<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mahasiswa-its-rancang-eksplorasi-migas-ramah-lingkungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2021 13:07:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Untuk Jual Beli Sampah di Masa Pandemi, Mahasiswa ITS Rancang E Trash</title>
		<link>https://memontum.com/untuk-jual-beli-sampah-di-masa-pandemi-mahasiswa-its-rancang-e-trash</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2021 13:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jual Beli Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rancang E Trash]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148954</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencetuskan sebuah aplikasi berbasis web bernama E-Trash. Aplikasi tersebut untuk mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat selama dua tahun pandemi Covid-19 yang juga berdampak ketidakstabilan perekonomian masyarakat. Ketiga mahasiswa ITS tersebut tergabung dalam Tim Juara yakni terdiri dari Intan Mey Setyaningrum (Teknik Fisika), Latifatul Fajriyah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencetuskan sebuah aplikasi berbasis web bernama E-Trash. Aplikasi tersebut untuk mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat selama dua tahun pandemi Covid-19 yang juga berdampak ketidakstabilan perekonomian masyarakat.</p>



<p>Ketiga mahasiswa ITS tersebut tergabung dalam Tim Juara yakni terdiri dari Intan Mey Setyaningrum (Teknik Fisika), Latifatul Fajriyah (Teknik Fisika), dan Fadhila Rosyidatul &#8216;Arifah (Teknik Material dan Metalurgi).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Dan ketua tim, Fadhila Rosyidatul &#8216;Arifah, mengungkapkan bahwa E-Trash merupakan sebuah platform jual beli sampah dan produk recycle yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membantu mengurangi jumlah sampah di lingkungan.</p>



<p>Kata Fadhila Rosyidatul &#8216;Arifah atau dikerap disapa Intan,&nbsp; menjelaskan bahwa&nbsp; E-Trash dari di ambil dari kata “trash” yang berarti sampah. Mulanya, ide mengenai E-Trash muncul dengan tujuan agar masyarakat dapat dengan mudah menukarkan sampah anorganik atau barang bekas dengan koin yang bisa dikonversikan ke uang tunai.</p>



<p>&nbsp;“Dengan begitu, secara tak langsung kami dapat membantu perekonomian masyarakat agar lebih stabil,” tutur Intan.</p>



<p>Untuk menggunakan platform ini, lanjut Intan, pengguna tidak perlu mengunduh di Playstore, melainkan bisa diakses melalui https://www.etrashidn.com. Selanjutnya, pengguna perlu mendaftarkan akun dengan email dan login terlebih dahulu.</p>



<p>“Dalam platform ini, pengguna juga diberi kesempatan untuk bertindak sebagai pembeli sekaligus penjual,” ungkapnya.</p>



<p>Lanjut Intan&nbsp; menjelaskan, bagi yang berada di wilayah Surabaya, pengguna dapat menjual atau membeli barang dengan enam kategori, di antaranya adalah botol plastik, elektronik bekas, botol kaca, kardus, buku dan koran bekas, serta kayu dan bambu.</p>



<p>“Untuk sistemnya, pengguna hanya perlu menyertakan alamat dan foto sampah yang akan dijual. Selanjutnya, pihak E-Trash akan menghampiri lokasi dan memberikan sejumlah uang kepada penjual,” ujar Intan.</p>



<p>Dalam hal ini, jika barang dari penjual memiliki nominal rupiah yang kecil maka pihak E-Trash tidak bisa melakukan penjemputan. Di platform ini, penjual dapat mengunggah gambar produk, nama produk, deskripsi produk, hingga jumlah stoknya sendiri. Penjual juga akan mendapatkan uang usai pesanan terselesaikan dan nominalnya akan terpotong sebesar 5 persen dari hasil penjualan produk.</p>



<p>Selain menjadi penjual, pengguna juga dapat membeli sampah dan mengetahui detail dari barang yang akan dibelinya. Pembeli dari luar kota pun tidak perlu khawatir karena E-Trash sudah menyediakan sistem rekening bersama.</p>



