<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Lulus Tanpa Skripsi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lulus-tanpa-skripsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Apr 2022 11:26:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Lulus Tanpa Skripsi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Mahasiswa UMM Selesaikan Kuliah Tanpa Tugas Akhir Skripsi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-mahasiswa-umm-selesaikan-kuliah-tanpa-tugas-akhir-skripsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 11:26:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lulus Tanpa Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UMM]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<category><![CDATA[UMM Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Program Studi Agribisnis, berhasil menyelesaikan studinya tanpa mengerjakan tugas akhir skripsi. Mereka adalah Faulicia Taurudzi Nirwanarti dan Orca Oryza Anantha Helian Thus. Kemudahan studi itu diberikan, karena kebijakan prodi Agribisnis UMM, yang memperbolehkan mahasiswanya untuk mengganti skripsi dengan publikasi jurnal bereputasi. Salah satu dosen pembimbing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dua Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Program Studi Agribisnis, berhasil menyelesaikan studinya tanpa mengerjakan tugas akhir skripsi. Mereka adalah Faulicia Taurudzi Nirwanarti dan Orca Oryza Anantha Helian Thus.</p>



<p>Kemudahan studi itu diberikan, karena kebijakan prodi Agribisnis UMM, yang memperbolehkan mahasiswanya untuk mengganti skripsi dengan publikasi jurnal bereputasi. Salah satu dosen pembimbing mereka, Prof Jabal Tarik Ibrahim, menjelaskan bahwa prodi Agribisnis berkomitmen mendukung program UMM PASTI (pasti lulus tepat waktu, pasti bekerja, pasti mandiri).</p>



<p>“Yang jelas, komitmen kami di Agribisnis konsisten dan merubah mindset bimbingan skripsi sangat lama. Dengan metode ini, diharapkan tingkat kelulusan dipastikan lebih cepat, karena langsung melalui seminar hasil dan ujian,” terang Prof Jabal, Kamis (21/04/2022) tadi.</p>



<p>Sementara itu, dosen pembimbing, Ary Bakhtiar, menjelaskan bahwa ada perbedaan antara publikasi jurnal dan juga skripsi. Jika jurnal, mengharuskan naskah penelitian mahasiswa untuk dipublish minimal pada jurnal akreditasi nasional peringkat (Sinta) IV. Dibanding dengan skripsi, jurnal juga lebih ringkas dalam proses penulisan.</p>



<p>“Keberadaan TA jurnal ini sangat bagus karena penelitian mahasiswa dapat teruji dengan baik. Oleh karenanya, kami mendorong mahasiswa untuk dapat mengambil jalur jurnal sebelum menginjak semester akhir,” ucap Ary.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Sebagai mahasiswa yang lulus tanpa skripsi, Faulicia Taurudzi Nirwanarti, merasa senang dan bersyukur. Melalui TA jurnal dirinya bisa lulus lebih cepat, dibandingkan harus mengerjakan skripsi.</p>



<p>“Alhamdulillah, saya lulus kuliah tanpa membuat skripsi. Namun, saya lewat jalur publikasi yaitu dengan membuat jurnal. Saya tertarik mencoba tugas akhir jurnal ini karena konkret dan kritis dalam proses pengerjaan maupun hasilnya,” kata Faulicia.</p>



<p>Sementara itu, Orca Oryza Anantha Helian Thus, mendapat saran alternatif pengganti skripsi yakni dengan mengerjakan TA jurnal. Kemudian, dirinya mencoba untuk menuliskan jurnal tersebut dengan judul Dinamika kelompok peternak sapi perah terhadap adaptasi new normal.</p>



<p>“Alhamdulillah, saya mendapatkan bimbingan langsung dari dosen pembimbing Ary Bakhtiar SP MSi dan Prof Dr Ir Jabal Tarik Ibrahim,” terangnya.</p>



