<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>laporan warga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/laporan-warga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Mar 2022 12:28:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>laporan warga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Jombang Respon Cepat Laporan Masyarakat Tentang Jalan Rusak di Pasar Legi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jombang-respon-cepat-laporan-masyarakat-tentang-jalan-rusak-di-pasar-legi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2022 12:27:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[laporan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Mundjidah Wahab]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Legi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165411</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, merespon cepat laporan masyarakat, tentang rusaknya jalan. Bupati perempuan itu, langsung meninjau titik kerusakan jalan sesuai yang telah dilaporkan masyarakat. Bupati Mundjidah dengan didampingi Kabag Prokopim, Agus Djauhari, meninjau salah satu kerusakan jalan yang ada di belakang Pasar Legi, Citra Niaga Jombang, Kamis (10/03/2022). &#8220;Saya sudah bicara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, merespon cepat laporan masyarakat, tentang rusaknya jalan. Bupati perempuan itu, langsung meninjau titik kerusakan jalan sesuai yang telah dilaporkan masyarakat.</p>



<p>Bupati Mundjidah dengan didampingi Kabag Prokopim, Agus Djauhari, meninjau salah satu kerusakan jalan yang ada di belakang Pasar Legi, Citra Niaga Jombang, Kamis (10/03/2022). &#8220;Saya sudah bicara serta mendengarkan laporan pedagang di sekitar lokasi secara langsung, terkait rusaknya jalan. Bahkan, termasuk yang mengakibatkan terjadinya beberapa insiden kecelakaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Bahkan, Bupati Mundjidah langsung menelpon Kepala PUPR dan meminta untuk segera melakukan langkah pemeliharaan jalan. &#8220;Alhamdulillah, hari ini saya bisa melihat langsung pada titik kerusakan jalan yang dilaporkan masyarakat. Juga laporan yang menyampaikan melalui media sosial. Semuanya, sudah saya dikoordinasikan terutama dengan Kepala Dinas PUPR. Insyaallah, secepatnya akan segera ditangani,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Beberapa ruas jalan yang rusak, tambahnya, pasti akan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jombang. &#8220;Pemerintah Kabupaten Jombang akan melakukan upaya maksimal untuk melakukan pemeliharaan jalan secara bertahap,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165411</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dituduh Mencuri, Adukan Mantan Pacar ke Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/dituduh-mencuri-adukan-mantan-pacar-ke-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 May 2021 03:41:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[laporan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141967</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Pepi Herawati (27) warga Kesamben, Kabupaten Blitar, Selasa (4/5/2021) malam, akhirnya melakukan klarifikasi terkait tuduhan dugaan pencurian yang ditujukan kepadanya. Sebab sebelumnya, dia telah dilaporkan ke Polsek Sukun pada bulan Oktober 2020, oleh Sisca Permatasari/ Dira (23) warga asal Kota Pelembang yang saat itu mengontrak di Perum Greenland Art Tidar, Blok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Pepi Herawati (27) warga Kesamben, Kabupaten Blitar, Selasa (4/5/2021) malam, akhirnya melakukan klarifikasi terkait tuduhan dugaan pencurian yang ditujukan kepadanya.</p>



<p>Sebab sebelumnya, dia telah dilaporkan ke Polsek Sukun pada bulan Oktober 2020, oleh Sisca Permatasari/ Dira (23) warga asal Kota Pelembang yang saat itu mengontrak di Perum Greenland Art Tidar, Blok R, RT 9/RW 06, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>



<ul><li><strong><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></strong> <a rel="noreferrer noopener" href="https://memontum.com/126412-rumah-gadis-cantik-dibobol-maling-berharap-polisi-segera-tangkap-pelaku" target="_blank">Rumah Gadis Cantik Dibobol Maling, Berharap Polisi Segera Tangkap Pelaku</a></li></ul>



<p>Adapun telah dilaporkan atas pencurian berupa unit TV LED Akari 32 Inc, TV LED Akari 23 Inc, Air Cooler Sanken SAO-38, satu set Home Theatre Polytron, satu set spiker aktif Polytron, Kulkas Polytron, DVD Polytron dan satu Dispenser Polytron hingga kerugian sebesar Rp 15 juta. Atas tuduhan itu, Pepi telah membuat pengaduan ke Polresta Malang Kota.</p>



<p>Dalam klarifikasinya, Pepi menyebut bahwa Dira adalah mantan pacarnya dan dia sama sekali tidak melakukan pencurian. &#8220;Dira itu mantan pacar saya. Kita sama-sama tinggal di rumah kontrakan di Grennland. Tidak benar, kalau saya telah melakukan pencurian,&#8221; ujar Pepi.</p>