<p>“Artinya, uang pembeli baru akan diteruskan ke penjual usai barang sampai dengan kondisi baik, sehingga tidak akan ada penipuan,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, platform ini dilengkapi dengan lima fitur menarik. Di antaranya adalah fitur home untuk mencari produk, fitur keranjang untuk mengetahui produk yang ingin dibeli, fitur cash flow untuk mengetahui riwayat keuangan yang telah dilakukan, serta fitur notifikasi untuk menerima pesan dan riwayat transaksi yang telah dilakukan.</p>



<p>“Selain itu, juga terdapat fitur account untuk mengatur profil pembeli dan toko bagi penjual,” jelasnya.</p>



<p>Ide Tim Juara ini telah berhasil memperoleh pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di kategori PKM Kewirausahaan dan berhasil menyabet 2nd Runner Up dalam Podium Business Plan Competition 2021.</p>



<p>“Karena masih terbilang usaha baru, kami akan terus berusaha mempromosikan E-Trash kepada masyarakat luas,” tutur Intan.</p>



<p>Intan juga berharap E-Trash dapat merangkul mitra seperti bank sampah dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bekerja sama. Di akhir perbincangan, Intan berharap E-Trash dapat dikenal oleh masyarakat dan dapat melakukan pengembangan fitur. &nbsp;“Semoga bisnis ini dapat berkembang dengan baik dan memberikan dampak positif untuk masyarakat,” harap Intan. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala Perwakilan SKK Migas Klaim Peluang Eksplorasi Migas di Lamongan Tinggi</title>
		<link>https://memontum.com/kepala-perwakilan-skk-migas-klaim-peluang-eksplorasi-migas-di-lamongan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2021 10:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[SKK Migas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148910</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tahun ini, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Jawa-Bali-Nusa Tenggara (SKK Migas Jabanusa) bakal memulai kegiatan eksplorasi di wilayah Kabupaten Lamongan tepatnya di Desa Beru Kecamatan Sarirejo. Hal itu diutarakan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahyudi, saat melakukan audiensi bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di ruang kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tahun ini, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Jawa-Bali-Nusa Tenggara (SKK Migas Jabanusa) bakal memulai kegiatan eksplorasi di wilayah Kabupaten Lamongan tepatnya di Desa Beru Kecamatan Sarirejo. Hal itu diutarakan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahyudi, saat melakukan audiensi bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di ruang kerja Pemkab, Senin (26/07).</p>



<p>Turut hadir dalam audiensi, FM WMO, Sapto Agus Sudarmanto, FM Polding Field, Jemy Octavianto, Manager Drilling Zona 11, Zulkarnain, Explorarion, Rastra Wiradharma,&nbsp;Humas Relation, Achmad Setiadi, dan Herry Sukmawan.&nbsp;</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lamongan-terus-konsisten-tingkatkan-perbaikan-infrastruktur-jalan">Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dorong-kemajuan-pendidikan-pemkab-lamongan-sambut-kedatangan-713-mahasiswa-unair">Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lamongan-kick-off-sppt-pbb-p2-tahun-2026">Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026</a></li>
</ul>


<p>Pada kesempatan tersebut, Nurwahyudi,&nbsp;mengungkapkan banyak sekali peluang di Kabupaten Lamongan untuk dilakukan eksplorasi, salah satunya yang akan dilakukan pengeboran di sumur Kasuari Emas KSE-001.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Perlu Bapak Pimpinan ketahui bahwa ini merupakan pertama kalinya hulu migas melakukan eksplorasi di Lamongan. Ada banyak sekali peluang di Kabupaten Lamongan untuk dilakukan eksplorasi, sangat tinggi sekali. Salah satunya di Desa Beru Kecamatan Sarirejo ini,&#8221; ujar Nurwahyudi.</p>



