<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lion Air &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lion-air/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Oct 2019 01:57:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lion Air &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polinema Tandatangani MoU Bersama Lion Air Group, Siapkan Mahasiswa Kompeten di Industri Penerbangan</title>
		<link>https://memontum.com/polinema-tandatangani-mou-bersama-lion-air-group-siapkan-mahasiswa-kompeten-di-industri-penerbangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 01:57:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Maintenance Facility]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Air]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98017-polinema-tandatangani-mou-bersama-lion-air-group-siapkan-mahasiswa-kompeten-di-industri-penerbangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) Garuda Maintenance Facility (GMF) memiliki peluang kerja yang cukup menjanjikan di industri penerbangan. Apalagi setelah Polinema melaksanakan MoU dengan pihak Lion Air Group pada Rabu (16/10/2019) siang di Gedung Pertamina. Bahkan sebelumnya, dalam acara Ceo Goes To Campus SNAP, Sharing &#38; Expressing, Edward Sirait, President Director [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) Garuda Maintenance Facility (GMF) memiliki peluang kerja yang cukup menjanjikan di industri penerbangan. Apalagi setelah Polinema melaksanakan MoU dengan pihak Lion Air Group pada Rabu (16/10/2019) siang di Gedung Pertamina.</p>
<p>Bahkan sebelumnya, dalam acara Ceo Goes To Campus SNAP, Sharing &amp; Expressing, Edward Sirait, President Director Of Lion Air Group, mengusi kuliah tamu memberikan wawasan dan mengenalkan dunia penerbangan kepada mahasiswa.</p>
<p>Menurut Edward bahwa selain MoU, pihaknya ingin memperkenalkan dunia penerbangan ke dunia kampus. &#8220;Kami memperkanlkan dunia penerbanga ke dunia kampus. Selama ini kami melihat, tidak terlalu dikenal. Jadi kadang-kadang kesempatan kerja, segala macam informasi tidak bisa bandingin. Kita juga sampaikan bahwa dunia penerbangan banyak hal baru, banyak hal yang berubah. Kami juga menyampaikan peluang kerja bahwa mahasiswa Polinema juga memiliki peluang kerja yang sangat besar di industri penerbangan,&#8221; ujar Edward.</p>
<p>Dia juga menekankan, bahwa Bahasa Inggris menjadi salah satu modal besar jika mahasiswa nantinya ingin berkecimpung di industri penerbangan.</p>
<p>&#8220;Kerjasama dengan Polinema di dunia penerbangan, sudah kami bicarakan. Contohnya jika mahasiswa mengambil jurusan Politeknik Penerbangan maka bahasa Inggrisnya harus bagus. Dia harus memiliki kompetensi dan mempersiapkan diri ke industri penerbangan. Dunia kerja di penerbangan sangat terbuka lebar. Kami punya rencana, jika tidak ada kendala pembangunan, masih butuh 8000 orang lagi dibagian teknisi pada Tahun 2025,&#8221; ujar Edward.</p>
<p>Edward juga memberikan wawasan bahwa dunia kerja penerbangan tidak hanya di Indonesia. Bahkan dia menyebut bahwa peluang kerja di Timur Tengah juga sangat besar.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98018" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191016-WA0119-copy.jpg?resize=740%2C345&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="345" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191016-WA0119-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191016-WA0119-copy.jpg?resize=300%2C140&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191016-WA0119-copy.jpg?resize=600%2C280&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191016-WA0119-copy.jpg?resize=200%2C93&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Peluang kerja penerbangan di negara lain juga besar. Misalkan di Timur Tengah yang membutuhkan ribuan mekanik. Tapi mereka tidak menerima Fresh Graduate, minimal pengalaman 4 sampai 5 tahun kerja,&#8221; ujar Edward.</p>
<p>Pihaknya menekankan sekali lagi, bahwa selain berkompeten dalam ilmu, mahasiswa juga harus memiliki disiplin tinggi jika ingin masuk dunia penerbangan.</p>
<p>&#8220;Sekali lagi kalau mau kerja di penrbangan harus bisa bahasa Inggris. Selain itu juga harus memiliki kedisplinan, karena ini menyangkut teknologi tinggi jadi tidak boleh sembarangan,&#8221; ujar Edward.</p>
<p>Direktur Polinema Drs Awan Setiawan MMTMM, bahwa MoU Polinema dengan Lion Air adalah langkah kongkrit dalam konteibusi di dunia penerbangan.</p>
<p>&#8220;Ada beberapa point, terkait kelas kemitraan, PKL mahasiswa, join riset, dan juga dosen-dosen kami yang melakukan magang sehingga saat mengajar mengetahui kondisi terakhir perkembangan dunia aviasi seperti apa,&#8221; ujar Awan.</p>
