<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>macet &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/macet/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jul 2025 15:28:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>macet &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Macet, Satlantas Polres Situbondo Atur Lalin di Lokasi Jembatan Curah Kalak Jangkar</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-macet-satlantas-polres-situbondo-atur-lalin-di-lokasi-jembatan-curah-kalak-jangkar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[jangkar,]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224462</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Antisipasi agar tidak terjadi kemacetan panjang, Satlantas Polres Situbondo melaksanakan patroli, pengaturan dan penguraian arus lalu lintas di sekitar Jembatan Curah Kalak, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, yang saat ini tengah dalam proses perbaikan, Rabu (30/07/2025) tadi. Patroli dan pengaturan arus lalu lintas ini, dipimpin Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Antisipasi agar tidak terjadi kemacetan panjang, Satlantas Polres Situbondo melaksanakan patroli, pengaturan dan penguraian arus lalu lintas di sekitar Jembatan Curah Kalak, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, yang saat ini tengah dalam proses perbaikan, Rabu (30/07/2025) tadi. Patroli dan pengaturan arus lalu lintas ini, dipimpin Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, bersama Kanit Turjagwali dan personel opsnal Satlantas.</p>



<p>Langkah ini dilakukan, sebagai bentuk antisipasi terhadap kepadatan kendaraan akibat pengerjaan jembatan yang berpotensi menimbulkan antrean dan kemacetan. Sebelum dilakukan pengaturan, arus lalu lintas sempat terpantau sangat padat. Namun setelah dilakukan rekayasa dan penguraian, arus kendaraan kembali lancar dan tertib.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami hadir untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan seperti lokasi perbaikan jembatan. Upaya ini untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bagi pengguna jalan,&#8221; terang AKP Nanang.</p>



<p>Hingga saat ini, situasi lalu lintas di kawasan tersebut dilaporkan aman, lancar dan terkendali. Satlantas Polres Situbondo akan terus melakukan pemantauan dan penyesuaian rekayasa lalu lintas selama masa perbaikan jembatan berlangsung. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pecah Titik Macet, DPUPR Kota Batu Anggarkan Rp 4,5 Miliar untuk Pelebaran Jalan Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/pecah-titik-macet-dpupr-kota-batu-anggarkan-rp-45-miliar-untuk-pelebaran-jalan-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggarkan]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pelebaran]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195423</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menganggarkan Rp 4,5 miliar untuk pelebaran Jalan Semeru, Kota Batu. Rencana pengerjaan itu, Agustus 2023 ini dalam tahap proses verifikasi pemenang tender. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setyawan, mengatakan sebenarnya rencana awal pelebaran Jalan Semeru satu paket dengan Jalan Bromo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menganggarkan Rp 4,5 miliar untuk pelebaran Jalan Semeru, Kota Batu. Rencana pengerjaan itu, Agustus 2023 ini dalam tahap proses verifikasi pemenang tender.</p>



<p>Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setyawan, mengatakan sebenarnya rencana awal pelebaran Jalan Semeru satu paket dengan Jalan Bromo, Kota Batu. Namun, estimasi anggaran belum mencukupi untuk tahun ini.</p>



<p>&#8220;DPUPR menganggarkan Rp 4,5 miliar untuk pelebaran Jalan Semeru,&#8221; terangnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (10/08/2023) tadi.</p>



<p>Untuk teknik pengerjaan, tambahnya, rencananya akan melakukan pembongkaran jembatan di areal Kantor Kelurahan Sisir. Itu karena, akan dipasang box culvert. Sementara ruas Jalan Semeru sendiri, akan dilebarkan dari eksisting 6 hingga 7 meter menjadi 10 sampai 12 meter.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Semua sudah ada perencanaannya dengan matang. Saat box culvert dipasang nantinya jembatan tidak dibongkar dulu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tujuan dari pelebaran Jalan Semeru ini, jelas Eko, untuk memecah padatnya arus kendaraan yang selalu menumpuk di lintasan jalan tersebut. Sedangkan, untuk pelebaran jalan itu secara bertahap akan menyambung di Jalan Bromo di tahun berikutnya.</p>