<p>Mereka berharap, agar kedepan kesempatan yang di berikan jurusanya bisa di manfaatkan dengan betul, karena menurutnya, melalui jurnal lulus kuliah lebih mudah. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168049</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Mahasiswa UMM Lulus Tanpa Skripsi</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-mahasiswa-umm-lulus-tanpa-skripsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2021 08:40:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lulus Tanpa Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152031</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pada umumnya, mahasiswa bisa lulus dari perguruan tinggi jika sudah menempuh atau membuat skripsi. Namun, hal itu tidak berlaku bagi tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), M Fitrah Ashary Bangun, Andhika Rahmat, dan Igo Ilham Hilabi. Ketiganya, mampu lulus kuliah tanpa skripsi berkat publikasi ilmiah yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pada umumnya, mahasiswa bisa lulus dari perguruan tinggi jika sudah menempuh atau membuat skripsi. Namun, hal itu tidak berlaku bagi tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), M Fitrah Ashary Bangun, Andhika Rahmat, dan Igo Ilham Hilabi. Ketiganya, mampu lulus kuliah tanpa skripsi berkat publikasi ilmiah yang telah mereka rampungkan.</p>



<p>Salah satu dosen pembimbing, Dr R Iqbal Robbie SE MM, mengatakan bahwa memperbanyak pilihan tugas akhir sudah dilakukan Prodi Manajemen sejak beberapa tahun lalu. &#8220;Dalam proses pengajuan, tugas akhir jurnal hampir sama dengan skripsi yaitu mahasiswa harus mengajukan Surat Keputusan (SK) pembimbing, melakukan bimbingan dengan dosen dalam proses pengerjaan jurnal, dan terakhir melakukan verifikasi ketika jurnal telah diterbitkan,&#8221; ujarnya, Sabtu (28/8) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Meski miliki kesamaan pada pengajuan, nyatanya terdapat perbedaan yang sangat mencolok antara skripsi dan jurnal ilmiah. &#8220;Perbedaan paling mencolok dari keduanya ada di bagian publikasi. Jurnal mengharuskan naskah penelitian mahasiswa untuk dipublish minimal pada jurnal akreditasi nasional peringkat (Sinta) dua dan jurnal internasional bereputasi. Dibanding skripsi, jurnal lebih ringkas dalam proses penulisan,” terang dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa ketiga mahasiswa tersebut unik, karena mereka telah mempersiapkan jurnal jauh-jauh hari sebelum mereka memperoleh SK pembimbing. Hal tersebut mempersingkat proses pengerjaan yang mereka lakukan.</p>



<p>“Keberadaan TA jurnal ini sangat bagus karena penelitian mahasiswa dapat teruji dengan baik. Oleh karenanya, kami mendorong mahasiswa untuk memproduksi jurnal sebelum menginjak semester akhir,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu mahasiswa yang lulus tanpa skripsi, Andhika Rahmat, mengakui bahwa pegerjaan jurnal ini tergolong singkat. Dimana penulisannya sendiri hanya memakan waktu dua minggu. Sementara proses publikasi dan verifikasi jurnal memakan waktu tiga bulan.</p>



<p>“Saya tertarik mencoba tugas akhir jurnal karena konkret dan kritis dalam proses pengerjaan maupun hasilnya. Selain itu saya sudah mempelajari kasus untuk jurnal saya sejak menjadi mahasiswa baru. Hal tersebut memudahkan saya dalam proses pengerjaan TA,” kata mahasiswa asal Ternate tersebut.</p>



<p>Kedepannya, Andhika berharap kampus bisa mendorong mahasiswa untuk berani berkarya melalui TA jurnal. Para mahasiswa pun juga diharapkan bisa mengerti bahwa menulis jurnal itu sangat menarik. “Jika kedua hal tersebut dapat tercipta, maka akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Baik dalam penyelesaian tugas akhir kuliah maupun akreditasi jurusan,” ujarnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152031</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