<p>Lebih lanjut dijelaskan Nurwahyudi, bahwa pada bulan Agustus tahun 2021 ini pihaknya akan melakukan pengeboran, dan saat ini sedang dilakukan tahapan persiapan lahan di lokasi. Nurwahyudi juga mengungkapkan telah mengantongi ijin dari Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan.</p>



<p>&#8220;Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan eksplorasi, terkait perizinan dan aspek lingkungan hidup kami sudah mendapatkan ijin. Terima kasih banyak, support Bapak Bupati,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, selaku pelaksana, PT. Pertamina&nbsp;EP Asset 4 yang diwakili Humas Relation, Achmad Setiadi, menjelaskan berbagai kegiatan dan aktivitas saat dilakukan eksplorasi hingga selesai&nbsp; pengeboran. Mengingat proses pengerjaan dilakukan ditengah wabah Covid-19.</p>



<p>&#8220;Kita tahu, bahwa pengerjaan pengeboran ini dilakukan saat wabah Covid-19, namun kami selaku pelaksana akan melakukan berbagai prosedur yang sangat ketat terkait kesehatan para pekerja, sehingga tidak menimbulkan klaster baru,&#8221; ujar Achmad Setiadi.</p>



<p>Sebelum masuk wilayah Lamongan, lanjut Achmad Setiadi, pekerjanya sudah melewati karantina selama 14 hari serta tes antigen. Usai bekerja, para karyawan ini juga akan dilakukan sterilisasi. Sehingga akan memberi rasa aman terhadap masyarakat setempat.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, mendukung penuh kegiatan yang akan dilakukan oleh SKK Migas melalui PT Pertamina EP Asset 4.</p>



