<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Madyopuro &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/madyopuro/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 11:05:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Madyopuro &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gelar Sambang Kelurahan, Warga Madyopuro Sambut Antusias Bayar Pajak di Bapenda Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-sambang-kelurahan-warga-madyopuro-sambut-antusias-bayar-pajak-di-bapenda-kota-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/gelar-sambang-kelurahan-warga-madyopuro-sambut-antusias-bayar-pajak-di-bapenda-kota-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[bapenda]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232354</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang kembali menggelar layanan jemput bola pembayaran pajak melalui program Sambang Kelurahan, Selasa (12/05/2026) tadi. Kegiatan kali ini, dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kantor Kelurahan Madyopuro dan Kantor Kelurahan Lesanpuro. Kepala Sub Bidang Pajak Daerah I Bapenda Kota Malang, Nico Dadik Prayoga, mengatakan bahwa antusiasme [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang kembali menggelar layanan jemput bola pembayaran pajak melalui program Sambang Kelurahan, Selasa (12/05/2026) tadi. Kegiatan kali ini, dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kantor Kelurahan Madyopuro dan Kantor Kelurahan Lesanpuro.</p>



<p>Kepala Sub Bidang Pajak Daerah I Bapenda Kota Malang, Nico Dadik Prayoga, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat di kedua titik layanan cukup tinggi, terutama pada pelaksanaan hari pertama program tersebut. “Alhamdulillah antusiasmenya di dua titik ini bagus dan ramai, karena ini hari pertama Bapenda sambang ke kelurahan,” ujar Nico.</p>



<p>Di Kelurahan Madyopuro, tercatat sekitar 60 wajib pajak (WP) melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Atau, total transaksi yang berhasil dihimpun mencapai Rp7.566.925 dengan 191 ketetapan pajak.</p>



<p>Menurut Nico, mayoritas masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk membayarkan PBB. Ke depan diharapkan juga akan digelar Sobo RW dan Sambang Perumahan, yang dilaksanakan pada malam hari.</p>



<p>“Kita tidak memasang target nominal pembayaran. Yang penting masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini sebanyak-banyaknya,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain PBB, layanan pembayaran opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) rencananya juga akan dihadirkan dalam program Sambang Kelurahan. Namun, untuk pelaksanaannya masih menunggu jadwal pelayanan gabungan bersama Samsat Malang Kota.</p>



<p>“Kami masih menunggu jadwal dari Samsat,” tambahnya.</p>



<p>Salah satu warga Kelurahan Madyopuro, Fitria Ramadan, mengaku terbantu dengan hadirnya layanan pembayaran pajak di lingkungan kelurahan. Dia mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui grup RT.</p>



<p>&#8220;Dengan hadirnya program Sambang Kelurahan ini memudahkan masyarakat karena lokasi pembayaran lebih dekat dengan rumah. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan di kantor kelurahan,” ucap Fitria usai membayar PBB.</p>



<p>Selain kemudahan layanan, warga juga mendapatkan suvenir berupa minyak goreng sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak. &#8220;Alhamdulillah dapat minyak, sangat bermanfaat sekali,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gelar-sambang-kelurahan-warga-madyopuro-sambut-antusias-bayar-pajak-di-bapenda-kota-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232354</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif, Kapolresta Malang Kota Sambang Kamtibmas di Madyopuro</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-lingkungan-aman-dan-kondusif-kapolresta-malang-kota-sambang-kamtibmas-di-madyopuro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[kondusif]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229728</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, bersama para pejabat utama Polresta Malang Kota, melaksanakan Sambang Kamtibmas di Pos Kamling RT 2/RW 9, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (24/01/2026) malam. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Kegiatan yang dilaksanakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, bersama para pejabat utama Polresta Malang Kota, melaksanakan Sambang Kamtibmas di Pos Kamling RT 2/RW 9, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (24/01/2026) malam. Langkah ini dilakukan, sebagai upaya memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.</p>



