<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>LP Lowokwaru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lp-lowokwaru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Mar 2021 04:49:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>LP Lowokwaru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pengedar SS Bandulan Ditangkap, Ngaku Kulak Dari Napi Lapas Lowokwaru</title>
		<link>https://memontum.com/pengedar-ss-bandulan-ditangkap-ngaku-kulak-dari-napi-lapas-lowokwaru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2021 11:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Blimbing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137152</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua tersangka kasus narkotika, YZ alias Yusuf (27) pengamen, warga Jl Mergan Gang XXI, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan VA alias Vicky (20) kuli bangunan, warga Jl Budi Utomo, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang atau Jl bandulan Barat, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (18/3/2021) dirilis di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dua tersangka kasus narkotika, YZ alias Yusuf (27) pengamen, warga Jl Mergan Gang XXI, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan VA alias Vicky (20) kuli bangunan, warga Jl Budi Utomo, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang atau Jl bandulan Barat, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (18/3/2021) dirilis di Polsek Blimbing. </p>



<p>Tersangka Yusuf ditangkap karena sebagai pengguna Shabu-Shabu (SS) sedangkan Vicky ditangkap karena telah menjual SS kepada Yusuf.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa penangkapan ini bermula setelah petugas mendapat informasi kalau ada seorang pengamen yang sering mengkonsumsi <a href="https://memontum.com/tag/narkoba">narkotika</a> di kawasan Tanjungrejo.</p>



<p>Atas informasi ini petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap Yusuf tak jauh dari rumahnya.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/135684-selama-dua-bulan-sebanyak-73-tersangka-narkoba-diringkus">Selama Dua Bulan, Sebanyak 73 Tersangka Narkoba Diringkus</a></strong></p>



<p>Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, petugas menemukan dua barang bukti. Yaitu satu klip plastik berisi sabu seberat 0,02 gram dan satu buah pipet kaca yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok.</p>



<p>Dari hasil pengembangan, ternyata Yusuf membeli SS miliknya dari Vicky. Petugas kemudian melakukan pengembangan menangkap Vicky di Jl Bandulan Barat. Petugas menemukan dua poket SS yakni seberat 0,37 gram dan 0,18 gram serta beberapa klip SS.</p>



<p>Vicky mengaku kalau telah mengedarkan SS sejak Januari 2021. Untuk paket kecil dijual segarga Rp 200 ribu. Lebih mengejutkan lagi, Vicky mengaku kalau SS itu dibeli dari temannya yang menjadi napi di Lapas Lowokwaru.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH melalui Kapolsek Blimbing, Kompol Hery W Widodo mengatatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan.</p>



<p>&#8220;Tersangka YZ kami kenakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Sedangkan tersangka VA, kami kenakan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,&#8221; ujar Kompol Hery. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137152</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapas Malang Meriahkan Idul Adha, Obati Kerinduan Warga Binaan</title>
		<link>https://memontum.com/lapas-malang-meriahkan-idul-adha-obati-kerinduan-warga-binaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2020 04:49:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120485-lapas-malang-meriahkan-idul-adha-obati-kerinduan-warga-binaan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Lapas Klas 1 Malang meriahkan Hari Raya Idul Adha bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meskipun WB berada dalam Lapas, namun nuansa kerohanian nya tetap terlaksana dengan baik. Mulai dari takbiran keliling blok hunian, Salat Id dan melaksanakan penyembelihan hewan korban. Sebanyak 4 ekor sapi dan 35 kambing dilakukan penyembelihan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Lapas Klas 1 Malang meriahkan Hari Raya Idul Adha bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meskipun WB berada dalam Lapas, namun nuansa kerohanian nya tetap terlaksana dengan baik. Mulai dari takbiran keliling blok hunian, Salat Id dan melaksanakan penyembelihan hewan korban. Sebanyak 4 ekor sapi dan 35 kambing dilakukan penyembelihan di dalam Lapas Klas 1 Malang. Diantaranya juga ada hewan korban dari WBP.</p>
