<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lintasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lintasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jun 2025 08:52:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lintasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lintasi Titik Ikonik Kota Malang, Wali Kota Wahyu Buka Gelaran Gowes Santai dan Senam Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/lintasi-titik-ikonik-kota-malang-wali-kota-wahyu-buka-gelaran-gowes-santai-dan-senam-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[ikonik]]></category>
		<category><![CDATA[lintasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[santai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222609</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ratusan peserta gowes memadati halaman depan Balai Kota Malang untuk mengikuti gowes santai dan senam sehat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 Kota Malang, Minggu (01/06/2025) tadi. Dalam serangkaian acara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka sekaligus memberangkatkan kegiatan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ratusan peserta gowes memadati halaman depan Balai Kota Malang untuk mengikuti gowes santai dan senam sehat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 Kota Malang, Minggu (01/06/2025) tadi. Dalam serangkaian acara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka sekaligus memberangkatkan kegiatan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.</p>



<p>Di momen yang sama itu, Wali Kota Wahyu mengaku bangga dan mengapresiasi antusiasme dari warga masyarakat. Terlebih, gowes santai dan senam sehat bukan sekedar kegiatan olah raga, melainkan juga ajang mempererat kebersamaan, memperkuat gaya hidup aktif, serta menjadi wadah promosi wisata kota.</p>



<p>“Kegiatan ini menjadi momentum yang luar biasa untuk menjalin silaturahmi lintas daerah. Ini juga sekaligus memperkenalkan ikon-ikon Kota Malang kepada para tamu,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Rute gowes santai sendiri, itu mengelilingi sejumlah titik ikonik di Kota Malang, seperti Alun-Alun Tugu, Jalan Ijen dan kawasan Heritage Kayutangan. Dengan melalui sejumlah titik ikonik, para peserta juga diajak menikmati keindahan kota yang dijuluki Switzerland Van Java itu.</p>



<p>“Dengan menjelajahi ikon-ikon kota, peserta bisa merasakan langsung suasana khas Malang yang sejuk, asri, dan penuh sejarah,” tambah Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain gowes, kegiatan juga dilanjutkan dengan senam sehat bersama. Kegiatan ini, juga diikuti warga dari berbagai usia. Sehingga, menciptakan suasana yang inklusif dan lintas generasi.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menambahkan, bahwa kegiatan ini menjadi salah satu representasi pembangunan Kota Malang yang berbasis pada inklusivitas, partisipasi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini, sejalan dengan Dasa Bakti Unggulan yakni Ngalam Tahes.</p>



<p>“Semangat living city terus kami dorong dengan menciptakan ruang publik yang sehat, aman, dan produktif. Kota Malang harus menjadi tempat ideal untuk hidup dan tumbuh, baik bagi warga lokal maupun tamu dari luar kota,” tegasnya.</p>



<p>Rangkaian peringatan HUT ke-111 Kota Malang akan terus digelar sepanjang tahun. Pemerintah Kota Malang juga berkomitmen menjaga sinergi dengan berbagai elemen masyarakat demi mendukung sektor pariwisata, UMKM hingga kampanye hidup sehat.</p>



<p>“Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kolaborasi untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota yang hidup, aktif, dan bersahabat,” papar Wali Kota Wahyu. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222609</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Undang HPBI Lumajang, Pj Bupati Minta Sosialisasikan Larangan Truk Tambang Lintasi Jalan Gondoruso-Bades</title>
		<link>https://memontum.com/undang-hpbi-lumajang-pj-bupati-minta-sosialisasikan-larangan-truk-tambang-lintasi-jalan-gondoruso-bades</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gondoruso-bades]]></category>
		<category><![CDATA[larangan]]></category>
		<category><![CDATA[lintasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasikan]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<category><![CDATA[undang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengajak Himpunan Pertambangan Batuan Indonesia (HPBI) Lumajang berperan serta dalam melakukan sosialisasi kepada para truk penambang pasir agar tidak lagi melintas di ruas jalan Gondoruso &#8211; Bades Kecamatan Pasirian. Hal ini disampaikan Bunda Yuyun-sapaannya Pj Bupati Lumajang, saat audiensi dengan HPBI Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengajak Himpunan Pertambangan Batuan Indonesia (HPBI) Lumajang berperan serta dalam melakukan sosialisasi kepada para truk penambang pasir agar tidak lagi melintas di ruas jalan Gondoruso &#8211; Bades Kecamatan Pasirian. Hal ini disampaikan Bunda Yuyun-sapaannya Pj Bupati Lumajang, saat audiensi dengan HPBI Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (21/11/2024) tadi.</p>



<p>Sekedar diketahui, ruas jalan yang dimaksud tersebut, sebelumnya rusak dan kini telah rampung diperbaiki. Sehingga, para penambang pasir hanya diperbolehkan melintas di jalan khusus penambang pasir.</p>



<p>“Guna menghindari kerusakan jalan kembali, kami dari Pemkab Lumajang melalui Dinas Perhubungan dan Satpol PP juga dengan jajaran vertikal dari pihak kepolisian dan kejaksaan, akan melakukan sosialisasi kepada sopir truk pengangkut pasir agar tidak lagi melewati jalan jalan kabupaten. Karena telah tersedia jalan khusus truk pengangkut pasir, yang langsung mengarah ke jalan nasional,” kata Pj Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada HBPI Lumajang, Kepala Desa Gondoruso dan Kepala Desa Bades, yang telah ikut membantu dalam proses perbaikan ruas jalan Gondoruso &#8211; Bades. Dengan adanya penataan jalan khusus truk pasir ini, diharapkan Pemkab Lumajang dapat lebih meningkatkan PAD dan menambah kecepatan geliat ekonomi dari sektor pertambangan.</p>



