalam Lapas Senin (30/3/2020) malam. Kesiapsiagaan sipir Lapaa Porong itu, diapresiasi Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono.</p>
<p>&#8220;Saya mendapatkan laporan soal penggagalan upaya penyelundupan barang haram ke dalam Lapas Porong itu dari Kalapas Porong Tonny Nainggolan. Kami mengapreasi kinerja Sipir Lapas ini,&#8221; terang Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono, Selasa (31/3/2020).</p>
<p>Krismono meceritakan sekitar pukul 18.10 WIB seorang pengunjung Angga Udayana (28) warga Desa/Kecamatan Buduran, Sidoarjo memasuki area Lapas Porong dengan membawa paketan barang. Dia mengaku akan menitipkan pakaian untuk dua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Yakni Yosua Tri Setiawan warga Putat Jaya C Timur, Kecamatan Sawahan, Surabaya yang divonis 5 tahun subsider 4 bulan penjara karena kasus narkoba dan Robi Sapto Priyadi warga Putat Jaya C Timur, Kecamatan Sawahan, Surabaya yang divonis 6 tahun subsider 2 bulan dalam kasus narkoba.</p>
<p>&#8220;Karena gerak geriknya mencurigakan, petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) meminta AU (Angga Udayana) untuk masuk ke Portir. Petugasmengunci pintu I dan II dilanjutkan memeriksa barang bawaan yang dibawa AU melalui mesin X-Ray. Di mesin X-Ray, petugas melihat bungkusan mencurigakan paket sweater baru digeledah. Ternyata di dalam lipatan sweater berwarna biru tua itu terdapat dua bungkusan plastik berisi pil 200 butir yang diduga narkotika,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Tonny Nainggolan memastikan petugas P2U melaporkan kejadian ini kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Porong dan dilanjutkan koordinasi dengan pihak Polsek Porong. Pihak Lapas lalu menyerahkan AU dan barang bukti yang ada kepada polisi.</p>
<p>&#8220;Karena ulah hendak menyelundupkan pil berwarna merah muda itu, kedua WBP yang diduga terlibat kejadian ini yaitu YTS (Yosua Tri Setiawan) dan RSP (Robi Sapto Priyadi) diperiksa secara intensif. Saat ini keduanya diletakkan di sel isolasi sambil menunggu penyidikan lebih lanjut dari kepolisian,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Atas prestasi ini, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim bakal memberi apresiasi dan menyatakan akan memberikan reward kepada petugas yang berhasil menggagalkan upaya terlarang itu.</p>
<p>&#8220;Hasil ini menjadi bukti, kami tidak pernah main-main dengan peredaran gelap narkotika di Lapas,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110621</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepuluh Hari Pindah ke Lapas Porong, Dua Napiter Berikrar Setia ke NKRI</title>
		<link>https://memontum.com/sepuluh-hari-pindah-ke-lapas-porong-dua-napiter-berikrar-setia-ke-nkri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2020 13:37:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[Napiter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109369</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Lapas Kelas I Surabaya di Porong kembali membuktikan keunggulannya membina Narapidana Kasus Terorisme (Napiter). Ini menyusul dua napiter, yakni Anton Labbase dan Kasim Khow berani mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berdasarkan datanya, waktu yang dibutuhkan kedua napiter kembali ke pelukan ibu pertiwi memang cukup singkat. Baru 11 Maret [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Lapas Kelas I Surabaya di Porong kembali membuktikan keunggulannya membina Narapidana Kasus Terorisme (Napiter). Ini menyusul dua napiter, yakni Anton Labbase dan Kasim Khow berani mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p>Berdasarkan datanya, waktu yang dibutuhkan kedua napiter kembali ke pelukan ibu pertiwi memang cukup singkat. Baru 11 Maret 2020 lalu mereka berdua dipindahkan ke Lapas Porong dari Lapas untuk kasus teroris, bandar narkoba dan kasus korupsi, dengan sistem tingkat pengamanan sangat ketat (Super Maximum Security), Lapas Narkotika Gunung Sindur.</p>
<div id="attachment_109371" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109371" decoding="async" class="size-full wp-image-109371" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0137-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="KEMBALI - Kalapas Porong Tonny Nainggolan membuktikan membina Narapidana Kasus Terorisme (Napiter) Anton Labbase dan Kasim Khow yang mengucapkan ikrar setia kepada NKRI di Aula Sugeng Handrijo, Lapas Porong, Sabtu (21/3/2020)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0137-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0137-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0137-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0137-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109371" class="wp-caption-text">KEMBALI &#8211; Kalapas Porong Tonny Nainggolan membuktikan membina Narapidana Kasus Terorisme (Napiter) Anton Labbase dan Kasim Khow yang mengucapkan ikrar setia kepada NKRI di Aula Sugeng Handrijo, Lapas Porong, Sabtu (21/3/2020)</p></div>
