<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>losmen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/losmen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jul 2025 11:13:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>losmen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Wanita di Losmen Windu Kentjono Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-wanita-di-losmen-windu-kentjono-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kentjono]]></category>
		<category><![CDATA[losmen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[rekonstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224295</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tersangka dugaan kasus pembunuhan, Achmad Khomarudin (26) asal Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, dibawa petugas Reskrim Polresta Malang Kota ke Losmen Windu Kentjono, yang terletak di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (24/07/2025) tadi. Khomarudin dibawa petugas, untuk menjalani rekonstruksi atau reka ulang aksinya saat membunuh EMS, teman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tersangka dugaan kasus pembunuhan, Achmad Khomarudin (26) asal Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, dibawa petugas Reskrim Polresta Malang Kota ke Losmen Windu Kentjono, yang terletak di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (24/07/2025) tadi. Khomarudin dibawa petugas, untuk menjalani rekonstruksi atau reka ulang aksinya saat membunuh EMS, teman wanitanya.</p>



<p>Khomaridn tampak memakai baju tahanan berwarna oranye, dengan tangan diborgol. Di losmen inilah, Khomarudin satu persatu memperagakan adegan aksi sadisnya. Dari mulai datang ke losmen, kemudian membunuh EMS dan pergi meninggalkan korban yang sudah tidak bernyawa di losmen.</p>



<p>Kapolsek Sukun, Kompol Riyan Wahyuningtiyas, melalui Kanit Reskrim Polsek Sukun, AKP Wardi Waluyo, mengatakan rekonstruksi berjalan dengan lancar dan tidak menemui kendala. Rekonstruksi ini berjalan sekitar 1 jam. Tampak pihak Jaksa Penuntut Imum (JPU) Kejari Kota Malang, juga hadir ke lokasi.</p>



<p>&#8220;Ada sebanyak 35 adegan dalam rekonstruksi tersebut. Dari tiap adegan, diketahui bahwa yang datang pertama kali ke losmen adalah korban lalu tak berselang lama tersangka datang. Setelah itu, keduanya bersama-sama masuk ke losmen dan memesan kamar ke resepsionis,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian adegan di dalam kamar. Di kamar itulah tersangka Khomarudin tega menghabisi EMS. &#8220;Usai membunuh korban, tersangka keluar sendiri meninggalkan losmen secara tergesa-gesa. Rekonstruksi diakhiri dengan adegan tersangka membuang HP korban. Diketahui, HP korban dibuang di dekat tempat kerja tersangka yang berada di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Setiap adegan degan telah sesuai dengan kesaksian para saksi serta Berita Acara Pemeriksaan (BAP),&#8221; urainya.</p>



<p>Sementara itu, JPU Kejari Kota Malang, Su&#8217;udi menerangkan, tidak ada fakta baru dalam rekonstruksi dan semuanya sesuai dengan BAP. Untuk unsur tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka ini, memenuhi Pasal 338 atau Pasal 351 ayat (3) KUHP.</p>



<p>&#8220;Kami yakin ini sudah terpenuhi dan ini dikuatkan oleh keterangan saksi, yang melihat tidak ada satupun orang masuk dan keluar selain tersangka sendiri. Selanjutnya korban ditemukan dalam kamar dengan kondisi meninggal,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam rekontruksi ini ada penambahan 2 adegan. Kalau yang awalnya 33 adegan menjadi 35 adegan. Yakni adegan saat tersangka didorong oleh korban hingga terjatuh kemudian adegan memakai baju, itu tadi dipisah. &#8220;Jadi, tersangka ini didorong korban hingga terjatuh. Hal ini membuat tersangka kesal lalu mencekik korban sampai tidak bergerak. Kemudian wajah korban ditutup pakai bantal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas di salah satu kamar Losmen Windu Kentjono yang terletak di Jalan Kolonel Sugiono Kecamatan Sukun Kota Malang, Senin (16/06/2025) dinihari. Korban berinisial EMF (29) asal Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang ditemukan tewas di atas kasur dalam kondisi tertutup bantal dan bagian mulutnya ditutup kain. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224295</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Pembunuhan Perempuan di Losmen Windu Kentjono Ditangkap, Tersangka Ngaku Kekasih Gelap</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-pembunuhan-perempuan-di-losmen-windu-kentjono-ditangkap-tersangka-ngaku-kekasih-gelap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[kentjono]]></category>
		<category><![CDATA[losmen]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223273</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku pembunuhan di Losmen Windu Kentjono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap petugas gabungan Unit Reskrim Polsek Sukun dan Satreskrim Polresta Malang Kota. Adalah AK alias Khomarudin ( 26), warga Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, yang dibekuk petugas. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan bahwa pengungkapan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku pembunuhan di Losmen Windu Kentjono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap petugas gabungan Unit Reskrim Polsek Sukun dan Satreskrim Polresta Malang Kota. Adalah AK alias Khomarudin ( 26), warga Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, yang dibekuk petugas.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan bahwa pengungkapan ini berawal adanya kasus dugaan pembunuhan seorang perempuan berinisial EMF (29), asal Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (16/06/2025) dini hari. Saat itu, pihaknya sempat mengalami kesulitan, dikarenakan minimnya alat bukti maupun petunjuk seperti rekaman CCTV.</p>



