<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Makam Bung Karno &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/makam-bung-karno/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jun 2022 10:28:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Makam Bung Karno &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gelar Kunker ke Pemkot Blitar, Pemkab Malang juga Ziarah ke Makam Bung Karno</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-kunker-ke-pemkot-blitar-pemkab-malang-juga-ziarah-ke-makam-bung-karno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2022 10:28:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bung karno]]></category>
		<category><![CDATA[kunker]]></category>
		<category><![CDATA[Makam Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah Makam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170322</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pemerintah Kota Blitar, Selasa (07/06/2022) tadi. Kunjungan kerja tersebut, dipimpin langsung Bupati Malang, HM Sanusi, dengan didampingi Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Ketua Pokja Bunda Paud Kabupaten Malang Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pemerintah Kota Blitar, Selasa (07/06/2022) tadi. Kunjungan kerja tersebut, dipimpin langsung Bupati Malang, HM Sanusi, dengan didampingi Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Ketua Pokja Bunda Paud Kabupaten Malang Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang beserta Ketua Darma Wanita Kabupaten Malang, Jajaran OPD Kabupaten Malang serta seluruh tokoh agama di Kabupaten Malang.</p>



<p>Mengawali kunjungan, Bupati Malang beserta rombongan disambut dengan ramah oleh Wali Kota Blitar, H Santoso, Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunariyo, serta Sekertaris Daerah Kota Blitar. Kunker sendiri sengaja dilakukan, untuk melaksanakan studi, menjalin komunikasi dan mengetahui serta mempelajari berbagai program, inovasi, maupun best practice, yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Blitar. Termasuk, juga melakukan ziarah ke makam Bung Karno, Presiden Pertama, sekaligus Bapak Proklamator kita, yang telah berjasa membawa negeri ini menjadi negeri yang merdeka dan berdaulat.</p>



<p>“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan kesediaan Pemerintah Kota Blitar, dapat menerima kunjungan kami. Mudah-mudahan kunjungan ini dapat memberikan manfaat dan dapat menjadi sarana untuk mempererat jalinan silaturahmi, serta persahabatan diantara kita semua,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Dalam suasana gayeng itu, Wakil Bupati Malang menerangkan bahwa Pemkot Blitar memberikan inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Malang, untuk mewajibkan kepada seluruh jajaran ASN, menggunakan pin Bung Karno. Itu dilakukan, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa beliau semasa hidupnya untuk kepentingan republik ini.</p>



<p>&#8220;Inikan sesuatu yang baik. Artinya, pada saat ini dipergunakan, setidaknya nama Bung Karno ini akan teringat dan dikenang di dalam hati dan jiwa seluruh ASN yang ada di Pemerintah Kabupaten Malang. Seperti halnya yang dilakukan di Kota Blitar ini,&#8221; ungkap Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Wakil Bupati Malang juga menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang telah eksis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Seperti diantaranya, tanggal 1 Juni, Pemkab melakukan upacara Hari Lahir Pancasila.</p>



<p>&#8220;Tanggal 6 kemarin, kita juga mengadakan tahlil dengan mengundang tokoh-tokoh organisasi keagamaan di Kabupaten Malang. Itu sudah dilaksanakan kemarin dan hari ini mereka juga turut kita undang dan turut serta,&#8221; ucap Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Selesai melakukan silaturahmi bersama Wali Kota Blitar, Bupati Malang bersama dengan rombongan juga menyempatkan diri melakukan salat berjamaah di Masjid Jami, yang berada di Alun-alun Kota Blitar. Bupati Malang, saat itu menjadi imam salat berjamaah.</p>



<p>Ketua DPRD Kabupaten Malang, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Bupati Malang, dalam kesempatan ini setidaknya telah mengagendakan tiga rangkaian acara dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno. Oleh sebab itu, pihaknya menyambut baik inisiasi dari Bupati Malang tersebut.</p>



<p>Selaku pimpinan lembaga Legislatif di Kabupaten Malang, Ketua DPRD Kabupaten Malang menyatakan kesanggupannya untuk mendukung suksesnya keberlangsungan Bulan Bung Karno di Kabupaten Malang. &#8220;Nanti juga sudah disiapkan beberapa program. Ada sarasehan, ada seminar, kemudian ada kegiatan bazar yang akan kita lakukan di beberapa wilayah,&#8221; ungkap Ketua DPRD Kabupaten Malang.</p>



