<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lewati &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lewati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Nov 2025 10:38:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lewati &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkot Malang Persempit Lajur dan Batasi Kendaraan Bertonase Besar Lewati Jembatan Embong Brantas</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-persempit-lajur-dan-batasi-kendaraan-bertonase-besar-lewati-jembatan-embong-brantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batasi]]></category>
		<category><![CDATA[bertonase]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[embong]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[lewati]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[persempit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengambil langkah tegas untuk pengaturan arus lalu lintas sementara di sekitar Jembatan Embong Brantas, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu dilakukan, menyusul ambrolnya struktur jembatan dan terjadinya tanah longsor. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa forum lalu lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mengambil langkah tegas untuk pengaturan arus lalu lintas sementara di sekitar Jembatan Embong Brantas, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu dilakukan, menyusul ambrolnya struktur jembatan dan terjadinya tanah longsor.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa forum lalu lintas langsung melakukan langkah cepat tidak lama setelah kejadian jalan ambrol. Penguatan keputusan dilakukan dalam rapat mendadak, Senin (24/11/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Forum lalu lintas tadi malam melakukan langkah cepat. Pagi ini kita rapat mendadak untuk memastikan layanan bagi masyarakat saat menggunakan badan jalan,&#8221; ujar Jaya-sapaannya.</p>



<p>Sebagai langkah awal, ujarnya, Dishub Kota Malang akan mempersempit badan jalan di atas jembatan. Jika sebelumnya tiap jalur kendaraan menggunakan dua ruas, kini hanya satu ruas yang dibuka perarah.</p>



<p>&#8220;Yang bisa kita lakukan sementara adalah mempersempit badan jalan. Dari Utara ke Selatan, maupun sebaliknya. Jika sebelumnya dua ruas, sekarang khusus di jembatan masing-masing satu ruas,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Dishub Kota Malang juga memberlakukan pembatasan kendaraan bertonase besar. Itu dilakukan, guna mencegah beban tambahan di area yang terdampak.</p>



<p>&#8220;Pembatasan kendaraan besar harus kita lakukan mulai sekarang. Kita koordinasi dengan Balau Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dishub Provinsi. Kendaraan berat kita batasi sejak Bululawang dan akses jalan tol. Kalau keluar, jangan di Pakis atau Singosari, silakan keluar lewat Madyopuro,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya Jalan Gatot Subroto yang melintas di atas Jembatan Embong Brantas berstatus jalan nasional dan merupakan jalur utama. Karena itu, penutupan total berpotensi menimbulkan masalah besar.</p>



<p>&#8220;Kalau ditutup, risikonya kepadatan sangat signifikan. Di timur ada Ki Ageng Gribig sampai Mayjend Sungkono, di barat ada Klayatan sampai Sukun. Kalau semua dialihkan ke sana bebannya berat,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk mengurangi dampak kemacetan, Dishub Kota Malang tentunya juga mengerahkan petugas lapangan dan berkoordinasi dengan kepolisian, serta instansi perhubungan di tingkat provinsi dan nasional. Dalam hal ini Jaya juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan.</p>



<p>&#8220;Kami mohon seluruh pengguna jalan untuk bersabar. Kami sudah melibatkan kepolisian, Dishub provinsi, maupun nasional untuk pengaturan di lapangan,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tonase Kendaraan Lebih 5 Ton Dilarang Lewati Jembatan Kalibiru Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/tonase-kendaraan-lebih-5-ton-dilarang-lewati-jembatan-kalibiru-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilarang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kalibiru,]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[lewati]]></category>
		<category><![CDATA[tonase]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210200</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengambil langkah tegas untuk menjaga keamanan dan keberlangsungan Jembatan Bailey Kalibiru, yang menghubungkan Dusun Darungan, Desa Pronojiwo dengan Dusun Kebonsenin, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. Diantaranya, dengan memberlakukan pembatasan tonase maksimal sebesar 5 ton. Langkah tersebut diambil, sebagai bagian upaya pencegahan terhadap kendaraan bermuatan pasir yang dapat merusak struktur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengambil langkah tegas untuk menjaga keamanan dan keberlangsungan Jembatan Bailey Kalibiru, yang menghubungkan Dusun Darungan, Desa Pronojiwo dengan Dusun Kebonsenin, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. Diantaranya, dengan memberlakukan pembatasan tonase maksimal sebesar 5 ton. Langkah tersebut diambil, sebagai bagian upaya pencegahan terhadap kendaraan bermuatan pasir yang dapat merusak struktur jembatan.</p>



<p>Jembatan Kalibiru sendiri merupakan satu dari 15 jembatan yang rusak akibat bencana banjir dan longsor pada Juli 2023. Sehingga, dibutuhkan perlindungan ekstra untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keberlangsungan fungsinya, sebagai penghubung antar wilayah.</p>



<p>&#8220;Pembatasan tonase menjadi langkah penting untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada jembatan. Dengan pembatasan ini, kendaraan yang melintas di jembatan tidak boleh melebihi beban maksimal 5 ton,&#8221; kata Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, saat acara Peresmian Jembatan Bailey Kalibiru Kabupaten Lumajang, Sabtu (01/06/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Patria juga mengungkapkan, pemerintah daerah juga telah memasang portal di kedua sisi jembatan sebagai upaya tambahan untuk mencegah kendaraan bermuatan pasir melintas. Portal tersebut memiliki ketinggian yang memadai untuk memastikan bahwa kendaraan dengan muatan berat tidak dapat melewati jembatan.</p>