<p>&#8220;Kamera CCTV di losmen mati dan alat buktinya sangat minim. Namun, penyidik bekerja keras hingga berhasil mengetahui identitas tersangka dan berhasil melakukan penangkapan. Tersangka berinisial AK,&#8221; ujarnya saat rilis, Senin (23/06/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya, Minggu (22/06/2025) sekira pukul 16.30. Adapun barang buktinya, HP milik korban yang sempat dibuang oleh tersangka dan uang tunai Rp 300 ribu milik korban yang diambil oleh tersangka.</p>



<p>Kepada petugas, lanjutnya, tersangka mengaku memiliki hubungan spesial atau pacaran dengan korban. Bahkan, hubungan gelap ini sudah berlangsung 1,5 tahun. Dimana, tersangka ini belum berkeluarga, sedangkan korban EMF sudah berkeluarga dan memiliki satu anak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tersangka mengaku punya hubungan dengan korban. Terkait motifnya, bahwa tersangka ini sakit hati terhadap korban. Jadi, korban ini minta uang kepada tersangka dan diberi Rp 200 ribu. Kemudian, korban meminta lagi. Saat tersangka mengaku sudah tidak punya uang, terjadi pertengkaran,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Saat pertengkaran itu, tersangka mengaku sempat dipukul oleh korban. Hal inilah yang membuat tersangka semakin marah. Tersangka kemudian mencekik korban hingga meninggal.</p>



<p>&#8220;Dari hasil autopsi pada jenazah korban, ditemukan adanya penghentian napas dan luka cekikan di bagian leher,&#8221; urainya.</p>



<p>Atas perbuatannya, tersangka AK dikenakan Pasal 338 dan atau Pasal 365 Ayat (3) dan atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. &#8220;Kami jerat dengan pasal berlapis, karena ada perbuatan kekerasan dan upaya mengambil barang milik korban,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas di salah satu kamar Losmen Windu Kentjono yang terletak di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (16/06/2025) dinihari. Korban berinisial EMF (29) asal Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, ditemukan tewas di atas kasur dalam kondisi tertutup bantal dan bagian mulutnya ditutup kain.</p>



<p>Sebelumnya, korban bersama seorang laki-laki masuk ke losmen pada Minggu (15/06/2025) sekira pukul 23.00. Namun tak lama kemudian laki-laki tersebut pergi seorang diri meninggalkan losmen dan tak kunjung kembali. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Misterius di Kamar Losmen Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-perempuan-tanpa-identitas-ditemukan-tewas-misterius-di-kamar-losmen-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[identitas]]></category>
		<category><![CDATA[losmen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[misterius]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya, ditemukan tewas di salah satu kamar Losmen Windu Kentjono di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (16/06/2025) sekitar pukul 00.05. Informasinya, saat ditemukan korban berada di atas kasur dengan wajah tertutup bantal dan ada kain di mulutnya. Informasi Memontum.com, bahwa korban datang ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya, ditemukan tewas di salah satu kamar Losmen Windu Kentjono di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (16/06/2025) sekitar pukul 00.05. Informasinya, saat ditemukan korban berada di atas kasur dengan wajah tertutup bantal dan ada kain di mulutnya.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa korban datang ke losmen bersama seorang laki-laki (identitas belum diketahui) pada Minggu (15/06/2025) sekira pukul 23.00. Keduanya langsung memesan kamar No 11 dan segera masuk ke dalam kamar.</p>



<p>Laki-laki yang bersama korban, keluar dari kamar dan berpamitan kepada penjaga losmen untuk membeli makan, Senin (16/06/2025) sekitar pukul 00.03. Pintu kamar dibiarkan sedikit terbuka, dalam kondisi gelap. Mengetahui hal itu, penjaga losmen curiga hingga memanggil petugas kebersihan losmen, untuk bersama-sama melakukan pengecekan. Saat itulah, diketahui kalau korban sudah tidak bergerak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukun hingga petugas bersama Tim Inafis Polresta Malang Kota, segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Jenazah korban kemudian dibawa ke Kamar Mayat RSSA Malang, dengan status Mrs X.</p>



<p>Kapolsek Sukun, AKP Riyan Wahyuningtiyas melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Korban belum diketahui identitasnya. Kami masih menunggu hasil visumnya. Kami masih melakukan penyelidikan termasuk juga mencari identitas pria yang sebelumnya datang ke losmen bersama korban,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223007</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
