<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>malabero &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/malabero/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 May 2025 14:54:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>malabero &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>15 Korban Kapal Karam di Malabero Bengkulu Masih Jalani Perawatan di RSHD</title>
		<link>https://memontum.com/15-korban-kapal-karam-di-malabero-bengkulu-masih-jalani-perawatan-di-rshd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[jalani]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malabero]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Sejumlah korban kapal karam di Pantai Malabero Bengkulu, masih terus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Minggu (11/05/2025) malam. Terkonfirmasi, ada sebanyak 17 orang yang dibawa ke RSHD. Diantaranya, 15 orang hingga kini masih menjalani perawatan dan 2 orang lainnya di nyatakan meninggal dunia saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Sejumlah korban kapal karam di Pantai Malabero Bengkulu, masih terus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Minggu (11/05/2025) malam.</p>



<p>Terkonfirmasi, ada sebanyak 17 orang yang dibawa ke RSHD. Diantaranya, 15 orang hingga kini masih menjalani perawatan dan 2 orang lainnya di nyatakan meninggal dunia saat kejadian.</p>



<p>“15 orang yang dinyatakan selamat kini sudah membaik. Mereka sedang di rawat jalan di RSHD. Untuk yang meninggal dunia (MD) sudah dikonfirmasi pihak keluarga dan akan diproses dibawa pulang, karena mereka bukan berasal dari Kota Bengkulu,” kata Plh Direktur RSHD, Meidi Fazirin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa pihaknya akan optimal menangani korban yang selamat. “Sudah kita sampaikan, jika ada keluhan pada korban, agar langsung segera laporkan kepada petugas,” jelasnya.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa musibah kapal karam itu berlangsung, saat rombongan hendak bertolak dari Pulau Tikus. Namun saat perjalanan pulang menuju daratan, kapal dihantam gelombang besar yang disusul oleh hembusan angin kencang. Akibatnya, mesin kapal mati mendadak dan perlahan-lahan oleng sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam. <strong>(ip/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Penumpang Kapal Karam Pantai Malabero Bengkulu Dilaporkan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tujuh-penumpang-kapal-karam-pantai-malabero-bengkulu-dilaporkan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 14:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[malabero]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221957</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Bengkulu &#8211; Sebanyak tujuh penumpang musibah kapal karam di Pantai Malabero Bengkulu, dilaporkan meninggal dunia, Minggu (11/05/2025) tadi. Tujuh jenazah itu, berada di RS Bhayangkara dan Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu. Adapun rincian korban, sebanyak tujuh jenazah di RS Bhayangkara. Untuk identitas korban, yakni Riska Nurjanah (28) warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Bengkulu</strong> &#8211; Sebanyak tujuh penumpang musibah kapal karam di Pantai Malabero Bengkulu, dilaporkan meninggal dunia, Minggu (11/05/2025) tadi. Tujuh jenazah itu, berada di RS Bhayangkara dan Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu.</p>



<p>Adapun rincian korban, sebanyak tujuh jenazah di RS Bhayangkara. Untuk identitas korban, yakni Riska Nurjanah (28) warga Lubuk Linggau, Ratna Kurniati (28) warga Jalan Lingkar Barat Pepabri, Kota Malang, Tesya (20) warga Jalan 2 Jalur, Kelurahan Durian Depun, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang, Nesya (27) warga Suban Air Panas, Kabupaten Rejang Lebong dan Arva Richi Dekry (29) warga Akai Parak Kopi Padang Utara. Sementara dua jenazah lain, berada di RSHD yakni Yunita dan Suantra.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa musibah kapal karam tersebut mengakibatkan tujuh korban jiwa. “Info sementara dari laporan tim di lapangan, 7 penumpang meninggal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa kapal tersebut membawa sebanyak 104 penumpang, yang terdiri 98 wisatawan Pulau Tikus, 1 nahkoda dan 5 ABK. Sementara terkait kejadian itu, saat ini pihak keluarga sudah mulai berdatangan untuk menjemput jenazah dan akan di bawa pulang ke rumah duka masing-masing. <strong>(ip/bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221957</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapal Berpenumpang Wisatawan Karam di Pantai Malabero Bengkulu</title>
		<link>https://memontum.com/kapal-berpenumpang-wisatawan-karam-di-pantai-malabero-bengkulu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[berpenumpang]]></category>
		<category><![CDATA[malabero]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221954</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Kapal berpenumpang wisatawan mengalami karam di lepas Pantai Malabero Bengkulu, Minggu (11/05/2025) tadi. Terkait musibah ini, Tim rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, masih melakukan evakuasi terhadap kapal dan sejumlah korban. Bahkan hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara rinci mengenai jumlah penumpang hingga kondisi penumpang. Itu karena, Tim BPBD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Kapal berpenumpang wisatawan mengalami karam di lepas Pantai Malabero Bengkulu, Minggu (11/05/2025) tadi. Terkait musibah ini, Tim rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, masih melakukan evakuasi terhadap kapal dan sejumlah korban.</p>



<p>Bahkan hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara rinci mengenai jumlah penumpang hingga kondisi penumpang. Itu karena, Tim BPBD baru ke TKP untuk melakukan penyelamatan menggunakan perahu karet.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, saat dikonfirmasi belum bisa menjelaskan secara rinci. Namun, pihaknya membenarkan mengenai musibah kapal karam itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Maaf, saya belum bisa banyak memberikan konfirmasi, karena tim kita baru saja tiba di lokasi. Kabarnya, di kapal itu ada sekitar 40 penumpang, tapi secara rinci belum tahu. Kita turunkan satu tim dengan dua perahu karet. Kita juga sudah hubungi petugas dari Dinas Damkar dan Basarnas,” terangnya.</p>



<p>Mengenai kapal yang dikabarkan karam itu, Will menjelaskan bahwa kapal itu adalah kapal wisata yang baru saja kembali dari Pulau Tikus. “Kabarnya mereka itu baru pulang dari wisata Pulau Tikus, kita belum tahu apakah warga lokal atau dari luar semua. Kita belum tahu,” ujar Will. <strong>(ip/bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221954</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
