<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Madura &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/madura/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 16:33:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Madura &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PP Tunas Resmi Berlaku, Guru Besar UIN Madura Berikan Dukungan</title>
		<link>https://memontum.com/pp-tunas-resmi-berlaku-guru-besar-uin-madura-berikan-dukungan</link>
					<comments>https://memontum.com/pp-tunas-resmi-berlaku-guru-besar-uin-madura-berikan-dukungan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berikan]]></category>
		<category><![CDATA[berlaku,]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231364</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pemerintah akhirnya resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025, tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) sejak Sabtu (28/03/2026) kemarin. Atas pemberlakuan ini, seluruh platform digital kini wajib membatasi akses anak di bawah 16 tahun atau bersiap menghadapi sanksi tegas dari negara. Merespons PP tersebut, guru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pemerintah akhirnya resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025, tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) sejak Sabtu (28/03/2026) kemarin. Atas pemberlakuan ini, seluruh platform digital kini wajib membatasi akses anak di bawah 16 tahun atau bersiap menghadapi sanksi tegas dari negara.</p>



<p>Merespons PP tersebut, guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Prof Umi Supraptiningsih, menyambut baik atas langkah tepat yang telah diambil oleh pemerintah. Tujuannya, agar tayangan yang ditonton anak dibatasi.</p>



<p>&#8220;Saya menanggapi positif sekali, karena memang sejak lama kami berharap bagaimana tayangan-tayang digital yang dikonsumsi anak-anak di bawah umur itu bisa dilakukan pembatasan,&#8221; katanya, Senin (30/03/2026) tadi.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bukan tanpa alasan mengapa PP Tunas harus diberlakukan. Hal ini melihat, kondisi di lapangan tentang persoalan anak, baik yang menjadi korban atau pelaku banyak dilatarbelakangi karena penggunaan media sosial (Medsos).</p>



<p>&#8220;Jadi mereka dipengaruhi oleh tayangan-tayangan yang ada di Medsos, baik itu tayangan yang dia peroleh dari Youtube, Tiktok atau Facebook,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Koordinator Divisi Hukum di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak DPPPA dan KB Kabupaten Pamekasan ini juga mengatakan, bahwa akhir-akhir ini dikejutkan dengan kasus anak yang membunuh ibunya lantaran tayangan yang telah ditonton. &#8220;Kenapa melakukan itu, karena banyak tayangan yang seringkali dia tonton. Banyak juga tayangan video yang tidak memberikan edukasi kepada anak-anak,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Prof Umi juga mengatakan, bila atas tayangan tersebut, perilaku anak kini melewati batas kewajaran. Seperti halnya berani membunuh, berani kepada orang tua hingga perilaku bullying.</p>



<p>&#8220;Sehingga perilaku anak di luar kewajaran, berani kepada orang tua, kemudian melakukan bullying kepada temannya. Itu karena, banyak tayangan yang dia tonton sehari-hari tanpa ada pembatasan disitu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dirinya berharap, atas pemberlakuan PP ini, pemilik platform media digital juga mematuhi aturan dengan melakukan tindakan pembatasan tayangan pada anak. &#8220;Dan mohon maaf, orang tua juga tidak selektif, tidak bisa mendampingi 100 persen tentang tayangan yang di tonton oleh anak-anak kita. Jadi dengan adanya PP Tunas, saya sangat berharap sekali ini harus sukses,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, di balik aturan dan pemilik platform yang harus mematuhi tersebut, orang tua juga harus memastikan tayangan yang ditonton oleh anak sangatlah layak. &#8220;Karena disitu orang tua harus betul-betul memastikan bahwa tayangan yang ada ditonton anak itu layak,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya berharap, dengan pemberlakuan PP Tunas, maka dapat menekan angka peristiwa yang dilakukan oleh anak hingga melampaui batas kewajaran. &#8220;Semoga ini sukses dan saya terus terang sangat mendukung sekali karena kekerasan terhadap anak maupun kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak ini melampaui batas kewajaran,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pp-tunas-resmi-berlaku-guru-besar-uin-madura-berikan-dukungan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231364</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunakan Bahasa Madura, Bupati Pamekasan Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-495 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/gunakan-bahasa-madura-bupati-pamekasan-pimpin-upacara-peringatan-hari-jadi-ke-495-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[ke-495]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227999</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495 Kabupaten Pamekasan, yang berlangsung di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (03/11/2025) tadi. Upacara tahunan tersebut, diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan. Bupati KH Kholilurrahman mengatakan, bahwa pelaksanaan upacara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-495 Kabupaten Pamekasan, yang berlangsung di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (03/11/2025) tadi. Upacara tahunan tersebut, diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.</p>



