<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ludes &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ludes/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Jul 2023 11:07:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ludes &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Probolinggo Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lupa-matikan-kompor-rumah-warga-probolinggo-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jul 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ludes]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[matikan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Rumah milik Saiful (50) di Jalan S Parman, Gang Pelita, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, ludes terbakar, Minggu (30/07/2023) tadi. Beruntung, dalam musibah ini hanya mengakibatkan kerugian materi, karena rumah dalam kondisi kosong. Diperoleh informasi, bahwa saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi oleh pemiliknya ke Kecamatan Maron. Kobaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Rumah milik Saiful (50) di Jalan S Parman, Gang Pelita, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, ludes terbakar, Minggu (30/07/2023) tadi. Beruntung, dalam musibah ini hanya mengakibatkan kerugian materi, karena rumah dalam kondisi kosong.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi oleh pemiliknya ke Kecamatan Maron. Kobaran api pertama, kali pertama terlihat di bagian belakang. Sehingga, ada dugaan korban meninggalkan rumahnya dengan keadaan lupa mematikan kompor di dapur.</p>



<p>Dari awal munculnya api, kemudian bara merambat hingga ke bagian depan rumah. Warga yang mengetahui kejadian, pun berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Hingga kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke petugas kepolisian dan Petugas Pemadam Kebakaran Kota Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kebakaran bermula dari daerah dapur, yang kemudian api merembet ke bagian tengah. Karena api terlalu besar serta angin kencang, upaya warga melakukan pemadaman mengalami kesulitan. Kejadian ini lalu dilaporkan ke petugas Damkar hingga mereka segera tiba di lokasi,” kata warga setempat, Suprianto.</p>



<p>Kabid Damkar Kota Probolinggo, Abdul Kholik, mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Akibat angin yang bertiup kencang, api dengan cepat membesar sehingga proses pemadaman memakan waktu kurang lebih sekitar satu jam.</p>



<p>“Setelah tiba di lokasi, kami kemudian melakukan pemadaman. Untuk kendala, yakni angin bertiup cukup kencang. Api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian,” katanya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga di Palengaan Pamekasan Ludes Terbakar, Kerugian Ditafsir Capai Rp 1 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-warga-di-palengaan-pamekasan-ludes-terbakar-kerugian-ditafsir-capai-rp-1-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[capai]]></category>
		<category><![CDATA[ditafsir]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ludes]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[palengaan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193553</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Diduga akibat hubungan arus pendek, rumah milik Mukrab (60), warga Dusun Wak-Duwek, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar, Selasa (18/07/2023) pagi. Anak korban, Suniyah, mengatakan bahwa kejadian itu baru diketahuinya saat berada di depan rumah. Saat itu, dirinya melihak percikan api dari lampu rumah sebelah Barat. Kemudian, api menyebar ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Diduga akibat hubungan arus pendek, rumah milik Mukrab (60), warga Dusun Wak-Duwek, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar, Selasa (18/07/2023) pagi.</p>



<p>Anak korban, Suniyah, mengatakan bahwa kejadian itu baru diketahuinya saat berada di depan rumah. Saat itu, dirinya melihak percikan api dari lampu rumah sebelah Barat. Kemudian, api menyebar ke sebelah Timur.</p>



<p>&#8220;Saya melihat percikan api dari lampu atas di rumah sebelah Barat. Kemudian, langsung menyebar ke rumah sebelah Timur. Apipun langsung membakar semua barang yang ada di dalam rumah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Palengaan, AKP Junaidi, menyampaikan kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00. Pemicunya, diduga akibat arus pendek lantaran hubungan arus pendek.</p>



<p>&#8220;Iya tadi pagi, jam 10.00. Rumah Pak Mukrab terjadi kebakaran, diduga akibat percikan api yang berasal dari korsleting listrik,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan AKP Junaidi, saat kejadian berlangsung, warga berdatangan membantu memadamkan api dengan air seadanya. Selang waktu 30 menit kemudian, mobil Damkar Kabupaten Pamekasan datang melakukan pemadaman. Apipun akhirnya berhasil dipadamkan pukul 11.00.</p>



<p>&#8220;Adapun yang terbakar yaitu tiga buah rumah kayu lokal beserta isinya. Kemudian, dilaporkan juga berupa uang ditaksir sebesar Rp 1,035 miliar, yang terdiri dari emas dan barang berharga lain,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat ini, pihaknya melakukan langkah-langkah lanjutan dan mengevakuasi korban dan beberapa barang yang tersisa. &#8220;Kami lakukan tindakan lanjutan dan saat ini korban serta barang berharga yang tersisa sudah kami evakuasi,&#8221; jelasnya.<strong> (azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193553</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Kios di Lahan Relokasi Kota Batu Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-kios-di-lahan-relokasi-kota-batu-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 01:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kios]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lahan]]></category>
		<category><![CDATA[ludes]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190958</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak tiga kios di Pasar Relokasi Kota Batu, terbakar, Kamis (15/06/2023) sekitar pukul 07.30. Diantara kios yang terbakar, yakni pedagang unggas milik Hartono, warga Jalan Lahor, Kota Batu, kios dagang ikan milik Adi Yuwono, warga Jalan Bromo, Kota Batu dan kios pakan unggas milik Lilik Setiyowati, warga Jalan Diran, Kota Batu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak tiga kios di Pasar Relokasi Kota Batu, terbakar, Kamis (15/06/2023) sekitar pukul 07.30. Diantara kios yang terbakar, yakni pedagang unggas milik Hartono, warga Jalan Lahor, Kota Batu, kios dagang ikan milik Adi Yuwono, warga Jalan Bromo, Kota Batu dan kios pakan unggas milik Lilik Setiyowati, warga Jalan Diran, <a href="https://kkotabatu.memontum.com">Kota Batu</a>.</p>



<p>Salah satu pedagang es kelapa muda yang berjualan dekat dengan tempat kejadian kebakaran, Evi, mengatakan peristiwa kebakaran itu berlangsung sangat cepat. Tiba-tiba api membesar dan ramai.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya sekitar pukul 07.30 atau setelah saya mengantar anak saya ke sekolah. Kalau dilihat, ada tiga kios yang terbakar yaitu kios burung, terus pakan burung dan akuarium,&#8221; terangnya, di warung tempatnya berjualan, Kamis (15/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Setelah api mulai membesar, ujarnya, sekitar empat mobil pemadam kebakaran mulai berdatangan dan memadamkan api. &#8220;Tadi, di sini ramai akibat kebakaran itu. Saat api membesar, mobil pemadam langsung berupaya untuk memadamkan api. Sekitar pukul 08.00, barulah api sudah mulai padam,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, pemilik kios unggas dan burung yang terbakar, Hartono, mengatakan saat kejadian kebakaran dirinya masih di rumah. &#8220;Saya setiap hari buka pukul 10.00. Jadi, waktu kejadian kebakaran saya tidak ada di tempat atau di kios saya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Akibat kejadian kebakaran tersebut, selain kios yang ludes terbakar juga mengakibatkan beberapa burung berkicau yang harganya mahal juga ikut terbakar. &#8220;Ya, ada unggas terus Burung Wurai, Cucak Hijau, Love Bird dan Trocokan. Terus, barang elektronik yang setiap hari yang biasa digunakan untuk hiburan, juga terbakar. Kemudian, banyak sangkar juga yang terbakar. Kalau diperkirakan, kerugian saya akibat kebakaran ini sekitar Rp 40 juta sampai Rp 50 juta,&#8221; jelasnya.&nbsp;<strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190958</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