<p>&#8220;Kami mendukung eksplorasi ini sesuai kewenangan sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,&#8221; ujar Bupati. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara pelaksanaan sosialisasi kegiatan pengeboran sumur Kasuari Emas KSE-001 di wilayah Kabupaten Lamongan. <strong>(zud/zen/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148910</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-its-rancang-eksplorasi-migas-ramah-lingkungan-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2019 10:21:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=71848</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Surabaya&#8212;-Eksplorasi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) kian berkembang dari tahun ke tahun, baik yang dilakukan di darat maupun lepas pantai, untuk mengetahui potensi migas di suatu daerah. Seiring perkembangan zaman, kegiatan eksplorasi ini memiliki permasalahan yang kompleks akibat perubahan lingkungan. Melihat hal tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memiliki ide [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Surabaya&#8212;-</strong>Eksplorasi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) kian berkembang dari tahun ke tahun, baik yang dilakukan di darat maupun lepas pantai, untuk mengetahui potensi migas di suatu daerah. Seiring perkembangan zaman, kegiatan eksplorasi ini memiliki permasalahan yang kompleks akibat perubahan lingkungan.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/ITS-7-Januari-2019-2-e1546770102288.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-71850" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/ITS-7-Januari-2019-2-e1546770102288.jpg?resize=500%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="333" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Melihat hal tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memiliki ide tentang rancangan platform pengeboran untuk eksplorasi migas yang efisien dan ramah lingkungan. Tim yang terdiri dari Frankie Samuel, Rafly Rama, Ferrel Siahaan, dan Novita Jayanti ini membuat platform bertajuk ARINEE yang ditujukan untuk eksplorasi minyak lepas pantai atau offshore oil rig.</p>
<p>Ide yang berangkat dari tantangan studi kasus perancangan platform untuk eksplorasi lapangan minyak baru di Gumusut-Kakap, Malaysia. Dari tim tersebut juga memiliki kendala utama dalam studi kasus, seperti kadar karbondioksida yang berlebih, ditambah lapangan yang terletak di kedalaman laut berpotensi memicu timbulnya karat.</p>
<p>“Karbondioksida yang tinggi bisa mengakibatkan perkaratan yang cepat terhadap peralatan untuk menambang migas di bawah air,” kata Frankie, ketua tim, Jumat (4/1/2019).</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA00301-e1546593466553.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-71591" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA00301-e1546593466553.jpg?resize=500%2C281&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="281" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Frankie menjelaskan, jika terdapat lima sistem utama dalam platform tersebut. Kelima sistem tersebut di antaranya adalah sistem tenaga, sistem pengangkatan, sistem pemutar, sistem sirkulasi, dan sistem pencegah semburan liar.</p>
<p>“Platform ini berfungsi untuk mengidentifikasi apakah reservoir yang dituju dapat membawa keuntungan secara ekonomis untuk diolah atau tidak,” ujarnya.</p>
<p>Pada sistem tenaga, Frankie menyatakan platform tersebut menggunakan Natural Gas Engine yang ramah lingkungan, serta mampu memanfaatkan gas yang terdapat di sekitar lapangan sebagai sumber energi. Di samping ekonomis, sistem tenaga ini sekaligus mengurangi kadar karbondioksida di sekitar mesin sebagai elemen pemicu terjadinya karat.</p>
<p>“Platform ini bisa mengurangi kadar emisi karbondioksida hingga 159.127 pon per hari,” ucap mahasiswa Departemen Teknik Kelautan.</p>
<p>Ferrel Siahaan, salah satu anggota tim juga menjelaskan, bahwa platform telah dilengkapi dengan Coiled Tubing Drilling (CTD) untuk sistem pengangkat dan pemutarnya. CTD sendiri terbukti unggul baik dari segi waktu maupun biaya, serta lebih aman digunakan oleh operator.</p>
<p>“Penggunaan CTD ini termasuk salah satu keunggulan dari platform kami, sebab belum banyak platform offshore yang menggunakan teknologi ini,” ungkap Ferrel.</p>
<p>Adapun pada sistem pengeboran yang  dibutuhkan fluida yang biasa disebut mud atau lumpur. Lumpur dalam hal ini berfungsi untuk menjaga tekanan dan temperatur platform ketika melakukan pengeboran.</p>
<p>“Untuk melancarkan proses pengeboran, platform ini memanfaatkan lumpur yang nantinya disirkulasi sebagai penjaga suhu dan tekanan sistem,” tambahnya.</p>
<p>Selain itu, menurut Ferrel, untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi akibat tingginya tekanan aliran fluida, platform ini telah dilengkapi dengan Blow Out Preventer (BOP) System atau sistem pencegah semburan liar. “Sistem ini akan secara otomatis menutup atau memotong pipa ketika terjadi semburan liar, sehingga potensi kecelakaan dapat dihindari,” imbuhnya.</p>
