<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Magang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/magang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Oct 2023 14:42:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Magang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rekrutmen Tenaga Magang RSUD Moh Noer Diduga Tidak Transparan dan Berbayar, Berat Lakukan Unjuk Rasa</title>
		<link>https://memontum.com/rekrutmen-tenaga-magang-rsud-moh-noer-diduga-tidak-transparan-dan-berbayar-berat-lakukan-unjuk-rasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbayar,]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekrutmen]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga]]></category>
		<category><![CDATA[transparan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199286</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Puluhan aktivis yang mengatasnamakan Barisan Elemen Rakyat (Berat) menggelar aksi unjuk rasa terkait rekrutmen 41 tenaga magang RSUD Mohammad Noer Pamekasan, yang dinilai tidak transparan dan berbayar, Kamis (05/10/2023) tadi. Koordinator lapangan (korlap) aksi, Miftahul, mengatakan bahwa aksi tersebut terkait tranparansi rekrutmen tenaga magang. Karena dari temuan, itu tidak ada brosur pemberitahuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Puluhan aktivis yang mengatasnamakan Barisan Elemen Rakyat (Berat) menggelar aksi unjuk rasa terkait rekrutmen 41 tenaga magang RSUD Mohammad Noer Pamekasan, yang dinilai tidak transparan dan berbayar, Kamis (05/10/2023) tadi.</p>



<p>Koordinator lapangan (korlap) aksi, Miftahul, mengatakan bahwa aksi tersebut terkait tranparansi rekrutmen tenaga magang. Karena dari temuan, itu tidak ada brosur pemberitahuan terhadap masyarakat jika ada rekrutmen.</p>



<p>&#8220;Demo ini terkait masalah perekrutan tenaga magang yang tidak transparan di RS Mohammad Noer. Sesuai dengan yang dikatakan tadi, jumlahnya ada 41,&#8221; katanya, di Depan Kantor Bakorwil IV Jatim Pamekasan.</p>



<p>Lebih lanjut, Miftahul mengatakan, selain rekrutmen yang tidak transparan. Juga ada 41 tenaga magang yang direkrut rumah sakit milik Pemprov Jatim, itu juga diduga berbayar seharga Rp 60 juta perorang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami juga menduga, persatu orang yang direkrut diminta uang Rp 60 juta. Dugaan ini, itu berdasarkan temuan dari kami. Sehingga, kami meminta siapapun yang bermain di RS Muhammad Noer, agar dipecat. Langkah berikutnya, kami akan unjuk rasa kembali ke Dinkes Jatim,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Perwakilan RSUD Mohammad Noer, atau Bidang Kepegawaian, Iwan, membenarkan soal rekrutmen tenaga magang tidak transparan tersebut. Alasannya, karena bukan pegawai atau sudah menjadi kebijakan RS.</p>



<p>&#8220;Soal tidak transparan, itu karena ini sekali lagi magang dan bukan pegawai. Jadi, menurut kami tidak perlu. Intinya, ini kebijakan ya. Kami akan review kembali bagaimana prosesnya, jika dirasa harus melalui mekanisme itu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dirinya menegaskan, juga tidak ada rekrutmen berbayar seharga Rp 60 juta perorang. Jikapun terbukti ada salah satu pegawai yang menerima, maka akan diberikan hukuman sesuai dengan regulasi yang ada.</p>



<p>&#8220;Saya secara pribadi berterima kasih untuk evaluasinya. Dugaan yang disampaikan pihak Berat, ini sangat salah, mas. Karena kami tidak pernah menerima uang. Ada yang sampai menyebut Rp 60 juta, siapa yang menerima juga tidak tahu. Kalau terbukti pihak kami menerima, maka akan kami punishment,&#8221; tegasnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199286</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Magang di BKAD Pemkot Malang Jadi Sasaran Aksi Curanmor</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-magang-di-bkad-pemkot-malang-jadi-sasaran-aksi-curanmor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bkad]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193203</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu mahasiswa magang dari Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang di Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Mareta Maharani (21), menjadi sasaran aksi pencurian sepeda motor (Curanmor). Motor Honda Vario 2011 berwarna biru hitam miliknya, hilang saat diparkir di sisi Timur Mini Block Office, Balai Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu mahasiswa magang dari Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang di Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Mareta Maharani (21), menjadi sasaran aksi pencurian sepeda motor (Curanmor). Motor Honda Vario 2011 berwarna biru hitam miliknya, hilang saat diparkir di sisi Timur Mini Block Office, Balai Kota Malang.</p>



