<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>makmur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/makmur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Feb 2026 16:59:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>makmur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tahun Baru Imlek 2577 di Klenteng Eng An Kiong, Umat Tri Dharma Harapkan Indonesia Aman dan Makmur</title>
		<link>https://memontum.com/tahun-baru-imlek-2577-di-klenteng-eng-an-kiong-umat-tri-dharma-harapkan-indonesia-aman-dan-makmur</link>
					<comments>https://memontum.com/tahun-baru-imlek-2577-di-klenteng-eng-an-kiong-umat-tri-dharma-harapkan-indonesia-aman-dan-makmur#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[harapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kiong]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230279</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api, Umat Tri Dharma memadati Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, untuk bersembahyang, Selasa (17/02/2026) tadi. Sekitar 100 umat mengikuti ibadah dengan khidmat, sejak pagi hingga siang hari. Humas Klenteng Eng An Kiong, David Kurniawan, mengatakan bahwa rangkaian perayaan dimulai pukul 11.00 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api, Umat Tri Dharma memadati Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, untuk bersembahyang, Selasa (17/02/2026) tadi. Sekitar 100 umat mengikuti ibadah dengan khidmat, sejak pagi hingga siang hari.</p>



<p>Humas Klenteng Eng An Kiong, David Kurniawan, mengatakan bahwa rangkaian perayaan dimulai pukul 11.00 WIB dengan sembahyang bersama sebagai ungkapan syukur atas tahun yang telah dilewati. “Hari ini kami bersembahyang bersama untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2577. Kurang lebih hampir 100 umat hadir. Selain sembayang juga ada hiburan barongsai dan pertunjukan pentas budaya sekitar jam 20.00,” ujar David.</p>



<p>Menurutnya, Imlek di tahun ini menjadi momentum refleksi dan harapan baru bagi umat. Dirinya berharap agar Indonesia, khususnya Kota Malang selalu jaya.</p>



<p>“Kami bersyukur masih bisa melewati Tahun Baru Imlek dalam keadaan baik. Harapan kami Kota Malang tetap aman dan tenteram, sehingga masyarakat dapat bekerja dengan tenang,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rangkaian ritual Tahun Baru Imlek ini diawali dengan sembahyang kepada Thian Gong (Tuhan), dilanjutkan kepada Dewa Tuan Rumah, serta penghormatan kepada Buddha Maitreya yang bertepatan dengan hari kelahirannya. “Tahun ini adalah hari pertama musim semi dalam penanggalan Tiongkok, tanggal 1 bulan 1. Kami memulai tahun dengan penuh harapan,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut David juga memaparkan, makna Tahun Kuda Api (Bing Wu), yang dalam filosofi Tiongkok melambangkan energi api besar berunsur Yang aktif, kuat, namun juga berpotensi memicu emosi. &#8220;Kami berharap energi besar ini membawa kebaikan. Tetapi secara pribadi juga harus menjaga emosi dan tutur kata,” lanjutnya.</p>



<p>Menurutnya, tahun dengan kombinasi Bing Wu pernah terjadi pada 1966 yang identik dengan berbagai gejolak di dunia, termasuk di Indonesia. Karena itu, umat memanjatkan doa agar tahun 2026 tidak diwarnai peristiwa serupa.</p>



<p>“Kami memohon Indonesia tetap makmur dan terhindar dari hal-hal yang kurang baik. Jika negara stabil, ekonomi juga akan baik,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tahun-baru-imlek-2577-di-klenteng-eng-an-kiong-umat-tri-dharma-harapkan-indonesia-aman-dan-makmur/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230279</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Lathifah Buka Sosialisasi Peduli Rumah ASN Makmur bersama BP Tapera dan BSI</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lathifah-buka-sosialisasi-peduli-rumah-asn-makmur-bersama-bp-tapera-dan-bsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[lathifah]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[tapera,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah. Salah satu bentuk dukungan itu, diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Klasikal melalui Jalur Sosialisasi Peduli Rumah ASN Makmur, yang dibuka Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (27/10/2025) tadi. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, digelar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah. Salah satu bentuk dukungan itu, diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Klasikal melalui Jalur Sosialisasi Peduli Rumah ASN Makmur, yang dibuka Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (27/10/2025) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, digelar dengan melibatkan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Turut hadir dalam pelaksanaan itu, sedikitnya 500 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, pimpinan perbankan, fasilitator, serta nara sumber pelatihan.</p>



<p>Wabup Lathifah dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Malang, dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, khususnya Program 3 Juta Rumah. Tujuannya, yaitu menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Termasuk ASN.</p>



