<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>LPG 3kg &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lpg-3kg/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jun 2023 14:10:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>LPG 3kg &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pertamina Malang Raya Siapkan Regulasi Baru untuk 2.300 Pangkalan LPG 3 Kg</title>
		<link>https://memontum.com/pertamina-malang-raya-siapkan-regulasi-baru-untuk-2-300-pangkalan-lpg-3-kg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2023 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[LPG 3kg]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190533</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Agar tepat sasaran dalam pendistribusian tabung subsidi gas LPG 3 kg, pertamina malang kini tengah menyiapkan regulasi baru. Dimana, dari 2.300 pangkalan yang ada di Malang Raya, akan diberikan edukasi terkait dengan aplikasi pendataan. Sales Branch Manager Pertamina Rayon I Malang Raya, Ahmad Ubaidillah Maksum, menyampaikan jika aplikasi pendataan tersebut memang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Agar tepat sasaran dalam pendistribusian tabung subsidi gas LPG 3 kg, pertamina malang kini tengah menyiapkan regulasi baru. Dimana, dari 2.300 pangkalan yang ada di Malang Raya, akan diberikan edukasi terkait dengan aplikasi pendataan.</p>



<p>Sales Branch Manager Pertamina Rayon I Malang Raya, Ahmad Ubaidillah Maksum, menyampaikan jika aplikasi pendataan tersebut memang masih belum dilakukan. Namun, menurutnya penting untuk diberikan kepada para pangkalan LPG.</p>



<p>“Jadi saat ini, Pertamina juga sedang mensosialisasikan untuk subsidi LPG tepat sasaran. Jadi kedepannya agar kita tahu yang membeli LPG ke pangkalan itu siapa saja. Namun, saat ini kami dari Pertamina masih dalam tahap mempersiapkan pangkalan-pangkalan yang siap melakukan itu. Yang perlu digaris bawahi adalah pendataannya itu juga belum jalan,” tegas Ubaid, Jumat (09/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan dilakukan pendataan tersebut, nantinya akan disinkronkan dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terhubung dengan data milik Kemensos RI, dalam Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (P3KE). &#8220;Karena kalau di Malang Raya ini pangkalannya juga cukup banyak. Sehingga, kami coba sosialisasikan dan memberikan pembelajaran ke mereka agar siap dulu,” ucapnya.</p>



<p>Tentu dengan persiapan langkah-langkah tersebut, pihaknya berharap mampu menciptakan manfaat bagi banyak pihak. Sebab, pendistribusian LPG bersubsidi yang tidak tepat sasaran, itu juga berakibat pada pembengkakan anggaran yang dikeluarkan oleh negara, sehingga memiliki dampak negatif di masa depan.</p>



<p>“Dampaknya pasti penggunaan LPG 3 kg akan semakin bertambah, padahal itu LPG subsidi, ada kuotanya berarti ada batasan volume yang ditetapkan pemerintah dan itu menggunakan anggaran APBN. Kalau misalnya banyak yang tidak tepat sasaran, pasti APBN dari tahun ke tahun akan semakin bengkak, dan membebani anggaran,” imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, apabila tidak tepat sasaran, juga dapat mengakibatkan tingginya angka inflasi, dan pada akhirnya pertumbuhan ekonomi akan cukup terganggu. Sebagai informasi, untuk sementara ini Harga Eceran Tinggi (HET) tabung gas LPG 3 kg tersebut, Rp 16 ribu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Kelangkaan LPG 3 Kg, Pertamina Rayon I Malang Raya Tegaskan Agar ke Pangkalan Resmi</title>
		<link>https://memontum.com/respon-kelangkaan-lpg-3-kg-pertamina-rayon-i-malang-raya-tegaskan-agar-ke-pangkalan-resmi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[langka]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[LPG 3kg]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190365</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Lutfia Indah, mengeluhkan kelangkaan LPG 3 Kg di beberapa toko atau agen. Bahkan, dirinya mengaku sudah berkeliling di empat toko berbeda, namun ketersedian stok mengalami kekosongan. Tidak hanya itu, Indah juga telah mencoba menghubungi dua toko yang berbeda, namun hasilnya tetap sama. Bahwa, LPG [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Lutfia Indah, mengeluhkan kelangkaan LPG 3 Kg di beberapa toko atau agen. Bahkan, dirinya mengaku sudah berkeliling di empat toko berbeda, namun ketersedian stok mengalami kekosongan.</p>



<p>Tidak hanya itu, Indah juga telah mencoba menghubungi dua toko yang berbeda, namun hasilnya tetap sama. Bahwa, LPG 3 Kg mengalami kekosongan. Sehingga, terpaksa dirinya harus membeli dan mencari di lain tempat.</p>