<p>Saat ditemui, Mareta, mengatakan bahwa kejadian apes tersebut terjadi Senin (10/07/2023) lalu. Saat itu, dirinya masuk di hari ke enam melaksanakan magang. Sementara, aksi Curanmor tersebut baru diketahuinya saat akan pulang yaitu sekitar pukul 16.00.</p>



<p>“Saya tahunya hilang itu waktu pulang magang sekitar pukul 16.00. Saya cari-cari di sekitar saya parkir semula, kok tidak ada. Karena saya pikir, awalnya mungkin motor dipindah. Tetapi, setelah saya cari di parkiran sebelah lain, ternyata juga tetap tidak ada,” kata Mareta, saat ditemui Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p>Setelah dicari-cari motor miliknya tidak ditemukan, Mareta menambahkan, kemudian berinisiatif untuk melakukan pengecekan melalui CCTV yang berada disekitar lokasi parkiran. Saat itulah, dipastikan motornya hilang dicuri maling.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Sehingga, dirinya memutuskan untuk melaporkan kejadian ke Polresta Malang Kota. Sementara hingga saat ini, dirinya masih menunggu perkembangan laporan tersebut.</p>



<p>“Dari hasil CCTV itu, saya langsung melaporkan kejadian ke Polresta Malang Kota,” tambah perempuan asal Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>



<p>Untuk kerugian yang dialami, korban mengatakan mencapai Rp 9 juta hingga Rp 10 juta. Pihaknya sendiri, mengaku pasrah dan semoga petugas bisa berhasil menangkap pelakunya.</p>



<p>“Sudah ikhlas. Orang tua juga tidak apa-apa, karena juga katanya salah saya sendiri tidak dikunci ganda motornya,” ucap Mareta.</p>



<p>Dirinya juga berharap, agar Pemkot Malang agar lebih memperketat kembali dalam pengamanan sepeda motor yang ada di lokasi tersebut. Sehingga, ke depan tidak ada lagi korban yang kehilangan motor seperti dirinya.</p>



<p>“Ya tentunya ini jadi pengalaman saya pribadi dan mungkin di sini harus lebih diketatkan lagi pengamannya biar tidak terulang lagi kejadian seperti ini. Karena kasihan, kalau harus ada korban lainnya,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, di hari pertama hingga ketiga pelaksanaan magang, dirinya memarkirkan sepeda motor di sisi Selatan Mini Block Office Balai Kota Malang. Tetapi, karena di Selatan berbayar, maka dirinya parkir di sisi Timur. Namun nahas, motornya malah dicuri maling. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berangkat Magang Kerja, Remaja Putri di Kota Malang Terlindas Truk</title>
		<link>https://memontum.com/berangkat-magang-kerja-remaja-putri-di-kota-malang-terlindas-truk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 04:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[berangkat]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kerja,]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[putri]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[terlindas]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191079</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang remaja putri, Titania Cheryl Putri (18), warga Jalan Gempol Marga Bhakti VIII, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Raya Galunggung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (16/06/2023) sekitar pukul 06.00. Motor Honda Beat Nopol N 4979 ABY yang dikendarainya, terlibat tabrakan dengan motor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Seorang remaja putri, Titania Cheryl Putri (18), warga Jalan Gempol Marga Bhakti VIII, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Raya Galunggung, Kecamatan Klojen, <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a>, Jumat (16/06/2023) sekitar pukul 06.00.</p>



<p>Motor Honda Beat Nopol N 4979 ABY yang dikendarainya, terlibat tabrakan dengan motor Honda Beat Nopol N 4725 AAE, yang membawa tabung LPG, yang dikendarai Sugiono (43), warga Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang melaju dari arah berlawan.</p>