<p>Kalapas Klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna AMd Ip SH MSi, mengatakan bahwa pelaksanaan Idul Adha di Lapas Klas 1 Malang adalah bagian rangkaian pembinaan kerohanian.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120486" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200801-WA0181-copy.jpg?resize=740%2C419&#038;ssl=1" alt="Suasana Hari Raya Idul Adha di Lapas Klas 1 Malang. (ist)" width="740" height="419" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200801-WA0181-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200801-WA0181-copy.jpg?resize=300%2C170&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200801-WA0181-copy.jpg?resize=600%2C340&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200801-WA0181-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Hari Raya Idul Adha adalah bagian pembinaan kerohanian kami. Pada 30 Juli 2020, malam kami awali rangkaian kegiatan takbir. Kami laksanakan berbeda dengan sebelumnya. Kali ini dilaksanakan takbir keliling di seluruh blok hunian,&#8221; ujar Agung pada Sabtu (1/8/2020) sore.</p>
<p>Warga binaan juga melaksanakan Salat Id pada Jumat (31/7/2020). Namun tidak semua warga binaan dapat mengikutinya karena protokol kesehatan, physical distancing.</p>
<p>&#8221; Kita juga melaksanakan Salat Id. Namun tidak seluruh warga binaan, menginggat area dan protokol kesehatan, physical distancing. Sehingga Salat Id hanya diikuti 1000 orang warga binaan. Setelah Salat Id dilanjutkan dengan pemotongan hewan korban. Pemotongan hewan korban kami laksanakan selama dua hari,&#8221; ujar Agung melalui sambungan telponnya.</p>
<p>Disebutkan dalam Idul Adha ini pihak Lapas Klas 1 Malang menyembelih 4 ekor sapi dan 35 ekor kambing. &#8221; Kami menerima penyaluran hewan korban dari masyarakat, warga sekitar, pemerintah daerah, teman-teman petugas dan warga binaan yang melaksanakan korban. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, teman-teman warga binaan tidak kehilangan suasana, momen dalam merayakan Hari Raya Idul Adha.</p>
<p>Suasana ini bisa mengobati kerinduan teman-teman melaksanakan rangkaian ibadah Idul Adha. Kami keluarga besar Lapas Klas 1 Malang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha,&#8221; ujar Agung.</p>
<p>Khoril Anam, Staf Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Klas 1 Malang, mengatakan bahwa suasana Idul Adha bisa dinikmati seluruh warga binaan. Mulai dari pemotongan hewan korban bahkan sampai mengolah daging sebagai menu masakan.</p>
<p>&#8220;Dipastikan hewan korban yang disembelih kondisi sehat dan aman. Kalau kemarin menu masakan nya krengsengan dan gule. Menu olahan daging korban bisa dinikmati oleh seluruh warga binaan. Kalau saat ini jumlahnya hampir 3000 orang warga binaan di Lapas Klas 1 Malang,&#8221; ujar Khoirul Anam.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120485</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dirjen Pemasyarakatan Apresiasi Persiapan New Normal Lapas Malang</title>
		<link>https://memontum.com/dirjen-pemasyarakatan-apresiasi-persiapan-new-normal-lapas-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2020 11:59:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Pemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118638-dirjen-pemasyarakatan-apresiasi-persiapan-new-normal-lapas-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Direktur Jendral (Dirjen) Pemasyarakatan Irjen Pol Reynhard Silitonga, memberikan apresiasi kepada Lapas Klas 1 Malang/LP Lowokwaru, Selasa (7/7/2020) pagi. Apresiasi itu diberikan setelah Irjend Pol Reynhard melaksanakan kunjungan kerja di Lapas Klas 1 Malang. Yakni meninjau persiapan new normal dan melihat pembinaan pelaksanaan unit kerja Warga Binaan (WB), juga inovasi layanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Direktur Jendral (Dirjen) Pemasyarakatan Irjen Pol Reynhard Silitonga, memberikan apresiasi kepada Lapas Klas 1 Malang/LP Lowokwaru, Selasa (7/7/2020) pagi. Apresiasi itu diberikan setelah Irjend Pol Reynhard melaksanakan kunjungan kerja di Lapas Klas 1 Malang.</p>