<p>Platform yang telah dilengkapi oleh dynamic positioning system ini telah berhasil menjadi 1st runner up pada International Oil Rig Design Competition yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi Mara Malaysia pada November 2018 lalu. Frankie mengklaim bahwa desainnya telah mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah Malaysia.</p>
<p>“Dari semua inovasi yang kami usulkan, jika ditotal bisa menghemat hingga 8,82 juta USD,” tutupnya. (est/ano/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71848</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-its-rancang-eksplorasi-migas-ramah-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2019 09:26:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa ITS Rancang Eksplorasi Migas Ramah Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=71612</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya&#8212;&#8211; Eksplorasi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) kian berkembang dari tahun ke tahun baik yang dilakukan di darat maupun lepas pantai, untuk mengetahui potensi migas di suatu daerah. Seiring perkembangan zaman, kegiatan eksplorasi ini memiliki permasalahan yang kompleks akibat perubahan lingkungan. Berangkat dari hal tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya&#8212;&#8211;</strong> Eksplorasi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) kian berkembang dari tahun ke tahun baik yang dilakukan di darat maupun lepas pantai, untuk mengetahui potensi migas di suatu daerah. Seiring perkembangan zaman, kegiatan eksplorasi ini memiliki permasalahan yang kompleks akibat perubahan lingkungan.</p>
<p>Berangkat dari hal tersebut, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan ide tentang rancangan platform pengeboran untuk eksplorasi migas yang efisien dan ramah lingkungan. Tim yang terdiri dari Frankie Samuel, Rafly Rama, Ferrel Siahaan, dan Novita Jayanti ini membuat platform bertajuk ARINEE yang ditujukan untuk eksplorasi minyak lepas pantai atau offshore oil rig.</p>
<p>Ide ini berangkat dari tantangan studi kasus perancangan platform untuk eksplorasi lapangan minyak baru di Gumusut-Kakap, Malaysia. Kendala utama dalam studi kasus di antaranya, kadar karbondioksida yang berlebih, ditambah lapangan yang terletak di kedalaman laut berpotensi memicu timbulnya karat. “Karbondioksida yang tinggi bisa mengakibatkan perkaratan yang cepat terhadap peralatan untuk menambang migas di bawah air,” tutur Frankie, ketua tim, Jumat (4/1/2019).</p>
<p>Frankie menjelaskan, terdapat lima sistem utama dalam platform tersebut. Kelima sistem tersebut di antaranya adalah sistem tenaga, sistem pengangkatan, sistem pemutar, sistem sirkulasi, dan sistem pencegah semburan liar. “Platform ini berfungsi untuk mengidentifikasi apakah reservoir yang dituju dapat membawa keuntungan secara ekonomis untuk diolah atau tidak,” paparnya.<br />
<a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA00301-e1546593466553.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-71591" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA00301-e1546593466553.jpg?resize=500%2C281&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="281" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Pada sistem tenaga, lanjut Frankie, platform ini menggunakan Natural Gas Engine yang ramah lingkungan, serta mampu memanfaatkan gas yang terdapat di sekitar lapangan sebagai sumber energi. Di samping ekonomis, sistem tenaga ini sekaligus mengurangi kadar karbondioksida di sekitar mesin sebagai elemen pemicu terjadinya karat. “Platform ini bisa mengurangi kadar emisi karbondioksida hingga 159.127 pon per hari,” tandas mahasiswa Departemen Teknik Kelautan itu.</p>
<p>Ferrel Siahaan, salah satu anggota tim menjelaskan, platform telah dilengkapi dengan Coiled Tubing Drilling (CTD) untuk sistem pengangkat dan pemutarnya. CTD sendiri terbukti unggul baik dari segi waktu maupun biaya, serta lebih aman digunakan oleh operator. “Penggunaan CTD ini termasuk salah satu keunggulan dari platform kami, sebab belum banyak platform offshore yang menggunakan teknologi ini,” ungkap Ferrel.</p>
<p>Adapun pada sistem pengeboran, lanjutnya, dibutuhkan fluida yang biasa disebut mud atau lumpur. Lumpur dalam hal ini berfungsi untuk menjaga tekanan dan temperatur platform ketika melakukan pengeboran. “Untuk melancarkan proses pengeboran, platform ini memanfaatkan lumpur yang nantinya disirkulasi sebagai penjaga suhu dan tekanan sistem,” tutur pria asal Jakarta tersebut.</p>
<p>Selain itu, menurut Ferrel, untuk mencegah kecelakaan yang dapat terjadi akibat tingginya tekanan aliran fluida, platform ini telah dilengkapi dengan Blow Out Preventer (BOP) System atau sistem pencegah semburan liar. “Sistem ini akan secara otomatis menutup atau memotong pipa ketika terjadi semburan liar, sehingga potensi kecelakaan dapat dihindari,” tambahnya.</p>
<p>Platform yang telah dilengkapi oleh dynamic positioning system ini telah berhasil menjadi 1st runner up pada International Oil Rig Design Competition yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi Mara Malaysia pada November 2018 lalu. Frankie mengklaim bahwa desainnya telah mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah Malaysia. “Dari semua inovasi yang kami usulkan, jika ditotal bisa menghemat hingga 8,82 juta USD,” ujar Frankie. (ano/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71612</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
