<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>laskar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/laskar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Dec 2025 11:05:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>laskar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Laskar Sakera Minta PGRI Lumajang Terbuka Soal Pemanfaatan Anggaran Rp 10 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/laskar-sakera-minta-pgri-lumajang-terbuka-soal-pemanfaatan-anggaran-rp-10-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[laskar]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pemanfaatan]]></category>
		<category><![CDATA[sakera]]></category>
		<category><![CDATA[terbuka,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228833</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemanfaatan pengelolaan anggaran sebesar sekitar Rp 10 miliar di Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lumajang, menuai tanya Organisasi Masyarakat Laskar Sakera (Satuan Keamanan Rakyat) Lumajang. Itu karena, pemanfaatan anggaran dari penggalangan dana untuk bencana korban Gunung Semeru itu, dinilai kurang transparan. Ketua DPC Laskar Sakera Lumajang, H Nur Samsi, menjelaskan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemanfaatan pengelolaan anggaran sebesar sekitar Rp 10 miliar di Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lumajang, menuai tanya Organisasi Masyarakat Laskar Sakera (Satuan Keamanan Rakyat) Lumajang. Itu karena, pemanfaatan anggaran dari penggalangan dana untuk bencana korban Gunung Semeru itu, dinilai kurang transparan.</p>



<p>Ketua DPC Laskar Sakera Lumajang, H Nur Samsi, menjelaskan bahwa di tahun 2020 &#8211; 2022, PGRI Lumajang terdata menghimpun dana sebesar Rp 8 miliar. Kemudian, di tahun 2022 &#8211; 2024 juga mengumpulkan dana sebesar Rp 2 miliar.</p>



<p>&#8220;Angka itu (Rp 10 miliar, red) yang kami pertanyakan pemanfaatannya. Saat itu, hasil pengumpulan dana PGRI se Indonesia, itu diberikan ke PGRI Lumajang. Karena di tahun 2022, terjadi bencana dahsyat yakni Erupsi Gunung Semeru, yang menimbulkan banyak kerugian,&#8221; kata Nur Samsi, Kamis (18/12/2025) tadi.</p>



<p>Mengenai ketidak transparannya pemanfaatan dan memunculkan indikasi itu, Nur Samsi mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak berwenang. &#8220;Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kami tidak menjustifikasi, maka dari itu disamping keterbukaan, kami berharap semua data indikasi yang kami catat, untuk dikupas sampai tuntas,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekedar diketahui, di tahun tersebut, Ketua PGRI Lumajang dijabat Kisnanto. Dirinya juga mengakui, jika penghimpunan atau penggalangan dana itu pada waktu terjadinya erupsi. Bahkan, ada dua sumber anggaran, yaitu untuk dana erupsi dan dari iuran anggota.</p>



<p>&#8220;Kalau dana erupsi, kami peruntukkan pada yang berhak dan untuk dana iuran, kami pergunakan sesuai peruntukannya sesuai AD/ART,&#8221; ucapnya saat dikonfirmasi.</p>



<p>Kisnanto juga mengurai, bahwa untuk bantuan erupsi Semeru, pihaknya mengalokasikan untuk siswa-siswi terdampak. Seperti membangun Fasum (Fasilitas Umum) di hunian sementara (Huntara) dengan membangun 19 unit huntara dan diserahkan ke NU Peduli.</p>



<p>&#8220;Rp 1,5 miliar dan Rp 390 juta untuk Fasum dan Huntap). Sementara hasil iuran guru tergabung PGRI diperuntukkan untuk operasional selama 5 tahun yang Rp 2 milliar,&#8221; kata Kisnanto.</p>



<p>Beberapa poin yang kurang terperinci itulah, yang membuat Ormas Sakera Lumajang, meminta kejelasan atau transparansi. Mengingat, selisih angkanya yang cukup besar. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relawan Laskar Sapu Jagad Siap Menangkan Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran</title>
		<link>https://memontum.com/relawan-laskar-sapu-jagad-siap-menangkan-prabowo-gibran-menang-satu-putaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Nov 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[laskar]]></category>
		<category><![CDATA[menang]]></category>
		<category><![CDATA[menangkan]]></category>
		<category><![CDATA[prabowo-gibran]]></category>
		<category><![CDATA[putaran]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201438</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Mesin pendulang suara baru untuk pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Soebianto dan Gibran Rakabuming Raka, terus bermunculan di wilayah Kabupaten Malang. Terbaru, yaitu relawan yang mengatasnamakan dirinya sebagai Relawan Laskar Sapu Jagad. Deklarasi Relawan Laskar Sapu Jagad tersebut, berlangsung di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (12/11/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Mesin pendulang suara baru untuk pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Soebianto dan Gibran Rakabuming Raka, terus bermunculan di wilayah Kabupaten Malang. Terbaru, yaitu relawan yang mengatasnamakan dirinya sebagai Relawan Laskar Sapu Jagad.</p>



<p>Deklarasi Relawan Laskar Sapu Jagad tersebut, berlangsung di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (12/11/2023) tadi. Relawan tersebut, menargetkan dan optimis pasangan Prabowo-Gibran, menang satu putaran dan memperoleh banyak suara, khususnya untuk wilayah di Malang Raya.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Keberadaan relawan Laskar Sapu Jagad ini muncul, karena berangkat dari greget teman-teman. Dimana, semua satu suara dan menginginkan kemenangan Pak Prabowo Subianto sebagai pemimpin. Karenanya, kita wadahi mereka supaya lebih fokus ikut memenangkan Prabowo-Gibran, pada Pilpres 2024 nanti,&#8221; tegas Koordinator Relawan Laskar Sapu Jagad Malang, Unggul Nugroho, Minggu (12/11/2023) tadi.</p>



<p>Unggul menjelaskan, kontestasi ketiga kalinya untuk Prabowo Soebianto tahun ini sebagai Capres, tidak ada pilihan lagi kecuali sebuah kemenangan bagi figur Prabowo, yang dirasa orang paling ikhlas bagi bangsa dan Negara Indonesia. Kekalahan Prabowo Subianto pada dua kali Pilpres yang diikutinya, sangat diharapkan tidak terulang lagi pada Pilpres kali ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kali ini kami tidak ingin ini terjadi lagi. Karena ini menjadi kesempatan terakhir Pak Prabowo, untuk ikut Pilpres. Jadi, pasangan Prabowo-Gibran harus memperoleh suara di atas 50 persen untuk di Kabupaten Malang. Kami relawan harus bekerja all out memenangkannya,&#8221; papar Unggul.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa keberadaan Laskar Sapu Jagad, dalam waktu tiga bulan ke depan, bakal memaksimalkan seluruh potensi gerakan yang dimiliki. Salah satunya, mendekati masyarakat dan calon konstituen dengan berbagai kegiatan sesuai yang diharapkan.</p>



<p>&#8220;Dari total 33 kecamatan di Kabupaten Malang, total ada 30 perwakilan di masing-masing kecamatan. Ini semua akan bergerak,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Masih menurut Unggul, bahwa keberadaan relawan di bawah komandonya, akan banyak melakukan kegiatan sesuai kearifan lokal. Sehingga diharapkan, akan bisa menarik perolehan suara dari masyarakat.</p>



<p>&#8220;Sasarannya juga bisa ke komunitas-komunitas, yang bisa menarik pula kalangan milenial. Sisa waktu 90 hari akan kita maksimalkan. Bahkan, kemungkinan bisa setiap hari akan terus menyapa masyarakat di banyak desa,&#8221; paparnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201438</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