<p>“Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita bersama, untuk mendukung program nasional penyediaan rumah layak huni, termasuk bagi ASN yang tergolong MBR,” kata Wabup Lathifah.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa Program 3 Juta Rumah merupakan penguatan dari Program 1 Juta Rumah yang telah diluncurkan pemerintah. Program ini, bertujuan mengurangi backlog perumahan nasional, atau kesenjangan antara jumlah rumah yang dibutuhkan dengan yang tersedia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Wabup, bahwa ASN juga termasuk sasaran penting dalam program ini. Mengingat, banyak pegawai negeri yang masih menghadapi keterbatasan dalam memiliki rumah pribadi. Melalui program Peduli Rumah ASN Makmur, ASN diharapkan dapat memperoleh kesempatan lebih besar untuk memiliki rumah layak dengan skema pembiayaan yang mudah dan terjangkau.</p>



<p>“Melalui sosialisasi ini, Pemkab Malang berupaya memastikan para ASN memiliki akses terhadap kepemilikan rumah bersubsidi, melalui mekanisme Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang lebih ringan,” tambahnya.</p>



<p>Wabup Lathifah juga menekankan, pentingnya memiliki rumah yang nyaman bagi ASN, bukan hanya sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai cerminan keteladanan dan profesionalisme aparatur negara. “ASN yang hidup tertib dan memiliki lingkungan yang nyaman, menunjukkan wajah birokrasi yang berintegritas dan berdaya saing,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya pun berharap kepada para peserta pelatihan, agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif bertanya dengan nara sumber agar. Sehingga, dapat memanfaatkan peluang program ini secara maksimal.</p>



<p>Mengakhiri sambutannya, Wabup Lathifah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, khususnya BP Tapera dan perbankan mitra. “Terima kasih atas kontribusi positif semua pihak dalam mendukung program nasional ini. Semoga sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat untuk membangun Kabupaten Malang sebagai daerah yang inklusif, berdaya saing, dan layak huni,” paparnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227151</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersama Petani Lokal Menuju Pertanian Optimal, PT East West Seed bersama CPM Gelar Festival Panen Makmur</title>
		<link>https://memontum.com/bersama-petani-lokal-menuju-pertanian-optimal-pt-east-west-seed-bersama-cpm-gelar-festival-panen-makmur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215358</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Cap Panah Merah (CPM), Brand dari Perusahaan PT East West Seed Indonesia, kembali menggelar Festival Panen Makmur, yang berlangsung di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Senin (14/10/2024) hingga Selasa (15/10/2024) besok. Pelaksanaan yang mengusung tema utama yang sama yaitu #CaraBisaPanenMakmur, adalah gelaran lanjutan setelah sebelumnya sukses menggelar Festival [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Cap Panah Merah (CPM), Brand dari Perusahaan PT East West Seed Indonesia, kembali menggelar Festival Panen Makmur, yang berlangsung di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Senin (14/10/2024) hingga Selasa (15/10/2024) besok. Pelaksanaan yang mengusung tema utama yang sama yaitu #CaraBisaPanenMakmur, adalah gelaran lanjutan setelah sebelumnya sukses menggelar Festival Panen Makmur di Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), 23 dan 24 Juli 2024 lalu, yang dihadiri oleh ratusan petani.</p>



<p>Festival Panen Makmur sendiri, merupakan hasil kolaborasi CPM dan ratusan petani yang memiliki semangat untuk memberikan dampak positif kepada rekan petani di sekitarnya, dengan berbagi pengalaman dan teknik bertani yang mereka peroleh di Festival Panen Makmur kepada petani di daerah mereka masing-masing. Dengan cara ini, diyakini akan semakin banyak petani yang dapat mencapai panen makmur dengan lebih baik.</p>



<p>Managing Director PT East West Seed Indonesia, Glenn Pardede, mengatakan bahwa kegiatan Festival Panen Makmur ini diselenggarakan di daerah-daerah yang memiliki potensi besar dalam pertanian buah dan sayur. Dengan adanya kegiatan ini, tentunya menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung petani lokal.</p>



