<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mahasiswa UNAIR &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mahasiswa-unair/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 May 2023 11:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mahasiswa UNAIR &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Teliti Paus, 12 Rombongan Mahasiswa FKH Unair Minta Bantuan Evakuasi Perahu yang Dinaikki</title>
		<link>https://memontum.com/teliti-paus-12-rombongan-mahasiswa-fkh-unair-minta-bantuan-evakuasi-perahu-yang-dinaikki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNAIR]]></category>
		<category><![CDATA[paus]]></category>
		<category><![CDATA[UNAIR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188798</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya menurunkan 1 tim beranggotakan 10 orang terdiri dari rescuer dan petugas medis untuk evakuasi 12 orang yang terdampar di Pantai Kenjeran Surabaya, Selasa (16/05/2023) tadi. Sebanyak 12 orang yang terdiri dari dokter hewan, mahasiswa FKH Unair dan nelayan, meminta evakuasi setelah perahu yang ditumpangi melakukan penelitian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya menurunkan 1 tim beranggotakan 10 orang terdiri dari rescuer dan petugas medis untuk evakuasi 12 orang yang terdampar di Pantai Kenjeran Surabaya, Selasa (16/05/2023) tadi. Sebanyak 12 orang yang terdiri dari dokter hewan, mahasiswa FKH Unair dan nelayan, meminta evakuasi setelah perahu yang ditumpangi melakukan penelitian terhadap paus yang terdampar, kandas dan terjebak lumpur.</p>



<p>&#8220;12 orang tersebut meminta bantuan evakuasi karena perahu mereka kandas dan tidak bisa kembali,&#8221; jelas Kepala Kantor SAR Surabaya, M Hariyadi.</p>



<p>Sebanyak 1 perahu karet Basarnas dengan awak 3 rescuer Basarnas dan 1 orang dari BPBD sekitar pukul 15.00 diberangkatkan dari Mangrove Wonorejo dengan membawa air minum untuk survivor di lokasi kejadian.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jarak dari Mangrove ke Wonorejo ke lokasi kejadian sekitar 1 jam dengan mengingat permukaan air laut yang mulai surut, kita tidak bisa menurunkan perahu karet dari Pantai Kenjeran&#8221; jelas Komandan Tim Basarnas Surabaya, Octavino, menambahi.</p>



<p>Selanjutkan pukul 15.20 perahu karet BPBD diberangkatkan dengan membawa logistik untuk survivor. &#8220;Rencananya 1 perahu karet dari Damkar Surabaya juga akan diberangkatkan, sehingga dengan total 3 perahu karet Tim SAR gabungan diberangkatkan untuk penjemputan 12 orang survivor,&#8221; imbuh Hariyadi. Setelah dievakuasi dengan perahu karet, 12 orang survivor akan dievakuasi menuju Posko Tim SAR Gabungan di Mangrove Wonorejo. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188798</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Unair Ciptakan Mesin Penggorengan Ladu Ketan</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-unair-ciptakan-mesin-penggorengan-ladu-ketan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2021 08:30:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ladu Ketan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNAIR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151715</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Makanan ladu ketan khas Mojokerto yang terbuat dari beras ketan putih dan tepung ketan putih yang diproduksi oleh usaha mikro kecil menengah (UMKM) pembuatannya menggunakan alat penggorengan sederhana. Dengan, alat penggorengan sederhana membuat produksi ladu ketan membutuhkan waktu yang lama. Tak hanya itu, kurangnya jumlah pekerja juga menjadi salah satu kendala percepatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Makanan ladu ketan khas Mojokerto yang terbuat dari beras ketan putih dan tepung ketan putih yang diproduksi oleh usaha mikro kecil menengah (UMKM) pembuatannya menggunakan alat penggorengan sederhana.</p>



<p>Dengan, alat penggorengan sederhana membuat produksi ladu ketan membutuhkan waktu yang lama. Tak hanya itu, kurangnya jumlah pekerja juga menjadi salah satu kendala percepatan produksi ladu ketan.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Sebab itu, mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Mergola bekerja sama dengan masyarakat Mojokerto. Mereka menciptakan mesin penggoreng ladu ketan.</p>



<p>“Kami memiliki perhatian ke UMKM jajanan tradisional. Produk yang kami buat dapat bermanfaat dengan membantu masalah produksi bagi UMKM agar meningkatkan kualitas maupun kuantitas bagi produk mereka,” kata Ketua Tim Mahasiswa Unair, Elfira Ananda, Rabu (25/08).</p>



<p>Elfira mengatakan, bahwa bisnis yang telah ditekuni sejak Desember tahun lalu itu memiliki fokus pada hasil pemanfaatan mesin. Di antaranya, kapasitas, waktu, dan juga mutu produk.</p>



<p>“Untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh mitra baik dari segi kapasitas, waktu, pekerja, dan juga mutu produk. Dengan adanya produk ini, kapasitas yang dapat ditampung dalam sekali produksinya bisa menjadi 10 kali lipat lebih banyak,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, kata Erlfira, dengan menggunakan alat penggorengan ini, mutu ladu kematangannya akan lebih merata dari pada menggunakan alat konvensional.</p>