<p>Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Kedungkandang, ini juga diikuti personel Densus 88 serta perwakilan warga RW 9 Kelurahan Madyopuro. Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, warga menyampaikan berbagai persoalan lingkungan, lalu lintas, serta pelayanan kepolisian yang selama ini dirasakan di wilayah Madyopuro. Mulai dari penertiban kendaraan, patroli yang komunikatif, pemasangan CCTV, hingga penguatan peran Polisi RW dan Bhabinkamtibmas menjadi topik utama yang dibahas bersama.</p>



<p>&#8220;Kehadiran Polri di tengah masyarakat harus memberi rasa aman sekaligus menjadi mitra warga,&#8221; ujar Kombes Pol Putu Kholis.</p>



<p>Menurut Kombes Pol Putu Kholis, bahwa Sambang Kamtibmas ini adalah wujud komitmen Polro untuk hadir, mendengar dan bertindak di masyarakat. &#8220;Polri diharapkan tidak hanya melaksanakan patroli, namun lebih kepada melakukan komunikasi dengan menyerap aspirasi warga masyarakat. Mencari solusi bersama warga agar lingkungan benar-benar aman dan kondusif,” imbuh Kombes Pol Putu Kholis.</p>



<p>Persoalan terkait fenomena kendaraan bermotor tanpa pelat nomor belakang dan knalpot brong menjadi bahasan dalam pertemuan itu. “Kami akan intensifkan penertiban kendaraan tanpa pelat nomor dan knalpot brong. Ini bukan semata penindakan, tapi juga edukasi agar masyarakat tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” jelasnya.</p>



<p>Soal pemasangan CCTV lingkungan, Kapolresta mendorong warga untuk memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari sistem keamanan swakarsa. &#8220;Polresta Malang Kota, siap membantu pendampingan teknis agar kamera terintegrasi dengan pos kamling dan dapat mendukung upaya pencegahan tindak kriminal,&#8221; urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kombes Putu menegaskan, bahwa seluruh personel diarahkan untuk lebih humanis dan responsif. Polisi diminta berhenti sejenak, berdialog, serta membangun kedekatan, mengenali karakter wilayah yang dipatroli.</p>



<p>Terkait aspirasi mengenai dukungan dana RT sebesar Rp 50 juta, Kapolresta menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran berada pada kebijakan pemerintah daerah, agar pemanfaatannya tepat sasaran dan transparan. Sementara itu, soal penguatan Polisi RW dan peran Bhabinkamtibmas, diharapkan terus memperkuat kehadiran personel di tingkat akar rumput.</p>



<p>Terkait penertiban truk yang parkir di Jalan Danau Jonge, Satlantas Polresta Malang Kota untuk melakukan penataan dan penindakan, karena parkir sembarangan dapat mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan. Untuk permintaan patroli pagi hari di kawasan Pasar Madyopuro, dirinya memastikan Polresta sudah menyesuaikan pola patroli agar aktivitas masyarakat di pagi hari tetap aman, tertib dan lancar.</p>



<p>Menanggapi aspirasi agar e-Tilang tidak masuk ke dalam kawasan perumahan, Kapolresta menjelaskan bahwa penegakan hukum elektronik difokuskan pada titik-titik rawan pelanggaran. Namun, tetap memperhatikan aspek edukatif dan situasional di lingkungan permukiman.</p>



<p>Sedangkan terkait perluasan kawasan tertib lalu lintas, Polresta Malang Kota akan melakukan kajian bersama stakeholder untuk memperluas area yang menjadi contoh budaya tertib berlalu lintas di Kota Malang. “Kami menerima seluruh masukan warga. Tujuan kami bukan sekadar menindak, tetapi membangun budaya tertib, aman dan nyaman. Dengan sinergi Polri dan masyarakat, Kamtibmas yang kondusif bisa kita wujudkan bersama,” tambah Kombes Pol Putu Kholis.</p>