<p>Bupati KH Kholilurrahman mengatakan, bahwa pelaksanaan upacara ini menggunakan bahasa Madura. Tujuannya, sebagai salah satu upaya melestarikan identitas daerah.</p>



<p>&#8220;Peringatan Hari Jadi ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan sejarah dan melestarikan budaya lokal,&#8221; katanya. Ditambahkannya, Peringatan Hari Jadi ini merupakan ajakan untuk memahami sejarah Pamekasan, bukan sekadar seremonial belaka tanpa tujuan jelas. Oleh karena itu, para pihak untuk mengambil pelajaran atas pelaksanaan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hari Jadi ini mengingatkan kita agar tidak melupakan sejarah. Di dalamnya ada banyak pelajaran yang bisa menjadi panduan bagi masa depan kita,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, penggunaan bahasa Madura dalam Upacara Hari Jadi ini lantaran bahasa memiliki peran strategis dalam menjaga jati diri masyarakat. Apalagi, Pamekasan saat ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat karena konsisten melestarikan bahasa daerah.</p>



<p>&#8220;Pamekasan masuk salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia, yang mendapat apresiasi itu. Bahasa Madura adalah bagian dari identitas kita. Jika bahasa ini ditinggalkan, perlahan identitas itu juga akan hilang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dirunya berharap, masyarakat tidak menghilangkan karakter budaya daerahnya di tengah perkembangan zaman. Karena local wisdom itu menjadi salah satu kekuatan daerah. &#8220;Bahasa dan budaya adalah fondasi peradaban yang harus kita rawat. Ayo kita rawat bersama,&#8221; harapnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227999</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-pelukis-nusantara-meriahkan-festival-seni-lukis-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[pelukis]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227096</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) bekerja sama dengan PT Indaco Warna Dunia serta Komunitas Pelukis Sumenep (Klops), selenggarakan Festival Seni Lukis Madura. Festival ini, berlangsung meriah dan diikuti puluhan pelukis dari berbagai daerah di Nusantara. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan kegiatan ini sejatinya merupakan wujud nyata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) bekerja sama dengan PT Indaco Warna Dunia serta Komunitas Pelukis Sumenep (Klops), selenggarakan Festival Seni Lukis Madura. Festival ini, berlangsung meriah dan diikuti puluhan pelukis dari berbagai daerah di Nusantara.</p>



<p>Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan kegiatan ini sejatinya merupakan wujud nyata kepedulian dan partisipasi aktif mulai pemerintah, dunia usaha, seniman serta masyarakat Madura dalam melestarikan seni budaya melalui media seni rupa. “Festival ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi bagian dari wadah ekspresi dan pelestarian seni lukis, untuk menciptakan karya terbaik dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan nilai kearifan lokal,” kata Bupati Achmad Fauzi, di Pendopo Agung Keraton, Sabtu (25/10/2025) tadi.</p>



<p>Pihaknya mengapresiasi, para pelukis dan komunitas seni yang tetap produktif di era modern. Ini membuktikan, sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak menjadi penghalang bagi kreativitas dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.</p>



<p>“Para pelukis dan seniman di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tetap mampu menghadirkan karya yang sarat makna, serta menggambarkan keindahan budaya daerah. Ini bukti, bahwa seni dan budaya tetap relevan di setiap zaman,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fauzi menyatakan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung kegiatan kesenian dan kebudayaan, sebagai bagian dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Kesenian bukan hanya sarana hiburan, tetapi instrumen pembangunan yang mampu menumbuhkan kreativitas dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Sehingga, pemerintah daerah memberikan ruang bagi para pelaku seni lukis untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan,” tegas Bupati.</p>



