<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lho? &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lho/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Nov 2018 10:11:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lho? &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bapeda Kabupaten Malang Gratiskan Pajak Burung Walet, Lho?</title>
		<link>https://memontum.com/bapeda-kabupaten-malang-gratiskan-pajak-burung-walet-lho</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2018 10:11:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lho?]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=65376</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang&#8211;Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kabupaten Malang segera gratiskan pajak para pembudidaya sarang burung walet.  &#8220;Rencana ini sudah kami ajukan ke pusat, sebentar kagi sudah putusan. Jadi 2019 mendatang untuk pajak sarang burung walet sudah dihapuskan,” kata Purnadi  Kepala Bapenda Kabupaten Malang Jum&#8217;at (23/11/2018) siang. Kebijakan  tersebut sesuai Undang-undang nomor 28 tahun 2009, terkait pajak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id=":qf" class="ii gt">
<div id=":r3" class="a3s aXjCH " tabindex="-1" role="gridcell">
<div dir="auto">
<p dir="auto"><strong>Memontum Malang&#8211;</strong>Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kabupaten Malang segera gratiskan pajak para pembudidaya sarang burung walet.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto"> &#8220;Rencana ini sudah kami ajukan ke pusat, sebentar kagi sudah putusan. Jadi 2019 mendatang untuk pajak sarang burung walet sudah dihapuskan,” kata Purnadi  Kepala Bapenda Kabupaten Malang Jum&#8217;at (23/11/2018) siang.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Kebijakan  tersebut sesuai Undang-undang nomor 28 tahun 2009, terkait pajak dan retribusi.</p>
<p dir="auto">Dikatakan, potensi  sarang burung walet, bisa dikatakan semakin menurun prosentasenya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto"> “Keputusan ini sudah kami tinjau sejak 2016 hingga 2018, hasilnya sektor pajak sarang burung walet memang semakin menurun,” terangnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto"> Ditambahkan,sejauh ini di Kabupaten Malang ada  sedikitnya 6 pembudidaya sarang burung yang dipercaya memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh. Jumlah itu, dirasa sangat tidak memenuhi kriteria. Ditambah setiap tahunnya, para pembudidaya sarang burung dengan sayap runcing itu, banyak yang mengeluh kesusahan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">“Karakter burung walet kan memang tidak bisa diprediksi, mereka (walet) terkenal berkelompok, namun sewaktu-waktu sangkar tempat berlindung bisa berpindah-pindah. Belum lagi faktor lain, seperti cuaca yang juga mempengaruhi musim panen sarang burung walet tersebut. Keluhan ini kami terima langsung, dari para pembudidaya burung walet yang kami temui dilapangan,” pungkasnya. (sur/oso)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL" dir="auto">
</div>
<p class="adL">
</div>
</div>
<div id=":qw" class="hq gt a10">
<p class="hp">
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">65376</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