<p>&#8220;Saat ini sedang proses verifikasi pemenang tender. Untuk pengerjaan, nantinya dijadwalkan 120 hari masa selesai,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195423</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Urai Macet Kota Batu, DPUPRBM Siapkan Rp 1,5 Miliar untuk Pengerjaan Jalan Tembus</title>
		<link>https://memontum.com/urai-macet-kota-batu-dpuprbm-siapkan-rp-15-miliar-untuk-pengerjaan-jalan-tembus</link>
					<comments>https://memontum.com/urai-macet-kota-batu-dpuprbm-siapkan-rp-15-miliar-untuk-pengerjaan-jalan-tembus#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 11:08:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRBM]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pengerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[urai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192966</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bina Marga (DPUPRBM) Kota Batu, mengalokasikan anggarkan senilai Rp 1,5 miliar untuk jalan tembus Kelurahan Sisir sampai Kelurahan Temas, Kecamatan/Kota Batu. Rencananya, jalan yang diharapkan bisa menjadi jalur alternatif pemecah kemacetan itu, akan memiliki panjang 1,5 kilometer dengan dimensi lebar 8 meter. Kepala Bidang Bina [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bina Marga (DPUPRBM) Kota Batu, mengalokasikan anggarkan senilai Rp 1,5 miliar untuk jalan tembus Kelurahan Sisir sampai Kelurahan Temas, Kecamatan/Kota Batu. Rencananya, jalan yang diharapkan bisa menjadi jalur alternatif pemecah kemacetan itu, akan memiliki panjang 1,5 kilometer dengan dimensi lebar 8 meter.</p>



<p>Kepala Bidang Bina Marga DPUPRBM Kota Batu, Eko Setiawan, mengatakan bahwa pembangunan jalan tembus tersebut sebagai bentuk upaya Pemkot Batu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. &#8220;DPUPRBM Kota Batu tahun ini menganggarkan untuk perencanaan pembangunan jalan tembus dari Kelurahan Sisir ke Kelurahan Temas. Pengerjaan ini, nantinya dianggarkan Rp 1,5 miliar,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (11/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sedangkan, tambahnya, untuk saat ini kondisi jalan yang rencananya dibangun itu, masih berbentuk setapak dan memiliki lebar sekitar 2 meter dan mengarah ke Selatan di sekitar Jalan Sultan Hasan Halim Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. &#8220;Nantinya, jalan setapak yang punya lebar sekitar 2 meter ini, kita tarik sekitar 7 sampai 8 meter. Kemudian, panjang jalan yang dibangun sekitar 1,5 kilometer,&#8221; urainya.</p>



<p>Melalui pengerjaan itu, tambahnya, diharapkan dengan adanya pembangunan jalan tembus ini mobilisasi hasil pertanian lebih lancar. Sehingga, bisa mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.</p>



<p>&#8220;Untuk rencana pembangunan jalan tembus Sisir-Temas ini, secepatnya dilaksanakan paling tidak setelah Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), sudah bisa dilaksanakan,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/urai-macet-kota-batu-dpuprbm-siapkan-rp-15-miliar-untuk-pengerjaan-jalan-tembus/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192966</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akses Pintu Keluar Malang Plaza Tertutup Matrial Kebakaran, Penutupan Jalan Sebabkan Macet Jalur Kota</title>
		<link>https://memontum.com/akses-pintu-keluar-malang-plaza-tertutup-matrial-kebakaran-penutupan-jalan-sebabkan-macet-jalur-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 May 2023 00:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Plaza]]></category>
		<category><![CDATA[penutupan jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187785</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penutupan akses kendaraan menuju ke arah Jalan KH Agus Salim atau TKP kebakaran Malang Plaza, hingga Selasa (02/05/2023) tadi sekitar pukul 07.00, sontak membuat macet. Itu karena, akses jalan di lokasi kebakaran, juga merupakan jalur pemecah kendaraan di pusat kota. Seorang pemakai jalan, Heri Pristiyanto, mengatakan bahwa kondisi arus kendaraan jalur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penutupan akses kendaraan menuju ke arah Jalan KH Agus Salim atau TKP kebakaran Malang Plaza, hingga Selasa (02/05/2023) tadi sekitar pukul 07.00, sontak membuat macet. Itu karena, akses jalan di lokasi kebakaran, juga merupakan jalur pemecah kendaraan di pusat kota.</p>



