<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lembaga Pelatihan Kerja &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lembaga-pelatihan-kerja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Oct 2019 12:46:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lembaga Pelatihan Kerja &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disnaker Kabupaten Malang Gelar Penguatan, Tingkatkan Kualitas LPK</title>
		<link>https://memontum.com/disnaker-kabupaten-malang-gelar-penguatan-tingkatkan-kualitas-lpk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2019 12:46:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98397-disnaker-kabupaten-malang-gelar-penguatan-tingkatkan-kualitas-lpk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Guna meningkatkan kualitas tenaga kerja, berbagai upaya dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Setidaknya ada 36 LPK swasta di lingkungan Kabupaten Malang dikumpulkan jadi satu di salah satu hotel di bilangan Kota Malang Selasa (22/10/2019) siang. Mereka mengikuti kegiatan yang digelar oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Guna meningkatkan kualitas tenaga kerja, berbagai upaya dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).</p>
<p>Setidaknya ada 36 LPK swasta di lingkungan Kabupaten Malang dikumpulkan jadi satu di salah satu hotel di bilangan Kota Malang Selasa (22/10/2019) siang.</p>
<p>Mereka mengikuti kegiatan yang digelar oleh Bidang Pelatihan dan Produktivitas (Lattas). Yakni Kegiatan Penguatan Sarana dan Prasarana Kelembagaan Pelatihan Bagi Tenaga Kerja Hasil Industri.</p>
<p>Kasi Kelembagaan Pelatihan, Rely Achmad, menjelaskan, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kelembagaan pelatihan. Utamanya kualitas yang kompetitif guna menjawab kebutuhan kerja saat ini.</p>
<p>&#8220;Dasar kegiatan ini adalah Permenaker nomor 17 tahun 2016 dan UU nomor 13 tahun 2003. Pada intinya, adalah peningkatan untuk kualitas kelembagaan,&#8221; kata Rely.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Disnaker, Drs Yoyok Wardoyo MM mengatakan, sesuai dengan amanah dari Bupati Malang, Sanusi, agar setiap kepala dinas tidak melakukan copy paste dalam program. Artinya, harus ada inovasi.</p>
<p>&#8220;Pimpinan saya berpesan, jangan copy paste program dari tahun lalu. Harus ada inovasi dan improvisasi kegiatan di bidang masing-masing,&#8221; kata Yoyok membuka kegiatan.</p>
<p>Dia menyampaikan, LPK memiliki peranan penting dalam menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Malang. Salah satunya adalah pengentasan kemiskinan.</p>
<p>LPK mencetak tenaga-tenaga kerja yang siap kerja. Sehingga memiliki kemampuan handal dan mumpuni. Sehingga diharapkan, kualitas lembaganya pun meningkat. Sebab, harus terus mencetak sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan zaman.</p>
<p>Yoyok juga berpesan, agar LPK fokus pada kurikulum pendidikan luar negeri. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas calon pekerja migran Indonesia.</p>
<p>Bahkan, untuk peningkatan kekuatan dan kualitas, Yoyok menyarankan agar LPK membentuk asosiasi. Serta bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).</p>
<p>Tak hanya itu, untuk meningkatkan kualitas, laki-laki hobi olahraga itu menyarankan agar setiap LPK melaksnakan verifikasi. Bila perlu akreditasi ulang.</p>
<p>&#8220;Akreditasi ke Kemenaker. Kami juga berharap dengan kegiatan ini, meningkatkan soft skill dan hard skill lulusan,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemenaker RI juga memberikan bantuan pembiayaan kepada 50 ribu CPMI. Sehingga hal ini memberikan kesempatan bagi LPK yang membekali CPMI untuk bisa memanfaatkan dengan baik.</p>
<p>Tak hanya itu, Disnaker juga sudah meminta kepada para perusahaan agar menyalurkan CSR-nya kepada pendidikan. Sehingga nanti dialihkan ke LPK-LPK.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja, yakni Dodi Suhardiono dan Raden Rohadijanto. Serta pemateri dari Bappeda, Gatot Suwardiyono serta dari Apindo, Hari Sayogo. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98397</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disnaker Kabupaten Malang Tingkatkan Produktivitas Kaum Ibu</title>