<p>Momen mengucapkan ikrar ini dipimpin Kalapas Porong Tonny Nainggolan di Aula Sugeng Handrijo, Lapas Porong. Seusai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, di hadapan para saksi keduanya menyatakan setia kepada NKRI secara mandiri. Saksi yang hadir berasal dari berbagai elemen. Selain Kalapas, ada perwakilan Kementerian Agama Sidoarjo, Bhabinkamtibmas, Babhinsah, Brimob dan Intel Polda Jatim. Keduanya kemudian membubuhkan tanda tangan pada naskah bermaterei yang berisi ikrar setia kepada NKRI.</p>
<p>Sebagai wujud rasa syukur, Kalapas Porong memotong tumpeng yang ujungnya diberi miniatur bendera merah putih. Potongan tumpeng itu, lalu diberikan kepada Anton dan Kasim.</p>
<p>&#8220;Tumpeng ini sebagai wujud syukur, keduanya dengan tulus ikhlas kembali kepada NKRI. Semoga hatinya tetap merah putih hingga akhir hayatnya,&#8221; terang Tonny Nainggolan, Sabtu (21/3/2020).</p>
<p>Lebih jauh, Tonny mengungkapkan momen ini menjadi bukti pembinaan di lapas berlangsung dengan baik. Pasalnya, tidak mudah melunakkan hati para narapidana khusus. Terutama yang berkaitan dengan ideologi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-109372" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0145-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0145-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0145-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0145-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200322-WA0145-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Tapi berkat pendekatan kemanusiaan yang kami lakukan, yang bersangkutan mau kembali ke NKRI,&#8221; paparnya.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, baik Anton maupun Kasim sebelumnya terlibat aksi terorisme di Poso dan Ambon. Keduanya didakwa karena mendistribusikan senjata dan peluru secara illegal. Hakim memvonis keduanya masing-masing 3,5 tahun penjara.</p>
<p>Setelah sekitar 2,5 tahun berada di Lapas Super Maximum Security di Gunung Sindur, keduanya dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya 11 Maret 2020 lalu.</p>
<p>&#8220;Keduanya diperkirakan akan habis masa pemidanaannya pada April dan Mei tahun depan,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109369</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ingin Jadi Koki, Napi Lapas Porong Belajar Merangkai Sayur dan Buah</title>
		<link>https://memontum.com/ingin-jadi-koki-napi-lapas-porong-belajar-merangkai-sayur-dan-buah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 13:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[Napi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107782-ingin-jadi-koki-napi-lapas-porong-belajar-merangkai-sayur-dan-buah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kegiatan pelatihan kerja di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo tidak melulu identik dengan industri kapal dan mebel. Ada juga cooking class yang diikuti para narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu jadwalnya adalah belajar merangkai sayur dan buah. Para napi ini belajar memasak didamping Chef Muawaluyo Tsamara. Cooking class [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kegiatan pelatihan kerja di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo tidak melulu identik dengan industri kapal dan mebel. Ada juga cooking class yang diikuti para narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu jadwalnya adalah belajar merangkai sayur dan buah. Para napi ini belajar memasak didamping Chef Muawaluyo Tsamara.</p>
<p>Cooking class dengan menggandeng Surabaya Hotel School (SHS) dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo itu dilaksanakan di bengkel kerja Lapas Porong. Pesertanya beberapa WBP yang sebelumnya sudah mengikuti assassment oleh tim Pembina Lapas Porong.</p>
<p>Salah satu pesertanya adalah Mustofa. Pria asal Gresik itu terlihat sangat fokus memotong semangka di atas telenan. Dia membuat tiga garis sejajar dengan pisau kecilnya. Semangka yang sudah bergaris itu dibalik lalu dipotong di sisi yang lain. Potongan semangka itu pun nampak lebih indah dan enak dilihat.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kami bisa mendapat pelatihan gratis. Keterampilan ini akan kami buat bekal ketika bebas nanti,&#8221; terang pria kelahiran Gresik, Rabu (4/3/2020).</p>
<p>Lebih jauh, Mustofa mengaku memiliki cita-cita menjadi chef (koki masak). Dia berharap, ketika bebas ada rumah makan atau warung yang mau mempekerjakannya.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak ada, saya akan mencoba mendirikan warung sendiri. Kemarin sudah belajar bikin ayam geprek, minggu depan saya ingin belajar menu yang beda lagi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kabid Kegiatan Kerja sekaligus Plh Kepala Lapas Porong Sumardi menilai cooking class menjadi bentuk pemberdayaan WBP yang baru di Lapas Porong. Pihaknya berharap, dengan mengajarkan dan mengenalkan industri kuliner. Tujuannya agar WBP saat bebas bisa mandiri.</p>