<p>Seorang pemakai jalan, Heri Pristiyanto, mengatakan bahwa kondisi arus kendaraan jalur kota dari arah S Supriadi atau sisi Selatan Kota Malang, pagi ini tidak seperti biasa. Bahkan, dirinya harus mencari jalan alternatif untuk bisa masuk ke Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Pagi seperti biasa harus ke kantor di Jalan KH Agus Salim. Cuman, hari ini sangat berbeda. Jalan mulai RST Soepraon (Jalan S Supriadi, red) macet. Karenanya, harus mencari jalan lain,&#8221; ungkapnya kepada Memontum.com.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, bahwa setelah tiba di kantor, baru paham bahwa ada kebakaran di Malang Plaza. Serta, ada penutupan akses jalan. Karenanya, banyak kendaraan yang harus jalan lurus atau belok ke kanan atau melewati kantor pos. Sehingga, titik temu di perempatan yang kendaraan dari S Supriadi.</p>



<p>&#8220;Titik temu kendaraan, itu salah satunya di perempatan Jalan S Supriadi. Makanya, sampai membuat macet kendaraan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk di lokasi kejadian kebakaran, diketahui sudah paham. Hanya saja, untuk asap dari sisa kebakaran, sesekali masih terlihat ke udara. Karenanya, kendaraan masih harus masuk keluar lokasi kebakaran.</p>



<p>Sedangkan, akibat kebakaran yang sangat besar, membuat matrial sisa kebakaran menutup sebagian akses pintu keluar kendaraan dari Malang Plaza. Itu karena, besarnya api membuat bangunan Lantai III, hanya tersisa kerangka cor dan besi. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Titik di Kota Malang Terpantau Alami Kemacetan saat Weekend</title>
		<link>https://memontum.com/empat-titik-di-kota-malang-terpantau-alami-kemacetan-saat-weekend</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2023 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181853</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Weekend dan macet, mulai terlihat di beberapa titik di jalan Kota Malang, Minggu (22/01/2023) tadi. Dari pantauan Memontum.com, titik macet setidaknya terlihat di kawasan Jalan Semeru, Jalan Kayutangan, Jalan Martadinata, hingga Jalan Pasar Besar, Kota Malang. Kemacetan itu, terjadi mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Salah satu sebab, diantaranya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Weekend dan macet, mulai terlihat di beberapa titik di jalan Kota Malang, Minggu (22/01/2023) tadi. Dari pantauan Memontum.com, titik macet setidaknya terlihat di kawasan Jalan Semeru, Jalan Kayutangan, Jalan Martadinata, hingga Jalan Pasar Besar, Kota Malang.</p>



<p>Kemacetan itu, terjadi mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Salah satu sebab, diantaranya karena banyak bus wisata yang terparkir di bahu jalan. Kemudian, parkir motor yang juga membludak, hingga ada empat saf kendaraan. Bahkan di Jalan Zainul Arifin, juga ditutup total untuk parkir dan pejalan kaki.</p>



<p>Salah satu pengguna jalan, Santi Wahyu (23), berharap agar kondisi itu bisa dicarikan solusi. Sehingga saat weekend, baik pengguna jalan atau wisatawan, tidak merasa terganggu. Dengan begitu, wisatawan tetap selalu dan menikmati Kota Malang, tanpa terganggu macet.</p>



<p>&#8220;Kondisi ini pastinya menjadi keluhan. Namun, akan lebih baik dicarikan solusi. Sehingga, tidak memunculkan macet dan wisatawan yang datang ke Kota Malang, juga nyaman,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Terlebih, tambahnya, ketika Kota Malang, ada even-even. Sehingga, semua tetap berjalan lancar dan sesuai dengan harapan masing-masing.</p>



