<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lomba &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lomba/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Aug 2023 11:17:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lomba &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lomba Pocil Polres Trenggalek, Kecamatan Suruh Berhasil Jadi Juara I</title>
		<link>https://memontum.com/lomba-pocil-polres-trenggalek-kecamatan-suruh-berhasil-jadi-juara-i</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Pocil]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[suruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dalam rangka menyambut HUT Ke-78 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polres Trenggalek menggelar lomba Polisi Cilik atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pocil. Lomba yang digelar di GOR Gajah Putih, Kabupaten Trenggalek, ini diikuti oleh sedikitnya 12 tim yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan dan setiap peleton terdiri dari 31 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Dalam rangka menyambut HUT Ke-78 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polres Trenggalek menggelar lomba Polisi Cilik atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pocil. Lomba yang digelar di GOR Gajah Putih, Kabupaten Trenggalek, ini diikuti oleh sedikitnya 12 tim yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan dan setiap peleton terdiri dari 31 orang.</p>



<p>Lomba Pocil itu sendiri, diselenggarakan selama sehari penuh dengan indikator penilaian meliputi ketepatan gerakan PBB, gerakan variasi, kerapian, kekompakan, estetika, penguasaan lapangan, kreativitas, senam pengaturan lalu lintas, keseragaman pakaian hingga sikap dan tampang. Sedangkan, tim juri merupakan gabungan dari lintas instansi antara lain Satlantas Polres Trenggalek, Dinas Perhubungan dan Disdikpora Kabupaten Trenggalek yang memang memiliki kompetensi sesuai indikator penilaian.</p>



<p>&#8220;Para peserta merupakan pelajar tingkat SD/MI di Kabupaten Trenggalek,&#8221; kata Kapolres Trenggalek, AKBP Gatut Bowo Supriyono melalui Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Yudhiyono, Kamis (03/08/2023) siang.</p>



<p>Seperti yang terlihat di lokasi, paparnya, peserta benar-benar memanfaatkan lomba ini sebagai ajang adu kreativitas baris-berbaris. Gerakan yang patah-patah dan kekompakan setiap pergerakan, mampu menghipnotis penonton yang memadati GOR Gajah Putih.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah kita sudah menemukan juaranya. Dari penilaian berbagai indikator, tim juri memutuskan perwakilan dari Kecamatan Suruh sebagai juara pertama. Sedangkan juara kedua diraih perwakilan Kecamatan Karangan dan tempat ketiga adalah perwakilan dari Kecamatan Trenggalek,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Tidak lupa, Kasatlantas Polres Trenggalek ini juga menyerahkan langsung tropi dan hadiah kepada para pemenang. “Selamat kepada para juara. Saya harap terus meningkatkan prestasinya. Dan yang belum beruntung, terus semangat berlatih untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi,&#8221; kata AKP Yudhiyono.</p>



<p>Bagi Juara I, selain menerima tropy dan hadiah, akan mendapatkan pelatihan khusus dan dikirimkan mewakili Polres Trenggalek dalam ajang lomba Pocil tingkat Polda Jatim. Dirinya juga menuturkan, kegiatan Polisi Cilik merupakan wujud pembinaan terhadap generasi muda yang harus dikenalkan pada aturan berlalu lintas.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini salah satu bentuk kepedulian dan pembinaan kita terhadap generasi muda. Tujuannya, untuk memperkenalkan aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas terhadap anak-anak usia dini,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Trenggalek juga menerangkan, kegiatan Polisi Cilik juga diharapkan dapat melatih keterampilan para peserta. Mereka diharapkan dapat memiliki pengetahuan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.</p>



<p>&#8220;Semoga kegiatan ini betul-betul terbawa sampai dewasa, termasuk ajang untuk membina keterampilan dan jiwa kepempimpinan yang baik dan mengisi kegiatan positif ke depannya,&#8221; imbuh AKP Yudhiyono.</p>