<p>Naasnya, Titania terjatuh ke kiri jalan hingga terlindas truk box Nopol N 9542 CL yang dikemudikan Ichwan (26), warga Dusun Gebyak, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Akibatnya, Titania meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kasubnit Laka Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Isrofi, saat dikonfirmasi Memontum.com mengatakan bahwa korban Titania mengendarai motornya melaju dari Utara ke Selatan. &#8220;Sesampainya di lokasi, korban hendak mendahului Truk Hino yang melaju di depannya. Diduga karena haluan terlalu ke kanan, sehingga bertabrakan dengan dengan Kendaraan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Sugiono, dari arah berlawanan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Akibat benturan itu, Titania terjatuh dari motornya masuk ke kolong truk yang berada di sisi kirinya. &#8220;Korban terlindas ban kanan belakang truk tersebut dan meninggal dunia di lokasi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Jenazah Titania kemudian dievakuasi dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang. Sedangkan Sugiono yang juga terjatuh dari motornya mengalami sejumlah luka hingga dilarikan ke RS Hermina. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari informasi yang diperoleh bahwa Titania baru saja lulus dari salah satu SMK di Kota Malang. Sambil menunggu ijazah keluar, korban magang kerja di sebuah swalayan. &#8220;Informasi sementara, tadi korban berencana berangkat magang kerja,&#8221; tambahnya.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191079</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MPC Pemuda Pancasila Kota Batu Gelar Program Magang ke Jerman</title>
		<link>https://memontum.com/mpc-pemuda-pancasila-kota-batu-gelar-program-magang-ke-jerman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 May 2023 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[MPC Pemuda Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188900</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu mengadakan program magang ke Jerman bagi anak-anak lulusan SMA maupun SMK. Ini disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Batu, Endro Wahyu, seusai digelarnya Muscab VI Pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila. Kegiatan ini, dihadiri Ketua Pemuda Pancasila Kota/Kabupaten Malang dan seluruh jajaran Pemuda Pancasila Kota Batu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu mengadakan program magang ke Jerman bagi anak-anak lulusan SMA maupun SMK. Ini disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Batu, Endro Wahyu, seusai digelarnya Muscab VI Pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila.</p>



<p>Kegiatan ini, dihadiri Ketua Pemuda Pancasila Kota/Kabupaten Malang dan seluruh jajaran Pemuda Pancasila Kota Batu di sebuah tempat wisata Kota Batu, Rabu (17/05/2023) sore. &#8220;Jadi, kami MPC Pemuda Pancasila Kota Batu mengadakan program magang di sebuah perusahaan Jerman bagi anak-anak lulusan SMA maupun SMK. Nanti, ini dilaksanakan bulan depan tepatnya 20 Juni 2023,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Dalam proses selama magang itu, tambahnya, anak-anak yang mengikuti juga mendapatkan gaji. Sedangkan, untuk mengikutinya ditarik biaya Rp 35 juta peranak. &#8220;Nanti, selama magang bagi yang mengikutinya juga mendapatkan gaji. Dan, biaya magang ke Jerman ini sebesar Rp 35 juta,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, tegasnya, program magang ke Jerman yang diadakan oleh MPC Pemuda Pancasila Kota Batu tersebut diharapkan banyak anak-anak yang mengikuti. Karena, dimungkinkan program magang ke luar negeri yang diselenggarakan oleh organisasi kepemudaan ini hanya satu-satunya di Malang Raya.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, banyak anak-anak yang mengikuti. Karena, program magang ke luar negeri apalagi ke Jerman sangat sulit diikuti. Dan, inilah kesempatannya,&#8221; tegasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188900</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Situbondo Ajak Mahasiswa Program Magang MBKM Kembangkan Potensi Desa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-ajak-mahasiswa-program-magang-mbkm-kembangkan-potensi-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2022 15:56:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165329</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengajak Mahasiswa Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKB) untuk mengembangkan potensi desa yang menjadi lokasi mereka magang. Dengan ajakan itu, diharapkan bisa turut membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan orang nomor satu di pemerintahan Kota Santri Pancasila ini, saat melaunching Program Magang Merdeka Belajar Kampus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengajak Mahasiswa Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKB) untuk mengembangkan potensi desa yang menjadi lokasi mereka magang. Dengan ajakan itu, diharapkan bisa turut membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan orang nomor satu di pemerintahan Kota Santri Pancasila ini, saat melaunching Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Graha Amukti Praja, Rabu (09/03/2022).</p>



<p>“Kehadiran adik-adik ini sangat membantu kami dalam menemukan potensi yang ada di desa-desa. Bisa dalam bidang pariwisata, pertanian dan lain sebagainya,” ucap Bupati Situbondo dalam sambutannya.</p>