<p>Untuk mengoptimalkan rencana itu, Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, akan saling bahu-membahu satu sama lain untuk merumuskan serta merancang berbagai program dan kebijakan yang memiliki dampak signifikan dalam upaya mewujudkan cita-cita Malang Makmur sebagaimana yang telah dicanangkan dalam RPJMD. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170322</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Ramadan, Megawati Nyekar ke Makam Bung Karno</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-ramadan-megawati-nyekar-ke-makam-bung-karno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 12:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Makam Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[megawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=42497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Menjelang bulan Puasa Ramadhan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri nyekar ke Makam Bung Karno (MBK), Kamis (9/5/2018). Megawati dan rombongan tiba di MBK sekitar pukul 12.00. Nampak dalam rombongan Megawati, Calon Gubernur Jawa Timur Nomor urut Satu, Puti Guntur Soekarno. Selain itu, jajaran DPP PDI-P, anggota Fraksi PDI-P PR RI, sejumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> – Menjelang bulan Puasa Ramadhan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri nyekar ke Makam Bung Karno (MBK), Kamis (9/5/2018). Megawati dan rombongan tiba di MBK sekitar pukul 12.00. Nampak dalam rombongan Megawati, Calon Gubernur Jawa Timur Nomor urut Satu, Puti Guntur Soekarno. </p>
<p>Selain itu, jajaran DPP PDI-P, anggota Fraksi PDI-P PR RI, sejumlah kepala daerah juga nampak hadir mendampingi presiden ke lima RI tersebut. Diantaranya, Walikota dan Wakil Walikota Batu, Wakil Walikota Blitar, serta Bupati Blitar.</p>
<p>Ziarah atau nyekar ke Makam Bung Karno ini sudah menjadi tradisi Megawati dan keluarga besar Soekarno, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.</p>
<p><a href="https://memontum.com/42497-jelang-ramadan-megawati-nyekar-ke-makam-bung-karno/megawati-ziarah-mbk-2-copy" rel="attachment wp-att-42500"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/Megawati-ziarah-MBK-2-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-42500" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/Megawati-ziarah-MBK-2-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/Megawati-ziarah-MBK-2-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/Megawati-ziarah-MBK-2-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/Megawati-ziarah-MBK-2-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Ini merupakan tradisi keluarga besar bu Mega serta keluarga besar PDI P, untuk nyekar ke makam Bung Karno. Dalam suasana batin yang hening, kami memohon kehadirat yang maha kuasa, agar dalam menyabut bulan Ramadhan ini kita diberi hidayah dan dapat menjalankan ibadah dengan penuh hikmat&#8221;, kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Kamias 10/05/2018). </p>
<p>Meski diperbolehkan memasuki area makam, namun sejumlah awak media hanya diperbolehkan mengambil gambar dari jarak jauh. Dengan alasan untuk menjaga kekhusukan putri Bung Karno itu berdoa di pusara ayahnya. Selain itu, dalam acara ziarah tersebut, Megawati tidak mengeluarkan sepatah katapun kepada wartawan. Seluruh pertanyaan wartawan dijawab Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto.<strong> (jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42497</post-id>	</item>
		<item>
		<title>City Walk di MBK Tinggalkan Masalah</title>
		<link>https://memontum.com/city-walk-di-mbk-tinggalkan-masalah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2018 13:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[city walk]]></category>
		<category><![CDATA[Makam Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/25460-city-walk-di-mbk-tinggalkan-masalah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Pembangunan City Walk atau area berjalan kaki di kawasan Makam Bung Karno (MBK) kini sudah rampung. Namun pasca pembangunan proyek dari Pemerintah Pusat tersebut meninggalkan berbagai masalah di tengah masyarakat. Diantaranya pembangunan fresh area atau tempat istirahat yang dibangun di atas trotoar ada yang menutup akses jalan masuk rumah warga, hingga dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> – Pembangunan City Walk atau area berjalan kaki di kawasan Makam Bung Karno (MBK) kini sudah rampung. Namun pasca pembangunan proyek dari Pemerintah Pusat tersebut meninggalkan berbagai masalah di tengah masyarakat. </p>