<p>&#8220;Kalau macet, pastinya juga akan merugikan semua. Warga enggan keluar rumah, sampai wisatawan juga berpikir dua kali untuk datang. Apalagi, seperti saya tadi, butuh waktu hampir 45 menit, untuk melakukan perjalanan dari Jalan Martadinata hingga Stadion Gajayana. Seperti di Jalan Kayutangan, tadi juga macet sekali,” terang Santi, Minggu (22/01/2023) tadi.</p>



<p>Hal senada, juga dirasakan oleh Hariani (30). Dirinya juga akan sangat menyayangkan, jika Kota Malang semakin hari semakin macet. Terlebih, ketika hari libur atau banyak even.</p>



<p>“Seharusnya, pemerintah bisa menambah kantong parkir untuk mengantisipasi, apabila ada bus-bus wisata yang masuk ke Kota Malang. Ketika ada acara, juga agar tidak sembarang parkirnya. Sehingga, tidak mengganggu perjalanan,” imbuh Hariani. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181853</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kemacetan Depan Gedung MCC, Dishub Kota Malang Siapkan Kajian Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kemacetan-depan-gedung-mcc-dishub-kota-malang-siapkan-kajian-rekayasa-lalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[MCC]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178222</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, merencanakan kajian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan depan gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, tepatnya di Jalan Jend A Yani Utara dengan Jalan LA Sucipto. Itu dilakukan, guna untuk mengurangi kepadatan arus yang terjadi, apabila nantinya gedung telah diaktifkan. Kepala Dishub Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, merencanakan kajian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan depan gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, tepatnya di Jalan Jend A Yani Utara dengan Jalan LA Sucipto. Itu dilakukan, guna untuk mengurangi kepadatan arus yang terjadi, apabila nantinya gedung telah diaktifkan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan jika beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Pemkot Malang memang telah memanfaatkan gedung tersebut. Hal itu sebagai bentuk testimoni kondisi keramaian, dengan kapasitas pengunjung yang padat.</p>



<p>“Menghadapi situasi itu, tentu pasti akan kita lakukan rekayasa Lalin di pertigaan depan MCC. Dari berbagai kegiatan, merupakan tes kondisi keramaian bagi kami, bagaimana dengan kapasitas pengunjung seperti demikian. Lalu kira-kira rekayasa apa yang nantinya akan kita lakukan,” ujar Widjaja saat dikonfirmasi, Jumat (11/11/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Dikatakannya, jika nanti kemungkinan rekayasa tersebut, yakni akan dilakukan penutupan dari arah Jalan A Yani Utara ke Jalan LA Sucipto. Tentunya, itu dilakukan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan dari arah utara menuju ke selatan saat lampu merah.</p>



<p>“Sama seperti di Jalan Letjen Sutoyo, yang dari arah utara yang mau belok ke kanan itu sekarang tidak boleh. Karena yang belok kanan itu sedikit. Maka ini dihilangin, begitu juga arah sebaliknya, itu dibuat lurus saja,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, nantinya para pengendara akan diarahkan untuk berbelok di U-turn yang telah disediakan. Untuk pembahasan rencana rekayasa Lalin di sekitar MCC tersebut, menurutnya dapat dijadikan bahasan diskusi di Forum Lalin nantinya.</p>



<p>“Ini bagian dari analisis-analisis kami dengan Forum Lalin kedepan. Ini merupakan agenda kami dan harus dilakukan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178222</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Macet Selama Lebaran, Dishub Kota Malang Bingung Pola Pas di Jembatan Tunggulmas</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-macet-selama-lebaran-dishub-kota-malang-bingung-pola-pas-di-jembatan-tunggulmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 09:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik Lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pemberlakukan arus baru selama Idul Fitri atau rekayasa lalu lintas di Jembatan Tunggulmas di Jalan Tlogomas, Kota Malang, terus disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Jika sebelumnya mewacanakan pola satu arah untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik, namun rencana itu diurungkan dan merubah dengan tiga pola rekayasa. Kepala Dinas Perhubungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pemberlakukan arus baru selama Idul Fitri atau rekayasa lalu lintas di Jembatan Tunggulmas di Jalan Tlogomas, Kota Malang, terus disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Jika sebelumnya mewacanakan pola satu arah untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik, namun rencana itu diurungkan dan merubah dengan tiga pola rekayasa.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono, mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas di sekitar Jembatan Tunggulmas, perlu dilakukan agar tidak terjadi kemacetan saat terjadinya arus mudik pra Lebaran atau saat Lebaran. &#8220;Minggu lalu telah ada pertemuan dan pembahasan bersama dengan Forum Lalu Lintas. Dimana ada usulan untuk penerapan satu arah dan sudah kami rapatkan. Hasilnya, ada tiga pola yang akan diterapkan di jembatan tersebut,” ujar Heru, Kamis (21/04/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, untuk pola yang akan diterapkan pertama, yakni pemasangan traffice light (TL) portable. Pemanfaatan ini untuk mengatur dan menghambat arus lalu lintas, agar tidak terjadi kepadatan.</p>



