<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>LIPI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lipi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2020 03:55:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>LIPI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>LIPI Serahkan Bantuan 3000 Bibit Unggul ke Poktan Sendangrejo</title>
		<link>https://memontum.com/lipi-serahkan-bantuan-3000-bibit-unggul-ke-poktan-sendangrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2018 13:11:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit Unggul]]></category>
		<category><![CDATA[LIPI]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50823-lipi-serahkan-bantuan-3000-bibit-unggul-ke-poktan-sendangrejo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyerahkan, 3000 bibit unggulan ke kelompok tani di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. 3000 bibit tersebut terdiri dari 1000 bibit jati tetraploid, 1000 bibit durian montong, 1000 bibit mangga arum manis, manalagi, dan kunci. Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr. Ir. Witcaksono, mengatakan pemberian 3000 bibit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyerahkan, 3000 bibit unggulan ke kelompok tani di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. 3000 bibit tersebut terdiri dari 1000 bibit jati tetraploid, 1000 bibit durian montong, 1000 bibit mangga arum manis, manalagi, dan kunci.</p>
<p>Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr. Ir. Witcaksono, mengatakan pemberian 3000 bibit unggulan yang dibawa oleh LIPI tersebut, merupakan hasil kerjasama dengan Anggota Komisi VII DPR- RI H. Nasyirul Falah Amru. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2018/08/IMG-20180808-WA0004-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-11116" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Ini untuk deseminasi IPTEK di daerah, dengan memperkenalkan IPTEK dari LIPI, supaya bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing bangsa,” katanya.</p>
<p>Menurut Witcaksono, jati tetraploid yang dibawa LIPI tersebut memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri dibandingkan jenis jati lain. Satu di antaranya, lebih tahan kering dari pada jati normal pada umumnya. </p>
<p>“Jati tetraploid ini menginduksi ploidi-ploidi dengan cara kimia dengan teknik kultur jaringan dan hasilnya sudah diteliti di tingkat bibit,” terangnya.</p>
<p>Tak hanya itu, sambung Witcaksono, jati ini juga lebih tumbuh dan lurus dan memiliki ranting yang lebih kecil. </p>
<p>“Dalam waktu 7 -10 tahun sudah bisa sampai diameter 25 centimeter,” ucapnya. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50823</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Produksi, LIPI dan DPR RI ajak Petani Sidoarjo Produksi Pupuk Organik</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-produksi-lipi-dan-dpr-ri-ajak-petani-sidoarjo-produksi-pupuk-organik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2018 14:54:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[LIPI]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk organik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/29184-tingkatkan-produksi-lipi-dan-dpr-ri-ajak-petani-sidoarjo-produksi-pupuk-organik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Komisi VII DPR RI mengajak seluruh petani Sidoarjo untuk memproduksi pupuk secara mandiri. Yakni dengan memproduksi pupuk organik cair dengan alat produksi pupuk organik temuan LIPI. Alasannya, selain dapat menghemat biaya, pupuk cair organik hasil temuan LIPI ini juga dapat meningkatkan hasil produksi (panen) antara 30 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Komisi VII DPR RI mengajak seluruh petani Sidoarjo untuk memproduksi pupuk secara mandiri. Yakni dengan memproduksi pupuk organik cair dengan alat produksi pupuk organik temuan LIPI. Alasannya, selain dapat menghemat biaya, pupuk cair organik hasil temuan LIPI ini juga dapat meningkatkan hasil produksi (panen) antara 30 sampai 50 persen dari hasil produksi sebelumnya.</p>
<p>Ajakan itu disampaikan Kepala LIPI, Bambang Subiyanto dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam Ali saat acara Diseminasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan tema Pemanfaatan dan Penerapan Iptek Untuk di Daerah di Kantor Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo bersama ratusan petani asal Kecamatan Porong, Rabu (28/2/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180228-WA0058-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-29185" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180228-WA0058-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180228-WA0058-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180228-WA0058-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180228-WA0058-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Alat produksi pupuk organik yang menghasil pupuk organik cair temuan LIPI ini sudah terbukti di seluruh Indonesia minus Papua. Contohnya di Ngawi dan Banyuwangi. Di kedua wilayah ini setelah menggunakan pupuk cair produksi LIPI hasil panen padi yang sebelumnya 8 ton per hektar meningkat jadi 12 ton per hektar. Ini tidak hanya untuk tanaman padi tapi juga bisa buat melon, semangka, tomat atau buah lainnya,&#8221; terang Kepala LIPI, Bambang Subiyanto kepada Memo X (Grup Memontum.com), Rabu (28/2/2018).</p>