<p>Kehadiran langsung Kapolresta Malang Kota bersama PJU di tengah warga Madyopuro dan akan berlanjut ke wilayah terkecil lainnya, menjadi bukti bahwa keamanan lingkungan dibangun melalui komunikasi, kolaborasi dan soliditas antara Polri dan masyarakat demi Kota Malang yang aman, tertib dan harmonis. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229728</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Exit Tol Madyopuro hingga Jalan Veteran Kota Malang Jadi Titik Rawan Gepeng, Satpol PP Lakukan Antisipasi</title>
		<link>https://memontum.com/exit-tol-madyopuro-hingga-jalan-veteran-kota-malang-jadi-titik-rawan-gepeng-satpol-pp-lakukan-antisipasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gepeng]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[veteran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Libur Nataru memunculkan sejumlah titik rawan keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Malang. Diantaranya, Exit Tol Madyopuro, perempatan Jalan Mergan, perempatan Kaliurang, hingga kawasan Jalan Veteran, yang menjadi lokasi paling sering terpantau selama patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang. Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Libur Nataru memunculkan sejumlah titik rawan keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Malang. Diantaranya, Exit Tol Madyopuro, perempatan Jalan Mergan, perempatan Kaliurang, hingga kawasan Jalan Veteran, yang menjadi lokasi paling sering terpantau selama patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang.</p>



<p>Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantisipasi kemunculan Gepeng yang memanfaatkan momen libur akhir tahun dengan melakukan patroli dan penertiban rutin. “Gepeng seperti badut pengamen dan manusia silver itu sebenarnya permasalahan harian. Saat libur Nataru ini, di beberapa titik memang meningkat, meski di lokasi lain justru berkurang,” ujar Heru, Rabu (31/12/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa pergeseran lokasi kerap terjadi setelah penertiban dilakukan. Kawasan Jalan Dieng yang rutin ditertibkan, misalnya, memicu pergerakan gepeng ke titik lain.</p>



<p>“Kalau di Dieng kami tertibkan, mereka bergeser. Ke selatan itu ke perempatan Mergan, sedangkan ke utara ke Jalan Veteran. Jadi sebarannya berpindah-pindah,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, exit Tol Madyopuro juga mulai muncul sebagai titik baru, disusul perempatan Kaliurang yang ramai aktivitas kendaraan selama libur panjang. Ditambahkan, bahwa pola keberadaan mereka beragam, yakni manusia silver umumnya bergerak sendiri, sementara pengemis ada yang datang secara berkelompok.</p>



<p>&#8220;Dari kami Satpol PP, tetap melakukan penertiban dengan pendekatan persuasif. Kami arahkan mereka untuk pulang. Karena kalau ditampung di basecamp juga ada keterbatasan,” katanya.</p>



<p>Selama masa libur Nataru, Satpol PP menyiagakan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan, tanpa penambahan jumlah personel. Penempatan difokuskan pada titik-titik rawan yang telah terpetakan.</p>



<p>“Personel tetap, tapi kami optimalkan di pospam dan posyan. Di Balai Kota satu regu bisa delapan sampai sepuluh orang dan tetap bergerak,” imbuh Heru. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Event Wisata Kuliner Madyopuro Mangano, Wali Kota Wahyu Sebut Potensi Baru Kuliner Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/buka-event-wisata-kuliner-madyopuro-mangano-wali-kota-wahyu-sebut-potensi-baru-kuliner-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mangano]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220871</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya event wisata kuliner halal cashless ‘Madyopuro Mangano’. Apresiasi ini disampaikan, saat membuka event Madyopuro Mangano yang digelar di area depan Terminal Madyopuro hingga Jalan Danau Jonge, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (04/01/2025) tadi. Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya event wisata kuliner halal cashless ‘Madyopuro Mangano’. Apresiasi ini disampaikan, saat membuka event Madyopuro Mangano yang digelar di area depan Terminal Madyopuro hingga Jalan Danau Jonge, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (04/01/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa event Madyopuro Mangano menjadi tindak lanjut dari program 1.000 event yang merupakan salah satu, dari empat program unggulan yang diusungnya bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Selain itu, juga ada korelasi dari salah satu Dasa Bakti Unggulan yaitu Ngalam Asyik, yang berfokus pada pengembangan ekosistem sektor pertunjukan dan hiburan, baik seni budaya maupun event populer lainnya yang linier sebagai upaya mewujudkan Kota Malang sebagai destinasi wisata.</p>



