<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ma Chung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ma-chung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jul 2019 02:31:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ma Chung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dies Natalis Ma Chung Usung Kampanye Minim Sampah Plastik</title>
		<link>https://memontum.com/dies-natalis-ma-chung-usung-kampanye-minim-sampah-plastik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2019 02:31:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis]]></category>
		<category><![CDATA[Ma Chung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88631-dies-natalis-ma-chung-usung-kampanye-minim-sampah-plastik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam ulang tahun ke-12 ini, Universitas Ma Chung ingin membaktikan diri, memberikan sumbangsih dan kontribusi terhadap masyarakat di sekitarnya. Ada ragam bukti konkrit dalam rangkaian Dies Natalis XII yang bertajuk “Breaking the Limits”, yang berlangsung di halaman dan gedung Balai Pertiwi Ma Chung, Sabtu (20/7/2019). “Melalui kegiatan ini, kami hendak mengajak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam ulang tahun ke-12 ini, Universitas Ma Chung ingin membaktikan diri, memberikan sumbangsih dan kontribusi terhadap masyarakat di sekitarnya. Ada ragam bukti konkrit dalam rangkaian Dies Natalis XII yang bertajuk “Breaking the Limits”, yang berlangsung di halaman dan gedung Balai Pertiwi Ma Chung, Sabtu (20/7/2019).</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami hendak mengajak warga Universitas Ma Chung untuk menjalin keakraban, baik diantara warga Ma Chung sendiri maupun dengan warga sekitar. Sekaligus mengedukasi semua peserta agar dapat memanfaatkan dan mengelola sampah rumah tangga, terutama yang berbahan plastik,” ungkap Ketua Panitia Dies Natalis XII, Ratna Kristina.</p>
<div id="attachment_88632" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88632" decoding="async" class="size-full wp-image-88632" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190721_110713-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="Ratna Kristina bersama Rahadi, wartawan seru.co.id yang meraih juara umum Ma Chung Award for Media. (rhd)" width="650" height="450" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190721_110713-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190721_110713-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190721_110713-copy.jpg?resize=600%2C415&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190721_110713-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88632" class="wp-caption-text"><strong>Ratna Kristina bersama Rahadi, wartawan seru.co.id yang meraih juara umum Ma Chung Award for Media. (rhd)</strong></p></div>
<p>Humas Universitas Ma Chung ini menambahkan, ragam acara puncak Dies Natalis XII, Sabtu (20/7/2019) pukul 06.30 – 13.00, diawali Fun walk yang diikuti oleh 1.000 peserta, yang terdiri Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko, para pendiri, yayasan, rektor, dosen, mahasiswa, dan warga sekitar kampus, dengan keluarga masing-masing untuk semakin menambah keakraban. Tak hanya itu, para peserta diwajibkan untuk mengumpulkan 5 sampah plastik rumah tangga, sebagai bentuk misi kampanye minim sampah plastik.</p>
<p>&#8220;Dalam kegiatan ini, kami edukasikan ke masyarakat bahwa kita harus mulai meminimalisir penggunaan plastik. Kemasan plastik sekali pakai sangat praktis, tapi plastik tidak dapat terurai di alam dengan cepat. Apalagi<br />
Indonesia merupakan produsen sampah plastik terbesar kedua di dunia. Untuk itu, kami mengajak masyarakat peduli lingkungan dengan mendobrak kebiasaan dan membatasi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat kami himbau membawa tumbler, kotak makan, dan peralatan makan sendiri. Kami juga menyediakan water station agar peserta bebas mengisi ulang tempat minumnya,” tambah Nina, sapaan akrabnya.</p>