<p>Festival Seni Lukis Madura sendiri, dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh Iksan, Kepala DPUTR, Erik Susanto, dan Perwakilan PT Indaco Warna, Andika, yang ditandai dengan sebuah goresan.</p>



<p>Di tempat yang sama, Kepala DPUTR, Erik Susanto, menjelaskan peserta Festival Seni Lukis Madura sebanyak 61 pelukis. Tidak hanya dari 4 Kabupaten di Pulau Madura, tetapi dari daerah lain seperti Surabaya, Malang, Banyuwangi, Bondowoso, Probolinggo, Magelang dan Yogyakarta.</p>



<p>“Kami tidak hanya menyelenggarakan festival seni lukis semata, tetapi mengadakan lelang 10 lukisan terbaik sebagai penghargaan terhadap karya seni dan menjadi bagian dari upaya menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif,” imbuhnya. <strong>(kom/sum/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227096</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelantikan DPP Barisan Nasional Pemuda Madura 2025-2030, Wali Kota Malang Beri Apresiasi dan Dukungan</title>
		<link>https://memontum.com/pelantikan-dpp-barisan-nasional-pemuda-madura-2025-2030-wali-kota-malang-beri-apresiasi-dan-dukungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[2025-2030]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[barisan]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224384</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) periode 2025-2030, di Gedung FIA Universitas Brawijaya (UB), Minggu (27/07/2025) tadi. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan apresiasi atas pelantikan BNPM, yang dinilainya sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) periode 2025-2030, di Gedung FIA Universitas Brawijaya (UB), Minggu (27/07/2025) tadi.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan apresiasi atas pelantikan BNPM, yang dinilainya sebagai awal dari gerakan strategis pemuda Madura. Wali Kota Wahyu menilai, BNPM dapat menjadi mitra penting dalam membangun karakter generasi muda di tengah kehidupan masyarakat yang multikultural.</p>



<p>“Kehadiran BNPM sangat penting, khususnya di Kota Malang yang multikultural. Madura juga punya sejarah panjang terkait urusan kolaborasi budaya,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. Menurutnya, kehadiran BNPM menjadi ruang baru bagi pemuda Madura untuk menunjukkan citra positif di tingkat nasional.</p>



<p>“BNPM harus bisa mengenalkan siapa pemuda Madura yang sesungguhnya. Saya percaya, organisasi ini mampu membangun citra positif yang dikenal lewat prestasi, bukan stereotip masa lalu,” ucap Mia-sapaan Ketua DPRD.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pelantikan itu, menetapkan Sahid, SH sebagai Ketua Umum DPP BNPM periode 2025-2030. Turut dilantik dalam kesempatan itu, Abd Manab sebagai Wakil Ketua, Fahmi Katili sebagai Sekjen dan H Sujianto sebagai Bendahara Umum. Kemudian, M Imron sebagai Wakil 1 Sekretaris, Tatik Wahyunigtyas srbagai Wakil 2 Sekretaris, Jecky Susanto sebagai Wakil Bendahara, H Munir sebagai Ketua Bidang Eksternal, Ach Robig sebagai Sekretaris Bidang Eksternal, M Syahid sebagai Ketua Bidang Hukum, Syamsul Arifin sebagai Sekretaris Bidang Hukum, Nur Faisal sebagai Ketua Bidang OKK, Abd Karim sebagai Sekretaris Bidang OKK, Indah Wati sebatai Ketua Bidang Internal, Ika Chairani sebagai Sekretaris Bidang Internal, Rokhman sebagai Ketua Bidang Agama Sosbud dan Abdul Hannan sebagai Sekretaris Bidang Agama Sosbud.</p>



<p>Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP BNPM periode 2025-2030, Sahid, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas anggota, khususnya di bidang teknologi. Tak hanya itu, dirinya juga menekankan pentingnya sinergi antara BNPM dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah.</p>



<p>“Kami siap bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Hingga saat ini, BNPM telah memiliki dua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), yakni di Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Untuk tingkat daerah, BNPM sudah terbentuk di 13 kabupaten/kota di Jatim. Ke depan, pengurus DPP menargetkan pembentukan hingga 38 DPW secara bertahap selama dua tahun ke depan.</p>