<p>Diceritakan bahwa dia pacaran bersama Dira hampir setahun. &#8220;Kita sama-sama tingggal satu rumah. Terakhir Dira sudah tidak ada kabar selama tiga Minggu. Dari pada barang-barangnya hilang, saya pindah ke rumah kakak. Istilahnya saya amankan. Sebab saat itu Dira saya DM di IG tidak ada balasan, saya telp juga tidak bisa. Daripada barang-barang hilang karena tidak ada yang menjaga, akhirnya saya amankan,&#8221; ujar Pepi.</p>



<p>Namun setelah itu, Pepi telah dilaporkan ke Polsek Sukun. &#8220;Tahu-tahu Dira membuat laporan ke Polsek Sukun. Saya cek ternyata benar bahwa saya telah dilaporkan kasus pencurian. Barang-barangnya kemudian saya kembalikan semua ke Polsek Sukun. Karena saya hanya mengamankan barang-barang tersebut dan tidak ada niatan memiliki barang-barang itu. Saya kembalikan semua utuh tidak ada yang hilang,&#8221; ujar Pepi.</p>



<p>Karena merasa namanya telah dicemarkan atas laporan itu, Pepi pun membuat pengaduan ke Polresta Malang Kota. &#8220;Saya sudah membuat pengaduan ke Polresta Malang Kota, tentang pencemaran nama baik. Saya tidak mencuri namun dituduh mencuri. Saya tidak mencuri, semua barang-barangnya utuh,&#8221; ujar Dira.</p>



<p>Dijelaskan pula oleh Pepi bahwa keluarganya sebenarnya malah telah membantu Dira. &#8220;Keluarga saya bahkan telah membantu. Seperti anak anagkatnya yang dititipkan ke pembantunya. Keluarga saya membantu mengambil anak itu karena pembantunya meminta naik gaji. Soal motor, awalnya oleh Dira digadaikan ke temannya, kemudian saya pinjam uang ke kakak, saya buat menebus sepeda tersebut. Kemudian mobil, awalnya oleh Dira digadaikan ke tetangga saya di Blitar. Dari pada rusak, oleh ibu saya ditebus. kalau dia menyebut uang Rp 33 juta ya untuk biaya menebus motor dan mobil juga perawatan beli susu anak,&#8221; ujar Pepi.</p>



<p>Sedangkan terkait HP iPhone 11 Pro Max adalah pemberian dari Dira bukan pinjaman. &#8220;Terkait HP itu dibelikan Dira. Bukan aku minta namun buat kado untuk saya. Banyak saksinya,&#8221; ujar Pepi saat bertemu Memontum.com. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141967</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Sidak, Komisi III DPRD Situbondo Rekomendasikan Penutupan Aktivitas Pertambangan</title>
		<link>https://memontum.com/usai-sidak-komisi-iii-dprd-situbondo-rekomendasikan-penutupan-aktivitas-pertambangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2021 12:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[amdal]]></category>
		<category><![CDATA[benahi kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III]]></category>
		<category><![CDATA[laporan warga]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[protes warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Aktivitas penambangan di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo menuai protes warga setempat yang berujung pada pengaduan warga kepada Komisi III DPRD Situbondo. Aktivitas penambangan yang dinilai warga telah merugikan dua desa yakni Tambak Ukir dan Kendit itu telah merusak jalan desa akibat dilalui oleh kendaraan angkut muat material tambang berupa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Aktivitas penambangan di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo menuai protes warga setempat yang berujung pada pengaduan warga kepada Komisi III DPRD Situbondo. Aktivitas penambangan yang dinilai warga telah merugikan dua desa yakni Tambak Ukir dan Kendit itu telah merusak jalan desa akibat dilalui oleh kendaraan angkut muat material tambang berupa tanah urug dan andesit.</p>



<p>Menindaklanjuti laporan warga, Komisi III DPRD langsung melakukan Sidak ke lokasi tambang dan Rapat Kerja di Kantor Balai Desa Tambak Ukir, Selasa (16/02).</p>



<p>Hadir dalam Rapat Kerja tersebut yakni unsur tokoh masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan, Kepala Bidang Bina Marga PUPR, Mapolsek Kendit, DPMPTSP (Perijinan) dan perwakilan dari Dishub, namun sangat disayangkan pemilik tambang SKS berinisial &#8220;M&#8221; tidak hadir.</p>



<p>Menurut Kepala Bidang Bina Marga, Arifin, mengatakan bahwa pihak penambang dalam hal ini PT. SKS akan bertanggung jawab penuh dalam hal perbaikan jalan yang rusak akibat dump truck.</p>



<p>&#8220;Kemarin hal ini sudah kami inisiasi dengan pihak Polres untuk membenahi kerusakan jalan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ketika Kabid Bina Marga dicecar pertanyaan oleh warga apakah truk tambang itu boleh melewati jalan Desa, Arifin menjawab, &#8220;Boleh pak, karena jalan itu untuk jalan umum,&#8221; kata Arifin.</p>



<p>Arifin menambahkan pihak penambang sudah menjalin kesepakatan dengan Dinas PUPR sehingga terbentuklah rekening bersama sebagai jaminan perbaikan jalan yang rusak akibat aktivitas tambang.</p>