<p>&#8220;Karena tidak hanya menyediakan benih berkualitas tinggi, tetapi juga teknis yang mendalam tentang cara optimalisasi hasil panen,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam Festival Panen Makmur tersebut, lanjutnya, selain melakukan penanaman benih Cabe Keriting (Tangguh F1), benih Buncis (Tresna XL), benih Daun Bawang (Blaze F1), benih Bawang Merah (Merdeka F1), benih Kubis Hijau (PM 48 FI), benih Jagung Manis (Secada 88 F1) dan benih Sayur Pakcoy (Naura F1) di lahan Learning Farm Malang, juga ada Gelar Teknologi yang menguak rahasia panen sayuran dan buah dengan berbagai benih unggulan baru Cap Panah Merah. Seperti benih Cabe Keriting Tangguh F1, yang bisa menghasilkan 2 kg pertanaman, benih buncis Tresna XL yang bisa menghasilkan hingga 700 gram pertanaman, benih bawang merah Merdeka F1 yang menghasilkan panen hingga 15 ton perhektar, benih Bawang Daun Blaze F1 yang mampu menaikkan produksi Bawang Daun hingga 30 persen dan benih Kubis Hijau PM 48 F1 yang bisa menghasilkan panen lebih cepat dan memilki bobot kubis hijau hingga 2 kg pertanaman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan kegiatan di lahan ini, harapannya selain dapat membantu petani lokal untuk mencapai panen makmur, maka dapat juga memberikan edukasi mendalam mengenai praktik untuk mencapai hasil panen yang optimal. &#8220;Di sini, petani dibekali dengan informasi tentang pembuatan pupuk, pengendalian hama dan penyakit serta konsultasi mendalam terkait benih. Dengan pendekatan ini, petani akan semakin menyadari selain benih unggul, praktik yang tepat untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan sangat penting untuk dilakukan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkan Glenn Pardede, bahwa kualitas benih adalah kunci untuk mencapai produktivitas pertanian yang berkelanjutan. &#8220;Kami berfokus tidak hanya pada penyediaan benih unggul, tetapi juga pada pendidikan praktis yang membantu para petani memaksimalkan potensi dari setiap benih yang mereka tanam. Dengan kolaborasi ini, diharapkan petani dapat terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan di lapangan dengan lebih percaya diri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, upaya untuk meningkatkan praktik pertanian yang tepat juga terus disuarakan melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook, dengan menggunakan hashtag #carabisapanenmakmur dan #panenmakmur. Inisiatif ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk berbagi informasi dan ilmu pertanian demi kemajuan sektor pertanian sayur di Indonesia.</p>



<p>CPM juga memastikan, bahwa benih-benih unggulannya tersedia luas di toko-toko pertanian dan Official Store Cap Panah Merah di berbagai platform e-Commerce dan nomor Whatsapp official yang tercantum di Instagram @cappanahmerah dan Facebook Cap Panah Merah. Distribusi yang efektif ini memastikan bahwa setiap petani di Indonesia dapat dengan mudah mengakses benih berkualitas tinggi dari CPM, tidak terbatas oleh lokasi geografis atau keterbatasan akses. Hal ini, tidak hanya memudahkan petani untuk memperoleh benih unggul dengan lebih mudah dan efisien, tetapi juga mendukung keberhasilan usaha mereka secara menyeluruh.</p>



<p>Sementara itu seorang petani lokal, mengaku sangat menyambut positif gelaran tersebut. Karena, banyak manfaat yang diperoleh. Termasuk merupakan kesempatan bagi para peserta untuk berkolaborasi dan saling bertukar pengalaman dengan suasana ceria dan interaktif, petani dapat berdiskusi dan saling mendukung.</p>



<p>“Melalui sinau bareng ini, maka kami belajar bagaimana menghadapi tantangan pertanian yang ada saat ini,&#8221; kata salah seorang petani lokal yang hadir di Festival Panen Makmur tersebut. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215358</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Malang Gelar Refleksi Tiga Tahun Malang Makmur</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-gelar-refleksi-tiga-tahun-malang-makmur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang menggelar acara refleksi, evaluasi peringatan tiga tahun Malang Makmur, di bawah kepemimpinan Bupati Malang, HM Sanusi bersama Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, di Pendopo Kepanjen Kabupaten Malang, Senin (26/02/2024) tadi. Kegiatan ini menandai perjalanan tiga tahun kepemimpinan Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang sejak dilantik Gubernur Jawa Timur, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang menggelar acara refleksi, evaluasi peringatan tiga tahun Malang Makmur, di bawah kepemimpinan Bupati Malang, HM Sanusi bersama Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, di Pendopo Kepanjen Kabupaten Malang, Senin (26/02/2024) tadi.</p>



<p>Kegiatan ini menandai perjalanan tiga tahun kepemimpinan Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang sejak dilantik Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya pada 26 Februari 2021 lalu. Acara ini, juga dihadiri Pj Wali Kota Malang, Pj Sekda Kabupaten Malang, Forkopimda, Kepala OPD, camat, kepala desa dan lurah serta undangan.</p>