<p>Yakni meninjau persiapan new normal dan melihat pembinaan pelaksanaan unit kerja Warga Binaan (WB), juga inovasi layanan di Lapas Klas 1 Malang. Dalam kesempatan Reynhard juga meresmikan Posko Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lapas Klas 1 Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118640" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0214-copy.jpg?resize=740%2C510&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="510" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0214-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0214-copy.jpg?resize=300%2C207&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0214-copy.jpg?resize=600%2C414&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0214-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8221; Saya datang ke Lapas Klas 1 Malang dalam rangka mengecek persiapan new normal yang sudah dilaksanakan disini. Persiapan bagaimana menerima kunjungan, mekanismenya di masa new normal. Tadi kita juga melihat tentang pembinaan pelaksanaan kerja, budidaya jamur, pengembang biakan anggrek. Kami melihat bagaimana Lapas Klas 1 Malang mempersiapkan warga binaan dalam berwirausaha seperti hasil-hasil karya yang terus dikuatkan. Ini sangat bagus untuk warga binaan,&#8221; ujar Reynhard.</p>
<p>Pihaknya berharap, nantinya setelah selesai menjalani masa hukumannya, WB dapat mandiri dengan berwirausaha. &#8220;Harapannya dengan pelatihan kewirausahaan ini, nantinya jika sudah selesai masa hukumannya dapat berinteraksi dengan masyarakat untuk kepentingan pembangunan nasional. Minimal untuk memenuhi kebutuhan kehidupan mereka,&#8221; ujar Raynhard.</p>
<p>Dengan segara bentuk pelayanan, inovasi dan unit pelatihan kerja serta persiapan dalam menghadapi masa new normal, Rayhard berharap Lapas Klas 1 Malang menjadi Lapas percontohan.</p>
<p>&#8221; Tentu saya apresiasi Lapas Klas 1 Malang. Disini sangat bagus dan patut dicontoh lembaga pemasyarakatan lainnya. Melihat lembaga pemasayarakatan ini cukup bagus dalam persiapan new normal. Mulai dari pendaftaran online kunjungan, ruang tunggu, waktu bertemu warga binaan juga dibatasi, ruangan nya tidak bisa bersentuhan antara pengunjung dan warga binaan. Ini cukup baik,&#8221; ujar Reynhard. Kunjungan kerja dilanjutkan meninjau ke lokasi asimilasi dan edukasi Ngajum, Kabupaten Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118639" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0209-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0209-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0209-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0209-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0209-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kalapas Klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna mengucapkan terimakasih atas kunjungan Dirjen Pemasyarakatan Irjen Pol Reynhard Silitonga ke Lapas Klas 1 Malang.</p>
<p>&#8221; Beliau meninjau persiapan new normal dan seluruh unit layanan di Lapas Klas 1 Malang. Mekanisme kunjungan online dengan protokol kesehatan. Tadi juga peresmian Posko P4GN yang terdiri dari TNI, Polri, BNN, Pemda dan Kumham. Peninjauan layanan new normal dan Museum Pendjara Lowokwaru. Serta meninjau ke unit -unit kerja.Lapas Klas 1 Malang. Dari pembuatan APD, gorengan, pengelolaan sampah, maggot, pembinaan berbasis pesantren, dan melihat hasil karya warga binaan,&#8221; ujar Agung.</p>
<p>Salah seorang warga binaan bahkan memberikan hadiah lukisan kepada Reynhard. &#8220;Pak Reynhard memborong beberapa lukisan juga dihadiahi lukisan foto oleh warga binaan. Tadi kunjungan dilanjutkan ke pengembangan sarana asimilasi dan edukasi Ngajum,&#8221; ujar Agung.</p>
<p>Hadir dalam kunjungan ini Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono, Kepala BNN Kota Malang AKBP agus Irianto, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIk MH, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson, Kapolsekta Blimbing Kompol Hery Widodo, Kasat Reskoba Polresta Malang Kota AKP Anria Rosa Piliang, S.I.K. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118638</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Museum Pendjara Lowokwaroe, Saksi Sejarah Hamid Rusdi hingga Koesni Kasdut</title>