<p>&#8220;Waktu yang dibutuhkan juga jauh lebih singkat. Tenaga pekerja yang dibutuhkan setiap harinya bisa lebih sedikit dari sebelumnya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Selain itu, dirinya dan tim menjalankan bisnis itu juga merangkul mitra UMKM ladu ketan khususnya daerah Kecamatan Jetis, Mojokerto. Para mitra sebagai pengguna mesin penggoreng tersebut.</p>



<p>Labih lanjut lagi, Elfira bersama timnya berharap bersama Mergola dapat membantu peningkatan produktivitas para mitra yang ada. Serta mesin penggoreng bisa segera mendapatkan hak paten. “Diharapkan dengan adanya alat ini dapat meningkatkan produktivitas mitra serta membantu mitra mengembangkan usahanya,” tambahnya. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UNAIR Ciptakan Masker Double Masking Masnano</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-unair-ciptakan-masker-double-masking-masnano</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2021 08:49:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNAIR]]></category>
		<category><![CDATA[Masker Double Masking]]></category>
		<category><![CDATA[Masnano]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150465</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya -Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Airlangga (UNAIR) yang diketuai oleh Alfionita Isnaini, membuat terobosan baru bernama Masnano. Bersama dengan keempat rekannya yaitu, Via Qurrota A&#8217;yun, Tarissa Sekar Ayunda, Arina Inas Maheswari, dan Salsabilla Pangesti, Alfionita membuat produk berupa masker kain dengan filter nanofiber yang berasal dari selulosa serabut kelapa. Produk tersebut, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> -Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Airlangga (UNAIR) yang diketuai oleh Alfionita Isnaini, membuat terobosan baru bernama Masnano. Bersama dengan keempat rekannya yaitu, Via Qurrota A&#8217;yun, Tarissa Sekar Ayunda, Arina Inas Maheswari, dan Salsabilla Pangesti, Alfionita membuat produk berupa masker kain dengan filter nanofiber yang berasal dari selulosa serabut kelapa.</p>



<p>Produk tersebut, berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Kemendikbud-Ristek RI tahun 2021. “Awalnya, inovasi kita ini didasari kelangkaan masker yang sempat terjadi pada awal tahun lalu. Lalu, ditambah sekarang ada himbauan double masking untuk meningkatkan efikasi filtrasi masker,” jelas Alfionuta atau sapaan akrabnya Fio, Kamis (12/08) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Kata Fio, bahwa produk tersebut membantu masyarakat untuk mendapatkan efikasi filtrasi yang lebih baik dibanding dengan masker kain biasa. &#8220;Dengan memakai Masnano, individu tidak perlu menggunakan dua masker secara bersamaan. Hal tersebut dikarenakan filter nanofiber pada Masnano mampu menyaring nanopartikel termasuk bakteri dan virus penyebab penyakit,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, dirinya menjelaskan bahwa alasan Masnano menggunakan serabut kelapa, sebab limbah serabut kelapa di pasar sangatlah banyak dan tidak terolah. Serabut kelapa sendiri, mengandung selulosa yang bermanfaat untuk menyaring nanopartikel.</p>



<p>“Serabut kelapa yang telah dibersihkan, dikeringkan, lalu dihancurkan menggunakan blender dan mesin penghancur di lab Farmasi. Kemudian, serabut kelapa yang telah dihancurkan akan dibuat menjadi lembaran filter,” jelasnya.</p>



<p>Dalam memproduksi Masnano, lanjutnya, mahasiswa-mahasiswa Fakultas Farmasi (FF) UNAIR tersebut memiliki beberapa hambatan.</p>



<p>&#8220;Pembuatan filter yang berada di Surabaya tepatnya di laboratorium FF, membuat anggota yang berada di luar Surabaya terbatasi PPKM,&#8221; ucap Fio.</p>



<p>Namun, Fio mengaku bahwa hal tersebut tidak menghentikan produksi mereka. Anggota yang berada di Surabaya bertugas menyelesaikan filter, sementara anggota lain mengurus hal lainnya.</p>



<p>Sementara itu, Tarissa salah satu anggota menambahkan, mereka sempat kesulitan mencari penjahit. Ia mengaku, pencarian penjahit sempat memakan banyak waktu sebab, banyak penjahit yang tidak sanggup mengikuti desain unik dari Masnano.</p>



<p>&#8220;Masnano sendiri memiliki tiga model masker kain. Mereka menyediakan dua paket berbeda yaitu, paket lengkap yang terdiri dari masker dan juga filter, dan paket hemat yang hanya terdiri dari filternya saja,&#8221; ungkap Tarissa.</p>



<p>Masnano dibandrol dengan kisaran harga Rp 30 ribu sampai Rp 90 ribu. Produk tersebut kini tengah mengadakan PO 1 hingga Jumat (13/08) di https://desty.page/masnanoid “Kami berharap Masnano dapat membantu mengurangi penyebaran Covid-19 karena memakai filter nanofiber. Jangan lupa untuk beli Masnano dan kunjungi sosial media,” pesan Tarissa. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150465</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