<p>&#8220;Ini menjadi bagian dari visi misi saya dan juga merupakan tindak lanjut dari Ngalam Asyik. Madyopuro ini punya potensi, karena berada persis di pintu Exit Tol Madyopuro. Jadi, kami punya keinginan agar ‘Madyopuro Mangano’ ini bisa dikenal sebagai ‘pintu masuk’ Kota Malang,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Event yang akan berlangsung hingga hari Kamis (10/04/2025) mendatang ini, diramaikan oleh 111 stan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi simbol perayaan Hari Ulang tahun (HUT) ke-111 Kota Malang yang jatuh pada 1 April 2025 kemarin. Bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), yang mendukung pelaksanaan transaksi cashless pada event ini, diharapkan menjadi daya tarik yang semakin memudahkan pengunjung. Selain itu, aspek kehalalan juga diperhatikan pada event ini dengan bekerja sama dengan lembaga Halal Center Bahrul Maghfiroh guna memberikan standar kehalalan pada para pedagang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dari pelaksanaan ini, panitia nanti akan melihat dan mengevaluasi bagaimana model-model pelaksanaannya. Karena inikan cashless juga baru, termasuk halal juga kita ajak kerja sama dengan Bahrul Maghfiroh. Bukan berarti ini distandarisasi halal, nanti akan dibedakan untuk halal dan non-halal, akan tetapi untuk halalnya kami siapkan itu,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu berharap, event ini nantinya menjadi potensi baru di Kota Malang. Selain sebagai gerbang masuk ke Kota Malang, lokasi Madyopuro juga dipilih dengan harapan mampu menjadi penyeimbang perkembangan kawasan di Kota Malang serta dapat mengurai kemacetan yang terpusat di tengah Kota Malang.</p>



<p>“Ini merupakan potensi untuk bisa kita angkat, agar Kota Malang berkembang lebih luas lagi. Sehingga, ada keseimbangan antara Wilayah Timur, Barat, Utara dan Selatan Kota Malang. Dengan event seperti ini, diharapkan ekonomi semakin tumbuh dan bisa mengurai kemacetan,” tambahnya.</p>



<p>Pada kesempatan ini, Wali Kota Malang juga secara simbolis menyerahkan sertifikat halal kepada para pelaku usaha, serta berkeliling meninjau stan-stan Madyopuro Mangano dan juga merasakan langsung Zona Air Minum Prima (ZAMP) Perumda Tugu Tirta bersama Pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh, Mohammad Bisri dan juga pihak-pihak terkait lain. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220871</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Event Madyopuro Mangano, Pelaku UMKM Kota Malang Difasilitasi Pendampingan Sertifikasi Halal</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-event-madyopuro-mangano-pelaku-umkm-kota-malang-difasilitasi-pendampingan-sertifikasi-halal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[difasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mangano]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220141</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Panitia Event Madyopuro Mangano bersama Kelompok Kerja Masyarakat (Pokjamas) menyelenggarakan sosialisasi dan pendampingan Sertifikasi Halal, yang berlangsung di Balai RW.14 Jalan Danau Pening, Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, Selasa (11/03/2025) tadi. Kegiatan tersebut, ditunjukan untuk para pelaku UMKM yang terdaftar sebagai peserta Event Madyopuro Mangano. Panitia Divisi Penataan Stan dan UMKM Event [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Panitia Event Madyopuro Mangano bersama Kelompok Kerja Masyarakat (Pokjamas) menyelenggarakan sosialisasi dan pendampingan Sertifikasi Halal, yang berlangsung di Balai RW.14 Jalan Danau Pening, Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, Selasa (11/03/2025) tadi. Kegiatan tersebut, ditunjukan untuk para pelaku UMKM yang terdaftar sebagai peserta Event Madyopuro Mangano.</p>