<p>&#8220;Sebagai bagian training, kami akan memfasilitasi dengan membuka warung milik Giatja di dalam Lapas. Agar mereka bisa praktek langsung dan mengajari WBP lainnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kabid Usaha Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo, Erna Kusumawati memaparkan jika pihaknya akan memberikan pendampingan kepada WBP. Pihaknya akan memastikan agar WBP benar-benar siap manjadi wirausahawan.</p>
<p>&#8220;Jadi tidak langsung dilepaskan, tapi dikawal hingga mereka benar-benar siap belajar berbagai keterampilan selama di Lapas Porong,&#8221; pintanya.</p>
<p>Sementara Chef Muawaluyo Tsamara sebagai mentor menegaskan dirinya sangat senang mengajarkan materi kepada WBP. Menurutnya WBP lebih fokus daripada mahasiswanya di SHS. &#8220;Kami merasa kaget. Kami kira penghuni Lapas itu orangnya seram-seram, ternyata sangat mengasikkan,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Binaan Lapas Porong Screening Penyakit Mata Gratis, Didominasi Katarak</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-warga-binaan-lapas-porong-screening-penyakit-mata-gratis-didominasi-katarak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2020 11:41:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Katarak]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[Screening]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107217-puluhan-warga-binaan-lapas-porong-screening-penyakit-mata-gratis-didominasi-katarak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Karsam terlihat canggung ketika diminta untuk menempelkan dagunya di atas refractometer yang tersedia di klinik Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, (27/2/2020). Sambil dibimbing Kasi Perawatan Narapidana Prayogo Mubarak, perlahan dia mulai merasa nyaman. Dua menit kemudian, hasil refraksinya keluar. Saat itu, Karsam sedang mengikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Karsam terlihat canggung ketika diminta untuk menempelkan dagunya di atas refractometer yang tersedia di klinik Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, (27/2/2020). Sambil dibimbing Kasi Perawatan Narapidana Prayogo Mubarak, perlahan dia mulai merasa nyaman. Dua menit kemudian, hasil refraksinya keluar.</p>
<p>Saat itu, Karsam sedang mengikuti screening penyakit mata gratis yang disediakan Lapas Kelas I Surabaya. Dalam kegiatan ini, pihak lapas menggandeng salah satu Klinik Mata EDC Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Pria 63 tahun itu sebelumnya mengeluh mata kanannya tidak bisa lagi melihat dengan jelas. Gejala itu dirasakan Karsan selama satu tahun terakhir.</p>
<div id="attachment_107188" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107188" decoding="async" class="size-full wp-image-107188" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0084-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="SCRENING - Sebanyak 61 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo mengikuti screening berbagai penyakit mata secara gratis di ruang Klinik Kesehatan, Kamis (27/2/2020)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0084-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0084-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0084-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0084-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107188" class="wp-caption-text">SCRENING &#8211; Sebanyak 61 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo mengikuti screening berbagai penyakit mata secara gratis di ruang Klinik Kesehatan, Kamis (27/2/2020)</p></div>
<p>&#8220;Hanya bagian kanan saja yang sakit, yang kiri tidak. Pengelihatan juga agak buram,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah didiagnosa tim tenaga medis, di mata kanan Karsam ternyata terjangkit katarak yang cukup parah. Hingga ke lapisan mata yang paling luar. Meski begitu, Karsam bisa sedikit bersyukur, lantaran pihak Lapas berencana mengambil tindakan selanjutnya.</p>
<p>&#8220;Hari ini khusus screening saja. Untuk pasien yang membutuhkan tindakan lanjutan, kami sudah mengagendakan April 2020 nanti bakal digelar operasi di Klinik Lapas,&#8221; tutur Kabid Pembinaan Lapas Porong, Hero Sulistyono.</p>