<p>&#8220;Kita sudah rapat tanggal 15 Februari kemarin. Bahwasanya penambang telah sepakat untuk memperbaiki jalan yang rusak,&#8221; ucapannya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134554-penerimaan-pajak-sektor-tambang-di-situbondo-ditargetkan-naik-hingga-400-persen#ixzz6mdWNiVwf" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca JUga : Penerimaan Pajak Sektor Tambang di Situbondo Ditargetkan Naik Hingga 400 Persen</a></strong></p>



<p>Dari pihak Komisi III DPRD Situbondo dengan juru bicara legislator PPP Arifin, menyebutkan untuk sementara waktu aktifitas pertambangan yang ada di Desa Tambak Ukir itu ditutup, karena telah menimbulkan jalan Desa menjadi rusak.</p>



<p>&#8220;Tegas saya katakan pertambangan ini harus dihentikan dulu, sampai PT. SKS ini memperbaiki jalan yang rusak. Kami anggota Komisi III merekomendasikan terhadap Kepala Desa untuk sementara waktu ditutup,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Arifin menyebutkan bahwa aktifitas tambang yang ada di Desa Tambak Ukir itu tidak ada tempat untuk limbah B3 (Amdal Lalin), sedangkan itu urusan wajib yang harus dipenuhi bagi penambang, ini kan artinya tidak mengindahkan terhadap aturan yang ada di kabupaten.&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Artinya kok bisa beraktifitas, itu merupakan salah satu pelanggaran. Legislator dua periode ini menjelaskan, pelanggaran yang lain pada aktifitas penambangan ini mengenai tonase yang diangkut melebihi, karena berdasarkan klasifikasi jalan Desa ini masuk kategori jalan kelas 3. Itu seharusnya tonase yang diangkut itu 5 ton, jadi 8 ton sama berat kendaraan.</p>



<p>&#8220;Tonase itu harus 8 ton. Ini jelas lebih dari itu karena muatannya melebihi kapasitas, sehingga jelas saja jalan-jalan menjadi rusak,&#8221; katanya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Larang Truk Bermuatan Berat Lewat Jalan Desa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-larang-truk-bermuatan-berat-lewat-jalan-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 10:06:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[laporan warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89077-bupati-lumajang-larang-truk-bermuatan-berat-lewat-jalan-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq, M. ML., merespon cepat laporan warga masyarakat tentang jalan desa yang sering rusak, akibat banyaknya truk bermuatan berat yang melintasi jalan Desa Klanting. Laporan tersebut, disampaikan warga Desa Klanting Kecamatan Sukodono, saat berdialog dengan Bupati pada &#8220;Safari Jum&#8217;at Bupati&#8221; di Masjid Baiturrohmah Desa Kelanting, Jum&#8217;at (26/7/2019). Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq, M. ML., merespon cepat laporan warga masyarakat tentang jalan desa yang sering rusak, akibat banyaknya truk bermuatan berat yang melintasi jalan Desa Klanting.</p>
<p>Laporan tersebut, disampaikan warga Desa Klanting Kecamatan Sukodono, saat berdialog dengan Bupati pada &#8220;Safari Jum&#8217;at Bupati&#8221; di Masjid Baiturrohmah Desa Kelanting, Jum&#8217;at (26/7/2019).</p>
<p>Bupati langsung merespon, usai berdialog dengan turun ke jalan desa untuk menelusur truk yang melewati jalan desa.</p>
<p>&#8220;Ya ini laporan yang bagus, ini penting untuk saya lakukan penelusuruan. Saya akan perintahkan Dishub menindaklanjuti ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Seperti gayung bersambut, pada saat yang sama, ada beberapa truk melintas bermuatan berat melalui jalan di depan Masjid Baiturrohmah. Beberapa diantaranya bermuatan kayu gelondongan dan kayu sebretan yang tinggi muatannya melebihi ketententuan. Ada juga truk yang akan memuat pasir.</p>
<p>Bupati yang masih bersama warga sekitar, memberhentikan truk tersebut. Bupati secara tegas meminta, agar pengemudi truk tidak lagi melalui jalan desa, karena akan merusak jalan.</p>
<p>&#8220;Iki ojok lewat kene, lek sampean lewat kene yo dalane rusak terus, lewat jalan sing gede. Kandanono kancane kabeh truk ojo lewat kene, (Jangan lewat sini, kalau lewat sini jalannya ya rusak. lewatlah jalan raya saja. Bilang ke teman-temanmu supir truk jangan lewat sini),&#8221; tegasnya.</p>
<p>Bupati menyayangkan truk yang melintasi jalan desa, yang bukan untuk kelas kendaraan berat. Jika truck berat terus melintas jalan desa, maka, akan mengundang masalah baru. Itu sebabnya, Bupati merespon laporan warga desa Klanting tersebut. <strong>(adi/yam)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89077</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
