<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lebat, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lebat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jun 2025 08:19:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lebat, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Daerah Hulu Kawasan Gunung Raung Alami Hujan Lebat, Pemkab Banyuwangi Siagakan Alat Berat</title>
		<link>https://memontum.com/daerah-hulu-kawasan-gunung-raung-alami-hujan-lebat-pemkab-banyuwangi-siagakan-alat-berat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[lebat,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223438</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Hujan lebat di daerah hulu Kawasan Gunung Raung, yang berlangsung sejak Jumat (27/06/2025) malam, membuat debit air sungai di Banyuwangi menjadi meningkat. Karenanya, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Banyuwangi menyiagakan petugas penjaga pintu air dan alat berat di bendungan atau dam. &#8220;Petugas penjaga pintu air sudah standby di tiap dam. Kami juga menyiagakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Hujan lebat di daerah hulu Kawasan Gunung Raung, yang berlangsung sejak Jumat (27/06/2025) malam, membuat debit air sungai di Banyuwangi menjadi meningkat. Karenanya, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Banyuwangi menyiagakan petugas penjaga pintu air dan alat berat di bendungan atau dam.</p>



<p>&#8220;Petugas penjaga pintu air sudah standby di tiap dam. Kami juga menyiagakan alat berat untuk membersihkan material yang terbawa aliran sungai,&#8221; kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, Sabtu (28/06/2025) tadi.</p>



<p>Salah satunya seperti di Dam Garit, Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh. Kondisi debit air dari daerah hulu, terpantau mengalami peningkatan. Sungai Alas Malang yang berhulu di lereng Gunung Raung, juga terlihat meningkat sejak Sabtu dini hari.</p>



<p>&#8220;Alat berat sudah dalam posisi siaga di lokasi. Petugas juga sudah siaga di wilayah di hilir untuk antisipasi,&#8221; tambah Pj Sekda Guntur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Alat berat telah diturunkan untuk mencegah penyumbatan arus air oleh material, seperti batang kayu dan bambu yang terbawa arus, agar tidak tersangkut di bawah jembatan. Selain di Dam Garit, peningkatan debit air juga terjadi di wilayah atas Dam Kaliweni di Dusun Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.</p>



<p>Pj Sekda Guntur mengatakan petugas di daerah hulu telah disiagakan untuk terus memantau kondisi debit air. &#8220;Kami juga mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah aliran sungai, untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari pemerintah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi juga telah melakukan sejumlah langkah dengan pengangkatan sedimen di sungai-sungai, untuk memastikan aliran air lancar dan mengurangi risiko banjir. Penyiagaan penjaga pintu air di berbagai lokasi, termasuk dam dan bendungan. Mereka melakukan pemantauan selama 24 jam.</p>



<p>Pemkab Banyuwangi juga telah menempatkan alat berat di lokasi krusial, terutama di jembatan-jembatan yang rawan menjadi titik sumbatan sampah sungai. Dengan adanya alat berat yang siap sedia, operator dapat segera bertindak saat terjadi sumbatan, mengurangi risiko air sungai masuk ke pemukiman. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223438</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Lebat, Dua Rumah di Bunulrejo Kota Malang Terdampak Tanah Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-lebat-dua-rumah-di-bunulrejo-kota-malang-terdampak-tanah-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[lebat,]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208409</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, mengakibatkan dua rumah di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terdampak bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut, terjadi pada Minggu (14/04/2024) pukul 19.45 WIB. Salah satu warga, Nanang (48), menyampaikan jika dua rumah tersebut berada di atas plengsengan aliran Kali Bango. Longsor sendiri, diakibatkan karena hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, mengakibatkan dua rumah di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terdampak bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut, terjadi pada Minggu (14/04/2024) pukul 19.45 WIB.</p>



<p>Salah satu warga, Nanang (48), menyampaikan jika dua rumah tersebut berada di atas plengsengan aliran Kali Bango. Longsor sendiri, diakibatkan karena hujan lebat yang terjadi selama beberapa jam. Sementara saat kejadian, aliran sungai nampak mengalir normal dan tidak meluap.</p>



<p>“Pada Sabtu (13/04/2024) itu, terjadi hujan deras. Sementara air sungainya, itu naik sampai sejajar dengan jembatan. Nah, pada kemarin Minggu (14/04/2024) siang, itu hujan deras lagi, tapi sungainya tidak meluap. Sementara longsornya, terjadi sekitar 19.45 malam,&#8221; ujar Nanang, saat ditemui, Senin (15/04/2024) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, jika panjang dari plengsengan yang ambrol tersebut kurang lebih sekitar 15 meter dengan ketinggian 4 meter. Pada pantauan di lokasi, bangunan rumah tersebut memang langsung berhimpitan dengan bibir sungai dan terlihat bagian tanah bekas longsoran yang lembab terkena gerusan air.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Seharusnyakan tanahnya kering, tapi ini justru terlihat lembab,&#8221; ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Lebih lanjut ditambahkannya, jika sebelum terjadi peristiwa tersebut, sudah ada tanda-tanda yang terlihat. Seperti retakan yang terjadi pada dinding bagian luar, maupun dinding bagian dalam rumah.</p>



<p>“Kami sudah ingatkan, karena terlihat ada retakan. Pemilik rumah, Pak Lukas itu bilang sudah memang mau dibetulkan, tapi masih menunggu waktu,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Sementara saat ini, sisa longsoran plengsengan dan rumah terdampak masih terlihat berserakan diantara aliran sungai. Bahkan, terlihat dari konstruksinya, ada bagian bangunan yang dinilai rawan terjadi longsor susulan. Di sekitar lokasi kejadian saat ini juga masih dipadati oleh warga.</p>



<p>&#8220;Semalam sudah laporan, Pak Babinsa dan Pak RW juga sudah kesini tadi malam,&#8221; imbuh Nanang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208409</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