<p>Tiga tahun telah berlalu sejak tagline Malang Makmur menjadi sebuah awal perjalanan dari Pemerintah Kabupaten Malang, di dalam bingkai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang tahun 2021-2026. Dengan penuh optimisme, Kabupaten Malang terus bertransformasi menjadi sebuah daerah yang makmur dan berkembang secara terintegrasi dan berkelanjutan demi masa depan daerah yang lebih baik.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menyampaikan apresiasi kepada semua unsur pembangunan di Kabupaten Malang atas segala dedikasinya. &#8220;Banyak progres pembangunan yang kita raih bersama. Berharap beberapa prestasi tersebut tidak menjadikan kita berpuas diri, sebaliknya mari kita jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk semakin giat dalam bekerja menggapai hal-hal yang belum kita raih. Tanpa mengesampingkan dan tetap mempertahankan serta meningkatkan apa yang telah kita capai selama ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya menegaskan bahwa capaian yang telah berhasil diraih, merupakan hasil kerja bersama. &#8220;Tanpa kerja keras dan kebesamaan, mustahil itu semua dapat diraih. Karenanya, mari terus kita jaga hal-hal baik yang telah terbangun diantara kita dan dengan semangat kebersamaan, kegotong royongan dan saling mengingatkan. Mari kita bertekad untuk bekerja lebih baik lagi dalam rangka meningkatkan kinerja pembangunan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dijelaskan Wakil Bupati Malang, dalam jangka panjang peningkatan kualitas aksesibilitas tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan ekonomi juga kesejahteraan bagi masyarakat Malang Selatan, pada khususnya dan Kabupaten Malang secara luas. Pemerintah Kabupaten Malang juga telah melaksanakan penertiban terhadap perlintasan kereta api sebidang sebagai bagian dari upaya perlindungan, juga memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat.</p>



<p>Begitupun dari aspek birokrasi, Pemerintah Kabupaten Malang juga telah berhasil mengadopsi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018. Hal tersebut utamanya bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.</p>



<p>&#8220;Terlepas dari berbagai prestasi dan capaian positif yang telah diraih, kami tentu menyadari bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mewujudkan Malang Makmur. Namun kami harus optimis bahwa Kabupaten Malang menyimpan begitu banyak potensi dan sumber daya yang dapat dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat,&#8221; ungkap Wabup Malang.<strong> (pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207027</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gebyar Pembangunan Perkebunan Jatim, Ketua Gapoktan Margo Makmur Terima Paket Pengolahan Kopi</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-pembangunan-perkebunan-jatim-ketua-gapoktan-margo-makmur-terima-paket-pengolahan-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 12:52:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gapoktan]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201719</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi salah satu penerima bantuan dari Provinsi Jawa Timur melalui program Dharma Bhakti Nagari, Ketua Gapoktan Margo Makmur Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Thoyib Usman, mengaku bersyukur. Sebab, pihaknya mendapatkan satu paket alat pengolahan kopi. Yakni, mulai dari pulper, huller, roasting hingga packaging. Tentunya, alat-alat tersebut nantinya akan digunakan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi salah satu penerima bantuan dari Provinsi Jawa Timur melalui program Dharma Bhakti Nagari, Ketua Gapoktan Margo Makmur Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Thoyib Usman, mengaku bersyukur. Sebab, pihaknya mendapatkan satu paket alat pengolahan kopi. Yakni, mulai dari pulper, huller, roasting hingga packaging.</p>



<p>Tentunya, alat-alat tersebut nantinya akan digunakan untuk mengolah dan memproses kopi yang ada di Desa Argoyuwono. &#8220;Dengan adanya alat ini, kami dari Gapoktan akan berkoordinasi dengan Bumdes untuk memanfaatkannya sebagai sumber peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya dalam meningkatkan hasil petani kopi dan rencananya juga akan diperluas ke desa-desa sekitarnya,” ungkap Thoyib, seusai mengikuti kegiatan Gebyar Pembangunan Perkebunan Jawa Timur 2023, Kamis (16/11/2023) tadi.</p>



<p>Thoyib menyampaikan, jika sebelumnya pengolahan kopi yang dilakukan di Desa Argoyuwono, dilakukan secara mandiri oleh petani. Di mana, kopi dari petani diproses sendiri dan dijual secara langsung, tanpa melibatkan pihak pengepul.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pertama kalinya kami mendapatkan bantuan ini dan harapannya ke depan nanti dapat memberdayakan Bumdes untuk meningkatkan pendapatan petani kopi di Desa Argoyuwono,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, Thoyib juga menyampaikan jika di desanya membudidayakan dua jenis kopi, yaitu kopi arabika dan robusta. Untuk jenis arabikanya sendiri, menurutnya masih baru ditanam sekitar empat tahun, sehingga saat ini dalam tahap pembelajaran untuk mencapai produksi yang maksimal.</p>



<p>“Di Desa Argoyuwono terdapat tiga kelompok Gapoktan untuk luasan lahan kopi dan produksinya fluktuatif setiap tahun. Tahun sebelumnya, hasil produksi tidak begitu memuaskan. Semoga dengan adanya alat pengolahan ini, ke depan Bumdes dan Gapoktan dapat lebih berdaya, serta mampu meningkatkan pendapatan para petani kopi di Desa Argoyuwono,” imbuh Thoyib. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201719</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