<p>Dalam lomba itu, keluar sebagai Juara I adalah dari Kecamatan Suruh, Juara II dari Kecamatan Karangan dan Juara III dari Kecamatan Trenggalek. Sementara untuk Juara Harapan I dari Kecamatan Durenan, Harapan II dari Kecamatan Pogalan, Harapan III dari Kecamatan Bendungan. Kategori Tertangguh, Kecamatan Pule, Kategori Tersemangat, Kecamatan Munjungan, Kategori Terkompak, Kecamatan Watulimo, Kategori Terinovatif, Kecamatan Gandusari, Kategori Terdisiplin, Kecamatan Kampak. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang hingga Sekda Lomba Olahan Ikan dan Kampanye Konsumsi Pangan Non Beras Non Terigu</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-hingga-sekda-lomba-olahan-ikan-dan-kampanye-konsumsi-pangan-non-beras-non-terigu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[ikan,]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[olahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda]]></category>
		<category><![CDATA[terigu]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194782</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, menggelar lomba diversifikasi olahan ikan dan kampanye konsumsi pangan non beras non terigu tahun 2023 di Halaman Mini Block Office, Balai Kota Malang, Rabu (02/08/2023) pagi. Dalam gelaran tersebut, turut hadir Wali Kota Malang, Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Sekda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, menggelar lomba diversifikasi olahan ikan dan kampanye konsumsi pangan non beras non terigu tahun 2023 di Halaman Mini Block Office, Balai Kota Malang, Rabu (02/08/2023) pagi.</p>



<p>Dalam gelaran tersebut, turut hadir Wali Kota Malang, Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, Ketua I TP PKK Kota Malang, Elly Jarwoko, Kepala Perangkat Daerah Pemkot Malang dan seluruh anggota kader PKK di kelurahan Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa gelaran tersebut dilakukan untuk memberikan inovasi dan kreasi dalam mengolah makanan non beras dan non terigu. Agar, dapat memberikan daya tarik bagi anak dan kebutuhan gizi nantinya dapat tercukupi dengan baik.</p>



<p>“Karena banyak kemarin saya jumpai kasus di dua kelurahan. Itu rata-rata anak-anaknya tidak mau makan nasi, sehingga karbohidratnya kurang. Nah ini makanya harus ada inovasi dan kreasi dari ibu-ibu, plus juga ada kasus anak-anak yang tidak suka makan ikan. Mungkin karena bau amisnya atau yang lain. Di sini juga kita menghindari ketergantungan kita terhadap beras,” jelas Wali Kota Sutiaji, seusai mengikuit kegiatan tersebut.</p>



<p>Melalui kegiatan tersebut, menurutnya gemar makan ikan juga dikuatkan. Sehingga, diharapkan nantinya kesehatan Balita dan kesehatan orang dewasa semakin meningkat. Selain itu, juga sebagai bentuk kesiapan dan bentuk antisipasi terhadap fenomena El Nino.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>“Jadi karena kita ada krisis energi yang berpengaruh terhadap beberapa produk yang selama ini konsentrasinya hanya terfokus pada sumber karbohidrat (beras). Ternyata gaplek (olahan dari singkong) itu juga enak dan non beras non terigu itu rasanya hampir sama dengan beras,” lanjutnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga mengikuti lomba memasak dengan olahan ikan. Menurutnya, dalam memasak bukan hanya kewajiban para ibu-ibu, namun urusan bersama. Sehingga harus saling bantu membantu satu sama lain.</p>



<p>“Jadi ini supaya bapak-bapak mengerti bahwa menyajikan makanan itu perlu waktu, susah payah sebetulnya. Harapannya jangan nanti dikit-dikit kita beli makanan. Takutnya kalau ada tambahan pengawet yang membuat tidak sehat. Boleh, akan tetapi diutamakan ketahanan dan keamanan tadi. Ini yang menjadi tujuan gelaran kali ini,” tutur Sutiaji.</p>



<p>Senada dengan itu, Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, mengatakan bahwa gelaran tersebut bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan mengkampanyekan agar masyarakat Kota Malang dalam mengonsumsi pangan tidak hanya berbahan pangan beras dan terigu. &#8220;Bisa komoditi lain, seperti jagung, ketela rambat, ketela pohon, sukun dan lain-lain. Kegiatan ini dalam rangka menggalakkan agar masyarakat pada umumnya ibu-ibu dalam memasak makanan juga menghadirkan menu makanan berupa ikan. Agar kesehatan tubuh anak semakin baik,” ungkap Slamet.</p>



<p>Lebih lanjut mengenai tingkat konsumsi ikan di Kota Malang, pada tahun 2022 menurutnya telah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Yaitu, pada tahun 2021 sebesar 35,5 persen dan pada tahun 2022 meningkat menjadi 55 persen.</p>