<p>Panitia Divisi Penataan Stan dan UMKM Event Madyopuro Mangano, Novi Andre, menyampaikan bahwas sertifikasi halal merupakan bagian penting sebelum olahan makanan dan minuman disajikan. Sebab, hal itu sudah menjadi standar wajib, agar makanan dan minuman layak untuk diperjualbelikan.</p>



<p>&#8220;Karenanya, sertifikasi adalah salah satu syarat wajib sebagai standar makanan layak disajikan. Karenanya, ini sebagai bentuk fasilitas yang kami berikan kepada peserta Event Madyopuro Mangano,&#8221; katanya.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Andre, itu mengungkapkan kebutuhan masyarakat terkait sertifikasi halal itu cukup banyak. Namun, kali ini pihaknya mendahulukan pelaku UMKM yang sudah terdaftar sebagai peserta Event Madyopuro Mangano.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kebutuhan untuk sertifikasi halal sebenarnya banyak sekali. Tapi untuk kegiatan hari ini, kami prioritaskan mereka yang sudah menyatakan diri untuk turut andil aktif pada event nanti. Yakni, sejumlah sekitar 60 orang,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sedangkan untuk kebutuhan sertifikasi halal lainnya, ujarnya, masih pihaknya usahakan. Karena selama persiapan Event Madyopuro Mangano, pihaknya terus menjalin kerja sama dengan pihak lain.</p>



<p>&#8220;Agar acara ini dapat sukses, maka perlu dukungan dari pihak lain. Termasuk, kebutuhan sertifikasi halal bagi yang belum terfasilitasi. Terlebih, Pak Wali Kota Malang juga sudah menyanggupi untuk membantu, ya kemungkinan bisa terfasiltasi dari situ bagi yang belum,&#8221; imbuhnya</p>



<p>Dari hasil pengamatan selama sosialiasi berlangsung, materi yang disampaikan yakni seputar konsep sertifikasi halal self-declare, jenis sertifikasi hingga regulasi pengajuan. Selain daripada itu, peserta pun mendapatkan pendampingan melalui pengumpulan data usaha masing-masing, sebagai upaya langkah awal mendaftar sertifikasi halal. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220141</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu bersama Ketua DPRD Hadiri Persiapan Gelaran Event Madyopuro Mangano</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-bersama-ketua-dprd-hadiri-persiapan-gelaran-event-madyopuro-mangano</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[mangano]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220034</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Surraduhira dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri pertemuan dengan masyarakat Kelurahan Madyopuro, Sabtu, (08/03/2025) tadi. Acara tersebut, selain menjadi ajang silahturahmi juga merupakan diskusi persiapan Event Budaya Madyopuro Mangano, yang akan diselenggarakan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Madyopuro. Ketua Panitia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Surraduhira dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri pertemuan dengan masyarakat Kelurahan Madyopuro, Sabtu, (08/03/2025) tadi. Acara tersebut, selain menjadi ajang silahturahmi juga merupakan diskusi persiapan Event Budaya Madyopuro Mangano, yang akan diselenggarakan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Madyopuro.</p>