<p>“Kami mohon dukungan semua pihak agar dapat membentuk DPW di luar Jawa dan Kalimantan,” imbuh Sahid. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usung Madura KEK, Pengurus PWI Pamekasan Resmi Dilantik</title>
		<link>https://memontum.com/usung-madura-kek-pengurus-pwi-pamekasan-resmi-dilantik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan periode 2025-2028 resmi dilantik, Rabu (14/05/2025) tadi. Dalam pelantikan ini, PWI Pamekasan mengusung tajuk &#8216;Pelantikan dan Forum Pentahelix&#8217; dengan tema &#8216;Membedah Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)&#8217;. Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, mengatakan tema ini diusung dari sejarah wilayah Pulau Madura dahulu, yang sempat digaungkan sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan periode 2025-2028 resmi dilantik, Rabu (14/05/2025) tadi. Dalam pelantikan ini, PWI Pamekasan mengusung tajuk &#8216;Pelantikan dan Forum Pentahelix&#8217; dengan tema &#8216;Membedah Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)&#8217;.</p>



<p>Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, mengatakan tema ini diusung dari sejarah wilayah Pulau Madura dahulu, yang sempat digaungkan sebagai KEK. &#8220;Tahun 2019, Gus Ipul (Saifullah Yusuf, red) yang kala itu menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur, waktu itu sempat berdiskusi dengan kepala desa terkait Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus,&#8221; kata Anam.</p>



<p>Ditambahkannya, sejak beberapa tahun belakangan, teriakan yang digaungkan Madura Provinsi, sedangkan Madura KEK dampaknya juga akan luar biasa bagi masyarakat Madura. &#8220;Madura KEK ini juga sama-sama penting. Semoga nanti dikupas tuntas secara bersama-sama,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Alumni IAIN Madura itu menjelaskan, PWI Pamekasan berjumlah 56 wartawan, namun yang menjadi pengurus sebanyak 25 orang. Untuk sisanya, sebagai anggota. &#8220;Keberadaan PWI Pamekasan menjadi rumah bersama wartawan Pamekasan, karena ada 11 organisasi wartawan yang ada di Pamekasan,&#8221; ujar Anam.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jatim, Mahmud Suhermono, meminta agar pengurus yang dilantik tetap menjaga profesionalisme wartawan di Pamekasan. Yaitu, berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.</p>



<p>&#8220;Selamat bagi yang telah dilantik. Tetap jaga profesionalisme, karena pers menjadi pemberi informasi yang dipercaya oleh masyarakat sampai saat ini,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim dan Bupati Situbondo Lepas Keberangkatan Ratusan Pemudik Gratis Tujuan Pulau Raas Madura</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-dan-bupati-situbondo-lepas-keberangkatan-ratusan-pemudik-gratis-tujuan-pulau-raas-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[keberangkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Ratusan pemudik gratis yang menggunakan KPM Wicitra Dharma I, dilepas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiah, serta Kepala OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Kepulauan Raas dan Sapudi, Kepulauan Madura, Senin (24/03/2025) tadi. Memanfaatkan momen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Ratusan pemudik gratis yang menggunakan KPM Wicitra Dharma I, dilepas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiah, serta Kepala OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Kepulauan Raas dan Sapudi, Kepulauan Madura, Senin (24/03/2025) tadi. Memanfaatkan momen mudik gratis yang diinisiasi Dinas Perhubungan Pemprov Jatim, ratusan pemudik yang didominasi dari Pulau Dewata Bali, itu akan pulang ke kampung halamannya di Kepulauan Raas dan Sapudi.</p>



<p>Gubernur Khofifah dalam sambutanya mengapresiasi gelaran yang secara rutin tahunan digelar Dishub Pemprov Jatim. Termasuk, sejumlah program yang dilakukan Pemkab Situbondo, dalam mendukung rangkaian pelaksanaan untuk memfasilitasi masyarakat.</p>



<p>“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, yang telah menyediakan Masjid Ramah Pemudik di sepanjang Jalur Pantura Situbondo, serta sudah menyediakan Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu di Pelabuhan Jangkar guna memberikan layanan kepada masyarakat pemudik,” kata Gubernur Jatim.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa dalam rangkaian ke Situbondo, dirinya bersama rombongan juga meninjau terlebih dahulu ke Masjid Ramah Pemudik di Masjid Mizbahul Yaqin, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa. Termasuk, sekaligus membuka pelaksanaan gelaran Pasar Murah untuk masyarakat.</p>