<p>“Tingkat konsumsi ikan di Kota Malang mengalami peningkatan dan di tahun 2022 kemarin urutan ke sembilan di tingkat Provinsi Jawa Timur,” imbuh Slamet.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dongkrak Kemajuan Blitar, Mak Rini Buka Lomba Kreativitas, Inovasi dan Teknologi</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-kemajuan-blitar-mak-rini-buka-lomba-kreativitas-inovasi-dan-teknologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[buka]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kemajuan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[rini]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193967</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Bupati Blitar, Hj Rini Syarifah, membuka pelaksanaan Lomba Kreativitas, Inovasi dan Teknologi (Krenotek) Tingkat Kabupaten Blitar di Ruang Perdana Pemkab lama, Kamis (20/07/2023) tadi. Melalui lomba Krenotek tingkat Kabupaten Blitar itu, diharapkan akan lahir banyak ide-ide cemerlang yang dapat diimplementasikan demi kemajuan Kabupaten Blitar. Baca juga : Mak Rini-sapaan akrab Bupati Blitar, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Blitar</strong> &#8211; Bupati Blitar, Hj Rini Syarifah, membuka pelaksanaan Lomba Kreativitas, Inovasi dan Teknologi (Krenotek) Tingkat Kabupaten Blitar di Ruang Perdana Pemkab lama, Kamis (20/07/2023) tadi. Melalui lomba Krenotek tingkat Kabupaten Blitar itu, diharapkan akan lahir banyak ide-ide cemerlang yang dapat diimplementasikan demi kemajuan Kabupaten Blitar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mak Rini-sapaan akrab Bupati Blitar, berharap inovasi Iptek maupun inovasi daerah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah. &#8220;Saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan seperti ini. Karena melalui kegiatan ini, kita dapat mengetahui sejauh mana kreativitas dan inovasi yang ada di kalangan masyarakat maupun di perangkat daerah. Saya berharap, melalui ide-ide serta kreativitas dan inovasi yang ada, akan dapat membantu dalam menjawab berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Blitar. Khususnya, di bidang teknologi informasi, komunikasi, ekonomi, tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik. Semoga melalui kegiatan ini nantinya dapat melahirkan inovator-inovator baru yang dapat membawa nama harum Kabupaten Blitar di tingkat regional bahkan sampai ke level Internasional,” kata Mak Rini.</p>



<p>Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah, unit khusus, kecamatan, puskesmas, kelurahan, pelajar SMP, SMA, mahasiswa hingga umum. Secara keseluruhan, total ada sekitar 62 inovasi dari semua kategori. Nantinya, akan diseleksi jadi 10 finalis dari masing-masing kategori yang lanjut ke seleksi presentasi. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193967</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Sumbermujur Lumajang Berhasil Raih Juara I Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/desa-sumbermujur-lumajang-berhasil-raih-juara-i-lomba-tiga-pilar-tingkat-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pilar]]></category>
		<category><![CDATA[raih]]></category>
		<category><![CDATA[sumbermujur]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193242</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tiga Pilar Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, berhasil meraih Juara I Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77. Hal tersebut, disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, Kamis (13/07/2023) tadi. Mustaqim menjelaskan, bahwa kerja sama dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tiga Pilar Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, berhasil meraih Juara I Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional, yang dilaksanakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77. Hal tersebut, disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, Kamis (13/07/2023) tadi.</p>



<p>Mustaqim menjelaskan, bahwa kerja sama dan sinergisitas yang dibangun pemerintah di tingkat desa sangatlah penting. Hal tersebut, diimplementasikan sangat baik oleh Tiga Pilar Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.</p>



<p>Sinergisitas yang terjalin antara Pemerintah Desa Sumbermujur, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, dinilai sangat baik. Oleh karena itu, Polri memberikan penghargaan Juara I untuk Lomba Tiga Pilar Desa di Tingkat Nasional.</p>



<p>“Rabu (12/07/2023) kemarin, Tiga Pilar Desa Sumbermujur dan Tiga Pilar (Pemda, TNI, Polri) Kabupaten Lumajang sebagai pembina diundang untuk menerima trofi penghargaan Juara I, yang diberikan di Markas Besar Polri di Jakarta,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Mustaqim menambahkan, penghargaan tersebut diterimakan kepada Kepala Desa Sumbermujur, Yayuk Sri Rahayu, Bhabinkamtibmas, Yayong Pamoko dan Babinsa, Serda Turmuzi, yang disaksikan langsung Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Dandim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra dan Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson Situmorang.</p>