<p>Ketua Panitia Event Madyopuro Mangano, Muhammad Shaleh, menyampaikan Madyopuro Mangano merupakan event yang bertajuk kearifan lokal dengan menyediakan 111 stand. Salah satu kegiatan itu, tentunya bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat dan juga mempromosikan UMKM Kota Malang, khususnya yang ada di Madyopuro.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan kali pertama yang diinisiasi oleh Pokjamas Kelurahan Madyopuro, untuk mempromosikan UMKM Kota Malang. Dan, acara ini akan melibatkan seluruh masyarakat Kota Malang, khususnya pelaku UMKM dalam meramaikan event tersebut,&#8221; kata Shaleh.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa dalam mempersiapkan event ini juga mendapat apresiasi positif Pemkot Malang. &#8220;Alhamdulillah, dalam perjalanan mengurus perizinan surat-surat kelengkapan untuk event ini, kita mendapatkan sambutan baik oleh Pemkot Malang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Melalui event ini, diharapkan mampu menjadi awal pembangunan wilayah Madyopuro. Selain itu, diharapkan menjadikan Madyopuro sebagai pintu masuk yang berkesan bagi masyarakat luar kota yang akan menuju Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Bersama stakeholder dan juga masyarakat yang ada di Kota Malang, kami akan berusaha menjadikan Madyopuro sebagai pintu masuk Kota Malang yang benar-benar nantinya mengandung kesan positif bagi masyarakat kota lain,&#8221; jelas Shaleh.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menyampaikan, bahwa dari Event Madyopuro Mangano selain meningkatkan ekonomi masyarakat melalui UMKM, juga merupakan wujud dukungan terhadap kepemimpinan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di moment yang sama, Ketua Paguyuban Ketua RW Madyopuro, Nuri Ahmad, menambahkan bahwa event ini diselenggarakan selain untuk menjaga kerukunan, juga sebagai sinergitas dalam rangka mensukseskan pembangunan Kota Malang. Dirinya juga mengharapkan keikutsertaan Pemkot Malang dan DPRD Kota Malang dalam mendukung kegiatan ini.</p>



<p>&#8220;Saya berharap secara pribadi maupun komunitas, agar tetap menjaga solidaritas dan kerukunan dalam sukseskan pembangunan Kota Malang. Dan kami berharap, Pemkot Malang serta DPRD Kota Malang selalu mendampingi, mengawal demi suksesnya event ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi atas kerja keras Pokmas Kelurahan Madyopuro dalam mempersiapkan Event Madyopuro Mangano. Dirinya juga sampaikan, bahwa hal itu sesuai dengan visi-misi Malang Mbois. Di mana salah satu program unggulannya, yakni 1.000 event tiap tahunya.</p>



<p>&#8220;Kami sangat apresiasi karena telah menginisiasi kegiatan Madyopuro Mangano. Karena hal tersebut, sesuai dengan visi-misi Mbois Berkelas. Dan juga senada dengan salah satu program unggulan kami, yakni 1.000 event tiap tahunya,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Bahkan, Wali Kota Wahyu menjelaskan jika Pemkot juga telah mendiskusikan dengan jajarannya dan telah mempersiapkan dukungan dalam mensukseskan kegiatan tersebut. &#8220;Kami telah mendiskusikan terkait event ini. Dan akan menyediakan fasilitas berupa tenda, keamanan serta ketertiban jalan, sertifikasi halal hingga penyebar luaskan informasi agar seluruh kelurahan bisa turut andil dalam meramaikan kegiatan dengan mengisi stan yang sudah disediakan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa Madyopuro merupakan wilayah yang strategis untuk mengenalkan keragaman potensi Kota Malang, termasuk budaya dan UMKM. Itu dikarenakan, wilayah tersebut menjadi perbatasan dengan Kabupaten Malang dan sebagai jalur menuju Taman Nasional Bromo.</p>



<p>&#8220;Kelurahan Madyopuro sangatlah strategis. Sebab, wilayah ini menjadi salah satu pintu masuk Kota Malang dan menjadi salah satu jalur menuju Taman Nasional Bromo. Sehingga ke depan, kami akan optimalkan fungsi pasar dan Terminal Madyopuro agar dapat menjadi tempat transit para wisatawan dan orang yang ingin masuk ke Kota Malang,&#8221; tambahnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220034</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mendag RI Kunjungi Pasar Madyopuro Kota Malang Guna Pastikan Harga dan Pasokan Bahan Pokok Stabil</title>
		<link>https://memontum.com/mendag-ri-kunjungi-pasar-madyopuro-kota-malang-guna-pastikan-harga-dan-pasokan-bahan-pokok-stabil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mendag]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[stabil,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Budi Santoso, didampingi dengan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengunjungi Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (19/12/2024) tadi. Kunjungan itu dilakukan, dalam rangka memastikan kestabilan harga dan pasokan bahan pokok menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kota Malang. Dari hasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Budi Santoso, didampingi dengan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengunjungi Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (19/12/2024) tadi. Kunjungan itu dilakukan, dalam rangka memastikan kestabilan harga dan pasokan bahan pokok menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kota Malang.</p>