		<link>https://memontum.com/museum-pendjara-lowokwaroe-saksi-sejarah-hamid-rusdi-hingga-koesni-kasdut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 12:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Klas 1 Malang]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Saksi Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116717</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Satu lagi inovasi muncul di Lapas Klas 1 Malang/LP Lowokwaru. Kali ini mereka mencatat sejarah baru sebagai satu satunya Lapas yang memiliki museum. Yakni Museum Pendjara Lowokwaroe. Museum ini berada di bekas tandon air yang berada pojok halaman dalam Lapas. Bangunan tandon air ini ini juga memiliki sejarah karena dibangun sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Satu lagi inovasi muncul di Lapas Klas 1 Malang/LP Lowokwaru. Kali ini mereka mencatat sejarah baru sebagai satu satunya Lapas yang memiliki museum. Yakni Museum Pendjara Lowokwaroe. Museum ini berada di bekas tandon air yang berada pojok halaman dalam Lapas. Bangunan tandon air ini ini juga memiliki sejarah karena dibangun sejak Tahun 1918.</p>
<p>Museum Pendjara Lowkwaroe resmi dibuka Selasa (16/6/2020) pukul 09.00 oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono Bc.iP SH MH, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenkumham Drs. Tholib, SH., MH dan Kalapas Klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna A.md. IP,.S.H,. M.Si.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa Museum Pendjara Lowokwaroe ini berada di icon sebuah bangunan tandon air yang dibangun pada Tahun 1918. Bangunan ini telah mengalami pergantian tiga masa, yakni belanda, jepang dan masa kemerdekaan.<br />
Pada saat masa Jepang tempat ini digunakan sebagai tempat penampungan para pejuang kemerdekaan untuk diinterogasi.</p>
<p>Dan pada saat Belanda kembali memasuki Malang pada agresi militer pertama, tepatnya tahun 1947 tempat ini adalah salah satu dari sekian banyak bangunan peninggalan Belanda di kota Malang yang masih berdiri.</p>
<p>Museum ini berisi barang-barang sarat akan nilai sejarah, mulai dari mobil yang pada saat itu berguna untuk mutasi dan memindah hunian para narapidana, sepeda onthel yang digunakan sipir untuk patroli serta inspeksi di area dalam lapas, alat tenun bukan mesin, hingga mesin jahit jaman dahulu yang dipergunakan untuk memberi keterampilan para narapidana, serta barang dan foto-foto peninggalan yang sangat akan nilai sejarah.</p>
<p>Kalapas Klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna bahwa peresmian Museum Pendjara Lowokwaroe ini akan menjadi tonggak sejarah.</p>
<p>&#8221; Barang-barang bersejarah ini kami temukan di Lapas Klas 1 Malang. Satu persatu kami kumpulkan akhirnya keluarlah ide sebuah museum. Ada mobil Daihatsu. Kami mendapat informasi pahlawan dari Malang, Hamid Rusdi dulunya pernah menjadi sopir sipir. Kalau mobil ini memang benar pernah digunakan Hamid Rusdi maka akan luar biasa. Kami akan cari sejarahnya lebih dalam lagi. Untuk nama museum ini yang memberikan adalah Pak Kakanwil Kemenkumham Jatim,&#8221; ujar Anak Agung.</p>
<p>Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengapresiasi kebwradaa museum ini. &#8220;Kami mengpresiasi. Adanya museum ini adalah ide yang sangat cemerlang. Karena kita ini jangan sampai melupakan sejarah. Saat kita masuk ke Lapas Klas 1 Malang bisa tahu dulu sejarahnya seperti ini. Barang-barang oeningfalan belanda yang masih terawat dengan baik. Semoga ini bisa menjadi wahana edukuasi mungkin anak-anak sekolah yang ingin melihat kesini juga bisa. Terbuka untuk umum dan juga pembesuk,&#8221; ujar Krismono.</p>
<p>Krismono menyebut bahwa Museum ini adalah satu-satunya di Indonesia yang berada di dalam Lapas. &#8220;Lokasi yang dipergunakan museum ini dibuat Tahun 1918. Sejarahnya dulu ini adalah dapur yang di bagian atas nya ada tandon air. Lapas Klas 1 Malang ini gudangnya prestasi,&#8221; ujar Krismono.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116717</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Museum Pendjara Lowokwaroe, Spot Wisata di Dalam Lapas Klas I Malang</title>
		<link>https://memontum.com/museum-pendjara-lowokwaroe-spot-wisata-di-dalam-lapas-klas-i-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 12:28:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Klas I Malang]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116712</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanannya. Terbaru, Lapas Klas I Malang telah meresmikan Museum Pendjara Lowokwaroe pada Selasa (16/6/2020) pagi. Museum Pendjara Lowokwaroe merupakan sarana yang dimaksudkan untuk bisa mengedukasi siapapun yang berada di Lapas Klas I Malang. Sebagai informasi, Museum Pendjara Lowokwaroe sendiri berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Malang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanannya. Terbaru, Lapas Klas I Malang telah meresmikan Museum Pendjara Lowokwaroe pada Selasa (16/6/2020) pagi. Museum Pendjara Lowokwaroe merupakan sarana yang dimaksudkan untuk bisa mengedukasi siapapun yang berada di Lapas Klas I Malang.</p>