<p>&#8220;Penghargaan ini merupakan wujud sinergisitas yang baik dalam membangun masyarakat, sekaligus menjaga kondusifitas dan keamanan. Harapannya, ini juga bisa diimplementasikan oleh desa-desa yang lain untuk menciptakan kestabilan sosial dan keamanan wilayah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Novandy Helda Prasetya, menerangkan bahwa keberhasilan dalam ajang ini adalah wujud terjalinnya sinergisitas yang baik antara pemerintah, TNI dan Polri dalam mewujudkan stabilitas keamanan. Sehingga, dalam Lomba Tiga Pilar, Kabupaten Lumajang dinobatkan sebagai juara satu tingkat Nasional.</p>



<p>“Kabupaten Lumajang mendapatkan penghormatan dari institusi Polri, yaitu juara nasional yang diraih oleh Desa Sumbermujur dalam bidang sinergisitas Tiga Pilar,” jelasnya.</p>



<p>Menurutnya, penghargaan tersebut tidak akan diterima tanpa kerja keras dan kekompakan dari semua pihak. “Jadi penghargaan ini bukan hanya untuk tiga pilar saja namun menjadi milik seluruh elemen masyarakat Desa Sumbermujur yang mau bersama-sama mewujudkan situasi Kamtibmas,” ungkapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Adhyaksa Ke 63, Kajari Trenggalek Serahkan Hadiah Juara Lomba Baca Puisi</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-adhyaksa-ke-63-kajari-trenggalek-serahkan-hadiah-juara-lomba-baca-puisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[adhyaksa]]></category>
		<category><![CDATA[baca]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192986</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Siswa SMP Negeri 1 Panggul, Elena Sandi, keluar sebagai juara pertama lomba baca puisi peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 63 tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Trenggalek, Rio Irnanda, mengatakan bahwa lomba baca puisi ini merupakan salah satu rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa dan hari ulang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Siswa SMP Negeri 1 Panggul, Elena Sandi, keluar sebagai juara pertama lomba baca puisi peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 63 tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek.</p>



<p>Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Trenggalek, Rio Irnanda, mengatakan bahwa lomba baca puisi ini merupakan salah satu rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa dan hari ulang tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini. &#8220;Hari ini, bertempat di Pasar PON Kabupaten Trenggalek, dilaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke-63 berupa lomba baca puisi tingkat SMP atau MTs se Kabupaten Trenggalek. Dengan tema Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis Mengawal Pembangunan Nasional,&#8221; ungkapnya, Selasa (11/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam lomba itu, tambahnya, peserta dituntut untuk memperlihatkan ekspresi pengucapan, kreatifitas dan penyajian dalam menyampaikan puisi. &#8220;Selain itu, tujuan kita mengadakan kegiatan ini adalah mencari bibit unggul siswa-siswi yang berprestasi dan memberi pemahaman hukum secara dini kepada para siswa-siswi agar mengenal hukum sejak dini,&#8221; kata Rio.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bukan tanpa alasan, memilih lokasi kegiatan di dalam Pasar Pon Trenggalek. Rio menegaskan, jika hal ini merupakan kepedulian jajarannya dalam rangka pemulihan ekonomi bagi para pedagang UMKM yang berada di dalam Pasar Pon. &#8220;Kenapa kita pilih Pasar Pon sebagai lokasi kegiatan, karena ini sekaligus mendongkrak perekonomian bagi para pedagang yang ada di sini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sedikitnya, kegiatan Lomba Baca Puisi ini diikuti oleh 72 siswa-siswi perwakilan dari SMP/MTs se Kabupaten Trenggalek. &#8220;Seperti yang disampaikan Ibu Kajari Trenggalek tadi, nanti kita akan undang mereka-mereka yang menjadi juara dalam perayaan Hari Bhakti Adyaksa Ke-63 di Kantor Kejaksaan Negeri Trenggalek,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Juara II lomba baca puisi dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adyaksa tahun ini, jatuh kepada Nixie Kineta Ghislaine Batrisya dari SMP Negeri 1 Watulimo. Sedangkan Juara III, diraih Bintang Resty Mahanani dari SMP Negeri 2 Tugu. Sementara untuk Juara Harapan I, diraih Nimaa Redisti Pradnya Paramita dari SMP Negeri 1 Trenggalek, Juara Harapan II adalah Husna Safarotin Nisa dari MTs Mualimin Mualimat Ar-Ridlwan dan Juara Harapan III adalah Dini Eka Febrianti dari SMP Negeri 1 Gandusari. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192986</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Kota Juara II Nasional Lomba Layanan Polisi 110</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-kota-juara-ii-nasional-lomba-layanan-polisi-110</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 11:21:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ii]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191975</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Polresta Malang Kota kembali mengukir prestasi nasional. Mewakili Polda Jatim, Polresta Malang Kota menjadi peringkat ke 2 lomba layanan Polisi 110, diselenggarakan oleh Mabes Polri. Berkompetisi dengan Polres lainnya se Indonesia, Polresta Malang Kota mendapat nilai 87,33 dari empat parameter penilaian. Yakni meliputi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Polresta Malang Kota kembali mengukir prestasi nasional. Mewakili Polda Jatim, Polresta Malang Kota menjadi peringkat ke 2 lomba layanan Polisi 110, diselenggarakan oleh Mabes Polri.</p>