<p>Dari hasil tinjauan tersebut, Mendag Budi menyampaikan bahwa harga bahan pokok di Kota Malang masih dalam kondisi stabil dan tidak melebihi harga acuan. Meskipun, ada tren kenaikan permintaan menjelang Nataru.</p>



<p>&#8220;Harga-harga di sini semuanya normal. Meski ada tren kenaikan tapi harga masih di bawah acuan, seperti minyak goreng jenis Minyakita yang dijual tadi Rp 15.700 sesuai HET, bahkan ada yang menjual Rp 15.500,” kata Mendag Budi, seusai melakukan peninjauan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, harga komoditas lain seperti ayam, bawang merah, cabai dan telur menurutnya juga terpantau stabil. Walaupun ada kenaikan, harga telur hingga Rp 30.000 perkilogram.</p>



<p>&#8220;Pasokan terjamin dan tidak ada lonjakan permintaan yang signifikan, sehingga harga tetap terkendali,” tambahnya.</p>



<p>Mendag Budi juga memastikan, bahwa pasokan bahan pokok, termasuk minyak goreng, aman hingga perayaan Nataru. Hal ini menurutnya berkat adanya koordinasi antara pemerintah daerah, distributor dan produsen, apalagi Kementerian Perdagangan juga telah bertemu dengan dewan minyak sawit.</p>



<p>&#8220;Produsen dan distributor telah menjamin kelancaran pasokan. Kami optimis kondisi ini akan terus terjaga hingga lebaran tahun depan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serap Aspirasi Pedagang Pasar Madyopuro, Abah Anton Tuai Dukungan Memimpin Kembali Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/serap-aspirasi-pedagang-pasar-madyopuro-abah-anton-tuai-dukungan-memimpin-kembali-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[memimpin,]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215165</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasangan calon (Paslon) nomor urut 3 Pilkada Kota Malang 2024, Abah Anton-Dimyati Ayatullah (Abadi), melakukan serap aspirasi dan sapa pedagang di Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (08/10/2024) tadi. Kedatangannya ke pasar tersebut, sontak menjadi perhatian masyarakat dan pedagang, yang selama ini sudah mengelu-elukan dan mengenal sosok Abah Anton sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) nomor urut 3 Pilkada Kota Malang 2024, Abah Anton-Dimyati Ayatullah (Abadi), melakukan serap aspirasi dan sapa pedagang di Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (08/10/2024) tadi. Kedatangannya ke pasar tersebut, sontak menjadi perhatian masyarakat dan pedagang, yang selama ini sudah mengelu-elukan dan mengenal sosok Abah Anton sebagai pribadi yang mengayomi masyarakat Kota Malang.</p>



<p>Saat masuk ke area pasar, Paslon dengan jargon Agamis, Bermartabat, Amanah, Dinamis dan Inovatif (ABADI), ini langsung diserbu masyarakat dan pedagang, yang kala itu ingin berjabat tangan dan foto bersama.</p>