<p>Sementara itu, Ketua HPBI Lumajang, Jamal Al Katiri, menyambut baik ajakan Pj Bupati Lumajang untuk melakukan sosialisasi terkait jalan khusus penambang pasir. Dirinya juga akan mengajak masyarakat sekitar, untuk turut menjaga agar jalan Gondoruso &#8211; Bades, agar tetap dalam kondisi baik sehingga dapat mempermudah akses jalan bagi masyarakat sekitar.</p>



<p>“Saat jalan tambang ini sudah dilakukan, maka dimohon peran serta masyarakat agar ikut menjaga. Semoga Pj Bupati Lumajang dapat segera meluncurkan Surat Edaran (SE) terkait sosialisasi jalan khusus penambang ini,” harapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216790</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Etape 2 Tour de Banyuwangi Ijen Dilanjutkan, Pembalap Akan Lintasi Cagar Biosfer Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/etape-2-tour-de-banyuwangi-ijen-dilanjutkan-pembalap-akan-lintasi-cagar-biosfer-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[biosfer]]></category>
		<category><![CDATA[dilanjutkan,]]></category>
		<category><![CDATA[lintasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pembalap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212125</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Balap sepeda Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) memasuki Etape 2, Selasa (23/07/2024) tadi. Dalam Start Etape 2 ini, berlokasi di Taman Nasional (TN) Alas Purwo dan akan berakhir di Kantor Pemkab Banyuwangi. Gelaran ini, akan menempuh rute sepanjang 153 kilometer (km) dan para pembalap akan menyusuri cagar biosfer dunia. TN Alas Purwo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Balap sepeda Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) memasuki Etape 2, Selasa (23/07/2024) tadi. Dalam Start Etape 2 ini, berlokasi di Taman Nasional (TN) Alas Purwo dan akan berakhir di Kantor Pemkab Banyuwangi. Gelaran ini, akan menempuh rute sepanjang 153 kilometer (km) dan para pembalap akan menyusuri cagar biosfer dunia.</p>



<p>TN Alas Purwo yang berada di sisi selatan Banyuwangi, ini merupakan tempat wisata berwawasan lingkungan yang mengutamakan konservasi alam. Taman nasional ini memiliki setidaknya 700 jenis tumbuhan, banteng, macan tutul, monyet ekor panjang, kijang, babi hutan serta 250 aves dan reptil. Kawasan ini juga memiliki banyak destinasi wisata menarik, mulai kawasan savana, pantai, gua kuno, wisata budaya, hingga hutan mangrove. Taman nasional yang menyimpan beragam situs geologi, budaya serta kekayaan hayati tersebut, telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO. Kawasan yang masuk dalam jajaran Geopark Ijen, saat ini telah resmi menjadi bagian dari Unesco Global Geopark.</p>



<p>Taman nasional ini juga merupakan kawasan hutan purba yang terbentuk dari letusan gunung api purba jutaan tahun lalu. TN Alas Purwo terbentuk dari lautan yang terangkat menjadi daratan.</p>



<p>Para pembalap yang berasal dari 13 negara memulai start dari kawasan Pantai Pancur. Pantai ini juga merupakan bagian dari situs Geopark Ijen. Pembalap nantinya juga akan melintasi situs Kawitan yang juga merupakan bagian dari situs yang sama.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain dua situs itu, TN Alas Purwo juga menyimpan banyak kekayaan alam lain. Mulai dari Pantai Plengkung, Pantai Padang Ireng, Teluk Pangpang, Savana Sadengan, Sembulungan dan Gua Istana.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa para pembalap Tour de Banyuwangi Ijen akan melintasi situs-situs Goepark Ijen yang saat ini telah masuk dalam jaringan geopark dunia UNESCO Global Geopark (UGG). &#8220;Tour de Banyuwangi Ijen kami desain memadukan antara olah raga, alam dan budaya. Di kawasan cagar biosfer ini, pembalap akan menyusuri Hutan Alas Purwo yang masih asri,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Para pembalap, lanjutnya, juga telah menyiapkan berbagai hal untuk menghadapi Etape 2. Pembalap asal New Zealand, Clark Boris dari St George Continental Cycling Team (Australia), mengatakan dirinya sudah mempersiapkan strategi dan tenaga untuk menaklukan King of Mountain Songgon di etape 2. &#8220;Saya sudah berlatih sesuai kondisi yang ada di sini (TdBI), dan saya yakin bisa kembali berada di podium. We&#8217;ll see,&#8221; ujar pembalap yang berhasil menjadi tercepat kedua di Etape 1 TdBI.</p>



<p>Pembalap lain dari Kinan Cycling Team (Jepang), Ryan Cavanagh, mengatakan bahwa dirinya hanya akan berfokus pada ketahanan tubuh dan stamina di etape-etape selanjutnya. Pembalap yang berhasil menyapu bersih kategori di Etape 1 itu, itu optimis dirinya akan kembali meraih kemenangan.</p>



<p>&#8220;Race yang ditempuh menguras tenaga, karena sangat panjang. Fokus saya sekarang adalah recovery. Saya yakin itu kunci ke depannya,&#8221; ujar Ryan. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212125</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