<p>“Tadi kebetulan pas mau memasak, ternyata LPG habis. Jadi, coba beli ke empat toko sekitar rumah tapi semua kosong. Terus, saya coba menghubungi layanan LPG lewat pesan singkat. Tapi dua-duanya juga kosong. Jadi, sudah ada enam toko yang stoknya kosong. Tapi sore tadi dihubungi salah satu toko, sudah ada stok katanya,” ujar Lutfia Indah, Rabu (07/06/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Rayon I Malang Raya, Ahmad Ubaidillah Maksum, dikonfirmasi terpisah menyampaikan jika LPG 3 Kg di Kota Malang, tidak mengalami kendala. Dimana, distribusi tetap dilakukan sesuai alokasi harian yang telah ditetapkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Untuk LPG 3 Kg, itu tidak ada kendala distribusi dan tetap dilakukan sesuai alokasi harian. Beberapa pangkalan tersebut, masih melayani pembeli gas LPG 3 Kg,” ucap Ubaid, saat dikonfirmasi melalui sambungan selular.</p>



<p>Kemudian, saat disinggung mengenai alasan kelangkaan LPG 3 Kg, Ubaid menjelaskan bahwa kelangkaan terjadi di toko-toko pengecer yang tidak resmi. Sehingga, pihaknya menyarankan untuk memastikan terlebih dahulu pada toko tersebut.</p>



<p>“Pastikan dahulu toko tersebut, itu pengecer yang tidak resmi atau mungkin mendapatkan pasokan gas dari sumber yang tidak terverifikasi atau di luar dari pangkalan resmi LPG 3 Kg,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Ubaid juga menegaskan, bahwa pangkalan-pangkalan resmi tidak mengalami kendala. Sebab, kuota pengiriman LPG 3 Kg di Malang Raya, perharinya mencapai 430 metrik ton atau sekitar 140 ribu tabung. Karena itu, kelangkaan yang terjadi kemungkinan besar berasal dari pengecer yang tidak resmi.</p>



<p>&#8220;Semua pangkalan kuotanya sudah terjadwal, jadi tidak ada kendala. Kuotanya Malang Raya itu 430 MT per hari atau sekitar 140.000 tabung ukuran 3 kg,” imbuh Ubaid. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190365</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oplos LPG Subsidi, Warga Jombang dan Tuban Dibekuk Polres Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/oplos-lpg-subsidi-warga-jombang-dan-tuban-dibekuk-polres-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2022 08:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[LPG 3kg]]></category>
		<category><![CDATA[LPG oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[LPG subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[polres jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dua pelaku penyalahgunaan tabung LPG bersubsidi berinisial AW (39) asal Tuban dan GS (39) asal Jombang, Selasa (30/08/2022) tadi, dirilis di Polres Jombang. Keduanya adalah pengoplos LPG 3 Kg ke tabung gas non subsidi 50 Kg di sebuah rumah kontrakan di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Kapolres Jombang, AKBP M Nurhidayat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dua pelaku penyalahgunaan tabung LPG bersubsidi berinisial AW (39) asal Tuban dan GS (39) asal Jombang, Selasa (30/08/2022) tadi, dirilis di Polres Jombang. Keduanya adalah pengoplos LPG 3 Kg ke tabung gas non subsidi 50 Kg di sebuah rumah kontrakan di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.</p>



<p>Kapolres Jombang, AKBP M Nurhidayat, menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat melalui Program Kandani. Bahwa, ada kecurigaan di sebuah tempat tertutup dan sering ada aktivitas keluar masuk jasa angkut tabung LPG.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan laporan tersebut, Kasatreskrim Polres Jombang membentuk tim penyelidikan bersama Polsek serta Satintelkam. Hasil penyelidikan di lokasi, kemudian kami melakukan penggeledahan dan ditemukan banyak penyimpangan, yakni memindahkan gas tabung LPG subsidi 3 Kg ke tabung gas non subsidi 50 Kg,&#8221; ujarnya</p>