<p>Sebagai informasi, Museum Pendjara Lowokwaroe sendiri berada di dalam area Lapas Klas I Malang. Dimana bangunan yang sekarang dijadikan sebagai museum ini dahulunya difungsikan sebagai tandon air yang dibangun pada tahun 1918. Dan bangunan tersebut, telah mengalami tiga pergantian masa. Yakni masa penjajahan belanda, jepang dan masa kemerdekaan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116714" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0163-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pada saat masa penjajahan Jepang, bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penampungan para pejuang kemerdekaan sebagai tempat interogasi. Dan hingga pada saat ini, areal tersebut tetap dijadikan sebagai lokasi pembinaan masyarakat.</p>
<p>Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jawa Timur (Jatim) Krismono sangat mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh Lapas Klas I Malang. Bahkan dirinya pun mengatakan bahwa Museum Pendjara Lowokwaru adalah museum yang baru pertama ditemui di dalam areal Lapas.</p>
<p>&#8220;Tentunya kami sangat mengapresiasi atas inovasi hingga tercipta museum ini. Disini kita ketahui banyak sekali peninggalan jaman Belanda yang bisa kita temui. Salah satunya ya bangunan yang saat ini digunakan sebagai museum ini,&#8221; ujar Krismono usai peresmian Museum Pendjara Lowokwaru.</p>
<p>Selain itu, pria yang juga pernah menjabat sebagai Kalapas Klas I Malang ini juga mengatakan bahwa museum ini juga dimaksudkan agar bisa digunakan sebagai wahana edukasi bagi anak-anak sekolah yang sedang melakukan studi wisata ke Lapas Klas I Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116715" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0155-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kemudian juga sebagai wahana edukasi, anak-anak sekolah ke sini bisa tahu penjara seperti apa. Bisa untuk umum. Bisa juga jadi taman rekreasi. Terutama agar masyarakat juga paham, bahwa juga ara sejarah dan perubahan pada Lapas Klas I Malang ini,” pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kalapas Klas I Malang, Anak Agung Gde Krisna mengatakan bahwa ide pertama mendirikan museum tersebut adalah berawal dari keinginan untuk merefleksi sejarah Lapas Klas I Malang. Ditambah lagi ada beberapa barang bernilai sejarah yang ditemukan saat pihaknya melakukan inventarisasi.</p>
<p>&#8220;Mulai dari mobil untuk mutasi dan memindah hunian napi. Sepeda ontel untuk patroli, alat tenun, mesin jahit serta beberapa barang foto-foto peninggalan sejarah,” ujar Anak Agung.</p>
<p>Menurutnya, museum tersebut bisa dijadikan sebagai sarana edukasi sejarah. Terlebih lagi menurut dia, dapat dijadikan sebagai refleksi tentang perubahan layanan yang terjadi di setiap masanya.</p>
<p>&#8220;Ini jadi pelajaran semangat dulu pelayanan baik, apalagi sekarang harus lebih baik lagi. Jadi kami mengumpulkan benda sejarah. Kami minta semua lapas kalau ada benda sejarah tidak terawat bisa dikumpulkan di sini,” imbuh dia.</p>
<p>Selain itu, Anak Agung mengatakan, kedepannya tidak menutup kemungkinan bahwa wisata tersebut akan dibuka untuk pengunjung selain pengunjung lapas. Dan rencananya akan digabungkan menjadi satu paket wisata dengan Lapas Binaan di Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Jadi nanti rencananya akan kami hubungkan dengan Lapas Binaan di Ngajum. Akan jadi satu paket, kumpulnya di Museum, lalu akan diangkut menggunakan kendaraan untuk berkeliling di Lapas Ngajum. Itu rencananya, dan saat ini masih kami lakukan pembenahan. Karena untuk Lapas Ngajum sendiri kan masih butuh banyak yang harus disiapkan,&#8221; pungkasnya.