<p>Lebih lanjut pria yang akrab disapa Bung Karna ini meminta, kepada para mahasiswa untuk membantu Pemerintah Desa (Pemdes) dalam memproses administrasi pencairan DD dan ADD. Dengan begitu mereka tidak lagi terlambat dalam menyusun itu (DD/ADD). “Karena sekarang sudah menggunakan aplikasi. Dan tentunya masih ada perangkat desa yang kurang memahami itu. Sehingga perlu dibantu,” tegasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Ditempat yang sama, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna yang diwakili oleh Dekan FEB, Prof Isti Fada menjelaskan, ada 25 mahasiswa FEB yang mengikuti program magang MBKB tersebut. Mereka nantinya akan ditempatkan di 9 desa yang ada di Kota Santri Pancasila. “Terima kasih kami sampaikan atas kesempatan yang telah diberikan oleh Pemkab Situbondo, khusunya Bapak Bupati,” ujarnya.</p>



<p>Isti Fada menyampaikan, program magang MBKB akan berlangsung selama 6 bulan ke depan. Sehingga dia berharap mahasiswa bisa maksimal menggali ilmu dan membantu Pemdes dalam menemukan potensi daerah serta membantu menyelesaikan administrasi terkait DD dan ADD.</p>



<p>“Ini adalah program baru dari kematerian. Dimana mahasiswa hanya diwajibkan menempuh perkuliahan wajib selama 5 semester saja. Selebihnya mereka diberi kebebasan, salah satunya seperti ini (program magang MBKB),” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165329</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tenaga Magang Kesehatan dan Non Kesehatan Geruduk Gedung DPRD Jember</title>
		<link>https://memontum.com/tenaga-magang-kesehatan-dan-non-kesehatan-geruduk-gedung-dprd-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2021 16:31:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung DPRD Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Geruduk DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Magang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160665</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sekitar 80 orang perwakilan tenaga magang kesehatan dan non kesehatan se-Kabupaten Jember mendatangi Gedung DPRD Jember di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Kedatangan mereka secara bersama-sama itu, untuk mengadukan nasib soal SK Bupati yang selama kurang lebih tujuh tahun, tidak ada perubahan. Pasalnya, selama bertugas di Puskesmas, terkait honor ataupun jaminan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sekitar 80 orang perwakilan tenaga magang kesehatan dan non kesehatan se-Kabupaten Jember mendatangi Gedung DPRD Jember di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Kedatangan mereka secara bersama-sama itu, untuk mengadukan nasib soal SK Bupati yang selama kurang lebih tujuh tahun, tidak ada perubahan.</p>



<p>Pasalnya, selama bertugas di Puskesmas, terkait honor ataupun jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan, terkesan tidak ada perhatian dari pemerintah.</p>



<p>Ketua Magang Mandiri Kesehatan Kabupaten Jember, Teguh Chandra Krisnanto, mengatakan bahwa terkait nasib soal honor dan jaminan sosial kesehatan ataupun ketenagakerjaan yang dikeluhkan, dialami oleh sekitar 1.116 tenaga magang, yang tersebar di 50 Puskesmas se-Kabupaten Jember. &#8220;Kedatangan kami ini, untuk menyampaikan aspirasi ke Komisi D, guna menyerukan aspirasi teman-teman. Ada 80 orang perwakilan dari 50 Puskesmas se-Kabupaten Jember,&#8221; kata Teguh, saat dikonfirmasi di Gedung parlemen, Rabu (22/12/2021).</p>



<p>Disampaikan Teguh, aspirasi yang dimaksud diantaranya adalah soal honor yang dinilai kurang manusiawi di kondisi saat ini. &#8220;Kami ini diangkat oleh Kapus (Kepala Puskesmas), yang sebelumnya SK itu dari Puskesmas. Kemudian, sekitar tahun 2014, SK kami dari Bupati lewat Dinkes (Dinkes). Tapi tujuh tahun berlalu, tidak ada perubahan soal honor. Gaji kita yang magang mandiri Nakes (tenaga kesehatan) dan non Nakes, mentok Rp 950 ribu dan paling rendah Rp 350 ribu per bulan,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Untuk tenaga magang mandiri kesehatan non kesehatan, lanjutnya, bahkan sudah mengabdi puluhan tahun. &#8220;Ada paling lama 35 tahun, ada yang sudah pensiun, bahkan ada yang sudah meninggal karena terdampak Covid kemarin. Tapi soal honor tidak ada perhatian,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Tidak hanya soal honor, kata pria yang juga seorang perawat ini, honor pun menurutnya dinilai tidak sesuai. Terkait jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan, selama ini juga diakui membayar sendiri.</p>



