<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>LPG Ngowos &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lpg-ngowos/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2020 12:09:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>LPG Ngowos &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Nenek dan Cucu Tersambar Semburan Gas Api LPG</title>
		<link>https://memontum.com/nenek-dan-cucu-tersambar-semburan-gas-api-lpg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2020 11:39:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[LPG Ngowos]]></category>
		<category><![CDATA[polsek karangploso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107858-nenek-dan-cucu-tersambar-semburan-gas-api-lpg</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seorang nenek dan cucu di Dusun Karang RT13/RW04 Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, Kamis (5/3/2020) pagi, menjadi korban luka bakar akibat semburan gas tabung LPG yang ngowos dan menimbulkan kebakaran. Musibah dialami Sri Mukti (84) dan Nuryakin alias Grandong (39). Keduanya tinggal di Donowarih Karangploso. Sri Mukti menderita luka bakar di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seorang nenek dan cucu di Dusun Karang RT13/RW04 Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, Kamis (5/3/2020) pagi, menjadi korban luka bakar akibat semburan gas tabung LPG yang ngowos dan menimbulkan kebakaran.</p>
<p>Musibah dialami Sri Mukti (84) dan Nuryakin alias Grandong (39). Keduanya tinggal di Donowarih Karangploso. Sri Mukti menderita luka bakar di bagian kedua kaki sedangkan Nuryakin mengalami luka bakar di muka, tangan kiri dan kaki kanan kiri.</p>
<div id="attachment_107859" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107859" decoding="async" class="size-full wp-image-107859" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200305-WA0093-copy.jpg?resize=740%2C351&#038;ssl=1" alt="Anggota Polsek memintai keterangan keluarga korban. (Humas Polres Malang) " width="740" height="351" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200305-WA0093-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200305-WA0093-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200305-WA0093-copy.jpg?resize=600%2C285&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200305-WA0093-copy.jpg?resize=200%2C95&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107859" class="wp-caption-text">Anggota Polsek memintai keterangan keluarga korban. (Humas Polres Malang)</p></div>
<p>&#8220;Luka bakarnya 55%. Semoga lekas sembuh untuk korban,&#8221; terang Kapolsek Karangploso, AKP Effendy Budi Wibowo kepada Memontum.com, dalam konfirmasi ponsel, Kamis sore.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan olah kejadian Polsek Karangploso (Polres Malang), didapat kronologis kejadian bermula sekitar pukul 08.00.</p>
<p>Pagi itu, korban Sri Mukti sedang memasak di dapur. Mendadak dari belakang menyembur kobaran apik. Sontak ia berteriak dan menarik perhatian Nuryakin.</p>
<p>Grandong atau Nuryakin langsung berusaha mencari sumber api. Ia berusaha mematikannya dengan membuka regulator tabung. Padahal, semburan api terus berkobar. Alhasil, tangannya melepuh.</p>
<p>Kobaran api juga merembet ke yang tembok dapur berbahan bambu. Akibatnya, tembok dapur pun ludes terbakar. Si jago merah kemudian berhasil dipadamkan berkat bantuan warga sekitar dan dipastikan padam oleh PMK Kabupaten Malang.</p>
<p>Barang bukti diamankan berupa 1 tabung gas LPG ukuran 12 Kg dan 3 Kg. Bocornya salah satu tabung diduga menjadi sebab semburan kobaran api yang melukai kedua korban. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Katup Tabung LPG Lepas, Semburan Api Sambar Tangan Warga Dinoyo</title>
		<link>https://memontum.com/katup-tabung-lpg-lepas-semburan-api-sambar-tangan-warga-dinoyo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 12:42:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[LPG Ngowos]]></category>
		<category><![CDATA[luka bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Tabung LPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100086-katup-tabung-lpg-lepas-semburan-api-sambar-tangan-warga-dinoyo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Pemerintah dan Pertamina harusnya selalu memperhatikan kualitas tabung LPG 3 kg yang beredar di pasaran. Dikarenakan jika kondisi tabung sudah tidak layak, bisa membahayakan masyarakat. Seperti halnya yang terjadi, Selasa (19/11/2019) pukul 06.30, di rumah Siti Khotimah (67) pemilik warung Anggrek di Jl Gajayana Gang IV, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah dan Pertamina harusnya selalu memperhatikan kualitas tabung LPG 3 kg yang beredar di pasaran. Dikarenakan jika kondisi tabung sudah tidak layak, bisa membahayakan masyarakat.</p>