<strong> (iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Penyebaran Covid-19, Tahap Awal 65 Narapidana Lapas Malang Dirumahkan</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-penyebaran-covid-19-tahap-awal-65-narapidana-lapas-malang-dirumahkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 02:47:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[narapidana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110666</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 405 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas 1 Malang/LP Lowokwaru bakal dirumahkan dalam upaya antisipasi dan meminimalisiir penyebebaran Covid-19 di Lembaga pemasyarakatan. Tahap awal sebanyak 65 orang pada Rabu (1/4/2020) malam sudah boleh meninggalkan Lapas Klas 1 Malang. Yakni terdiri dari 59 asimilasi dan 6 integrasi. Tentunya rasa bersykur tersirat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 405 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas 1 Malang/LP Lowokwaru bakal dirumahkan dalam upaya antisipasi dan meminimalisiir penyebebaran Covid-19 di Lembaga pemasyarakatan. Tahap awal sebanyak 65 orang pada Rabu (1/4/2020) malam sudah boleh meninggalkan Lapas Klas 1 Malang. Yakni terdiri dari 59 asimilasi dan 6 integrasi.</p>
<p>Tentunya rasa bersykur tersirat dari para WBP yang sudah diperbolehkan ke rumah masing-masing. Bahkan beberapa diantaranya sampai bersujud di depan Lapas sebelum dijemput oleh pihak keluarga.</p>
<p><div id="attachment_110668" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-110668" decoding="async" class="size-full wp-image-110668" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0309-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Warga Binaan sebelum meninggalkan Lapas Klas 1 Malang pada Rabu malam. (Ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0309-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0309-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0309-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0309-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-110668" class="wp-caption-text">Warga Binaan sebelum meninggalkan Lapas Klas 1 Malang pada Rabu malam. (Ist)</p></div></p>
<p>Kalapas Klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna mengimbau supaya warga binaan yang mendapat program asimilasi tetap di rumah bersama keluarga dan tidak bepergian kemana-mana.</p>
<p>&#8220;Semoga teman-teman yang mengikuti program asimilasi dapat di rumah saja bersama keluarga, tidak bepergian kemana-mana. Malam ini ada 65 orang 59 program asimilasi dan 6 orang integrasi,&#8221; ujar Anak Agung.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Lapas Klas 1 Malang/ LP Lowokwaru bakal merumahkan 405 narapidana dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid-19. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 10 Tahun 2020 tentang syarat lemberian asimilasi dan jak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan lenanggulangan penyebaran Covid-19.</p>
<p>Hal itu juga sesuai Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Penyebaran Covid-19 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatann nomor PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020 .</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-110669" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0311-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0311-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0311-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0311-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200401-WA0311-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Yakni dengan beberapa ketentuan narapidana yang 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, Anak yang 1/2 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP 28 Tahun 2006 dan PP 99 Tahun 2012, dan bukan warga negara asing. Asimilasi dilaksanakan di rumah sampai dengan dimulainya integrasi berupa Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.</p>
<p>Kalapas Klas 1 Malang, Anak Agung Gde Krisna saat dikonfirmasi Memontum.com pada Rabu (1/4/2020) siang, membenarkan akan ada 405 narapidan yang dirumahkan. &#8220;Angka 405 itu bisa berkurang, namun juga bisa bertambah. Mereka yang kami rumahkan sudah mengikuti program pembinaan, tidak pernah melakukan pelanggaran selama 6 bulan terakhir. Mereka bisa menjalani masa sisa penahanannya di rumah,&#8221; ujar Anak Agung.</p>
