<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>living &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/living/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jul 2025 13:55:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>living &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dukung RPJMD Kota Malang, Fraksi Nasdem-PSI Tekankan Frugal Living dan PAD yang Progresif</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-rpjmd-kota-malang-fraksi-nasdem-psi-tekankan-frugal-living-dan-pad-yang-progresif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi]]></category>
		<category><![CDATA[frugal]]></category>
		<category><![CDATA[living]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nasdem-psi]]></category>
		<category><![CDATA[progresif]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223824</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasca Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, Fraksi Nasdem-PSI DPRD Kota Malang menyampaikan konferensi pers terkait dukungannya. Namun, dengan catatan penting yang menyoroti semangat efisiensi birokrasi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketua Fraksi Nasdem-PSI, Dito Arif Nurakhmadi, mengatakan bahwa pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasca Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, Fraksi Nasdem-PSI DPRD Kota Malang menyampaikan konferensi pers terkait dukungannya. Namun, dengan catatan penting yang menyoroti semangat efisiensi birokrasi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>



<p>Ketua Fraksi Nasdem-PSI, Dito Arif Nurakhmadi, mengatakan bahwa pihaknya memandang RPJMD tersebut sebagai wujud konkret dari visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, yang diusung oleh partainya. Menurutnya, nilai perjuangan dari Partai Nasdem dan PSI telah tertuang dalam dokumen perencanaan tersebut.</p>



<p>“Visi-misi yang kami titipkan dalam proses pengusungan Wahyu dan Ali harus benar-benar dikolaborasikan dalam program-program pembangunan. Dalam kajian kami, narasi RPJMD ini sudah sangat luar biasa, baik dari sisi kebijakan, program maupun target-target yang dicanangkan,” kata Dito, saat konferensi pers bersama media, Kamis (10/07/2025) tadi.</p>



<p>Namun demikian, Fraksi Nasdem-PSI memberikan catatan khusus terkait kemampuan keuangan daerah. Dito menilai bahwa struktur APBD Kota Malang belum sepenuhnya optimal untuk menopang target besar dalam RPJMD.</p>



<p>“Kami meyakini APBD Kota Malang bisa mencapai lebih dari Rp 3 triliun. Ini realistis dan bukan halusinasi, apalagi jika potensi PAD digali secara progresif dan produktif,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini Fraksi Nasdem-PSI juga menekankan pentingnya konsep frugal living dalam birokrasi, yakni belanja yang hemat namun berorientasi hasil. Mereka juga mendorong pendekatan reinventing government untuk menciptakan layanan publik yang optimal.</p>



<p>Lebih lanjut fraksi Nasdem-PSI juga menegaskan, pentingnya memasukkan lima program unggulan yang sebelumnya menjadi janji kampanye kepala daerah ke dalam dokumen RPJMD. Diantaranya, pemberian insentif Rp 50 juta per RT, beasiswa pendidikan gratis, seragam sekolah gratis, penyelenggaraan 1.000 event di Kota Malang dan penyelesaian persoalan seperti banjir, kemacetan hingga parkir.</p>



<p>“Tanggung jawab kami tidak hanya berhenti pada persetujuan dokumen ini. Kami akan mengawal implementasinya dalam RKPD dan Renja OPD secara berkelanjutan,” tegas Dito.</p>



<p>Fraksi NasDem-PSI juga menyampaikan pandangan, bahwa Kota Malang memiliki potensi besar dalam meningkatkan PAD. Seperti pengelolaan pajak hiburan, optimalisasi aset pemda, kerja sama pengelolaan parkir hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif.</p>



<p>“Kota Malang adalah kota kedua terbesar setelah Surabaya yang terus tumbuh, dengan daya tarik investasi yang besar. Sudah saatnya kita mandiri secara fiskal, tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat,” imbuh Dito. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223824</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Sampah Plastik, Pemkab Banyuwangi dan Living Lab Uji Coba Penggunaan Kemasan Daur Ulang</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-sampah-plastik-pemkab-banyuwangi-dan-living-lab-uji-coba-penggunaan-kemasan-daur-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kemasan,]]></category>
		<category><![CDATA[living]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205086</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Pusat Pencegahan Polusi Plastik (Living Lab) melakukan uji coba penjualan Sembako dalam sebuah kemasan daur ulang (reusable) di warung rakyat. Program ini, merupakan kerja sama Pemkab dengan Pusat Pencegahan Polusi Plastik Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), bersama para peneliti yang tergabung dalam Program Plastics in Indonesian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Pusat Pencegahan Polusi Plastik (Living Lab) melakukan uji coba penjualan Sembako dalam sebuah kemasan daur ulang (reusable) di warung rakyat. Program ini, merupakan kerja sama Pemkab dengan Pusat Pencegahan Polusi Plastik Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), bersama para peneliti yang tergabung dalam Program Plastics in Indonesian Society (Pisces) yang diawaki oleh Profesor Susan Jobling dari Brunel University London.</p>



<p>Uji coba penggunaan kemasan daur ulang untuk produk-produk Sembako di warung-warung itu, disebut Program &#8216;Pisces Relay&#8217;. Untuk awal, terdapat enam warung kelontong di Kecamatan Banyuwangi dan Rogojampi, yang dilibatkan dalam program ini.</p>



<p>&#8220;Program ini sebagai upaya mengurangi dan penanganan plastik sekali pakai (single-use plastic). Sejumlah warung dipasok Sembako, yang telah kita kemas dalam wadah yang bisa didaur ulang. Diharapkan, program ini akan mengurangi sampah plastik,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin (11/03/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, Pemkab akan terus mendorong penanganan sampah dari hulu ke hilir. Mulai dari pengurangan sampah, khususnya sampah plastik hingga kebijakan mendaur ulang sampah. Apalagi, Banyuwangi kini memiliki 19 tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) berbasis desa. Selain TPS3R Muncar yang menjadi pengolahan sampah 3R terbaik nasional, juga ada TPS Balak di Kecamatan Songgon yang berkapasitas 84 ton sampah per hari.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam program ini, Pisces Relay bekerjasama dengan perusahaan penyedia layanan reusable packaging (Enviu). Pisces menitipkan Sembako, seperti beras, kecap, minyak goreng dan aneka bumbu siap saji dalam kemasan reuseable yang ramah lingkungan di warung-warung.</p>



<p>Misal beras, ditempatkan di wadah plastik, kecap ditempatkan di botol khusus. Begitupun bumbu siap saji, kemasannya bisa ditukar ulang kalau akan membeli kembali.</p>



<p>“Proyek ini diharapakan bisa menciptakan solusi baru pengurangan plastik sekali pakai melalui perubahan pada hulu hingga hilir. Mulai produsen, pengecer, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya,” kata Professor Jobling.</p>



<p>Para pembeli bisa menukarkan kembali kemasan Sembako yang telah dipakai, untuk membeli produk yang sama di toko tersebut. “Kolaborasi ini melibatkan banyak pihak mulai dari pemerintah, akademisi, industri, komunitas dan masyarakat. Tujuan kami bukan hanya untuk mengurangi limbah plastik tetapi untuk meletakkan dasar bagi ekonomi sirkular,&#8221; ungkap Jobling. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205086</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
