<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>libur panjang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/libur-panjang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2020 10:03:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>libur panjang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perlintasan KA Jadi Perhatian Utama Arus Balik</title>
		<link>https://memontum.com/perlintasan-ka-jadi-perhatian-utama-arus-balik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2020 10:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Arus Balik]]></category>
		<category><![CDATA[libur panjang]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan KA]]></category>
		<category><![CDATA[satlantas polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126696</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Malang, menyiapkan pengamanan kepadatan arus balik pada libur panjang di dua titik. Hal itu, dimaksudkan untuk mengantisipasi kemacetan arus balik, setelah libur panjang telah usai. Kasatlantas Polres Malang, AKP Ady Nugroho, menjelaskan bahwa ada dua titik utama pengamanan arus lalu lintas yang akan difokuskan di akhir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Malang, menyiapkan pengamanan kepadatan arus balik pada libur panjang di dua titik. Hal itu, dimaksudkan untuk mengantisipasi kemacetan arus balik, setelah libur panjang telah usai.</p>
<p>Kasatlantas Polres Malang, AKP Ady Nugroho, menjelaskan bahwa ada dua titik utama pengamanan arus lalu lintas yang akan difokuskan di akhir pekan ini.</p>
<p>&#8220;Dua titik yang jadi atensi kami, yakni traffic light dan perlintasan kereta api di Karanglo, Kecamatan Singosari,&#8221; kata Kasatlantas Polres Malang, Jumat (30/10) tadi.</p>
<p>Sejumlah personel, tambahnya, akan diturunkan secara maksimal pada akhir pekan. Yaitu, pada besok dan hari Minggu. Sementara selama libur panjang ini, jumlah kendaraan yang melintas di Exit Tol Karanglo tercatat sekitar 150 hingga 200 kendaraan per menit.</p>
<p>&#8220;Dari catatan itu, masih terbilang standar. Apalagi, di durasi libur panjang ini memang sedikit ada penurunan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dari beberapa titik itu, yang tergolong rawan kedapatan arus, yakni perlintasan kereta api Karanglo dan Jurang Klampok Bantur.</p>
<p>&#8220;Untuk perlintasan kereta api Karanglo, di sisi utaranya ada penyempitan jalan sampai ke Batu. Kalau di Jurang Klampok itu, karena jembatan masih diperbaiki dan belum jadi, apalagi jalannya pun juga berbelok-belok,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126696</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Libur Panjang, Sopir Bus Diminta Sediakan Thermo Gun</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-libur-panjang-sopir-bus-diminta-sediakan-thermo-gun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 14:25:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kasat lantas]]></category>
		<category><![CDATA[libur panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal Arjosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126591</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jelang libur panjang, Sat Lantas Polresta Malang Kota dan Dishub Kota Malang sidak Terminal Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (27/10/2020) pagi. Selain memastikan melakukan pemeriksaan fungsi perlengkapan seperti wiper, rem, lampu dan juga klakson, petugas juga menghimbau kepada para sopir bus dan pengunjung untik selalu mematuhi protokol kesehatan. Kasat Lantas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jelang libur panjang, Sat Lantas Polresta Malang Kota dan Dishub Kota Malang sidak Terminal Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (27/10/2020) pagi.</p>
<p>Selain memastikan melakukan pemeriksaan fungsi perlengkapan seperti wiper, rem, lampu dan juga klakson, petugas juga menghimbau kepada para sopir bus dan pengunjung untik selalu mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p>Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution SH SIK mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemasangan stiker stiker &#8216;Ayo Pakai Masker&#8217; di tiap bus di Terminal Arjosari. Apalagi saat ini jelang libur panjang yang diperkirakan bakal banyak warga yang akan datang ke Kota Malang untuk berlibur.</p>
<p>&#8220;Kami sosialisasikan kembali pentingnya penggunaan masker. Kita bagikan masker dan pasang stiker untuk menekan penyebaran Covid-19. Pemasangan stiker ini untuk selalu mengingatkan masyarakat supaya selalu memakai masker, jaga jarak dan disiplin protokol kesehatan,&#8221; ujar AKP Rama.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, juga dilakukan Dikmas kepada kondektur dan sopir bus. &#8220;Kami ingatkan kembali supaya penumpangnya tidak full. Selain itu, saat penumpang masuk dalam bus, hendaknya disipakan thermo gun untuk mengetahui suhu tubuh penumpang. Jadi kalau bisa memiliki thermo gun, menginggatkan penumpang untuk jaga jarak dan memakai masker. Patuhi Inpres No 6 Tahun 2020,&#8221; ujar AKP Rama. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126591</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libur Cuti Bersama, Polisi Perketat Protokol Kesehatan di Pusat Keramaian</title>
		<link>https://memontum.com/libur-cuti-bersama-polisi-perketat-protokol-kesehatan-di-pusat-keramaian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 13:32:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cuti bersama]]></category>