<p>Oleh karenanya, LIPI memberikan bantuan alat produksi pupuk organik seharga Rp 10 juta itu untuk Desa Lajuk, Kecamatan Porong. Sedangkan komposisi penggunaan pupuk cair itu 50 persen dari kebutuhan tanam. Sisa separonya memakai pupuk kimia. </p>
<p>&#8220;Tujuan kami agar petani bisa memproduksi pupuk sendiri. Biayanya lebih mudah dan murah serta bisa lebih menguntungkan petani yang selama ini kurang beruntung,&#8221; imbuh pria asli Sukodono, Sidoarjo ini.</p>
<p>Usai memberikan alat produksi pupuk organik itu, lanjut Bambang tim LIPI juga diajari cara membuatnya. Hal inj agar selanjutnya ditularkan ke petani lainnya. Bahan bakunya untuk membuat pupuk organik cair itu ada di sekitar petani. Diantaranya kelapa muda, kecambah (tauge), telor, tetes,  dedak dan ditambah organik mikroba dari LIPI.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>LIPI dan Komisi VII DPR RI Beri Bantuan Bibit 2000 Tanaman Produktif</title>
		<link>https://memontum.com/lipi-dan-komisi-vii-dpr-ri-beri-bantuan-bibit-2000-tanaman-produktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2017 12:05:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[LIPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/8862-lipi-dan-komisi-vii-dpr-ri-beri-bantuan-bibit-2000-tanaman-produktif</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Komisi VII DPR RI memberikan bantuan 2.000 bibit tanaman produktif berupa bibit mangga dan bibit jambu air jumbo, Senin (27/11/2017). Bantuan yang diserahkan secara simbolis di Kantor Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo itu, rencananya bakal dibagi untuk 24 desa yang ada di Kecamatan Candi. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Komisi VII DPR RI memberikan bantuan 2.000 bibit tanaman produktif berupa bibit mangga dan bibit jambu air jumbo, Senin (27/11/2017). Bantuan yang diserahkan secara simbolis di Kantor Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo itu, rencananya bakal dibagi untuk 24 desa yang ada di Kecamatan Candi.</p>
<p>Selain diberi bibit tanaman produktif, LIPI dan Komisi VII DPR RI juga memberikan pelatihan. Pesertanya adalah kalangan Kepala Desa (Kades), Sekretaris Desa (Sekdes) serta para pendamping desa se Kecamatan Candi. Pelatihan sehari itu dikemas dalam acara Desiminasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dengan tema ’Pengenalan Konservasi dan Pembangunan Potensi Daerah’.</p>
<div id="attachment_1904" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1904" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171127_105008-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="BANTUAN:  Perwakilan LIPI, Agus Hariyono dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam Ali memberikan bantuan 2.000 bibit mangga dan jambu air jumbo di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Senin (27/11/2017)." width="650" height="366" class="size-full wp-image-8864" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171127_105008-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171127_105008-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171127_105008-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/20171127_105008-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1904" class="wp-caption-text"><em><strong>BANTUAN:</strong>  Perwakilan LIPI, Agus Hariyono dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam Ali memberikan bantuan 2.000 bibit mangga dan jambu air jumbo di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Senin (27/11/2017).</em></p></div>
<p>&#8220;Bantuan bibit ini dari Balai Konservasi Tumbuhab Kebun Raya Purwodadi dan Kebun Raya Bogor. Ini bukti LIPI yang difasilitasi Komisi VII DPR RI bisa merealisasikan hasil penelitian untuk pengembangan masyarakat desa. Seperti acara di Desa Kedungpeluk, Kabupaten Lamongan dan Pare-Pare,&#8221; terang Kepala Penelitian Bidang Kimia LIPI, Agus Hariyono kepada Memo X (Grup Memontum.com), Senin (27/11/2017).</p>
<p>Menurut pria asal Desa Pepelegi, Kecamatan Waru ini meminta paska bantuan diserahkan harus dijaga dan dipelihara. Selain itu, harus ada timbal baliknya. Yakni jika ada kendala perkembangan tanaman dan hasil testimoni tanaman dan pupuk ada kendala, harus disampaikan dan dilaporkan ke LIPI, Bogor.</p>
<p>&#8220;Kami selalu berusaha menghasilkan penelitian tepat guna. Kalau misalnya ibu-ibu ingin produksi mie dari singkong atau bikin alat terapi silahkan disampaikan ke Komisi VII DPR RI. Pasti akan kami tindak lanjuti. Bukan hanya berupa bantuan bibit yang kami siapkan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam Ali menguraikan acara ini tujuan bersamanya untuk mensejahterakan dan membangun masyarajat desa. Oleh karenanya, Komisi VII DPR RI menggandeng LIPI sebagai mitra. Meski statusnya lembaga non departemen (pemetintah). Termasuk beberapa lembaga penelitian lainnya termasuk LAPAN.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8862</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