<p>Pihaknya menambahkan bahwa narapidana yang di rumahkan, tidak bisa seenaknya jalan-jalan. Melainkan untuk sementara hatua berada di rumah saja. &#8221; Narapidana yang di rumahkan tidak boleh jalan-jalan karena sedang menjalankan masa sisa pidananya di rumah. Kalau ada yang ngluyur laporkan saja kepada kami,&#8221; ujar Anak Agung. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapas Malang Rumahkan 405 Narapidana, Tekan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/lapas-malang-rumahkan-405-narapidana-tekan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2020 08:23:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[narapidana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110564</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lapas Klas 1 Malang/ LP Lowokwaru bakal merumahkan 405 narapidana dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid-19. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 10 Tahun 2020 tentang syarat lemberian asimilasi dan jak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan lenanggulangan penyebaran Covid-19. Hal itu juga sesuai Keputusan Menteri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Lapas Klas 1 Malang/ LP Lowokwaru bakal merumahkan 405 narapidana dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid-19. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 10 Tahun 2020 tentang syarat lemberian asimilasi dan jak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan lenanggulangan penyebaran Covid-19.</p>
<p>Hal itu juga sesuai Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Penyebaran Covid-19 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatann nomor PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020 .</p>
<p>Yakni dengan beberapa ketentuan narapidana yang 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, Anak yang 1/2 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP 28 Tahun 2006 dan PP 99 Tahun 2012, dan bukan warga negara asing. Asimilasi dilaksanakan di rumah sampai dengan dimulainya integrasi berupa Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.</p>
<p>Kalapas Klas 1 Malang, Anak Agung Gde Krisna saat dikonfirmasi Memontum.com pada Rabu (1/4/2020) siang, membenarkan akan ada 405 narapidan yang dirumahkan. &#8220;Angka 405 itu bisa berkurang, namun juga bisa bertambah. Mereka yang kami rumahkan sudah mengikuti program pembinaan, tidak pernah melakukan pelanggaran selama 6 bulan terakhir. Mereka bisa menjalani masa sisa penahanannya di rumah,&#8221; ujar Anak Agung.</p>
<p>Pihaknya menambahkan bahwa narapifana yang di rumahkan, tidak bisa seenaknya jalan-jalan. Melainkan untuk sementara hatua berada di rumah saja. &#8221; Narapidana yang di rumahkan tidak boleh jalan-jalan karena sedang menjalankan masa sisa pidannya di rumah. Kalau ada yang gluyur laporkan saja kepada kami,&#8221; ujar Anak Agung.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110564</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tatap Muka Diganti Video Call, Penyemprotan Disinfektan Merata di LP Lowokwaru</title>
		<link>https://memontum.com/tatap-muka-diganti-video-call-penyemprotan-disinfektan-merata-di-lp-lowokwaru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 12:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Penyemprotan Disinfektan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109844</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Petugas Lapas Klas 1 Malang, terus melakukan antisipasi agar penyebaran Viros Corona tidak sampai masuk ke Lapas Klas 1 Malang/ LP Lowokwaru, Kota Malang. Setelah meniadakan kunjungan tatap muka sejak Senin (23/3/2020) siang dan menggantinya dengan kunjungan Video Call, kini dilakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan pada Kamis (26/3/2020) pagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Lapas Klas 1 Malang, terus melakukan antisipasi agar penyebaran Viros Corona tidak sampai masuk ke Lapas Klas 1 Malang/ LP Lowokwaru, Kota Malang. Setelah meniadakan kunjungan tatap muka sejak Senin (23/3/2020) siang dan menggantinya dengan kunjungan Video Call, kini dilakukan penyemprotan disinfektan.</p>
<p>Penyemprotan disinfektan ini dilakukan pada Kamis (26/3/2020) pagi oleh PMI. Dalam penyemprotan ini melibatkan 8 orang petugas PMI, 10 anggota TNI dan 5 anggota kepolisian. Penyemprotan ini dilakukan pada setiap blok.<br />
KPLP Lapas Klas 1 Malang I Wayan Nurasta bahwa pihaknya terus melakukan pencegahan dan waspada terkait penyebaran Virus Corona/ Covid 19. Supaya tidak ada yang tertular baik ke pegawai maupun kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).</p>