		<category><![CDATA[libur panjang]]></category>
		<category><![CDATA[perketat protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126583</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota bakal memperketat penjagaan selama masa liburan cuti bersama selama lima hari. Diprediksi ribuan masyarakat bakal mengisi masa liburannya dentan datang ke Kota Malang. Salah satunya disiplin protokol kesehatan benar-benar diterapkan dan dijaga untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota bakal memperketat penjagaan selama masa liburan cuti bersama selama lima hari. Diprediksi ribuan masyarakat bakal mengisi masa liburannya dentan datang ke Kota Malang. Salah satunya disiplin protokol kesehatan benar-benar diterapkan dan dijaga untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19.</p>
<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permatas S Sos SIK MH, saat bertemu Memontum.com pada Selasa (27/10/2020) siang mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan porsonilnya di tempat-tempat keramaian. Selain itu operasi yustisia juga akan terus dilakukan.</p>
<p>&#8220;Anggota Polri tidak libur meskipun sudah disampaikan akan ada curi bersama selama lima hari. Kami tidak libur. Kami sudah menyiapkan personil di beberapa pos yang berada di titik keramaian masyarakat. Kami juga mengantisipasi di perbatasan yakni di Jl Adiputro dan pintu keluar Tol Madyopuro. Juga akan terus melaksanakan operasi yustisia,&#8221; ujar kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Bersiaga di tempat keramaian seperti mall, tempat wisata bahkan hotel pun akan diantisipasi untuk memastikan para penginjung mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak salah, Pak Wali Kota, sudah mengijinkan dibukanya kembali bioskop. Otomatis akan menambah warga yang berkunjung di mall. Personil akan kami tempatkan di mall-mall. Memastikan bahwa pengunjung harus cuci tangan, pakai masker dan menjaga physical distancing. Pemilik mall juga harus memastikan pengunjung dan yang berada di dalam mall mematuhi physical distancing. Termasuk penataan tempat duduk bioskop dan tempat lainnya. Selalu memberikan imbauan supaya tidak bergerombol. Tempat wisata dan hotel-hotel juga akan kami awasi untuk memastikan para pengunjung dan pengelola mematuhi protokol kesehatan,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, baik warga Kota Malang maupun yang berkunjung ke Kota Malang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Jangan bergerombol. Mari kita bersama-sama.memutus mata rantai penyebaran Covid -19,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126583</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengelola Tempat Wisata Dihimbau Terapkan Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/pengelola-tempat-wisata-dihimbau-terapkan-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2020 12:42:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[libur panjang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelola tempat wisata]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126500</guid>

					<description><![CDATA[Antisipasi Hadapi libur Panjang Memontum Malang &#8211; Rapat Koordinasi (Rakor) menjelang libur panjang di tempat-tempat wisata Kabupaten Malang, mulai digelar, Senin (26/10) tadi. Tujuannya, untuk menghimbau pengelola tempat-tempat wisata agar bisa menyiapkan SOP mengenai Protokol Kesehatan (Prokes). Rakor yang dipimpin Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, diikuti oleh Kadis Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Antisipasi Hadapi libur Panjang</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Rapat Koordinasi (Rakor) menjelang libur panjang di tempat-tempat wisata Kabupaten Malang, mulai digelar, Senin (26/10) tadi. Tujuannya, untuk menghimbau pengelola tempat-tempat wisata agar bisa menyiapkan SOP mengenai Protokol Kesehatan (Prokes).</p>
<p>Rakor yang dipimpin Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, diikuti oleh Kadis Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, Kadishub Kabupaten Malang, Lutfi Hadfie dan 83 pengelola tempat wisata yang ada di Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Sudah saya sampaikan kepada para pengelola wisata, agar bisa mempersiapkan standart Prokes selama masa masa libur panjang yang akan dimulai Rabu (28/10) besok. Pastinya, animo masyarakat pada liburan kali ini, akan besar dan para pengelola ini harus sudah benar-benar siap,&#8221; ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH.</p>
<p>Ditambahkannya, pengelola harus bisa mengupayakan mulai dari pintu masuk, untuk bilik antiseptik. Jadi, saat pengunjung mau masuk, sudah disiapkan untuk pengunjung.</p>
<p>&#8220;Untuk pintu masuk roda dua dan roda empat, harus melalui cek suhu dan penyemprotan di bilik antiseptik. Selain itu, juga harus siap untuk penataan kursi di setiap restorannya untuk diatur jaraknya juga,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Hendri menjelaskan, Polres Malang mengerahkan sekitar 150 personel, untuk ditempatkan disetiap tempat wisata. Tujuannya, agar bisa memonitoring pengunjung maupun pengelola.</p>
<p>&#8220;Di setiap tempat wisata, akan kita kasih dua personel untuk berjaga agar bisa memantau langsung para pengunjung dan pihak pengelola. Jadi, harus bisa mematuhi jam buka dan jam tutup,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kadis Pariwisata, Made Arya, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa untuk pembatasan pengunjung, dari yang sebelumnya hanya 50 persen, saat ini bisa lebih dari itu.</p>