<p>Dia juga mengatakan bahwa peluang kerja di dunia penerbangan masih terbuka. Apalagi lulusan GMF Polinema yang memiliki kompetensi dan dipersiapkan dengan baik untuk terjun dindustri penerbangan.</p>
<p>&#8220;Lulusan GMF Polinema konsentrasi Electronik Aviation (EA) dan Airframe Powerplant (AP) tidak hanya.mendapat ijazah saja melainkan juga surat keterangan kompetensi. Mahasiswa EA akan mendapat tiga setifita A1, A2 dan A4, sedangkan yang teknik mesin ada 2 sertifikat. Itu adalah bukti mereka sudah berkompeten dan siap memasuki dunia kerja di industri penerbangan,&#8221; ujar Awan. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98017</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Korban Pesawat Lion Air Asal Sukodono, Berharap Bisa Berkumpul Putrinya</title>
		<link>https://memontum.com/keluarga-korban-pesawat-lion-air-asal-sukodono-berharap-bisa-berkumpul-putrinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2018 13:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62355-keluarga-korban-pesawat-lion-air-asal-sukodono-berharap-bisa-berkumpul-putrinya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta &#8211; Pangkalpinang asal Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo masih berharap Jannatun Cintya Dewi (24) masih bisa berkumpul bersama keluarga di Sidoarjo. Alumnus ITS ini merupakan salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610. Akan tetapi, jika Alumnus SMA Negeri 1 Sidoarjo ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta  &#8211; Pangkalpinang asal Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo masih berharap Jannatun Cintya Dewi (24) masih bisa berkumpul bersama keluarga di Sidoarjo. Alumnus ITS ini merupakan salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610. Akan tetapi, jika Alumnus SMA Negeri 1 Sidoarjo ini, tak terselamatkan dalam musibah itu, pihak keluarga mengikhlaskannya.</p>
<p>&#8220;Kakak saya (Jannatun) adalah staf Kementerian ESDM di Jakarta. Kakak perjalanan menuju Pangkalpinang karena sedang menjalankan tugas dari kantornya,&#8221; terang adik kandung korban, Nadzir Ahmad Firdaus di rumah duka, Rabu (31/10/2018).</p>
<p>Lebih jauh, pemuda berusia 17 tahun ini menceritakan seusai mendengar berita jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dari televisi, keluarganya langsung syok berat dan merasa lemas. Menurutnya, saat ini kedua orangtuanya sudah berangkat ke Jakarta untuk mencari kepastian kabar tentang kakak kandungnya itu.</p>
<p>&#8220;Kami tetap berharap ada keajaiban dari peristiwa itu. Insyaalllah kakak masih hidup. Tapi kalau umurnya sudah sampai disitu, keluarga kami sudah menerima takdir itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, diketahui Jannatun Cintya Dewi  (24) merupakan anak pertama pasangan suami istri (pasutri) Bambang Supriyadi (48) dan Ny Surtiyem (45) warga RT 01, RW 01, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya, kakak setiap hari libur selalu pulang ke rumah. Bahkan pada Minggu malam sebelumnya, masih chatting melalui WA. Kakak terakhir juga meminta saya untuk terus meningkatkan belajar agar menjadi pelajar yang berprestasi,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62355</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Oeang, Pegawai Bea Cukai dan Pajak Doa Bersama untuk Korban Lion Air</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-oeang-pegawai-bea-cukai-dan-pajak-doa-bersama-untuk-korban-lion-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2018 17:04:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Doa Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Oeang]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=62216</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ratusan pegawai dan staf Dirjen Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar doa bersama atas tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Karawang kemarin. Doa bersama yang diikuti para pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim II dan Kanwil Bea dan Cukai Jatim I ini digelar di Aula Kanwil DJP Jatim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ratusan pegawai dan staf Dirjen Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar doa bersama atas tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Karawang kemarin. Doa bersama yang diikuti para pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim II dan Kanwil Bea dan Cukai Jatim I ini digelar di Aula Kanwil DJP Jatim II bersamaan peringatan Hari Oeang ke 72.</p>