<p>Lebih lanjut Gubernur Khofifah juga menyinggung mengenai pelebaran jalan yang ada di tikungan menuju Pelabuhan Jangkar. Yang mana, pelaksanaan itu sudah siap dilaksanakan, namun untuk pembebasan tanah diserahkan ke pemerintah daerah.</p>



<p>“Untuk pelebaran jalan, Dishub Jatim sudah siap. Tapi, untuk pembebasan lahannya kita serahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo,” imbuh Gubernur Jatim.</p>



<p>Dalam momen yang sama, Gubernur Khofifah juga meminta kepada Kepala Dishub Jatim, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik gratis. Termasuk, menyiapkan kapal tambahan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang mudik yang menuju Kepulauan di Madura.</p>



<p>&#8220;Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik transfortasi laut menuju ke Pulau Raas dan Sapudi, saya meminta kepada Pak Nyono (Kadishub), agar menyiapkan kapal yang standby supaya para pemudik bisa terangkut semua. Dengan begitu, tidak menumpuk di Pelabuhan Jangkar,&#8221; papar Gubernur Jatim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa kolaborasi dan koneksitas antara Pemprov Jatim dan Pemkab Situbondo serta pihak-pihak terkait lain menjadi bagian terpenting untuk memaksimalkan seluruh pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah. &#8220;Tradisi mudik dan balik ini sangat melekat bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Timur. Untuk itu, Pemprov Jawa Timur secara rutin memberikan pelayanan mudik gratis ini,” imbuhnya.</p>



<p>Untuk tahun ini, kata Gubernur Khofifah, Pemprov Jatim melalui Dishub Jatim kembali melaksanakan mudik gratis di Pelabuhan Jangkar. “Semoga mudik gratis yang diberikan Pemprov Jatim kepada masyarakat pemudik ini bisa dirasakan manfaatnya. Dan jika ada pelayanan yang kurang berkenan bagi pemudik, maka mohon dimaafkan. Tapi, percayalah Pemprov Jatim akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat pemudik,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam sambutannya mengatakan bahwa pada kegiatan mudik gratis di Pelabuhan Jangkar Situbondo ini merupakan momentum pertama dirinya memberikan sambutan dihadapan Gubernur Jawa Timur. “Mudah-mudahan saya tidak gerogi dalam memberikan sambutan perdana dihadapan Ibu Gubernur,” kata Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.</p>



<p>Lebih lanjut Mas Rio mengatakan bahwa Pelabuhan Jangkar Situbondo ini selalu menjadi prioritas dari Gubernur Jatim, dalam konteks transportasi laut penumpang maupun transportasi kendaraan pengangkut logistik. &#8220;Ketika kami menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), maka akan fokus dan insyaallah akan berkolaborasi mengenai salah satu kebutuhan dasar transportasi laut dan logistik di Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo ini,” ujar Mas Rio.</p>



<p>Ditambahkannya, karena perhatian serius ini, tentunya untuk tugas Pemkab Situbondo dan camat yang tidak jauh dari Pelabuhan Jangkar, akan melakukan mitigasi terkait dampak sosialogisnya. &#8220;Karena ketika masyarakat mengalami perubahan sosial, maka akan ada perubahan karakter. Untuk itu, kita akan memberikan ruang edukasi kepada masyarakat agar memahami tentang transformasi,” imbuhnya.</p>



<p>Kadishub Pemprov Jatim, Nyono, dalam laporannya menjelaskan bahwa jumlah masyarakat pemudik yang memanfaat tiket gratis kurang lebih sebanyak 3.750 orang dan 2.250 kendaraan. Sedangkan untuk jadwal pemberangkatan ke Pulau Sapudi, ada sebanyak 15 trip yang dimulai dari tanggal 21, 23, 24, 26 hingga 28 Maret 2025 dan semua empat kali pulang pergi (PP) Jangkar Raas dan satu kali PP Jangkar-Sapudi.</p>