<p>Setelah dilakukan pengembangan, petugas berhasil mengamankan AW dan GS. Hasil introgasi dan pendataan TKP bahwa lokasi tersebut adalah rumah sewa dengan harga Rp 1 juta per bulan, ketrampilan mengoplos tabung gas didapat ketika para tersangka bekerja di Surabaya.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini sudah berlangsung selama 5 bulan, total tabung gas subsidi yang didapatkan dari toko-toko kecil selama 5 bulan mencapai 4.500 tabung gas 3 Kg yang telah di pindahkan ke tabung gas 50 Kg. Satu tabung gas 50 Kg memerlukan 18 tabung gas 3 Kg. Selama 5 bulan pemerintah mengalami kerugian sebesar Rp 250 juta. Dalam 1 hari, tersangka menghasilkan sekitar 10 hingga 11 tabung gas 50 Kg, dalam sebulan ada 22 hari kerja,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Tabung gas tersebut, kemudian dipasarkan ke Surabaya. Saat ini, petugas masih tetap dilakukan proses pengembangan terkait harga serta volume tabung. Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 40 Undang-Undang Nomer 11 tahun 2020, terkait cipta kerja dan Junto dengan Undang-Undang Nomer 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.</p>



<p>&#8220;Kami berharap kepada masyarakat Kabupaten Jombang, apabila melihat atau mendengar sesuatu yang mencurigakan mohon dilaporkan kepada Polres Jombang,&#8221; tuturnya</p>



<p>Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 6 buah selang pemindah gas LPG, 11 buah tabung gas LPG 50 Kg, 252 buah tabung gas LPG 3 Kg kondisi terisi, 116 tabung gas LPG 3 Kg kondisi kosong, 1 buah kompor gas LPG beserta selang dan regulator, 1 buah panci, 1 buah timbangan digital serta 1 unit mobil Pikap Grand max warna Hitam No Pol S 9492 WJ.</p>



<p>Ditempat sama, PJs SPM Rayon 2 Jombang Mojokerto, Ardha Agnisatria Bahar, mewakili pihak Pertamina menyampaikan, terima kasih kepada Kapolres Jombang beserta jajarannya yang telah membantu Pertamina dalam mengawasi lapangan, Pertamina akan menindak lanjuti temuan ini.</p>



<p>&#8220;Kalau memang ditemukan agen atau pangkalan yang ikut bermain, akan kita tindak tegas sesuai dengan arahan di dalam kontrak antara lain pemotongan alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU), karena terkait dengan subsidi harus tepat sasaran kepada rakyat yang membutuhkan,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174497</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stok LPG 3 Kg di Jember Aman</title>
		<link>https://memontum.com/stok-lpg-3-kg-di-jember-aman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 11:29:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPC Hiswana Migas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[LPG 3kg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140693</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Stok bahan bakar gas bersubsidi, atau LPG 3 Kg di Kabupaten Jember, selama Bulan Puasa hingga Lebaran nanti, dipastikan dalam kondisi aman. Pernyataan ini, disampaikan oleh Wakil Ketua Hiswana Migas (Hiswana Wiraswasta Minyak Bumi dan Gas) wilayah Sekarkijang (Sekitar Karesidenan Besuki dan Lumajang), Ikbal Wildan Fardana, Kamis (22/04). Baca juga: Menurut Ikbal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Stok bahan bakar gas bersubsidi, atau LPG 3 Kg di Kabupaten Jember, selama Bulan Puasa hingga Lebaran nanti, dipastikan dalam kondisi aman.</p>



<p>Pernyataan ini, disampaikan oleh Wakil Ketua Hiswana Migas (Hiswana Wiraswasta Minyak Bumi dan Gas) wilayah Sekarkijang (Sekitar Karesidenan Besuki dan Lumajang), Ikbal Wildan Fardana, Kamis (22/04).</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
</ul>


<p>Menurut Ikbal yang juga menjadi anggota Komisi B DPRD Jember ini, menjelaskan bahwa kecukupan LPG bersubsidi dipasaran, setelah pihaknya mengirimkan permohonan alokasi fakultatif kepada pihak Pertamina.</p>



<p>“Kami dari Hiswana migas sudah mengantisipasi dengan mengajukan surat dukungan kepada pemerintah daerah sebagai dasar Pertamina untuk mengeluarkan alokasi fakultatif,” katanya.</p>



<p>Permintaan penambahan kuota tersebut, tambahnya, kemudian langsung direalisasikan sehari menjelang puasa. &#8220;Alhamdulillah, sudah terealisasi. Bahkan, sebelum puasa atau Senin (12/04) lalu, sudah terealisasi hingga Jumat (17/04) akhir pekan lalu,” imbuhnya.</p>



<p>Jumlah alokasinya, terangnya, menurut legislator dari partai PPP ini sebesar 100 persen dari jumlah alokasi harian masing-masing agen. Ikbal kemudian mencontohkan, penambahan alokasi yang dimaksud. Di mana kalau agen, perharinya lima DO (delivery order).</p>



<p>Langkah Hiswana Migas tersebut, akhirnya membawa dampak positif, hingga saat ini. Bahkan, tidak ada gejolak terkait kelangkaan LPG bersubsidi atau LPG melon di pasaran.</p>