		<link>https://memontum.com/disnaker-kabupaten-malang-tingkatkan-produktivitas-kaum-ibu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2019 08:07:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pelatihan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[RPJMD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97480-disnaker-kabupaten-malang-tingkatkan-produktivitas-kaum-ibu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Guna mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang salah satunya untuk pengentasan kemiskinan, Disnaker Kabupaten Malang menggelar pelatihan menjahit. Melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas, pelatihan ini menggandeng dua Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menjahit yakni LPK Modes Mimin di Kecamatan Singosari dan LPK Modes Kurnia di Kecamatan Karangploso.Total kegiatan ini diikuti oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Guna mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang salah satunya untuk pengentasan kemiskinan, Disnaker Kabupaten Malang menggelar pelatihan menjahit.</p>
<p>Melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas, pelatihan ini menggandeng dua Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menjahit yakni LPK Modes Mimin di Kecamatan Singosari dan LPK Modes Kurnia di Kecamatan Karangploso.Total kegiatan ini diikuti oleh 40 orang.</p>
<p>Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan dan Produktivitas, Dra Lilik Faridah menjelaskan, kegiatan ini menargetkan ibu-ibu dan pengangguran yang tujuannya untuk memberdayakan perempuan agar lebih produktif dan membantu meningkatkan perekonomian.</p>
<p>“Kami memang sengaja menargetkan pelatihan kepada ibu rumah tangga dan perempuan yang belum bekerja. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas mereka,” kata Lilik, Rabu (9/10/2019) siang.</p>
<p>Dijelaskan Lilik, pelatihan ini memberikan bekal bagi perempuan untuk bisa lebih berdikari. Sehingga mereka tetap bisa berkarya dan bisa melakukan tugas sebagai ibu rumah tangga.</p>
<p>Selama pelatihan, kata Lilik, para peserta dibekali dengan kemampuan untuk menjadi seorang penjahit profesional. Mulai dari mengukur tubuh calon customer, membuat pola, cutting hingga proses menjahit dan menjadi satu potong baju siap pakai.</p>
<p>Sebelum mengikuti pelatihan menjahit, para peserta dibekali dengan pengetahuan mengenai kewirausahaan yang disampaikan oleh Hari Sayogo dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Malang.</p>
<div id="attachment_97481" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-97481" decoding="async" class="size-full wp-image-97481" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0036-copy.jpg?resize=740%2C350&#038;ssl=1" alt="Pelaksanaan pelatihan menjahit. (ist) " width="740" height="350" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0036-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191009-WA0036-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-97481" class="wp-caption-text">Pelaksanaan pelatihan menjahit. (ist)</p></div>
<p>Dikesempatan itu, Heri berpesan, sebagai seorang wirausahawan harus memiliki sikap disiplin, terutama dalam penggunaan uang.</p>
<p>“Uang harus dipisah. Selama ini yang membuat usaha susah berkembang adalah penggunaan uang pribadi dan uang usaha yang tidak dipisah,” katanya.</p>
<p>Selain itu, imbuh Hari, seorang pengusaha harus memiliki sikap sopan santun dan apa adanya. Maksudnya adalah harus berlaku sopan kepada siapapun dan tidak memiliki sikap sombong. Selain itu juga berlaku apa adanya tidak dibuat-buat.</p>
<p>“Jadi walau sudah jadi pengusaha jangan sombong. Kalau sombong bisa jadi orang enggan mendekat. Selain itu apa adanya saja nggak perlu dibuat-dibuat. Jika tidak mengerti ngomong saja, karena ilmu bisa datang darimana saja,” tegasnya.</p>
<p>Para peserta pelatihan juga dibekali dengan pengetahuan mengenai perbankan dan keuangan. Mereka juga diberi akses mudah mendapatkan bantuan dana usaha dari Bank Jatim. Materi mengenai perbankan disampaikan Ratih Puspitasari dari Bank Jatim.</p>
<p>Sebagai informasi, kegiatan pelatihan menjahit ini dibuka pada Kamis (3/10/2019) lalu, di dua LPK yang berbeda ini akan berakhir pada Kamis (17/10/2019)mendatang, yakni di LPK Modes Mimin Singosari dan di LPK Modes Kurnia, Karangploso akan berakhir Rabu (23/10/2019) mendatang. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97480</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