<p>Berkompetisi dengan Polres lainnya se Indonesia, Polresta Malang Kota mendapat nilai 87,33 dari empat parameter penilaian. Yakni meliputi operasional layanan polisi 110, pendukung layanan polisi 110, nilai anev layanan polisi 110 dan nilai anev posko presisi.</p>



<p>Pemberian penghargaan kepada para pemenang itu, dilaksanakan di Ruang Pusdalsis Sops Mabes Polri di pimpin oleh Asops Kapolri, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Senin (26/06/2023) kemarin.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada personel yang telah menggawangi layanan Polisi 110 dan dukungan seluruh masyarakat Kota Malang. &#8220;Alhamdulillah, Polresta Malang Kota berhasil meraih peringkat ke 2 nasional dalam lomba layanan Polisi 110, ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh komponen personel yang menggawangi layanan Polisi 110,&#8221; ujar Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (27/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, bahwa layanan Polisi 110 milik Polresta Malang Kota telah terintegrasi dengan Aplikasi Jogo Malang Presisi yang menyediakan aneka layanan kepolisian serta Layanan masyarakat lainnya dengan fitur unggulan Panic Button On Hand.</p>



<p>&#8220;Layanan Polisi 110 milik Polresta Malang Kota memudahkanuntuk mendapatkan aneka layanan masyarakat yang dibutuhkan segera,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tentunya prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. &#8220;Saya juga berpesan, predikat juara ini bukan sebatas kemenangan dalam sebuah kompetisi saja. Melainkan sebagai motivasi untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang melapor melalui layanan Polisi 110 dapat terlayani secara optimal,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Perlu diketahui lomba layanan Polisi 110 yang di selenggarakan oleh Mabes Polri ini berlangsung dari 12 &#8211; 20 Juni 2023. Polres Karawang Polda Jawa Barat Sebagai Juara pertama, Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur menduduki peringkat kedua, sedangkan juara 3 diraih oleh Polresta Bandar Lampung Polda Lampung. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191975</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Gaya Hidup Minim Sampah, Ketua TP PKK Kediri Ajak Buah Hati Lihat Lomba Daur Ulang</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-gaya-hidup-minim-sampah-ketua-tp-pkk-kediri-ajak-buah-hati-lihat-lomba-daur-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[daur]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gaya]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lihat]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[minim]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tp]]></category>
		<category><![CDATA[ulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191904</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah. Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah.</p>



<p>Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Taman Totok Kerot, Senin (26/06/2023) tadi. Dengan mengenakan tas selempang putih bergambar kuda poni, Shanaya pun juga terlihat antusias melihat hasil daur ulang sampah yang dibuat oleh TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kediri.</p>



<p>Untuk mengabadikan momen langka itu, sesekali acap kali peserta lomba, pun mengajak ibu dan anak itu berswafoto. &#8220;Mbak Cicha (sapaan akrab Eriani Annisa, red), boleh saya minta foto bareng sama Dik Shanaya,” pinta salah satu peserta lomba.</p>