<p>“Berkat dukungan Ibu Gubernur, Pelabuhan Jangkar Situbondo saat ini menjadi pelabuhan yang ramai dan akses jalan menuju pelabuhan juga telah diperlebar serta penambahan rute dari Pelabuhan Jangkar ke Pelabuhan Lembar NTB juga semakin ramai,” ujar Nyono. <strong>(her/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satpolairud Polres Situbondo Bantu Evakuasi Nelayan Tenggelam di Perairan Sapudi Madura</title>
		<link>https://memontum.com/satpolairud-polres-situbondo-bantu-evakuasi-nelayan-tenggelam-di-perairan-sapudi-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[sapudi]]></category>
		<category><![CDATA[Satpolairud]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Tiga nelayan asal Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dilaporkan tenggelam saat menangkap ikan di Perairan Sapudi Madura. Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, melalui Kasatpolairud, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan dari informasi tersebut kemudian anggota Satpolairud Polres Situbondo bersama dengan Pos TNI AL Jangkar bergegas mendatangi TKP ke Perairan Dusun Mimbo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Tiga nelayan asal Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dilaporkan tenggelam saat menangkap ikan di Perairan Sapudi Madura.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, melalui Kasatpolairud, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan dari informasi tersebut kemudian anggota Satpolairud Polres Situbondo bersama dengan Pos TNI AL Jangkar bergegas mendatangi TKP ke Perairan Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar. Bersama petugas BPBD serta anggota Polsek Banyuputih dan instansi terkait, selanjutnya bersama-sama membantu untuk proses evakuasi korban serta koordinasi dengan aparat di Pulau Sapudi Madura.</p>



<p>“Senin (10/02/2025) sekitar pukul 03.30, ketiga korban tenggelam yaitu Amsa, Hamim dan Nursalim, akhirnya dapat diselamatkan oleh dua perahu nelayan dan dibawa ke Perairan Dusun Mimbo. Ketiganya, dievakuasi dalam keadaan selamat dan selanjutnya dilakukan perawatan kesehatan di Puskesmas Banyuputih,” terang AKP Gede Sukarmadiyasa, Selasa (11/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>AKP Gede Sukarmadiyasa menjelaskan, bahwa diketahui jika sebelumnya ketiga korban menggunakan perahu jenis Fiber dengan nama &#8216;Daeng&#8217; berangkat dari Mimbo untuk mencari ikan di perairan Sapudi, Minggu (09/02/2025) sekitar pukul 15.00. Harusnya, Senin mereka sudah pulang, namun belum juga pulang hingga kejadian ini dilaporkan ke petugas kepolisian.</p>



<p>Ketiga korban akhirnya dapat diselamatkan oleh dua perahu nelayan, yaitu Perahu Karunia dengan nahkoda Amir Hariyono dan Perahu Selerek Berkat dengan nahkoda Amir Hamzah selanjutnya dievakuasi ke daratan Dusun Mimbo. “Penyebab tenggelamnya ketiga nelayan itu disebabkan oleh hantaman ombak dengan tinggi sekitar 3 meter, yang mana saat itu korban perjalanan pulang ke Perairan Mimbo dengan membawa ikan hasil tangkapan sekitar 8 kwintal,” terang AKP Gede</p>



<p>Pada kesempatan itu, Gede Sukarmadiyasa juga menginformasikan kembali prakiraan BMKG bahwa kondisi cuaca masih ekstreme untuk melaut, karena ketinggian gelombang di Kepulauan Madura, Selat Madura dan Banyuwangi masih tinggi dan dapat mencapai 4 meter. “Kami mengimbau kepada para nelayan untuk tidak melaut sementara waktu dan apabila terpaksa wajib menggunakan atau membawa alat keselamatan sehingga saat terjadi sesuatu dapat tertolong dan selamat,&#8221; tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Harjad Pamekasan, Pj Bupati Masrukin Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Madura</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-harjad-pamekasan-pj-bupati-masrukin-ajak-masyarakat-lestarikan-budaya-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[harjad]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikan]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[masrukin]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216146</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pemkab Pamekasan menggelar upacara Hari Jadi (Harjad) ke-494 Kabupaten Pamekasan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Minggu (03/11/2024) tadi. Pelaksanaan upacara yang diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan, itu digelar dengan mengenakan pakaian adat Madura serta Bahasa Madura. Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, dalam kesempatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pemkab Pamekasan menggelar upacara Hari Jadi (Harjad) ke-494 Kabupaten Pamekasan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Minggu (03/11/2024) tadi. Pelaksanaan upacara yang diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan, itu digelar dengan mengenakan pakaian adat Madura serta Bahasa Madura.</p>