<p>&#8220;Untuk pengunjung, sekarang maksimal bisa 75 persen. Tetaapi dengan catatan, para pengelola harus bisa melaksanakan SOP Prokes dengan benar dan ketat. Itu juga, sudah saya sampaikan ke para pengelola di rakor sebelumnya,&#8221; kata Made.</p>
<p>Ditambahkan, untuk para wisatawan, nantinya tidak akan diberi batasan untuk berkunjung ke tempat wisata yang mana. Namun, para pengelola juga harus komit dengan apa yang telah dianjurkan tadi.</p>
<p>&#8220;Kita beri kebebasan untuk semua wisatawan. Jadi, tidak kita arahkan harus ke pantai saja atau kemana,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Made menyarankan, kepada pengelola untuk mendata para pengunjung. Itu dimaksudkan, guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan nantinya.</p>
<p>&#8220;Saya himbau juga, untuk para pengelola untuk mendata semua para pengunjung yang datang. Selain itu, juga saya minta untuk pembatasan kuota juga diterapkan. Jadi, saya tidak menginginkan adanya antrian panjang,&#8221; paparnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi Zebra Semeru Sasar Titik-Titik Obyek Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-zebra-semeru-sasar-titik-titik-obyek-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2020 11:14:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[libur panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Zebra Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126486</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Operasi Zebra Semeru 2020 resmi digelar, Senin (26/10) tadi. Operasi tersebut, akan dilaksanakan selama dua pekan atau hingga 8 November 2020. Sedangkan sasaran utama dari operasi, yakni titik-titik obyek wisata, karena bersamaan dengan libur panjang. &#8220;Kita akan menyasar semua titik-titik obyek wisata. Tidak terkecuali jalan yang berpotensi rawan juga, seperti rawan macet, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Operasi Zebra Semeru 2020 resmi digelar, Senin (26/10) tadi. Operasi tersebut, akan dilaksanakan selama dua pekan atau hingga 8 November 2020. Sedangkan sasaran utama dari operasi, yakni titik-titik obyek wisata, karena bersamaan dengan libur panjang.</p>
<p>&#8220;Kita akan menyasar semua titik-titik obyek wisata. Tidak terkecuali jalan yang berpotensi rawan juga, seperti rawan macet, rawan kecelakaan dan rawan pelanggaran. Apalagi, bertepatan dengan libur panjang juga,&#8221; ujar Kasat Lantas Polres Malang, AKP Ady Nugroho.</p>
<p>Untuk personel, ujarnya, Satlantas akan mengaktifkan anggota di unit-unit pelayanan Satlantas seperti Satpas, Samsat atau unit pelayanan BPKB dan STNK. &#8220;Jadi efektif pelayanan hanya hari Senin, Selasa dan Sabtu. Untuk sisanya, kita optimalkan ke operasi Zebra Semeru 2020,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ady juga menyampaikan, akan mengurangi penindakan pelanggaran. Penindakan akan lebih difokuskan pada tindakan preventif. Sehingga akan lebih diperbanyak melakukan sosialisasi, penyuluhan dan himbauan.</p>
<p>Mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19, penegakan disiplin lalu-lintas dan protokol kesehatan akan dijalankan bersama. &#8220;Kita juga menghimbau masyarakat untuk memakai masker sesuai SOP protokol kesehatan. Itu guna mencegah penyebaran virus ini agar tidak semakin meluas,&#8221; ungkapnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126486</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama Libur Panjang Kota Malang Tetap Terima Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/selama-libur-panjang-kota-malang-tetap-terima-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 09:40:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[libur panjang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126254</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, tidak akan melakukan pembatasan wilayah selama memasuki cuti bersama atau libur panjang. Bahkan, terhadap wisatawan yang bakal ke Kota Malang, juga diberlakukan hal serupa. &#8220;Silahkan berlibur, karena memang ini seperti hari raya (libur panjangnya). Dan pasti, hari Selasa sore dan Rabu, akan menjadi puncak-puncaknya mudik. Kemudian Minggunya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, tidak akan melakukan pembatasan wilayah selama memasuki cuti bersama atau libur panjang. Bahkan, terhadap wisatawan yang bakal ke Kota Malang, juga diberlakukan hal serupa.</p>
<p>&#8220;Silahkan berlibur, karena memang ini seperti hari raya (libur panjangnya). Dan pasti, hari Selasa sore dan Rabu, akan menjadi puncak-puncaknya mudik. Kemudian Minggunya, puncaknya arus balik,&#8221; ujar Sutiaji saat diwawancarai pada Kamis (22/10) tadi.</p>
<p>Sebenarnya, tambah Sutiaji, ada saran dari epidemiologi, bahwa boleh mudik tapi tidak usah liburan. Hanya saja, untuk tempat-tempat wisata tetap dibuka.</p>
<p>&#8220;Intinya, tetap mengutamakan protokol kesehatan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Mensikapi libur panjang, Sutiaji menjelaskan, bahwa pihaknya telah meminta kepada instansi terkait, yakni Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, untuk melakukan pengecekan fasilitas. Salah satunya, standart protokol kesehatan di tiap tempat wisata dan hotel.</p>
<p>&#8220;Hal itu tetap dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid. Saya minta, prosedur untuk cuci tangan, thermogun, wajib dilakukan,&#8221; tegasnya. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126254</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