<p>Dalam doa bersama itu, para pegawai ini menggunakan pita hitam di pundak kirinya. Mereka tampak khusuk dan khidmat dalam berdoa itu. Lantaran dalam peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air ini teecatat ada 21pegawai Kemenkeu. Mereka berasal dari Kantor Bea dan Cukai, DJP, DJKN, Kantor Perbendaharaan, KPKNL dan KPPIK BMN.</p>
<p>&#8220;Doa bersama ini sebagai wujud duka mendalam, empati dan penghormatan pada rekan-rekan kami yang kebetulan menjadi korban dalam musibah Lion Air,&#8221; terang Ketua Panitia Hari Oeang, </p>
<p>Vita Budhi Sulistyo kepada Memo X, Selasa (30/10/2018).</p>
<p>Lebih jauh, Budi yang juga menjabat Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea dan Cukai Jatim I ini menguraikan jika peringatan Hari Oeang merupakan acara penguatan sinergi antar seluruh keluarga dan jajaran pegawai Kementerian Keuangan Jatim. Akan tetapi, sebagian acaranya dibatalkan lantaran harus berkabung itu.</p>
<p>&#8220;Makanya kami menyesuaikan suasana duka dengan memanjatkan doa bersama ini. Khususnya yanc tugas di Pangkal Pinang,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sejumlah acara yang dibatalkan dalam peringatan Hari Oeang itu diantaranya Ketoprak Humor, Pelayanan Bersama Klik, dan Kapal Patroli Bea Cukai. Namun upacara Hari Oeang dan Pembagian Hadiah dan Piala Olahraga tetap digelar seusai doa bersama.</p>
<p>&#8220;Penyelenggaraan kami tunda sampai 2 minggu. Ini sesuai petunjuk pimpinan Kemenkeu Jatim dan ibu Menteri Keuangan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Budhi memastikan jika sejumlah kantor Kementerian Keuangan lainnya juga menggelar doa bersama mulai kemarin, Senin (29/10/2018) hingga Selasa (30/10/2018). Hanya saja waktu pelaksanaannya berbeda-beda.</p>
<p>&#8220;Kami pastikan acara yang ditunda bakal digelar sesuai hasil rapat jajaran panitia,&#8221; pungkasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62216</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Probolinggo Kota, Pimpin Doa Bersama Bagi Penumpang Lion Air JT 601</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-probolinggo-kota-pimpin-doa-bersama-bagi-penumpang-lion-air-jt-601</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2018 12:52:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Doa Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Air]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=62161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kapolres Probolinggo Kota,AKBP Alfian Nurrizal menggelar doa bersama untuk para korban pesawat pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat,Selasa (30/10/2018). Doa bersama tersebut dilakukan usai memimpin gelar Apel Pasukan Ops Zebra tahun 2018 di Halaman Mapolres Probolinggo Kota. Doa bersama diawali dengan membaca Asmaul Husnah serta shalawat Nabi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kapolres Probolinggo Kota,AKBP Alfian Nurrizal menggelar doa bersama untuk para korban pesawat pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat,Selasa (30/10/2018).</p>
<p>Doa bersama tersebut dilakukan usai memimpin gelar Apel Pasukan Ops Zebra tahun 2018 di Halaman Mapolres Probolinggo Kota. Doa bersama diawali dengan membaca Asmaul Husnah serta shalawat Nabi. </p>
<p>Kapolres Probolinggo Kota,AKBP.Alfian Nurrizal mengungkapkan duka citanya yang mendalam atas tragedi ini dan berdoa yang terbaik untuk para awak dan penumpang. </p>
<p>&#8220;Doa ini sebagai bentuk duka cita kami yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air. Semoga awak dan penumpang pesawat Lion Air rute Jakarta &#8211; Pangkal Pinang dalam lindungan Allah, dan diberikan yang terbaik oleh Allah,&#8221; doa Kapolres</p>
<p>Alfian juga meminta kepada semua warga  untuk turut mendoakan kebaikan atas musibah ini. &#8220;Semoga, semua diberi kemudahan dalam penanganan tragedi ini,&#8221; katanya </p>
<p>Dalam kesempatan itu,Alfian juga menyampaikan agar dunia penerbangan nasional tetap berjalan lancar pasca kejadian ini. Termasuk rute yang melayani Banyuwangi maupun Bali. </p>
<p>&#8220;Dalam satu hari, ada puluhan penerbangan  menuju wilayah Timur seperti Banyuwangi maupun Bali. Kita harapkan semua tetap berjalan baik,&#8221; pungkasnya </p>
<p>Sebagaimana informasi, pesawat Lion Air JT610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.Hingga kini pencarian korban pesawat pagi rute Jakarta &#8211; Pangkal ini masih terus dilakukan.<strong>(geo/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62161</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