<p>Melalui Seminar Gaya Hidup Minim Sampah Plastik, Ma Chung menggandeng komunitas Climate Change Frontier (CCF), dalam mengedukasi bagaimana memulai gaya hidup bebas sampah plastik. Dalam kesempatan itu, CCF bersama Ma Chung mengajak masyarakat untuk membuat komitmen bersama dalam membatasi penggunaan plastik.</p>
<p>Ragam acara lain yang cukup diminati, yaitu cek kesehatan dan pengobatan gratis untuk warga sekitar, dengan menghadirkan pelayanan kesehatan, dan longevitology dari Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang (FKWT). Tak ketinggalan donor darah, bazar, health talk, open house 10 prodi di Universitas Ma Chung, dan Ma Chung Award for Media as Best Supporter for Education.</p>
<p>Dalam Ma Chung Award for Media ini, Universitas Ma Chung mengapresiasi para awak media yang telah aktif berkontribusi terhadap perkembangan pendidikan dengan pemberitaan-pemberitaan positif. Tampil sebagai jawara di antaranya diraih oleh Inasa (Malang Post/kategori media cetak), Ening Hidayati (RRI/kategori Radio), Agus Nur Chaliq (Cendananews/kategori media online), dan Rahadi (seru.co.id /kategori juara umum) yang berhak mendapatkan piala bergilir Ma Chung Award for Media. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Enterpreneurship, Resep Lulusan Ma Chung Jadi Pengusaha Sukses</title>
		<link>https://memontum.com/enterpreneurship-resep-lulusan-ma-chung-jadi-pengusaha-sukses</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2019 23:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Enterpreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Ma Chung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=87999</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usaha Kecil Menengah (UKM) diakui tak lekang oleh jaman dan krisis moneter. Untuk mencapai tahap ini, pelaku wajib mempelajari konsep wirausaha, atau istilah kerennya enterpreneur. Tak semudah membalikkan tangan memang. Butuh pendadaran khusus dan berkelindan dalam ruang dan waktu yang termanajerial dengan baik. Berkaca latar belakang para pendiri Universitas Ma Chung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usaha Kecil Menengah (UKM) diakui tak lekang oleh jaman dan krisis moneter. Untuk mencapai tahap ini, pelaku wajib mempelajari konsep wirausaha, atau istilah kerennya enterpreneur. Tak semudah membalikkan tangan memang. Butuh pendadaran khusus dan berkelindan dalam ruang dan waktu yang termanajerial dengan baik.</p>
<p>Berkaca latar belakang para pendiri Universitas Ma Chung yang notabene para pengusaha, Universitas Ma Chung Malang mewajibkan mata kuliah enterpreneurship bagi mahasiswa. Selain misi khusus sintas pengusaha muda agar terejawantah dalam diri mahasiswa, profesi pengusaha dinilai mampu berkiprah dalam membangun bangsa dan negara Indonesia. Sebagaimana prinsip Ma Chung ”Minum Air Ingat Sumbernya&#8221; yang ditanamkan sejak kuliah.</p>
<p>&#8220;Dengan menjadi pengusaha, harapannya dapat memberikan manfaat langsung terciptanya lapangan kerja dalam pembangunan Indonesia. Ini bentuk pengabdian masyarakat secara riil. Menurut mahasiswa, selain memiliki usaha, hal yang paling membanggakan yaitu bisa membuka lapangan kerja,&#8221; ungkap Humas Universitas MA Chung Ratna Kristina, mendampingi Rektor Ma Chung periode 2015-2019, Dr. Chatief Kunjaya, MSc. dan Rektor baru periode 2019-2023, Dr. Murpin Josua Sembiring, SE., M.Si.</p>
<p>Universitas Ma Chung mewajibkan mahasiswa menempuh enterpreneurship sejak semester awal. Meski sebenarnya ada tiga fakultas yang selaras dan tidak selaras, yakni Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Fakultas Sains Dan Teknologi, dan Fakultas Bahasa Dan Seni. Harapannya, Enterpreneurship bisa dikembangkan melalui berbagai bidang keilmuan. Bobot dan masa kuliah enterpreneurship mahasiswa tiap prodi berbeda. Seperti prodi manajemen selama 6 semester, akuntansi selama 4 semester, kimia selama 2 semester, dan lainnya.</p>
<p>Selain berhasil menorehkan penghargaan terkait bidang kewirausahaan, mulai lokal hingga internasional pernah ditorehkan saat kuliah. Beberapa alumni Universitas Ma Chung juga telah menjadi pengusaha beragam sektor dengan brand ternama, seperti Pondok Desa, Bioskop Aurora, Pesen Kopi, dan lainnya, baik di Malang Raya maupun nasional.</p>
