<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lebakharjo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lebakharjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Dec 2018 13:13:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lebakharjo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Alasan Warga Lebakharjo Ampelgading Minta Kades Penuhi Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/alasan-warga-lebakharjo-ampelgading-minta-kades-penuhi-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2018 13:13:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lebakharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/69150-alasan-warga-lebakharjo-ampelgading-minta-kades-penuhi-jalan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum-Malang &#8211; Pembangunan jalan rabat beton di Dusun Sukomaju A Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading disoal warga. Pasalnya, pembangunan jalan yang menggunakan Dana Desa (DD) tersebut, ditengarai terdapat unsur penyelewengan. Dugaan tersebut muncul diawali saat salah seorang warga melihat proses pengerjaan yang dinilai tidak sesuai standar. Baik dari segi pengerjaan maupun komposisi material yang digunakan. Warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum-Malang</strong> &#8211; Pembangunan jalan rabat beton di Dusun Sukomaju A Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading disoal warga. Pasalnya, pembangunan jalan yang menggunakan Dana Desa (DD) tersebut, ditengarai terdapat unsur penyelewengan. Dugaan tersebut muncul diawali saat salah seorang warga melihat proses pengerjaan yang dinilai tidak sesuai standar. Baik dari segi pengerjaan maupun komposisi material yang digunakan.</p>
<p>Warga menilai, komposisi material yang digunakan untuk membangun jalan rabat beton sepanjang 600 meter dan lebar 2,5 meter tersebut dikurangi. Hal tersebut, sontak membuat warga geram. </p>
<p>&#8220;Bagian ini rusak bukan barusan mas, tapi sudah sejak proses pengerjaan baru selesai beberapa hari sudah terlihat rontok dan hancur,&#8221; ujar salah seorang warga sambil menginjak-injak salah satu sisi jalan yang terlihat hancur sejak lama.</p>
<p>Bahkan saat sedang dalam proses, beberapa warga sempat menghentikan proses pengerjaan.</p>
<p> &#8220;Waktu itu pengerjaan sempat dihentikan oleh warga mas. Warga yang saat itu hadir di lokasi, meluapkan kekesalannya dengan menginjak sisi jalan yang sudah nampak rontok dan hancur,&#8221; ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p>Setelah warga melakukan aksi tersebut, warga bersama Kepala Dusun Sukomaju A berupaya melakukan mediasi dengan Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Lebakharjo selaku penanggungjawab kegiatan pembangunan. Dalam mediasi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Lebakharjo, Wiyadi. </p>
<p>Setelah melakukan mediasi, akhirnya timbul kesepakatan, yakni, Kepala Desa Lebakharjo bersedia kembali membangun jalan rabat beton tersebut, jika ditemukan kerusakan dalam waktu kurang dari satu tahun. Namun yang disayangkan, hingga saat ini, jalan tersebut masih belum terlihat adanya perbaikan. Bahkan yang lebih memprihatinkan, warga mengaku, jalan tersebut sudah terlihat rusak saat proses pengerjaan sedang berlangsung.</p>
<p>Kepala Dusun Sukomaju A, Bayu membenarkan keadaan tersebut. Ia menuturkan, hingga saat ini, warga Desa Lebakharjo khususnya Dusun Sukomaju A masih menunggu jalan tersebut diperbaiki sesuai dengan perjanjian yang dibuat oleh Kepala Desa Lebakharjo.</p>
<p>&#8220;Dalam mediasi kala itu, akhirnya ada pernyataan dari Kepala Desa dalam bentuk surat yang ditandatangani di atas materai secara langsung oleh Pak Wiyadi (Kades Lebakharjo). Yang isinya, jika jalan rabat beton di Dusun Sukomaju A dari RT 34 sampai 33 rusak dalam waktu kurang dari satu tahun, ia siap untuk memperbaiki jalan tersebut di tahun 2018,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Namun, hingga menjelang akhir tahun 2018, jalan tersebut masih belum juga diperbarui. Warga setempat berharap, pihak Pemerintah Kabupaten Malang berkenan untuk berkunjung ke Desa Lebakharjo, khususnya Dusun Sukomaju A, guna meninjau secar langsung keadaan jalan tersebut. <strong>(sur/oso)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69150</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Malang Terjunkan 150 Personel, Jelang KPN 2018 Lebakharjo</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-malang-terjunkan-150-personel-jelang-kpn-2018-lebakharjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2018 12:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Karang Pamitran Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Lebakharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51208-dishub-malang-terjunkan-150-personel-jelang-kpn-2018-lebakharjo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang akan terjunkan sebanyak 150 personel ke lokasi acara Karang Pamitran Nasional (KPN) di Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang pekan depan. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang Hafi Lutfi menjelaskan,pihaknya berupaya memberikan kenyamanan kepada para peserta KPN 2018. Upaya yang dilakukan,seperti pemasangan banner penunjuk arah hari Kamis (9/8/2018) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang akan terjunkan sebanyak 150 personel ke lokasi acara Karang Pamitran Nasional (KPN) di Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang pekan depan. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang Hafi Lutfi menjelaskan,pihaknya berupaya memberikan kenyamanan kepada para peserta KPN 2018. </p>
<p>Upaya yang dilakukan,seperti pemasangan banner penunjuk arah hari Kamis (9/8/2018) mendatang sebanyak sekitar 250 unit.Itu dimulai dari bandara, stasiun, dan terminal juga beberapa ruas jalan. </p>
<p>&#8220;Selain baner penunjuk arah yang dapat memudahkan peserta untuk datang ke lokasi, baner tersebut juga berisi peringatan. Semisal peringatan penggunaan gigi 1 pada jalan yang menanjak,&#8221; ujar Hafi Lutfi. </p>
<p>Selanjutnya, Jumat (10/8/2018) untuk memperlancar persiapan pengaturan lalu lintas, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada Karang Taruna dan paguyuban truk pasir setempat. Juga dijelaskan, ada beberapa titik yang perlu diwaspadai karena kondisi kontur jalannya yang ektstrim. </p>
<p>&#8220;Ada 3 titik yang jadi prioritas kami untuk perlu ditingkatkan kewaspadaannya, titik tersebut ada di jurang dowo, jurang tumpak harapan, dan jurang letter S. Itu karena kondisi kontur jalannya yang lebih ekstrim dibanding ruas jalan yang lain,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Tambah mantan Kepala BPBD Kabupaten Malang ini, pada titik-titik lain juga tetap harus berada dalam pengawalan, karena memang kondisi jalan menuju lokasi yang berbukit. Selain itu, pada proses pengawalan peserta KPN 2018, tercatat 3 UPT yang ditugaskan untuk kegiatan tersebut. </p>
<p>&#8220;Untuk UPT yang dilalui oleh jalur peserta KPN 2018, akan kami kerahkan untuk turut membantu pengawalan. UPT yang dimaksud yaitu dari UPT Dampit, UPT Gondanglegi, dan UPT Pagak,&#8221; ujarnya <strong>(Sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51208</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