<p>Mendengar beberapa kali ajakan dari peserta, Mbak Cicha pun tidak segan-segan langsung mengambil posisi dengan latar belakang hasil karya daur ulang. Mulai dari plastik bekas dengan berbagai bentuk seperti lampion hingga vas bunga dan gaun, ataupun karya lain.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Mbak Cicha juga mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik yang susah terurai. &#8220;Di tangan orang-orang kreatif, sampah plastik daur ulang justru dapat dibuat menjadi karya yang menarik dan bernilai ekonomis. Meskipun begitu, karena sampah plastik sulit terurai, agar masyarakat juga bisa berhemat,&#8221; kata Ibu dua anak itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain mengenai penggunaan plastik, pihaknya juga meminta kader-kader PKK, untuk terus berupaya membantu mengurangi dampak pemanasan global. Caranya, dengan gerakan menanam dan menjaga lingkungan.</p>



<p>Dengan upaya itu, lanjutnya, keseimbangan manusia dan alam akan terus terjaga agar terwujud Kabupaten Kediri bersih dan terbebas dari polusi plastik. &#8220;Mari kita hidupkan kembali dan tanamkan gaya hidup minim sampah untuk Kabupaten Kediri. Sehingga, Kediri menjadi kabupaten yang bersih, hijau dan bebas plastik,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menyebutkan bahwa dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, dinas bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Kediri. Nantinya, ada dua agenda lain dalam rangkaian kegiatan tersebut. Yakni, lomba foto instagram dan melukis tempat sampah untuk SD dan MI.</p>



<p>“Di lomba daur ulang sampah ini, nantinya setelah karyanya jadi, maka akan didisplay dan kita beri hadiah,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kegiatan semacam ini juga merupakan sarana edukasi masyarakat untuk mengurangi sampah plastik di Kabupaten Kediri. &#8220;Semoga hasil (daur ulang, red) ini nanti tidak hanya dipajang. Tetapi, juga dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi,” paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangsang Budaya Membaca Sejak Dini, Disperpursip Situbondo Adakan Lomba Bertutur</title>
		<link>https://memontum.com/rangsang-budaya-membaca-sejak-dini-disperpursip-situbondo-adakan-lomba-bertutur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[adakan]]></category>
		<category><![CDATA[bertutur]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dini]]></category>
		<category><![CDATA[disperpursip]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[rangsang]]></category>
		<category><![CDATA[sejak]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191582</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpursip) Kabupaten Situbondo mengadakan lomba bertutur atau lebih dikenal dengan mendongeng tingkat SD se-Kabupaten Situbondo di Aula Lantai II Gedung Pemkab, Kamis (22/06/2023) tadi. Lomba ini sengaja digelar, sebagai salah satu solusi untuk merangsang meningkatkan budaya membaca sejak dini. Lomba sendiri, diikuti setidaknya 22 peserta siswa SD dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpursip) Kabupaten Situbondo mengadakan lomba bertutur atau lebih dikenal dengan mendongeng tingkat SD se-Kabupaten Situbondo di Aula Lantai II Gedung Pemkab, Kamis (22/06/2023) tadi. Lomba ini sengaja digelar, sebagai salah satu solusi untuk merangsang meningkatkan budaya membaca sejak dini.</p>



<p>Lomba sendiri, diikuti setidaknya 22 peserta siswa SD dan mengangkat tema tentang legenda daerah di Jawa Timur. Acara tersebut, juga dihadiri oleh Staf Ahli Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Situbondo, Prio Andoko.</p>



<p>Dalam sambutannya, dirinya mengatakan dengan diadakannya kegiatan lomba Bertutur oleh Disperpursip, ini harapannya dapat mencetak anak-anak dengan minat baca tinggi. &#8220;Ini merupakan inspirasi yang baik untuk dinas, karena dapat melahirkan orang-orang sukses,&#8221; kata Prio.</p>



<p>Lebih lanjut Prio menjelaskan, jika orang sukses itu bisa apa saja bentuknya dan banyak jalannya. Dengan gemar membaca, maka seseorang akan pandai bercerita, bisa mendongeng dan ini adalah salah satu jalan agar jadi orang sukses.</p>



<p>&#8220;Sekarang untuk membaca bisa dimana saja. Selain di Perpustakaan, juga bisa melalui dunia maya (internet, red). Namun untuk anak usia dini, saya tadi berpesan untuk selalu diawasi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk menjadi orang hebat atau menghebatkan orang, kata Prio, kita harus sukses. &#8220;jangan paksa anak kita untuk bercita-cita atas kemauan orang tua. Jadi, biarkan dia bebas memilih sesuai minat dan kemampuannya. Tugas orang tua mengawasi dan memfasilitasi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris Disperpursip, Hariyus, mengungkapkan latar belakang terlaksananya kegiatan lomba tersebut agar dapat menumbuhkan minat baca sejak usia dini. Sehingga, akam mampu dan berani menceritakan kembali apa yang telah dibaca.</p>