<p>Serapan lulusan Ma Chung memang beragam. Ada yang menjadi karyawan, pengusaha, kuliah ke jenjang lebih tinggi, dan lainnya. Uniknya, ketika menjadi karyawan, ada yang murni bekerja sambil mencari modal, sampingan pengusaha kecil, dan pada akhirnya memilih menjadi pengusaha.</p>
<p>&#8220;Meski awalnya lulusan yang berani mengukuhkan diri menjadi pengusaha hanya 20-30 persen. Namun di tahapan selanjutnya, mereka lebih dominan menjadi pengusaha. Saya kira, komposisi nilai yang cukup besar dibandingkan jumlah serapan perguruan tinggi non vokasi lainnya,&#8221; ungkap Dr. Chatief Kunjaya, MSc, pakar astronomi Indonesia ini.</p>
<p>Disinggung tentang pandangan masyarakat umum bahwa Universitas Ma Chung yang berdiri sejak 2007 ini hanya diperuntukkan bagi etnis Tionghoa, Kunjaya membantah hal tersebut.</p>
<p>&#8220;Mungkin karena namanya seperti itu (China, red), pandangan masyarakat demikian. Padahal Universitas Ma Chung diperuntukkan bagi semua golongan, baik suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Education for all. Bisa dibuktikan bahwa Ma Chung adalah kampus multikultural. Meski megah, namun biaya kuliahnya mulai Rp 15 juta all in selama 4 tahun,&#8221; terang Rektor yang berhasil mendongrak Universitas Ma Chung dari posisi 352 ke posisi 125 tingkat Perguruan Tinggi Indonesia saat ini.</p>
<p>Melanjutkan tongkat estafet, Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si akan mewujudkan visi dan amanah para pendiri Universitas Ma Chung 12 tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Saya akan lari membawa civitas Universitas Ma Chung tidak hanya unggul di bidang akademik, namun memiliki karakter yang baik, pencipta harmonisasi kehidupan dimanapun dalam situasi apapun, serta jiwa kepemimpinan yang kuat berintegritas tinggi. Target 100 besar Perguruan Tinggi Indonesia, kuantitas mahasiswa baru dengan pola kelas karyawan, akan tercapai dengan sinergitas civitas,&#8221; ungkap Murpin.</p>
<p>Perjalanan panjang ihwal berdirinya universitas bernama Ma Chung ini, dimulai dari pendirian Sekolah Menengah Ma Chung (setara SMP dan SMA, red) oleh Oei Ie Pan pada tahun 1946. Sebagai bentuk perlawanan etnis Tionghoa Indonesia, dan masyarakat pribumi kepada penjajah saat itu, para guru berkumpul untuk mendidik siswa tanpa dibayar. Karena tidak kondusif dan swadaya, lokasi sekolah pun berpindah-pindah. Dari mulai menempati gedung belakang pasar besar, Gedung Kesenian Gajayana, dan terakhir menetap di SMAN 5 hingga pada tahun 1966 ditutup.</p>
<p>Seiring waktu, para alumni Sekolah Ma Chung yang sebagian besar menjadi pengusaha sukses internasional, seperti Soegeng Hendarto, Teguh Kinarto, Soegiharto, Mochtar Riady, dan lainnya, sering menggelar reuni. Hingga Reuni Akbar 2001 di Xiamen, China, diputuskan mendirikan Universitas Ma Chung. Dilanjutkan peletakan batu pertama pada 2005, dan menerima mahasiswa baru pertama kali tahun 2007 di bawah bendera Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87999</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berkat Bakteri Symbiont, Peneliti Ma Chung Selamatkan Terumbu Karang</title>
		<link>https://memontum.com/berkat-bakteri-symbiont-peneliti-ma-chung-selamatkan-terumbu-karang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2019 23:38:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ma Chung]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[Terumbu Karang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87994-berkat-bakteri-symbiont-peneliti-ma-chung-selamatkan-terumbu-karang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Keberadaan terumbu karang sangat dibutuhkan oleh biota laut sebagai tempat memijah, membesar dan mencari makan. Diperkirakan lebih dari satu juta spesies mendiami ekosistem terumbu karang yang sangat kaya akan plasma nutfah ini. Kendati tampak sangat kokoh dan kuat, namun terumbu karang sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Disisi lain, terumbu karang memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Keberadaan terumbu karang sangat dibutuhkan oleh biota laut sebagai tempat memijah, membesar dan mencari makan. Diperkirakan lebih dari satu juta spesies mendiami ekosistem terumbu karang yang sangat kaya akan plasma nutfah ini. Kendati tampak sangat kokoh dan kuat, namun terumbu karang sangat rentan terhadap perubahan lingkungan.</p>