<p>&#8220;Tidak ada dari pemerintah. Sehingga kita menuntut ada perhatian soal SK Bupati dengan gaji UMR juga perhatian soal jaminan sosial,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih jauh Teguh juga menyampaikan, sebelum diputuskan melakukan aksi mendatangi Gedung Parlemen. Para tenaga magang kesehatan dan non kesehatan sebelumnya sudah mendatangi Dinas Kesehatan Jember.</p>



<p>&#8220;Kita sudah komunikasi dengan Dinas Kesehatan Jember, katanya sudah dibicarakan soal nasib tenaga magang ini. Tapi karena tidak jelas nasibnya kita ke DPRD Jember ini,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Teguh juga menambahkan, dengan kondisi nasib yang dinilai kurang ada perhatian dari pemerintah. Kondisi saat pandemi Covid juga menjadi kekhawatiran bagi mereka.</p>



<p>&#8220;Terkait kondisi saat pandemi Covid ini, bahkan kita harus bekerja dari pagi hingga malam. Sebenarnya, ada insentif tapi tidak sama nominalnya (tergantung kebijakan dari Kepala Puskesmas). Untuk nominal kisaran Rp 1 sampai 2 juta dan tidak rutin tiap bulan. Keluarnya insentif itu dari Dinkes, ada yang dua bulan (baru keluar), ada juga yang 3 bulan. Kita berharap ada perhatian dan akan kita kawal agar mendapat dukungan. Pesannya pak dewan untuk terus mengawasi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Perlu diketahui, untuk tenaga magang kesehatan diantaranya bidan dan perawat. Sedangkan untuk tenaga magang non nakes adalah admin, apoteker, lab, cleaning service, dan tenaga dapur.</p>



<p>Terkait kedatangan tenaga magang kesehatan dan non kesehatan yang mendatangi Gedung Parlemen tersebut, diterima 20 orang perwakilan untuk rapat dengar pendapat di dalam Ruang Komisi D DPRD Jember.</p>



<p>Anggota Komisi D DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, menilai bahwa tuntutan yang disampaikan tersebut merupakan hal wajar. Pasalnya, melihat tugas dan tanggung jawabnya dalam dunia kesehatan terlebih saat pandemi Covid saat ini. Para petugas nakes dan non nakes adalah garda terdepan.</p>



<p>&#8220;Menurut kami masuk akal, selama ini keberadaan mereka itu kerjanya jelas. Cuma secara aturan keberadaan mereka sebagai tenaga atau pegawai pemerintah yang bekerja di Puskesmas ini tidak jelas. Karena terkunci dengan kontrak magang mandiri,&#8221; kata pria yang juga akrab dipanggil Ipung itu.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, setelah dikeluarkannya UU Nomor 5 tahun 2014 tidak ada pengangkatan PNS. Namun diganti dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).</p>



<p>&#8220;Namun demikian, tentunya terhadap para tenaga magang kesehatan dan non kesehatan ini harus diperhatikan. Biar nantinya ada kejelasan kedudukan mereka. Karena selama ini namanya magang disana, yo sak weh-wehi (dikasih upah berapa saja). Ya pokoknya pemerintah memberikan (upah) segitu, terimanya segitu,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut legislator dari PDI Perjuangan, mengatakan kalau pihaknya akan mendorong pemerintah agar ada perhatian. &#8220;Apalagi soal jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan yang harus membayar sendiri. Mungkin persoalan ini tidak serta merta menjadi ASN, tapi dapatnya mengakomodir mereka (menjadi) tenaga honorer. Supaya bisa masuk menjadi pegawai pemerintah (P3K) itu,&#8221; sambungnya.<strong>(ark/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160665</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petrokimia Gresik Kembali Buka Magang Bagi Mahasiswa</title>
		<link>https://memontum.com/petrokimia-gresik-kembali-buka-magang-bagi-mahasiswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 13:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[Petrokimia Gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120814-petrokimia-gresik-kembali-buka-magang-bagi-mahasiswa</guid>