<p>&#8220;Kami terus menjaga lingkungan agar selalu bersih menyiapkan wastaple di setiap blok hunian dengan melengkapi cairan anti virus, meniadakan kunjungan bagi WBP untuk mencegah keluar masuknya orang luar sehingga tidak ada penularan virus dari luar,&#8221; terang I Wayan.</p>
<p>&#8220;Memeriksa kesehatan secara intensif kepada semua WBP dan petugas. Mengukur suhu tubuh setiap orang yang masuk ke Lapas termasuk petugas. Sebagai kunjungan tatap muka kami sediakan pelayanan video call, membuat bilik steril bagi semua orang yang keluar masuk lapas, &#8221; ujar Wayan.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109844</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapas Lowokwaru Malang Diperketat, 23 Maret 2020, Kunjungan Tatap Muka Ditiadakan</title>
		<link>https://memontum.com/lapas-lowokwaru-malang-diperketat-23-maret-2020-kunjungan-tatap-muka-ditiadakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2020 05:25:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[LP Lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109228</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kalapas klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna telah mengeluarkan surat surat pengumuman terkait perubahan kunjungan di Lapas Klas 1 Malang/ LP Lowokwaru. Perubahan kunjungan itu akan mulai dilakukan pada Senin (23/3/2020). Bahwa kunjungan tatap muka di Lapas Klas 1 Malang ditiadakan dan diganti dengan kunjungan Video Call. Dengan artian bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kalapas klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna telah mengeluarkan surat surat pengumuman terkait perubahan kunjungan di Lapas Klas 1 Malang/ LP Lowokwaru. Perubahan kunjungan itu akan mulai dilakukan pada Senin (23/3/2020). Bahwa kunjungan tatap muka di Lapas Klas 1 Malang ditiadakan dan diganti dengan kunjungan Video Call.</p>
<p>Dengan artian bahwa pengunjung/ pembesuk, tidak usah datang ke Lapas, sebagaingantinya bisa melakukan dengan cara video call di rumah. Adapun pendaftarannya sebagai berikut, mendownload aplikasi L&#8217;Sima di laman Play Store, melakukan pendaftaran aplikasi L&#8217;Sima dan logon untuk menjadi member L&#8217;Sima. Melakukan kunjungan pendaftaran online video call melakui live chat di aplikasi L&#8217;Sima. Operator akan menghubungi pendaftar pada jadwal yang telah ditentukan.</p>
<p><div id="attachment_109230" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109230" decoding="async" class="size-full wp-image-109230" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200321-WA01531-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kunjungan di Lapas Kelas 1 Malang pada Sabtu (21/3/2020) pagi. Tampak petugas Lapas melakukan pemeriksaan suhu badan pengunjung dengan Thermo Scanner. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200321-WA01531-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200321-WA01531-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200321-WA01531-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200321-WA01531-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109230" class="wp-caption-text">Kunjungan di Lapas Kelas 1 Malang pada Sabtu (21/3/2020) pagi. Tampak petugas Lapas melakukan pemeriksaan suhu badan pengunjung dengan Thermo Scanner. (gie)</p></div></p>
<p>Perubahan kunjungan ini akan dimulai pada 23 Maret 2020 hingga batas yang tidak bisa ditentukan dan bisa berubah sesui perkembangan saat ini.</p>
<p>&#8220;Dalam rangka menindak lanjuti surat edaran dari Direktur Jendral Pemasyarakatan dan terkait perkembangan penyebaran Virus Covid 19 di masyarakat, Lapas klas 1 Malang mengambil langkah strategis mengubah layanan kunjungan. Kalau biasanya pengunjung datang ke Lapas Langsung, namun nantinya kunjungan melalui Video Call,&#8221; ujar Anak Agung melalui ponselnya pada Sabtu (21//3/2020) pagi.</p>
<p>Kunjungan tanpa tatap muka langsung ini dilaksanakan demi mencegah penyebaran Covod 19. &#8221; Ini kami laksanakan untuk mencegah penyebaran Covid 19 dan mendukung program pemerintah supaya melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mohon dukungannya, bahwa kita semua beetanggung jawab dalam pencegahan penularan Covid-19. Semangat terus dan garus sehat,&#8221; ujar Anak Agung. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109228</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