<p>Disisi lain, terumbu karang memberikan beragam manfaat bagi manusia. Di antaranya sebagai tempat hidup ikan yang dibutuhkan manusia dalam bidang pangan, seperti ikan kerapu, ikan baronang, ikan ekor kuning, dan lainnya; pariwisata bahari dengan penampilan keindahan bentuk dan warnanya; dan penelitian serta pemanfaatan biota perairan lain yang terkandung di dalamnya.</p>
<div id="attachment_87996" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-87996" decoding="async" class="size-full wp-image-87996" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_145737-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Bakteri Symbiont dengan spesies Erythrobacter Plafus Strain KJ 5. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_145737-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_145737-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_145737-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_145737-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_145737-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-87996" class="wp-caption-text"><strong>Bakteri Symbiont dengan spesies Erythrobacter Plafus Strain KJ 5. (rhd)</strong></p></div>
<p>Melalui sebuah penemuan penting hasil riset kolaborasi antara para peneliti PUl-PT MRCPP Universitas Ma Chung Malang, Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Shizuoka Jepang, dapat membantu memperbaiki terumbu karang yang rusak di wilayah perairan Indonesia. Selain pengetahuan baru terkait kesehatan terumbu karang.</p>
<p>Sekitar tahun 2015, Peneliti Utama MRCPP, Tatas H.P. Brotosudarmo, Ph.D, mengusung dan melakukan riset pengembangan di Pusat Unggulan IPTEK (PUI) Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments (MRCPP).</p>
<p>Dengan wilayah ujicoba di perairan Karimun Jawa, Jawa Tengah, dimana terumbu jenis Acropora Nasuta banyak ditemukan.</p>
<div id="attachment_87995" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-87995" decoding="async" class="size-full wp-image-87995" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_150524-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Terumbu karang yang terselamatkan berkat bakteri Symbiont. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_150524-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_150524-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_150524-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_150524-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190712_150524-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-87995" class="wp-caption-text"><strong>Terumbu karang yang terselamatkan berkat bakteri Symbiont. (ist)</strong></p></div>
<p>&#8220;Kami berhasil mengembangkan optimasi pertumbuhan dan analisa, sehingga ditemukan bakteri Symbiont dengan spesies Erythrobacter Plafus Strain KJ 5. Bakteri ini unik, karena bisa tumbuh dalam gelap. Setelah diisolasi menghasilkan pigmen carotenoid zeaksantin sulfat, sihasantin, dan pigmen lainnya. Dimana pigmen ini bisa ditemukan seperti pada sayuran wortel, jagung, dan lainnya,&#8221; jelas Tatas.</p>
<p>Dosen prodi Kimia konsentrasi kimia pangan tradisional dan terbarukan Ma Chung ini mengatakan, bakteri Symbiont dapat bersimbiosis mutualisme dengan terumbu karang dan koral, serta bisa mengikat gugus sulfur untuk melindungi terumbu karang dari sinar biru dan sinar UV dari matahari yang bisa masuk ke dasar laut.</p>
<p>&#8220;Terjaganya interaksi bakteri Symbiont dan terumbu karang sebagai inang, dapat menjaga kelestarian terumbu karang mampu bertahan terhadap lingkungannya. Bakteri yang menumpang pada inang ini memproduksi karotenoid untuk melindungi diri dan inangnya dari sulfida yang ada di air Iaut. Sehingga kandungan hidrogen sulfida dalam air laut penyebab kerusakan dan matinya terumbu karang, dapat dicegah oleh Symbiont,&#8221; tambah Tatas, didampingi Asisten peneliti MRCPP, Edi Setiyono, MSi.</p>