					<description><![CDATA[Terapkan Pembelajaran Digital Memontum Gresik &#8211; Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali membuka program magang atau praktik kerja industri (prakerin) untuk mahasiswa mulai Senin (3/8) menggunakan metode pembelajaran digital sebagai bentuk penyesuaian di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK). Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengungkapkan bahwa Petrokimia Gresik merupakan BUMN pertama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Terapkan Pembelajaran Digital</h2>
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali membuka program magang atau praktik kerja industri (prakerin) untuk mahasiswa mulai Senin (3/8) menggunakan metode pembelajaran digital sebagai bentuk penyesuaian di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK).</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengungkapkan bahwa Petrokimia Gresik merupakan BUMN pertama yang menggunakan metode pembelajaran digital dalam program magang, baik reguler maupun Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang kembali dibuka secara serentak setelah sempat ditunda sejak Maret 2020 lalu.</p>
<p>&#8220;Magang model digital ini merupakan inovasi Petrokimia Gresik untuk tetap menjalankan perannya dalam mendukung pemerintah mencetak SDM unggul, namun senantiasa memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,&#8221; ujar Rahmad.</p>
<p>Magang digital ini, tambahnya, juga menjadi solusi atau jawaban atas kekhawatiran ribuan mahasiswa yang memiliki kewajiban Satuan Kredit Semester (SKS) kerja praktik dari kampus tapi kesulitan mencari perusahaan yang membuka program magang akibat wabah.</p>
<p>Meskipun berbeda dengan model pembelajaran sebelumnya, mahasiswa akan mendapatkan kompetensi yang setara dan tetap mendapatkan sertifikat kompetensi (khusus peserta PMMB) bagi yang lulus mengikuti program magang berbasis digital di Petrokimia Gresik sebagai bekal untuk mencari kerja nantinya.</p>
<p>Bertajuk “Petrokimia Gresik Learning Experience” mahasiswa magang akan menjalani program blended digital learning yang memungkinkan mereka tetap mendapatkan knowledge dan skill yang cukup dalam periode magang.</p>
<p>Mahasiswa dapat mempelajari proses bisnis perusahaan dengan tiga metode, yaitu Online Classroom dengan Expert Petrokimia Gresik, Self Learning melalui aplikasi Enterprise University, serta Customized Project Learning.</p>
<p>Platform digital Enterprise University sendiri disiapkan dengan berbagai fitur terkini yang memungkinkan mahasiwa untuk belajar sesuai kompetensi yang dibutuhkan melalui berbagai konten pembelajaran seperti Video Based Learning, Digital Handout dan juga ujian secara online. Bahkan, mahasiswa juga bisa melakukan plant tour tanpa harus datang ke pabrik, yaitu melalui aplikasi 360º Digital Plant Tour Learning.</p>
<p>Rahmad menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam melanjutkan program-program Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian yang sebelumnya, yaitu Link and Match siswa SMK, magang guru SMK serta Diploma 1 yang sudah berjalan selama tiga tahun (2017-2020) dengan jumlah total peserta sebanyak 1.053 orang.</p>
<p>Terakhir, bagi mahasiswa yang berminat merasakan pengalaman belajar magang atau praktik kerja industri di Petrokimia Gresik dapat mendaftar melalui <a href="http://prakerin.petrokimia-gresik.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">prakerin.petrokimia-gresik.com</a>.</p>