<p>“Ini nanti akan kita lihat, jika kendaraan mengalami kemacetan sampai di RS UMM, kita laksanakan pola yang kedua,” imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Untuk pola yang kedua, yakni penerapan satu arah di Jembatan Tunggulmas. Hanya kendaraan yang dari arah Tlogomas, yang diperbolehkan melewati jembatan Tunggulmas. Sementara kendaraan dari Tunggulwulung, tidak diperbolehkan melintas atau melewati jembatan tersebut.</p>



<p>“Jika dengan kedua pola itu masih belum mampu mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Tlogomas, pola terakhir akan kita terapkan yaitu menutup seluruh akses masuk jembatan Tunggulmas,” terangnya.</p>



<p>Menanggapi penerapan tiga pola yang direncanakan Dishub, Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengatakan jika sebaiknya perencanaan tersebut dimatangkan terlebih dahulu dengan pihak Polresta Malang Kota dan Forum Masyarakat Transportasi atau Lalu Lintas. &#8220;Penerapan tiga pola itu dimatangkan dulu, kemudian dilanjutkan atau disimulasikan dulu di lapangan. Setelah itu, kalau sudah menemukan hasil yang paling efektif tentu itu yang dilakukan,” ungkap Bung Edi. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemacetan Jalan di Pasar Baru Probolinggo jadi Perhatian Satpol PP</title>
		<link>https://memontum.com/kemacetan-jalan-di-pasar-baru-probolinggo-jadi-perhatian-satpol-pp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 05:09:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar baru]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134911</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pasar Baru di wilayah Kecamatan Kanigaran-Probolinggo, merupakan satu-satunya pasar tradisional yang lokasinya berada di tengah kota. Pasar tersebut, dikelilingi bangunan ruko mulai dari Jalan Pahlawan dan Panglima Sudirman. Sebagai pasar induk sayuran terbesar di Kota Probolinggo, pasar ini tidak pernah &#8216;tidur&#8217;. Namun sayang, keramaian pedagang pasar ini hingga meluber ke luar, hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://memontum.com/tag/kota-probolinggo">Memontum </a>Probolinggo &#8211; Pasar Baru di wilayah Kecamatan Kanigaran-Probolinggo, merupakan satu-satunya pasar tradisional yang lokasinya berada di tengah kota. Pasar tersebut, dikelilingi bangunan ruko mulai dari Jalan Pahlawan dan Panglima Sudirman.</p>



<p>Sebagai pasar induk sayuran terbesar di Kota Probolinggo, pasar ini tidak pernah &#8216;tidur&#8217;. Namun sayang, keramaian pedagang pasar ini hingga meluber ke luar, hingga mendekat ke TPS dan memakan badan jalan.</p>



<p>Hal inilah, kontan menjadi perhatian Satpol PP Pemkot Probolinggo. Maklum, selain macet juga didapati beberapa limbah sampah sayur yang membusuk dan tidak sedap dipandang sebagai kota peraih Adipura Kencana.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134817-art-nekad-kabur-melalui-atap-lantai-ii-alasannya-karena-lapar">ART Nekad Kabur Melalui Atap Lantai II, Alasannya Karena Lapar</a></strong></p>