<p>Kedepannya, MRCPP berencana menyapukan bakteri ini ke terumbu karang di perairan Indonesia yang mengalami kerusakan, sebagai upaya merehabilitasi dan melestarikan terumbu karang di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sangat menarik bagi penghobi diving dan pecinta alam, karena mampu menjaga ekosistem bio diversitas laut. Selain dapat meningkatkan wisata bahari dan kelautan, juga dapat meningkatkan potensi ketersediaan ikan sebagai bahan pangan, sebagaimana program Kementerian Perikanan dan Kelautan (KPK) dalam Gemar Makan Ikan,&#8221; tandas Tatas.</p>
<p>Terbaru, penemuan ini pernah dimuat di jurnal internasional Ql berfaktor dampak Marine Drugs terbitan Molecular Diversity Preservation International (MDPI) Swiss pada Selasa (11/6/2019). <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87994</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tandai Dies Natalis 12, Ma Chung Lantik Rektor Baru</title>
		<link>https://memontum.com/tandai-dies-natalis-12-ma-chung-lantik-rektor-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 12:14:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis]]></category>
		<category><![CDATA[Ma Chung]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28035-gelar-konsultasi-publik-rancangan-awal-rkpd-2019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di usia ke-12 tahun, Universitas Ma Chung memantapkan diri berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Meski tergolong muda untuk sebuah universitas, namun capaian prestasi besar ditorehkan oleh lebih dari 1200 lulusan Universitas Ma Chung. Dimana mereka telah berkiprah di masyarakat dalam membangun nusa dan bangsa. Sebagaimana prinsip Ma Chung ”Minum Air Ingat Sumbernya&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Di usia ke-12 tahun, Universitas Ma Chung memantapkan diri berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Meski tergolong muda untuk sebuah universitas, namun capaian prestasi besar ditorehkan oleh lebih dari 1200 lulusan Universitas Ma Chung. Dimana mereka telah berkiprah di masyarakat dalam membangun nusa dan bangsa. Sebagaimana prinsip Ma Chung ”Minum Air Ingat Sumbernya&#8221; yang ditanamkan sejak kuliah.</p>
<p>”Universitas Ma Chung berinisiatif untuk bertransformasi dan berinovasi agar mampu terus bertumbuh dalam perubahan zaman, bahkan menjadi pemimpin dalam memberikan pendidikan terbaik kepada generasi penerus bangsa. Lulusan mahasiswa Ma Chung telah berkontribusi dalam beragam sektor,” ungkap Rektor Universitas Ma Chung, Dr. Chatief Kunjaya, dalam sambutannya.</p>
<p>Pemilihan tema &#8220;Breaking the Limits&#8221; dalam Dies Natalis tahun ini merupakan gambaran visi dan misi Universitas Ma Chung tidak boleh terjebak dalam zona nyaman, rutinitas, dan kebiasaan-kebiasaan.</p>
<p>&#8220;Seluruh civitas Universitas Ma Chung haruslah terus mendorong diri agar kapasitasnya secara personal maupun profesional dapat terus berkembang, semakin lama semakin baik, demi mewujudkan Indonesia yang Iebih baik. Termasuk target masuk 100 besar PTS,” ungkap Rektor periode 2015-2019 yang berhasil mengantarkan posisi Universitas Ma Chung di posisi 125 tingkat Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dari posisi 352 ketika pertama kali menjabat.</p>
<p>Dalam Dies Natalis XII ini, selain laporan prestasi, penghargaan kepada civitas akademik, dan lainnya, juga ditandai dengan Pelantikan Rektor Baru 2019-2023 Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si. dan dilanjutkan Sertijab Rektor 2015-2019 Dr. Chatief Kunjaya kepada Rektor 2019-2023 Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si. Disebutkan pula, nantinya salah satu pakar astronomi Indonesia ini akan kembali ke institusi asalnya, Institut Teknologi Bandung ITB.</p>
<p>Sebagai informasi, Dr. Murpin merupakan mantan Rektor Universitas Widya Kartika Surabaya, dan seorang PNS Dosen yang dipekerjakan di lingkungan LLDIKTI. Murpin akan mewujudkan visi dan amanah para pendiri Universitas Ma Chung 12 tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Saya akan mendorong civitas Universitas Ma Chung tidak hanya unggul di bidang akademik, namun memiliki karakter yang baik, pencipta harmonisasi kehidupan dimanapun dalam situasi apapun, serta jiwa kepemimpinan yang kuat berintegritas tinggi,&#8221; ungkap Murpin, dalam keterangan resminya.</p>