<p>Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pakaian adat Madura dan Bahasa Madura yang digunakan selama peringatan hari lahir Kabupaten Pamekasan, sebagai upaya melestarikan budaya Madura yang telah menjadi warisan leluhur. &#8220;Serta, bagaimana para pemuda itu tetap melestarikan budaya Madura yang sudah mulai ditinggalkan. Hal ini, dikarenakan mereka telah jarang menggunakan Bahasa Madura,&#8221; kata Pj Bupati Masrukin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mantan Sekda Pamekasan itu juga mengatakan, pelestarian Bahasa Madura merupakan hal yang sangat penting di tengah gempuran budaya asing melalui media sosial yang masif. Oleh karena itu, membentengi gempuran tersebut memerlukan perhatian dari semua stakeholder.</p>



<p>&#8220;Semangatnya bagaimana Pamekasan lebih baik. Kita berupaya bagaimana pertumbuhan ekonomi di Pamekasan meningkat, karena semua yang kita lakukan itu untuk kesejahteraan masyarakat,&#8221; paparnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216146</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[vaganza!]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213860</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep menginisiasi pameran pembangunan yang dikemas dalam Madura Night Vaganza. Event ini, sebagai media menginformasikan secara langsung pada masyarakat, tentang hasil dari program pembangunan yang dilakukan perangkat daerah beserta instansi lainnya. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa meskipun dalam visualisasi pameran tidak cukup untuk menggambarkan kegiatan yang dilakukan perangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep menginisiasi pameran pembangunan yang dikemas dalam Madura Night Vaganza. Event ini, sebagai media menginformasikan secara langsung pada masyarakat, tentang hasil dari program pembangunan yang dilakukan perangkat daerah beserta instansi lainnya.</p>



<p>Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa meskipun dalam visualisasi pameran tidak cukup untuk menggambarkan kegiatan yang dilakukan perangkat daerah, BUMN, BUMD dan lembaga lainnya, tetapi kegiatannya menunjukkan hasil pembangunan selama ini. Diharapkan, setiap peserta di Madura Night Vaganza ini, bisa menyampaikan informasi pembangunan dan program-program instansinya.</p>



<p>Sehingga, masyarakat bisa memahami visi, misi serta program setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Madura Night Vaganza sebagai upaya menginformasikan kepada masyarakat tentang hasil pembangunan dan berbagai inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Bupati Sumenep di sela-sela pembukaan Madura Night Vaganza, di GOR A Yani Pangligur Sumenep, Kamis (05/09/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mempromosikan potensi produksi dan hasil kerajinan masyarakat. Dikarenakan, setiap kecamatan memiliki potensi yang harus mendapat kesempatan sarana untuk mengembangkan pemasarannya.</p>



<p>Apalagi, acara ini juga melibatkan pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatannya dengan menyajikan kuliner unggulannya. “Pemerintah daerah berupaya untuk mengembangkan produk unggulan kecamatan, agar potensi produksi di setiap desa bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” terangnya.</p>



<p>Peserta Madura Night Vaganza sendiri, diikuti sebanyak 70 stand, terdiri dari Dinas, Badan, Kantor, Sekretariat Pemerintah Kabupaten Sumenep dan DPRD Sumenep, Kecamatan serta sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan UMKM. &#8220;Madura Night Vaganza menjadi spirit lebih merekatkan semangat bekerja sekaligus meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat untuk memajukan Kabupaten Sumenep lebih baik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Madura Night Vaganza dilangsungkan sejak 05 hingga 12 September 2024 dan sebagai rangkaian kegiatannya diadakan Madura Culture Fest 2 bertema Ataretan Salanjengnga dengan berbagai acara. Diantaranya parade musik tong-tong, pentas seni dan budaya 13 Kabupaten Tapal Kuda, Jalan Jalan Sehat (JJS) dan Parade Batik. <strong>(kom/sum/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213860</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