<p>&#8220;Semoga terobosan Petrokimia Gresik ini mampu menjadi spirit bagi mahasiswa, siswa, perguruan tinggi, sekolah dan stakeholder terkait untuk kembali optimistis mencetak SDM unggul di tanah air meskipun di tengah wabah saat ini,&#8221; pungkas Rahmad.<strong>(sgg/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120814</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SMKN 1 Tamanan Bekali Kemampuan Siswa dengan Magang di UPTI Mamin Kemasan Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/smkn-1-tamanan-bekali-kemampuan-siswa-dengan-magang-di-upti-mamin-kemasan-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2019 10:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 1 Tamanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/94779-smkn-1-tamanan-bekali-kemampuan-siswa-dengan-magang-di-upti-mamin-kemasan-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; SMKN 1 Tamanan Bondowoso berkomitmen mencetak siswa menjadi wirausaha muda kreatif dan mampu berdaya saing di pasaran pada bidang usaha yang digelutinya. Komitmen ini diwujudkan SMKN 1 Tamanan dengan membekali kemampuan para siswa jurusan Desain Komunikasi Visual magang atau praktek kerja lapangan membuat desain kemasan produk makanan dan minuman (mamin) di Unit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; SMKN 1 Tamanan Bondowoso berkomitmen mencetak siswa menjadi wirausaha muda kreatif dan mampu berdaya saing di pasaran pada bidang usaha yang digelutinya. Komitmen ini diwujudkan SMKN 1 Tamanan dengan membekali kemampuan para siswa jurusan Desain Komunikasi Visual magang atau praktek kerja lapangan membuat desain kemasan produk makanan dan minuman (mamin) di Unit Pelaksana Teknis Industri Makanan Minuman dan Kemasan (UPTI Mamin dan Kemasan) Disperindang Jatim di Sidoarjo.</p>
<p>Sumartono, guru SMKN 1 Tamanan mengatakan, kegiatan magang atau pratek kerja lapang para siswa SMKN 1 Tamanan jurusan atau program studi Desain Komunikasi Visual di UPTI Mamin dan Kemasan Jatim, itu berlangsung 5 hari pada 23-27 September 2019. Magang ini merupakan program dari kegiatan belajar siswa dan wajib diikuti siswa SMKN 1 Tamanan.</p>
<p><div id="attachment_94781" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-94781" decoding="async" class="size-full wp-image-94781" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Siswa-SMKN-1-Tamaman-Magang-Desain-Kemasan-Mamin-di-UPTI-Mamin-Kemasan-Jatim-Sidoarjo.jpg?resize=740%2C367" alt="MESIN DESAIN: Siswa SMKN 1 Tamanan Bondowoso belajar membuat desain kemasan mamin dengan teknologi mesin di UPTI Mamin-Kemasan Jatim. (ido)" width="740" height="367" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Siswa-SMKN-1-Tamaman-Magang-Desain-Kemasan-Mamin-di-UPTI-Mamin-Kemasan-Jatim-Sidoarjo.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Siswa-SMKN-1-Tamaman-Magang-Desain-Kemasan-Mamin-di-UPTI-Mamin-Kemasan-Jatim-Sidoarjo.jpg?resize=300%2C149&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Siswa-SMKN-1-Tamaman-Magang-Desain-Kemasan-Mamin-di-UPTI-Mamin-Kemasan-Jatim-Sidoarjo.jpg?resize=768%2C381&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-94781" class="wp-caption-text">MESIN DESAIN: Siswa SMKN 1 Tamanan Bondowoso belajar membuat desain kemasan mamin dengan teknologi mesin di UPTI Mamin-Kemasan Jatim. (ido)</p></div></p>
<p>”Tujuannya, memberi pengalaman dan meningkatkan keahlian agar siswa nantinya bisa menjadi wirausaha muda kreatif dan mampu berdaya saing dalam bidang usaha yang digeluti di pasaran,” katanya.</p>
<p>Selama magang di UPTI Mamin dan Kemasan Jatim, menurut Sumartono, para siswa SMKN 1 Tamanan jurusan Desain Komunikasi Visual mendapatkan materi dan trik-trik berwirausaha membuat desain kemasan mamin berkualitas dan menarik. Karena, desain kemasan yang berkualitas dan menarik dapat berperan sebagai bentuk komunikasi konsumen dengan produk.</p>
<p>”Artinya, desain kemasan makanan dan minuman yang berkualitas dan menarik, akan meningkatkan produk,” jelasnya.</p>
<p>Karena itu, Sumartono sangat berharap, siswa SMKN 1 Tamanan tidak menyia-yiakan kesempatan magang di UPTI Mamin dan Kemasan selama lima hari. Mereka harus bisa menggali lebih dalam lagi tentang desain kemasan yang paling tepat untuk produk mamin yang dihasilkan.</p>
<p>”Karena, kami berharap, keahlian lulusan SMKN 1 Tamanan khususnya jurusan Desain Komunikasi Visual mampu berdaya saing di dunia usaha dan kreatif menjadi wirausaha muda di bidang desain kemasan produk makanan dan minuman,” ujarnya.</p>