<p>&#8220;Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemeliharaan dan perlindungan terhadap aset infrastruktur yang vital bagi kehidupan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa pemerintah daerah mengajak seluruh pengguna jalan untuk patuh terhadap aturan dan memahami pentingnya menjaga keamanan serta keberlangsungan jembatan. Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, diharapkan Jembatan Kalibiru dapat terus berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi mobilitas dan ekonomi masyarakat Kabupaten Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Lumajang Lewati Akhir Tahun di Goa Tetes dan Air Terjun Tumpak Sewu</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-lumajang-lewati-akhir-tahun-di-goa-tetes-dan-air-terjun-tumpak-sewu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jan 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[lewati]]></category>
		<category><![CDATA[terjun]]></category>
		<category><![CDATA[tumpak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, melibatkan diri dalam sebuah perjalanan epik ke wilayah tersembunyi Kabupaten Lumajang. Dirinya mengunjungi dua destinasi luar biasa, yakni Goa Tetes dan Air Terjun Tumpak Sewu, yang terletak di Desa Simdomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (31/12/2023) lalu. Dalam atmosfer yang sarat dengan keajaiban alam dan semerbak harumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, melibatkan diri dalam sebuah perjalanan epik ke wilayah tersembunyi Kabupaten Lumajang. Dirinya mengunjungi dua destinasi luar biasa, yakni Goa Tetes dan Air Terjun Tumpak Sewu, yang terletak di Desa Simdomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (31/12/2023) lalu.</p>



<p>Dalam atmosfer yang sarat dengan keajaiban alam dan semerbak harumnya akhir tahun, Pj Bupati Lumajang menyampaikan bahwa Kecamatan Pronojiwo adalah surga tersembunyi yang memamerkan keindahan alam tidak tertandingi. Dengan lokasinya yang berada di kaki Gunung Semeru, kecamatan tersebut menyuguhkan panorama alam yang memukau, menawarkan berbagai atraksi wisata yang dapat dinikmati oleh para pelancong.</p>



<p>&#8220;Liburan Nataru ini, saya memutuskan untuk menutup tahun dengan mengunjungi keindahan alam di Goa Tetes dan Tumpak Sewu. Airnya yang terus mengalir dari atas dan membentuk keindahan di bawahnya memikat hati masyarakat dari berbagai negara, tidak hanya Asia seperti Thailand, Malaysia dan Singapura, tetapi juga dari Eropa, seperti Belgia dan Rusia,&#8221; ujar Pj Bupati Yuyun, saat menceritakan pengalamannya ke wisata Lumajang, Selasa (02/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam momen yang luar biasa tersebut, Pj Bupati Lumajang turut didampingi oleh para pejabat. Diantaranya, Plt Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bapeda, Kepala Kesbangpol, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Desa Sidomulyo.</p>



<p>Dengan mata kekaguman, Pj Bupati Lumajang melihat kecantikan alam di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. &#8220;Ayo, mari bersama-sama meramaikan keindahan Goa Tetes di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Mari menikmati keindahan alam yang memukau dan kesejukan air yang mengalir,&#8221; ajaknya dengan semangat.</p>



<p>Sebuah perjalanan epik yang diwarnai dengan keindahan alam dan semangat akhir tahun, menyisakan kenangan manis bagi Pj Bupati Lumajang dan mengundang dunia untuk menemukan keajaiban yang terpendam di Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halau Pengguna Jalan Lewati Jembatan Putus Malang &#8211; Lumajang, Satlantas Polres Malang Beri Himbauan</title>
		<link>https://memontum.com/halau-pengguna-jalan-lewati-jembatan-putus-malang-lumajang-satlantas-polres-malang-beri-himbauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[halau]]></category>
		<category><![CDATA[Himbauan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lewati]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[putus]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Demi keselamatan masyarakat pasca putusnya jembatan di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, petugas Polres Malang langsung berjaga di sekitar lokasi. Bahkan, petugas juga memberikan imbauan di sekitar Simpang Empat Dampit, Kabupaten Malang. Di simpang empat Dampit tersebut, Personel Satlantas Polres Malang memberikan himbauan dan peringatan bagi pengguna jalan agar tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Demi keselamatan masyarakat pasca putusnya jembatan di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, petugas Polres Malang langsung berjaga di sekitar lokasi. Bahkan, petugas juga memberikan imbauan di sekitar Simpang Empat Dampit, Kabupaten Malang. Di simpang empat Dampit tersebut, Personel Satlantas Polres Malang memberikan himbauan dan peringatan bagi pengguna jalan agar tidak ke Lumajang melalui Ampelgading.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita, mengatakan bahwa seluruh pengguna jalan dan masyarakat yang menuju Lumajang melalui kawasan Ampelgading, untuk memutar haluan karena putusnya jembatan di Desa Sidorenggo. &#8220;Kami mengimbau agar tidak melintas dulu dan putar haluan karena jembatan putus. Agar masyarakat tidak putar balik terlampau jauh, kami siagakan personel di Simpang Empat Dampit,&#8221; ujar AKP Agnis.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa Simpang Empat Dampit berjarak puluhan kilometer dari jembatan putus yang masuk Desa Sidorenggo. Akses jalan dari Dampit, Tirtoyudo dan Ampelgading, merupakan jalan raya utama menuju Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten&nbsp;Lumajang.<strong>&nbsp;(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192621</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