<p>Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi, mengatakan bahwa Pemkot Probolinggo sudah berupaya mengembalikan fungsi jalan dengan menertibkan pedagang yang berjualan di luar di sepanjang Jalan Pahlawan sisi Selatan.</p>



<p>Bahkan, upaya penertiban yang dilakukan Satpol PP, sebenarnya sudah berjalan dan beberapa kali bersitegang dengan pedagang yang enggan ditertibkan.</p>



<p>&#8220;Kita imbau agar pedagang jangan berjualan di badan jalan, yang bisa menyebabkan jalan sedikit macet. Tetapi, mereka tetap saja tidak mau dan malah berjualan lagi,&#8221; ungkap Kasatpol PP, Kamis (18/02) tadi.</p>



<p>Agus menambahkan, pihaknya akan mengutamakan tindakan persuasif pada pedagang. &#8220;Tindakan persuasif akan terus kami lakukan. Harapannya, pedagang tetap bisa beraktifitas dengan tertib tanpa mengganggu aktifitas lalu lintas,&#8221; tambahnya. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kabupaten Malang Rencanakan Pasang ATCS di 2021</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kabupaten-malang-rencanakan-pasang-atcs-di-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2020 11:59:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ATCS]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, merencanakan pembangunan Area Traffic Control System (ATCS) di tahun 2021. Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, kebutuhan ATCS menjadi kebutuhan mendesak, guna memonitor tingkat kemacetan wilayah Kabupaten Malang. &#8220;Bagi saya, yang paling mendesak adalah membuat ATCS untuk memantau tingkat kemacetan di Kabupaten Malang,&#8221; ujar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, merencanakan pembangunan Area Traffic Control System (ATCS) di tahun 2021. Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, kebutuhan ATCS menjadi kebutuhan mendesak, guna memonitor tingkat kemacetan wilayah Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Bagi saya, yang paling mendesak adalah membuat ATCS untuk memantau tingkat kemacetan di Kabupaten Malang,&#8221; ujar Hafi, Kamis (19/11) tadi.</p>
<p>Keinginan ini, tambah Hafi, bertujuan agar dapat sama-sama memantau kepadatan arus. Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang, harus juga memilikinya.</p>
<p>&#8220;Kota Malang kan sudah, Batu juga sudah, kalau Kabupaten tidak punya, kan tidak nyambung. Semisal dari Batu, menyampaikan situasi lalu lintas dari Batu menuju Karangploso terpantau macet, terus kalau kita (Kabupaten Malang) tidak tahu, kan aneh nanti,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pihak Dishub Kabupaten Malang, tambah Hafi, sebenarnya sudah memiliki ruang untuk pemantauan jika ATCS sudah mulai terpasang. Sementara pihaknya, telah mengajukan ini sejak 2019 lalu.</p>
<p>&#8220;Kita ruangan sudah punya. Kita sudah ajukan di 2019, namun belum terealisasi. Di tahun 2021 nanti, akan kita prioritaskan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dirinya menyebutkan, jika kabupaten sudah memiliki ATCS, maka akan berpengaruh besar bagi masyarakat dan wilayah Malang Raya.</p>
<p>&#8220;Kalau kita sama-sama mantau kan enak. Ini bisa diintegrasikan seluruh Malang Raya. Apalagi Kabupaten Malang sendiri menjadi pusat perlintasan luar Malang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pihak Dishub sendiri, sudah menyiapkan rancangan beberapa titik yang akan dipasang untuk memantu pusat lalu lintas di Kabupaten Malang. &#8220;Kita rencanakan 5 titik, di Exit Tol Lawang, Exit Tol Pakis, Jalibar, Dampit dan Gondanglegi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Saat ditanya terkait anggaran, Hafi belum bisa memastikan, karena masih dihitung secara keseluruhan anggaran dan peralatan oleh pihaknya.</p>
<p>&#8220;Kalau pastinya belum tahu, karena kita masih menghitung. Mungkin sekitar Rp 6 milyar, itu sudah termasuk sistem IT dan monitor pengawasnya. Karena kita sudah punya ruangan. Jadi, semoga tahun depan ini bisa berjalan karena info tersebut memang sangat dibutuhkan sekali,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127877</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