<p>Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Madyopuro, H Mohammad Ali Wafa, yang dalam kesempatan itu turut menyambut kedatangan Abah Anton, langsung mendampingi calon Wali Kota nomor urut 3, itu untuk menyapa dan berdialog dengan pedagang. Dirinya juga menjelaskan, bahwa di Pasar Madyopuro untuk jumlah pedagangnya ada 400 orang. Bahkan, lebih dari 70 persennya merupakan warga Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kami para pedagang sangat merindukan sosok Abah Anton. Beliau adalah seorang wali kota yang ngayomi dan peduli,&#8221; kata Ali Wafa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga berharap, tatkala jika kelak terpilih kembali sebagai Wali Kota Malang, Abah Anton akan tetap peduli dengan wong cilik, seperti ketika saat menjabat sebagai Wali Kota dahulu. &#8220;Bagi kami, yang penting adalah punya pemimpin yang melindungi. Sosok seperti Abah Anton lah yang kami cari,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Terkait dengan persoalan yang dihadapi pedagang Pasar Madyopuro, dirinya menyampaikan ada dua persoalan penting. Yakni mengenai keamanan dan kebersihan pasar.</p>



<p>&#8220;Kadang-kadang kita masih sering kehilangan. Selain itu, juga masalah kebersihan. Kami berharap saat Abah Anton memimpin nanti, persoalan tersebut dapat terselesaikan,&#8221; harap Ali Wafa.</p>



<p>Usai berdialog atau menyapa pedagang, Abah Anton juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mencatat seluruh masukan dan keinginan para pedagang. Sehingga, aspirasi itu akan diteruskannya tatkala nanti terpilih, guna memberikan perhatian lebih kepada persoalan yang dihadapi pedagang.</p>



<p>&#8220;Kami sudah mencatat semua masukan dan keluhan pedagang di Pasar Madyopuro. Ini pasti akan menjadi prioritas dalam membangun Kota Malang, ke depan,&#8221; tegas Abah Anton. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215165</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Baik Pengoptimalan Terminal Madyopuro, DPRD Kota Malang Minta Kajian Matang Perencanaan</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-baik-pengoptimalan-terminal-madyopuro-dprd-kota-malang-minta-kajian-matang-perencanaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[matang]]></category>
		<category><![CDATA[pengoptimalan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208540</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang menyambut baik rencana yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, mengenai pengoptimalan Terminal Madyopuro menjadi Terminal Pariwisata. Namun, dalam hal itu ditegaskan agar dapat menyusun perencanaan dengan matang. Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin, menyampaikan bahwa itu harus dilakukan agar tidak berujung pada menyia-nyiakan anggaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang menyambut baik rencana yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, mengenai pengoptimalan Terminal Madyopuro menjadi Terminal Pariwisata. Namun, dalam hal itu ditegaskan agar dapat menyusun perencanaan dengan matang.</p>



<p>Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin, menyampaikan bahwa itu harus dilakukan agar tidak berujung pada menyia-nyiakan anggaran yang ada. Apalagi, juga banyak program-program prioritas yang harus diselesaikan.</p>



<p>“Tidak masalah, namun perlu ada kajian yang matang dengan melihat kondisi aktivitas yang ada sekarang. Kemungkinanya juga untuk menjadi daya tarik wisatawan ke kota atau ke luar kota, termasuk Bromo,&#8221; jelas Fathol, Kamis (18/04/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam perencanaan ini, menurutnya juga harus berkaca dari Terminal Hamid Rusdi yang berada di ujung Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sebab, sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur juga memproyeksikan Terminal Hamid Rusdi sebagai Terminal Wisata. Namun, pada kenyataannya hingga saat ini terminal tersebut masih belum berfungsi dengan optimal.</p>



<p>&#8220;Untuk bahan pertimbangan kita sudah pernah membangun Terminal Hamid Rusdi yang sekarang pengelolaan diambil oleh Pemprov (Jawa Timur) karena termasuk terminal tipe B. Namun sampai sekarang kosong melompong, aktivitas tidak bisa maksimal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Karena itu, Fathol mengingatkan agar rencana itu dikaji dengan sangat matang oleh Pemkot Malang. Terutama juga dengan melibatkan semua pihak yang berhubungan secara langsung dalam kepariwisataan.</p>



<p>&#8220;Perlu adanya kajian yang matang, melibatkan berbagai pihak. Terutama yang paham tentang kepariwisataan, jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk program prioritas terbuang sia-sia,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208540</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