<p>&#8220;Agar saat menjelang lebaran nanti tidak ada kelangkaan LPG, pihak Hiswana Migas akan kembali memohon surat dukungan kepada Pemkab Jember,” tambahnya.<strong> (rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140693</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerobak Pukis Disatroni Maling, Tabung LPG Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/gerobak-pukis-disatroni-maling-tabung-lpg-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2020 12:01:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gerobak Pukis]]></category>
		<category><![CDATA[Jl Bendungan Sutami]]></category>
		<category><![CDATA[LPG 3kg]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pelaku pencurian terekam CCTV saat menyatroni gerobak penjualan pukis di Jl Bendungan Sutami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (30/9/2020) dini hari. Dalam aksinya itu pelaku berhasil mencuri 1 tabung LPG milik Mardiana (25) si penjual pukis warga Jl Kyai Perseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kejadian ini diketahui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pelaku pencurian terekam CCTV saat menyatroni gerobak penjualan pukis di Jl Bendungan Sutami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (30/9/2020) dini hari. Dalam aksinya itu pelaku berhasil mencuri 1 tabung LPG milik Mardiana (25) si penjual pukis warga Jl Kyai Perseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kejadian ini diketahui oleh Mardiana keesokan paginya setelah diberitahu oleh pemilik lahan lokasi kejadian.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa saat kejadian kondisi gerobak kue pukis tidak terjaga karena ditinggal istirahat pulang ke Bumiayu. Namun Mardiana memastikan bahwa kondisi gerobaknya terkunci rapat hingga merasa aman.</p>
<p>Rabu dini hari, pelaku muncul melakukan aksinya. Pelaku beraksi seorang diri. Jika dilihat dari rekaman CCTV, pelaku tampak duduk seperti membongkar etalasi kaca bagian bawah gerobak. Pelaku tidak langsung mengambil tabung, melainkan kembali berdiri seperti mengawasi kondisi sekitar.</p>
<p>Setelah merasa aman, pelaku mengeluarkan tas kresek besar warna hitam. Selanjutnya dia kembali menuju etalase gerobak pukis untuk mengambil tabung LPG. Tabung itu kemudian dimasukan ke dalam tas kresek. Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan lokasi.</p>
<p><div id="attachment_124791" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/CCTV.jpeg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-124791" decoding="async" class="size-medium wp-image-124791" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/CCTV-300x179.jpeg?resize=300%2C179&#038;ssl=1" alt="Foto rekaman CCTV. (ist)" width="300" height="179" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/CCTV.jpeg?resize=300%2C179&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/CCTV.jpeg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/CCTV.jpeg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/CCTV.jpeg?w=500&amp;ssl=1 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-124791" class="wp-caption-text">Foto rekaman CCTV. (ist)</p></div></p>
<p>&#8220;Saya melihat gerobak pukis itu letaknya bergeser sekitar pukul 05.00. Lokasinya di halaman rumah saya yang disewa untuk berjualan kue pukis. Saat posisi gerobak itu akan saya kembalikan, kaca etalasenya jatuh. Saya pun curiga karena biasanya terkunci rapat. Kacanya terbuka dan tabung LPG 3 yang biasanya letakkan di etalase telah hilang. Kompor dan cetakan pukis masih ada. Saya kemudian menghubungi si pemilik gerobak,&#8221; ujar saksi mata yang engan menyebutkan namanya.</p>
<p>Setelah mendapatkan kabar tersebut, Mardiana segera mendatangi gerobaknya. Saat dilakukan pengecekan ternyata benar bahwa abung LPG miliknya telah hilang. Setelah itu dilakukan pengecekan di CCTV hingga diketahui ada maling yang melakukan aksinya sekitar pukul 04.00.</p>
<p>Menurut kererangan Mardiana, bahwa akibat dari kejadian ini dirinya mengalami kerugian sebesar Rp 300 ribu. Karena selain kehilangan tabung LPG 3 kg, etalase kaca bagian bawah gerobaknya juga rusak. &#8220;Bagaimana lagi. Saya harus kembali beli tabung LPG untuk bisa berjualan pukis. Kedepannya tabung LPG, kompor dan cetakan pukis akan saya bawa pulang untuk menghindari hal seperti ini kembali terulang,&#8221; ujar Mardiana.</p>
<p>Adapun ciri-ciri pelaku bertubuh kurus, memakai topi berjenggot dan berkumis. Saat kejadian pelaku cukup berani karena beraksi tanpa memakai masker. Kejadian ini sendiri tidak dilaporkan ke pihak kepolisian. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124790</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