<p>Selain siswa, magang di UPTI Mamin dan Kemasan Jatim, ini juga diikuti guru Kompetensi Keahlian Desain Visual SMKN 1 Tamanan. Kegiatan magang, ini dilaksanakan SMKN 1 Tamanan bekerjasama dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Peradangan (Diskoperindag) Bondowoso.</p>
<p>”Kami bekerjasama dengan Diskoperindag Bondowoso dalam program magang siswa SMKN 1 Tamanan, dengan maksud agar pemkab juga andil dalam mencetak lulusan SMKN di Bondowoso yang siap serta bisa menjadi wirausaha muda yang kreatif dan kompeten,” tandasnya.<strong> (ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cetak Wirausaha Muda, SMKN 1 Tamanan Bekali Kemampuan Siswa dengan Magang</title>
		<link>https://memontum.com/cetak-wirausaha-muda-smkn-1-tamanan-bekali-kemampuan-siswa-dengan-magang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2019 05:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 1 Tamanan]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/94731-cetak-wirausaha-muda-smkn-1-tamanan-bekali-kemampuan-siswa-dengan-magang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; SMKN 1 Tamanan Bondowoso berkomitmen mencetak siswa menjadi wirausaha muda kreatif dan mampu berdaya saing di pasaran pada bidang usaha yang digelutinya. Komitmen ini diwujudkan SMKN 1 Tamanan dengan membekali kemampuan para siswa jurusan Desain Komunikasi Visual magang atau praktek kerja lapangan membuat desain kemasan produk makanan dan minuman (mamin) di Unit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; SMKN 1 Tamanan Bondowoso berkomitmen mencetak siswa menjadi wirausaha muda kreatif dan mampu berdaya saing di pasaran pada bidang usaha yang digelutinya. Komitmen ini diwujudkan SMKN 1 Tamanan dengan membekali kemampuan para siswa jurusan Desain Komunikasi Visual magang atau praktek kerja lapangan membuat desain kemasan produk makanan dan minuman (mamin) di Unit Pelaksana Teknis Industri Makanan Minuman dan Kemasan (UPTI Mamin dan Kemasan) Disperindang Jatim di Sidoarjo.</p>
<p>Sumartono, guru SMKN 1 Tamanan mengatakan, kegiatan magang atau pratek kerja lapang para siswa SMKN 1 Tamanan jurusan atau program studi Desain Komunikasi Visual di UPTI Mamin dan Kemasan Jatim, itu berlangsung pada 23-27 September 2019. Magang ini merupakan program dari kegiatan belajar siswa dan wajib diikuti siswa SMKN 1 Tamanan.</p>
<p>”Tujuannya, memberi pengalaman dan meningkatkan keahlian agar siswa nantinya bisa menjadi wirausaha muda kreatif dan mampu berdaya saing dalam bidang usaha yang digeluti di pasaran,” katanya.</p>
<p>Selama magang di UPTI Mamin dan Kemasan Jatim, menurut Sumartono, para siswa SMKN 1 Tamanan jurusan Desain Komunikasi Visual mendapatkan materi dan trik-trik berwirausaha membuat desain kemasan mamin berkualitas dan menarik. Karena, desain kemasan yang berkualitas dan menarik dapat berperan sebagai bentuk komunikasi konsumen dengan produk.</p>
<p>”Artinya, desain kemasan makanan dan minuman yang berkualitas dan menarik, akan meningkatkan produk,” jelasnya.</p>
<p>Karena itu, Sumartono sangat berharap, siswa SMKN 1 Tamanan tidak menyia-yiakan kesempatan magang di UPTI Mamin dan Kemasan selama lima hari. Mereka harus bisa menggali lebih dalam lagi tentang desain kemasan yang paling tepat untuk produk mamin yang dihasilkan.</p>
<p>”Karena, kami berharap, keahlian lulusan SMKN 1 Tamanan khususnya jurusan Desain Komunikasi Visual mampu berdaya saing di dunia usaha dan kreatif menjadi wirausaha muda di bidang desain kemasan produk makanan dan minuman,” ujarnya.</p>
<p>Selain siswa, magang di UPTI Mamin dan Kemasan Jatim, ini juga diikuti guru Kompetensi Keahlian Desain Visual SMKN 1 Tamanan. Kegiatan magang, ini dilaksanakan SMKN 1 Tamanan bekerjasama dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Peradangan (Diskoperindag) Bondowoso.</p>
<p>”Kami bekerjasama dengan Diskoperindag Bondowoso dalam program magang siswa SMKN 1 Tamanan, dengan maksud agar pemkab juga andil dalam mencetak lulusan SMKN di Bondowoso yang siap serta bisa menjadi wirausaha muda yang kreatif dan kompeten,” tandasnya. <strong>(ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94731</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