<p>Terkait target pencapaian 100 besar PTS, Murpin menjawab diplomatis. Pencapaian tersebut bisa saja tercapai, namun perlu waktu di tahun mendatang. Pasalnya, perlu banyak perubahan dan inovatif mewujudkan Universitas Ma Chung menjadi lebih baik.</p>
<p>&#8220;Ya butuh proses menuju ke sana, dan tentunya lebih berkualitas. Terkait kuantitas, saya akan coba pola kuliah kelas karyawan agar mahasiswa Ma Chung bisa bertambah. Efek sampingnya, akan banyak mitra perusahaan yang bisa bekerjasama dengan Universitas Ma Chung,&#8221; tandas Murpin, kepada awak media.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VII, Dr. Ir.Suprapto, DEA, mengapresiasi proses peralihan Rektor Universitas Ma Chung yang berlangsung kondusif.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu bagaimana prosesnya. Tapi yang saya lihat kondusif, dan tidak terjadi konflik seperti universitas swasta lainnya, baik melalui Yayasan maupun jajaran kampus. Kita lihat saja bagaimana Universitas Ma Chung kedepannya. Semoga lebih baik,&#8221; ungkap Suprapto. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28035</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sabet Juara KMI, Bukti Sukses Ma Chung Cetak Wirausahawan</title>
		<link>https://memontum.com/sabet-juara-kmi-bukti-sukses-ma-chung-cetak-wirausahawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2017 11:33:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ma Chung]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/10479-sabet-juara-kmi-bukti-sukses-ma-chung-cetak-wirausahawan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Universitas Ma Chung menorehkan prestasi membanggakan pada akhir November 2017 lalu, dengan menyabet gelar “Wirausaha Terbaik” kategori Industri Makanan dan Minuman dalam gelaran &#8216;Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Award 2017&#8217; di Pontianak, melalui Jeremia Allan, mahasiswa Program Studi Akuntansi, yang berhasil menyisihkan 79 peserta pilihan dari 96 Perguruan Tinggi di Indonesia. Mengusung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Universitas Ma Chung menorehkan prestasi membanggakan pada akhir November 2017 lalu, dengan menyabet gelar “Wirausaha Terbaik” kategori Industri Makanan dan Minuman dalam gelaran &#8216;Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Award 2017&#8217; di Pontianak, melalui Jeremia Allan, mahasiswa Program Studi Akuntansi, yang berhasil menyisihkan 79 peserta pilihan dari 96 Perguruan Tinggi di Indonesia. </p>
<p>Mengusung produk “Gedhang Nugget”, Allan, sapaan akrabnya, menjadi Juara I kategori Industri Makanan dan Minuman. Pasalnya, dalam kurun waktu beberapa bulan dengan modal minim, namun mampu berkembang pesat. “Selain itu, bisnis tersebut memanfaatkan produk lokal dengan nilai tambah tersendiri yang mampu meyakinkan diri bahwa mereka mampu menghadapi persaingan bisnis serupa,” ujar Allan.</p>
<p>Dalam ekspo tahunan KMI kali ini, setiap PT mendaftarkan 2 orang mahasiswa mengikuti KMI, sementara Dirjen Belmawa Kemristekdikti memilih 1 mahasiswa untuk masuk dalam pemilihan KMI Award. KMI Award merupakan ajang kompetisi dan apresiasi kepada mahasiswa, dan fokus pada penilaian keunggulan kinerja dan profesionalisme dari wirausaha yang dijalankan. KMI Award kategori Wirausaha Terbaik dibagi ke dalam 5 kategori, diantaranya Industri Makanan dan Minuman, Industri Jasa dan Perdagangan, Industri Teknologi, Industri Kreatif, dan Industri Produksi/Budidaya. </p>
<p>“Ekspo KMI ini bertujuan untuk menjadi forum bagi pengusaha muda perguruan tinggi untuk dapat membangun kerjasama dan jaringan dengan berbagai pengusaha lain di seluruh Indonesia,” sambut Prof. Intan Ahmad, PhD, Dirjen Belmawa Kemristekdikti.</p>