<p>Diantaranya pembangunan fresh area atau tempat istirahat yang dibangun di atas trotoar ada yang menutup akses jalan masuk rumah warga, hingga dua rumah warga kesulitan memasukan mobil atau kendaraan lainnya ke halaman rumahnya. Belum juga masalah tempat sampah yang mengeluarkan bau tak sedap yang dikeluhkan warga sekitar.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-2-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-25462" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-2-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-2-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-2-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-2-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Mochamad Iqbal Mutaqin (31), warga Jalan Ir. Soekarno nomor 158 Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetn Kota Blitar mengeluhkan, pihaknya merasa dirugikan karena setelah dibangunnya bangunan tersebut, dia dan keluarganya tidak bisa memasukan mobilnya.</p>
<p>Salah satu pemilih rumah yang akses jalan masuk ke rumahnya ketutup bangunan tempat istirahat yang dipasang bangku permanen dan dicor pada lantai trotoar ini meminta kepada Pemerintah Kota Blitar agar memindahkan bangunan tersebut.</p>
<p>“Lihat saja itu, pintu masuk kerumah ketutup bangunan. Gimana kami bisa memasukan kendaraan. Ini kan tanah pribadi saya, kenapa harus ditutup?”, keluh Mochamad Iqbal Mutaqin saat ditemui wartawan di rumahnya, Kamis (8/2/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-5-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-25461" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-5-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-5-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-5-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/City-Walk-5-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bahkan, lanjut Iqbal, saat hujan turun, air dari jalan Borobudur masuk ke halaman rumahnya. Padahal sebelum dibangun tempat tersebut, hal ini tidak perbah terjadi.</p>
<p>“Dulu, sebulum ada bangunan itu, saat hujan air dari jalan  tidak pernah masuk ke halaman. Namun sekarang setiap hujan air selalu masuk, karena area City Walk sekarang posisinya lebih tinggi dari jalan raya”, tandasnya.</p>
<p>Iqbal juga mengaku, jika pihaknya sudah melaporkan bangunan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Blitar maupun aduan pelayanan public. Namun sudah lebih dari satu bulan tidak ada tanggapan dari pihak-pihak terkait.</p>
<p>“Kami sudah melapor ke PU dan aduan pelayanan public. Mereka bilang proyek tersebut milik pemerintah pusat. Jadi belum bisa menindak lanjuti”, tuturnya.</p>
<p>Hal senada juga dikeluhkan Binti Kumaidah (50), yang rumahnya juga tertutup bangunan City Walk. Dia mengeluhkan, sejak dibangunnya City Walk ini, selama enam bulan dia tidak bisa berjualan.</p>
<p>“Selama 6 bulan saya gak bisa berjualan selama pembangunan. Karena depan toko saya tertutup seng. Bahkan sejak ada bak sampah di depan toko baunya tidak sedap, karena tidak pernah diambil oleh petugas kebersihan”, keluh Binti Kumaidah.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi mengatakan, meskipun proyek tersebut anggarannya dari pusat, namun daerah berhak untuk mengawasi. Menurut Agus Zunaedi, petugas lapangannya tidak koordinasi dengan daerah, akhirnya timbul permasalahan di tengah masyarakat.</p>
<p>“Seharusnya tidak boleh terjadi bangunan menutup dan mengganggu warga. Jadi petugas lapangannya tidak ada koordinasi. Itu tidak boleh”, tegas Agus Zunaedi.</p>
<p>Agus Zunaedi juga mengaku, jika pihaknya mengalami kendala bagaimana tupoksinya selaku pemilik tetorial untuk menangani masalah tersebut. Untuk itu pihaknya akan mengajukan ijin ke pimpinan untuk melakukan konsultasi ke PU Pusat terkait kegiatan-kegiatan dengan anggaran pusat yang dibangun di daerah dan tidak melibatkan daerah.</p>
<p>“Kan tidak mungkin DPR RI, atau DPR Provinsi akan mengawasi di sini. Tentunya kita yang tetap mendapat keluhan masyarakat”, jelas Agus.</p>
<p>Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar ini menghimbau kepada masyarakat, jika ada keluhan sebagikanya diadukan ke dewan.</p>
<p>“Masyarakat kan punya wakil, kalau punya keluhan sampaikan ke kami. Apa saja keluhannya, sehingga nanti akan didisposisi ke komisi-komisi yang membiDANGI”, pungkas politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP).<strong> (jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25460</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
