<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Luar Biasa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/luar-biasa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2021 14:17:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Luar Biasa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sikapi Instruksi Menko Marvest, Wali Kota Sutiaji Sampaikan Kendala Sosial Luar Biasa</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-instruksi-menko-marvest-wali-kota-sutiaji-sampaikan-kendala-sosial-luar-biasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 14:17:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kendala Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Luar Biasa]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Marvest]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rakor Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 secara virtual dari NCC Balai Kota. Dalam rapat yang dipimpin oleh Menko Marvest itu, tiap daerah yang menerapkan PPKM Level 4 diharapkan membuat Isolasi Terpadu (Isolter). &#8220;Diharapkan tiap kecamatan ada 1 Isolter, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rakor Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 secara virtual dari NCC Balai Kota. Dalam rapat yang dipimpin oleh Menko Marvest itu, tiap daerah yang menerapkan PPKM Level 4 diharapkan membuat Isolasi Terpadu (Isolter).</p>



<p>&#8220;Diharapkan tiap kecamatan ada 1 Isolter, namun sulit. Saya kira malah tidak perlu,&#8221; ungkap Wali Kota Sutiaji, usai mengikuti rakor, Jumat (23/07) malam.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya ketika Isolter dihadirkan, pasti ada pertimbangan bagaimana tenaga kesehatannya. Bahkan untuk penentuan tempat Isolter juga tak semudah yang dibayangkan.</p>



<p>&#8220;Kemarin saja kami sudah rencanakan Guest House Radho Suite untuk jadi tempat isolasi, warga menolak. Padahal sudah saya terangkan yang disitu adalah pasien yang telah menjalani 10 hari isolasi dan tinggal sisa 4 hari. Jadi gejala klinis sudah tidak ada, baru dari Safe House Kawi digeser ke Guest House Radho Suite itu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lanjut Sutiaji, ia sangat menyayangkan warga yang menolak keputusan tersebut. Pasalnya, saat ini kondisi sudah darurat, banyak Rumah Sakit (RS) rujukan covid-19 yang overload. Karena Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) untuk pasien Covid-19 sudah penuh, banyak warga yang harus isolasi mandiri (Isoman) di rumah.</p>



<p>&#8220;Ini untuk kemanusiaan, ada saudara kita menjerit butuh bantuan masa kita biarkan. Memang kendala sosial luar biasa. Lucu saya kira kalau berkata Pancasilais tapi begini saja menolak,&#8221; sesal pemilik kursi N1 itu.</p>



<p>Dirinya sangat berharap warga memaklumi keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk membuat Radho Suite sebagai tempat isolasi. Karena berbagai pertimbangan pun telah dikaji oleh pihaknya.</p>



<p>&#8220;Aksesnya mudah kalau dari Safe House Kawi ke Radho Suite. Jadi yang sudah tidak ada gejala apa-apa digeser kesana, karena syaratnya kan 14 hari isolasi. Saya akan upayakan jadi disana,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Oleh karena itu, dibanding membuat Isolter, Sutiaji lebih memilih menguatkan PPKM Mikro. Dimana lokalisir warga yang Isoman dapat terpantau dengan apik dan ada rasa gotong royong antar warga. &#8220;Seperti di Kelurahan Gadang itu bagus, yang positif ada 40 an tapi yang isoman 101, karena orang serumah kontak erat juga Isoman. Dan para warga lainnya peduli, dibuat Dapur Umum, asupan makanan tercukupi. Harusnya seperti itu, dan tentu memenuhi syarat untuk melakukan Isoman di rumah,&#8221; kata Sutiaji. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Luar Biasa,  DPRD Banyuwangi akan Sahkan Perda Perlindungan Tanaman Kelapa</title>
		<link>https://memontum.com/luar-biasa-dprd-banyuwangi-akan-sahkan-perda-perlindungan-tanaman-kelapa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2017 02:53:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Luar Biasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=10982</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi&#8212; Memasuki masa berakhirnya tahun anggaran 2017. DPRD Kabupaten Banyuwangi genjot rampungkan 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Ketiga Raperda tersebut antara lain, Raperda Perubahan Perda Kabupaten Banyuwangi No. 8 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Raperda Perubahan Perda Kabupaten Banyuwangi No. 8 tahun 1973 tentang Perlindungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi&#8212;</strong> Memasuki masa berakhirnya tahun anggaran 2017. DPRD Kabupaten Banyuwangi genjot rampungkan 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).<br />
Ketiga Raperda tersebut antara lain, Raperda Perubahan Perda Kabupaten Banyuwangi No. 8 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Raperda Perubahan Perda Kabupaten Banyuwangi No. 8 tahun 1973 tentang Perlindungan Tanaman Kelapa, serta Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Kabupaten Banyuwangi.</p>
<p>Usai mengikuti rapat Badan Musyawarah (Banmus) Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ismoko, Senin (4/12/2017) di ruang khusus, mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menjadwalkan pengedahan tiga Raperda.</p>
<p>“Rapat Banmus menjadwalkan kegiatan pengesahan tiga Raperda, serta beberapa kegiatan konsultasi Komisi di dalam Propinsi,” kata Ismoko.<br />
Lebih lanjut Ismoko mengatakan untuk kepastian jadwal rapat paripurna DPRD, terkait dengan pengesahan ketiga Raperda itu, masih menunggu koordinasi dengan pihak eksekutif, perihal waktu Bupati Banyuwangi untuk bisa hadir dalam rapat paripurna dewan.</p>
<p>&#8220;Kita masih menunggu kesiapan eksekutif,&#8221; tandas Ismoko. (but/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10982</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