<p>&#8220;Untuk kegiatan kali ini diikuti oleh 22 peserta di 17 kecamatan se Kabupaten Situbondo, ada 5 Kecamatan yang tidak mengirim,&#8221; jelas Sekdisperpusip.</p>



<p>Sebagai informasi, hingga saat ini tidak ada satupun buku dongeng asli Situbondo. Yang ada hanya ada cerita sebatas urban legend dan tidak tertulis. &#8220;Sedangkan untuk anak-anak yang berkunjung ke perpustakaan Kabupaten Situbondo, perhari hanya 10 persen dari jumlah total pengunjung,&#8221; ujar Hariyus</p>



<p>Sementara itu, Guru pendamping peserta dari SD Negeri 1 Besuki, Endang Susilowati, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Disperpursip yang rutin mengadakan lomba bertutur. Sebab, dengan diadakan lomba tersebut, maka akan merangsang anak didiknya lebih gemar membaca dan berdampak positif kepada tingkat keaktifan belajar siswa di kelas.</p>



<p>&#8220;Dengan mengikuti lomba ini, kami ingin bisa membina dan memfasilitasi minat dan kemampuan siswa. Termasuk, bagaimana bertutur atau mendongeng,&#8221; ungkap Endang. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191582</post-id>	</item>
		<item>
		<title>60 Pengusaha Jasa Kuliner Catering Lamongan Ikuti Lomba Cipta Menu Pangan Lokal B2SA</title>
		<link>https://memontum.com/60-pengusaha-jasa-kuliner-catering-lamongan-ikuti-lomba-cipta-menu-pangan-lokal-b2sa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[b2sa]]></category>
		<category><![CDATA[catering]]></category>
		<category><![CDATA[cipta]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[jasa]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[menu]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan. Bupati Yuhronur mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan.</p>



<p>Bupati Yuhronur mengatakan bahwa hal ini merupakan cara untuk memanfaatkan potensi makanan dari bahan makanan non beras yang tidak membosankan dan bergizi untuk keluarga. &#8220;Ini adalah memanfaatkan potensi lokal. Banyak sekali potensi makanan dari bahan makanan non beras yang bisa diolah menjadi makanan yang sehat dan berkualitas tentunya. Kita juga akan terus membiasakan membuat makanan bergizi khususnya untuk anak-anak kita. Sehingga mereka mendapatkan makanan yang tidak membosankan, menyenangkan dan lebih bergizi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tentunya, ujar Bupati, ini juga untuk mengatasi jumlah stunting. &#8220;Karena tantangan kita untuk stunting ini tidaklah ringan, target di tahun 2024 angka stunting ini sebagaimana arahan Bapak Presiden harus di bawah 14 persen. Sedangkan kita sekarang masih di angka 27 persen, untuk itu berbagai effort harus dilakukan,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Moch Wahyudi, menambahkan selain untuk memperingati Hari Jadi Lamongan ke 454 Tahun, lomba ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat di Kabupaten Lamongan akan pentingnya konsumsi pangan B2SA. Tentunya, ini untuk mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumberdaya lokal. Lalu, membangun budaya keluarga dan untuk mengkonsumsi menu makanan B2SA dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar.</p>



<p>“Ini sebagai upaya untuk mendorong konsumsi pangan masyarakat, agar sesuai dengan pola konsumsi pangan harapan. Sehingga, terbentuk SDM yang aktif, produktif dan unggul. Pesertanya sebanyak 60 orang dari Kabupaten Lamongan yang merupakan pengusaha jasa kuliner catering,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menu yang dilombakan adalah menu keluarga untuk makan pagi 20 peserta, makan siang 20 peserta dan makan malam 20 peserta. &#8220;Peserta juga wajib menyajikan 2 macam kudapan untuk Balita dan anak berusia 6-12 tahun. Bahan yang digunakan adalah bahan pangan lokal,” lapor Wahyudi.</p>



<p>Beberapa olahan pangan B2SA yang dikreasikan ini di antaranya makanan berbahan dasar non beras seperti jagung, kentang, singkong, ubi, talas, sorgum, berbagai sayuran dan ikan. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191569</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