<p>Selain itu, Hero menjelaskan screening ini sekaligus untuk mengetahui kondisi beberapa warga binaan yang memiliki masalah kesehatan mata. Pihaknya pun sedang mengupayakan kerjasama dengan para stakeholder untuk pembiayaan dalam rangka tindak lanjut hasil screening.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107219" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200227_102252-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200227_102252-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200227_102252-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200227_102252-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200227_102252-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami membuka diri kepada pihak swasta, lembaga atau siapa saja yang memiliki program CSR agar bisa digunakan untuk membiayai operasi katarak maupun untuk membelikan kacamata,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara salah seorang dokter Klinik Lapas Porong, dr Harjo Santosa menegaskan hasil pemeriksaan dari 61 orang WBP, sekitar 40 orang memgalami katarak. Oleh karenanya, pihaknya bakal menyulap ruang pemeriksaan klinik menjadi ruang operasi mata dalam kegiatan selanjutnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107218" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0086-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0086-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0086-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0086-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200227-WA0086-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami bakal menggandeng Klinik Mata EDC lagi. Agar warga binaan yang mengalami gangguan saat membaca akan merasakan kembali normal bagi yang katarak. Bagi yang matanya minus atau plus akan diberi bantuan kacamata,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107217</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapas Porong Gelar Media Gathering  Dukung Resolusi Pemasyarakatan</title>
		<link>https://memontum.com/lapas-porong-gelar-media-gathering-dukung-resolusi-pemasyarakatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2020 11:31:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[Media Gathering]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107213-lapas-porong-gelar-media-gathering-dukung-resolusi-pemasyarakatan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Hubungan baik dengan media massa terus diupayakan jajaran pemasyarakatan di Jawa Timur. Seluruh UPT Pemasyarakatan menggelar media gathering dalam rangka Hari Pers Nasional 2020, Kamis (27/02/2020). Salah satunya di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo. Lapas Porong menggelar acara ngopi santai bersama awak media bidang hukum se Sidoarjo. Acara ngopi santai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Hubungan baik dengan media massa terus diupayakan jajaran pemasyarakatan di Jawa Timur. Seluruh UPT Pemasyarakatan menggelar media gathering dalam rangka Hari Pers Nasional 2020, Kamis (27/02/2020). Salah satunya di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo. Lapas Porong menggelar acara ngopi santai bersama awak media bidang hukum se Sidoarjo.</p>
<p>Acara ngopi santai itu digelar di Aula Sugeng Handrijo. Selain awak media, stakeholder terkait dari jajaran forkopimda, aparat penegak hukum yang lain dan lembaga lainnya. Media nasional maupun lokal baik televisi, cetak, radio hingga media online. Total ada 20 perwakilan media yang hadir.</p>
<p>Kabid Kegiatan Kerja sekaligus Plh Kalapas Porong Sumardi dan pejabat struktural nampak sangat akrab dengan awak media. Pertemuan semakin gayeng lantaran tidak ada sekat antara petugas lapas dan wartawan. Ditambah lagi, isu-isu yang dibahas tidak melulu terkait pemasyarakatan. Isu populer seperti virus corona hingga isu-isu aktual daerah membuat suasana semakin hangat. Selain itu, seluruh undangan juga mengikuti teleconference dengan kegiatan yang sama yang dipusatkan di Direktorak Jenderal Pemasyarakatan.</p>
<p>Sumardi secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada wartawan yang hadir. Menurutnya, peran media sangat penting untuk menyampaikan program-program pemasyarakatan.</p>
<p>&#8220;Terutama untuk mendukung suksesnya resolusi pemasyarakatan Tahun 2020. Media gathering ini menjadi wadah untuk saling menyampaikan aspirasi maupun unek-unek yang selama ini ada maupun meluruskan setiap persoalan yang ada,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari para pewarta tulis maupun foto. Suparno Nodor, dari media detik.com mengungkapkan selama ini dirinya sangat terbantu dengan keterbukaan informasi yang dilakukan pihak Lapas Porong. Untuk itu, dia berharap acara seperti ini bisa dilaksanakan sesering mungkin. &#8220;Kegiatan seperti ini sangat baik untuk mereduksi (mengurangi) miss persepsi yang sangat sering terjadi di era disrupsi seperti ini. Hal itu akan meminimalisir berita yang kurang akurat ataupun hoax,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Usai media gathering, para wartawan diajak untuk berkeliling lapas. Termasuk melakukan peliputan beberapa kegiatan kerja maupun layanan yang ada. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107213</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