<p>Seperti halnya yang terjadi, Selasa (19/11/2019) pukul 06.30, di rumah Siti Khotimah (67) pemilik warung Anggrek di Jl Gajayana Gang IV, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Saat memasang regulator ke tabung LPG 3 kg, tiba-tiba katup gas lepas masuk ke dalam tabung. Saat regulatur dibuka kembali, tabung LPG 3 Kg tersebut menyemburkan gas cukup besar hingga menimbulkan suara ledakan dan membuat Yusuf (39) anak bu Siti mengalami luka bakar pada bagian kedua tangan dan sejumlah luka bakar lainnya di bagian tubuh.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, Yusuf masih dalam perawatan di RSI Unisma. Informasi didapat Memontum.com, bahwa Siti Khotimah adalah pemilik warung Anggrek. Dia sudah terbiasa menggunakan tabung LPG 3 kg. Pagi itu, karena gas nya habis, Siti mengantinya dengan tabung gas LPG 3 kg yang baru.</p>
<p>&#8220;Saya sudah terbiasa memasang regulator dan selama ini baik-baik saja. Tapi tadi pagi saat memasang, tiba-tiba saya mendengar suara klutik-klutik di dalam tabung LPG,&#8221; ujar Siti.</p>
<p>Karena merasa ada yang aneh dengan suara &#8220;klitik-klitik&#8221; tersebut, Siti kemudian membuka kembali regulator. &#8220;Saat regulator saya buka, terlihat tengahnya sudah cumplung (berlubang) dan gas keluar dari tabung LPG. Gas nya terus keluar sehingga memenuhi ruangan dapur,&#8221; ujar Siti.</p>
<p>Kejadian sangat cepat, Siti sempat berlari mematikan kompor dan listrik. Sedangkan Yusuf segera datang memasukan tabung LPG tersebut ke dalam bak kamar mandi.</p>
<p>&#8220;Hanya hitungan detik, saat semua kompor dimatikan, ada 1 yang terlewat yakni reskuker. Saat Yusuf kembali dari kamar mandi berencana membuka pintu samping supaya gas bisa mudah keluar. Namun belum sempat membuka pintu, tubuhnya tersambar api bersamaan terjadi ledakan,&#8221; ujar Mubin (41), kakak Yusuf.</p>
<p>Ledakan cukup keras, kedua tangan Yusuf terbakar. &#8220;Kedua tangan adik saya terbakar. Adik saya segera masuk kamar berguling-guling untuk memadamkan api di tubuh. Yusuf kemudian dibawa oleh Anton( 37), adiknya ke RSI Dinoyo. Sedangkan api yang membakar perabotan bisa dipadamkan,&#8221; ujar Mubin.</p>
<p>Dengan musibah ini, Mubin berharap pemerintah dan pertamina memperhatikan kualitas tabung LPG.</p>
<p>&#8220;Kalau katup gas bisa cumplung seperti ini, kualitas tabung gas LPG 3 kg membahayakan masyarakat. Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kualitas tabung LPG yang diedarkan di masyarakat. Kalau seperti ini sangat membahayakan masyarakat. Kualitas harus benar-benar diperhatikan&#8221; ujar Mubin. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100086</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selang LPG Ngowos, Warga Tlogomas Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/selang-lpg-ngowos-warga-tlogomas-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2019 17:09:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[LPG Ngowos]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98215-selang-lpg-ngowos-warga-tlogomas-terbakar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Subhan Wahyudi (47) warga asal Mergasari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, yang sehari-harinya tinggal di Jl Batu Permata, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Sabtu (19/10/2019) pukul 11.30, terbakar. Hal itu terjadi saat dia menyalakan kompor di dapur rumahnya. Ternyata selang gas LPG di rumahnya bocor hingga api membakar tubuhnya. Akibatnya kedua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Subhan Wahyudi (47) warga asal Mergasari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, yang sehari-harinya tinggal di Jl Batu Permata, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Sabtu (19/10/2019) pukul 11.30, terbakar.</p>
<p>Hal itu terjadi saat dia menyalakan kompor di dapur rumahnya. Ternyata selang gas LPG di rumahnya bocor hingga api membakar tubuhnya. Akibatnya kedua paha, tangan dan wajahnya mengalami luka bakar hingga segera dilarikan ke IGD RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum menyebutkan bahwa siang itu Subhan hendak memasak di dapur rumah. Diduga Subhan tidak menyadari kalau selang tabung LPG 3 kg di rumahnya bocor hingga langsung saja menyalakan kompor.</p>
<p>Saat itulah api langsung menyambar tubuhnya. Dengan kondisi luka bakar, Wahyudi segera keluar rumah untuk meminta tolong. Saat itu api terus menyala hingga bagian tembok dapur terbakar.</p>
<p>Warga segera berdatangan membantu melakukan pemadaman dentan air seadanya. Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsekta Lowokwaru hingga petugas segera mendatangi lokasi. Beruntung area kebakaran tidak seberapa besar sehingga api segera berhasil dipadamkan. Karena luka bakar yang dideritanya cukip serius, Subhan segera dilarikan ke IGD RSSA Malang.</p>
<p>Kapolsekta Lowokwaru Kompol Pujiyono membenarkan adanya kejadian itu. &#8221; Saat korban menyalakan kompor, tidak mengetahui kalau tabung LPG di rumahnya ngowos. Sehingga saat kompor dinyalakan, api langsung menyambar tubuh korban,&#8221; ujar Kompol Pujiyono.</p>
<p>Sementara itu Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan perlu dilakukan pengecekan jika mencium bau gas. &#8221; Selalu waspada, jika mencium bau gas jangan langsung menyalakan kompor. Segera saja lakukan pengecekan,&#8221; ujar Ipda Marhaeni. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98215</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