<p>Program kewirausahaan yang dirintis oleh Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) dalam meningkatkan rasio wirausaha Indonesia baru dan menekan angka pengangguran terdidik, diantaranya Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa (KBMI), Program Belajar Bekerja Terpadu (Co-op), Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), dengan tujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan jiwa kewirausahaan dengan memulai rintisan usaha bisnis, sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran, serta menambah jiwa wirausaha di Indonesia. </p>
<p>Rangkaian kegiatan tersebut memuncak pada diadakannya kegiatan tahunan Ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (Ekspo KMI) yang bertujuan untuk menggelorakan semangat kewirausahaan melalui kompetisi bisnis dari berbagai program kewirausahaan yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ma Chung Sabet Juara 1 Diktendik Berprestasi Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/ma-chung-sabet-juara-1-diktendik-berprestasi-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Nov 2017 13:28:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ma Chung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/4376-ma-chung-sabet-juara-1-diktendik-berprestasi-nasional</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa serta kontribusi terhadap dunia pendidikan kembali dibuktikan oleh Universitas Ma Chung. Melalui Kepala Urusan Pusat Karir Biro Kemahasiswaan, Pendidikan Karakter dan Kepemimpinan, Siska, S.Psi, menyabet gelar Juara 1 Tenaga Kependidikan Berprestasi dalam pemilihan Diktendik Berprestasi Kemenristek Dikti di Hotel Grand Mercure Harmony Jakarta Pusat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa serta kontribusi terhadap dunia pendidikan kembali dibuktikan oleh Universitas Ma Chung. Melalui Kepala Urusan Pusat Karir Biro Kemahasiswaan, Pendidikan Karakter dan Kepemimpinan, Siska, S.Psi, menyabet gelar Juara 1 Tenaga Kependidikan Berprestasi dalam pemilihan Diktendik Berprestasi Kemenristek Dikti di Hotel Grand Mercure Harmony Jakarta Pusat, pada 28-31 Oktober 2017.</p>
<p>Sebelumnya Siska berhasil menduduki peringkat ke-3 dalam pemilihan Tenaga Kependidikan Berprestasi tingkat Kopertis VII Jawa Timur. Selanjutnya, di tingkat Nasional, Siska membawa program Online Tracer Study yang telah dikembangkan 2 tahun terakhir untuk dipresentasikan kepada Dewan Juri. </p>
<p>&#8220;Kami membangun sistem online tracer study untuk memangkas jam kerja SDM, dalam hal ini, sistem akan melakukan kegiatan tracer study dengan efektif, efisien, dan optimal. Selain itu, tak hanya melacak karir para alumni, melalui sistem ini, kami bisa mendapatkan umpan balik dari alumni dan para perusahaan pengguna alumni dengan cepat, untuk meningkatkan kualitas para lulusan Universitas Ma Chung,&#8221; terangnya. </p>
<p>&#8220;Kunci keberhasilan sebuah perguruan tinggi, harus berubah dan berkembang sesuai dengan tantangan dan laju perkembangan jaman. Suka tidak suka, kualitas perguruan tinggi dinilai masyarakat dari seberapa baik lulusannya dapat berdampak pada kemajuan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, kami mengembangkan sistem ini, untuk membantu manajemen Universitas Ma Chung meningkatkan kualitas mahasiswa dan lulusan dengan umpan balik dari industri,&#8221; paparnya.</p>
<p>Siska berhasil memikat para juri usai 2 sesi presentasi, 20 menit dan 30 menit, dengan penjelasan sistem online tracer study. “Impian saya, perguruan tinggi di Indonesia menggunakan sistem yang serupa, demi kemajuan pendidikan serta link &#038; match antara dunia pendidikan dan industri,&#8221; jelasnya. </p>
<p>Selain mendapatkan sertifikat dan trofi, Siska juga mendapatkan dana pembinaan senilai puluhan juta rupiah. “Prestasi ini diraih berkat kerja keras semua anggota tim Pusat Karir, bimbingan dari pimpinan universitas, dukungan dari segenap warga Universitas Ma Chung, serta yang paling penting, bimbingan dari Kopertis VII Jawa Timur yang telah memberikan arahan, masukan, bimbingan, dan dorongan bagi Ma Chung untuk berkembang dan siap berpartisipasi di kancah nasional,&#8221; ungkapnya. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4376</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
