<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Maling &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/maling/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2026 11:31:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Maling &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Waspada, Jelang Puasa Aksi Begal dan Maling Sapi Lumajang Mulai Marak</title>
		<link>https://memontum.com/waspada-jelang-puasa-aksi-begal-dan-maling-sapi-lumajang-mulai-marak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aksi pencurian hewan alias maling sapi dan begal menjelang Puasa Ramadan, mulai marak di wilayah Kabupaten Lumajang. Kali ini, yang menjadi korban dalam aksi begal adalah Suyono, warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Korban menjadi sasaran aksi, saat melintas di Jalan Raya Jatiroto tepatnya Depan Kantor Puslit Sukosari, Selasa (03/02/2026) malam. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aksi pencurian hewan alias maling sapi dan begal menjelang Puasa Ramadan, mulai marak di wilayah Kabupaten Lumajang. Kali ini, yang menjadi korban dalam aksi begal adalah Suyono, warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Korban menjadi sasaran aksi, saat melintas di Jalan Raya Jatiroto tepatnya Depan Kantor Puslit Sukosari, Selasa (03/02/2026) malam.</p>



<p>&#8220;Informasinya selain di Sukosari, aksi kejahatan sama juga terjadi di daerah Persil. Waktunya hampir bersamaan, sementara yang di Sukosari korbannya Suyono, warga Rojopolo, yang dirampas sepeda Beat&#8221; kata warga Jatiroto, Zulmi.</p>



<p>Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, ketika dikonfirmasi Memontum.com membenarkan terkait adanya kejadian tersebut. &#8220;Benar ada kejadian pencurian dengan kekerasan di depan Kantor Puslit, sudah ditangani oleh Polsek Jatiroto, &#8221; terangnya, Rabu (04/02/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara ketika ditanya langkah-langkah dari Polres Lumajang menyikapi mulai maraknya begal dan maling sapi, Ipda Suprapto belum memberikan penjelasan.</p>



<p>Perlu diketahui, menjelang Bulan Puasa Ramadan ini kriminalitas di Kabupaten Lumajang, mulai marak. Rohim dan Mair, warga Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, diperoleh informasi sebelumnya menjadi korban maling sapi, Jumat (16/01/2026) malam. Dalam semalam, sebanyak lima ekor sapi raib digondol maling dari dua TKP tersebut.</p>



<p>Dua hari kemudian Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso, kebobolan empat ekor sapi, meski akhirnya berhasil ditemukan kembali sebanyak tiga ekor. Tidak berhenti di situ, beberapa hari kemudian maling sapi membobol kandang di Desa Tempursari Kedungjajang dan berhasil menggondol dua ekor sapi. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Sapi Lumajang Kembali Berulah, Tiga Ekor di Satu Kandang Amblas Digondol</title>
		<link>https://memontum.com/maling-sapi-lumajang-kembali-berulah-tiga-ekor-di-satu-kandang-amblas-digondol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[amblas]]></category>
		<category><![CDATA[berulah,]]></category>
		<category><![CDATA[digondol]]></category>
		<category><![CDATA[kandang]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229068</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Nasib apes menimpa Sanom (60), warga Dusun Karangtengah, Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Korban harus merelakan tiga ekor sapi miliknya, usai kandang hewan peliharaannya dibobol kawanan pelaku, Sabtu (27/12/2025) kemarin. Diceritakan Sanom, bahwa aksi pencurian oleh kawanan pelaku itu diperkirakan pukul 02.00. Itu karena, sesaat sebelum diketahui hilang, dirinya masih sempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Nasib apes menimpa Sanom (60), warga Dusun Karangtengah, Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Korban harus merelakan tiga ekor sapi miliknya, usai kandang hewan peliharaannya dibobol kawanan pelaku, Sabtu (27/12/2025) kemarin.</p>



<p>Diceritakan Sanom, bahwa aksi pencurian oleh kawanan pelaku itu diperkirakan pukul 02.00. Itu karena, sesaat sebelum diketahui hilang, dirinya masih sempat memberikan makan hewan peliharaannya tersebut.</p>



<p>&#8220;Sekitar jam 01.00, saya masih sempat memberikan makan sapi-sapi saya. Baru sekitar pukul 03.00, sapi saya sudah tidak ada semua. Total semua tiga ekor, satu jantan dan dua betina,&#8221; ujarnya, kepada Memontum.com, Minggu (28/12/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, dalam kejadian tersebut, tidak satupun pihak keluarga ada yang terbangun. Sebaliknya, aksi pencurian baru diketahui setelah semua sapi sudah raib.</p>



<p>&#8220;Tidak terdengar apa-apa, karena semua tertidur pulas. Baru setelah bangun pagi, tahu-tahu sudah hilang semua. Sudah lapor kepala desa, polisi juga sudah ke sini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Sanom, pencurian sapi di Ranuyoso, sudah sering terjadi dan tidak ada yang ditemukan kembali. &#8220;Sudah belasan yang menjadi korban dan tidak ada yang ditemukan kembali,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Ranuyoso, Iptu Imam Soepardi, ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya sudah ke lokasi kejadian. &#8220;Polsek sudah di cek TKP. Pemilik disarankan melapor ke Polsek, untuk diminta keterangan. Hingga saat ini korban belum datang,&#8221; kata Kapolsek.</p>



<p>Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro Abimanyu, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan langkah-langkah guna mengantisipasi pencurian sapi yang akhir-akhir ini mulai marak lagi. &#8220;Upaya preventif kepolisian seperti sosialisasi dan cara pencegahannya seperti memasang kamera CCTV di daerah-daerah yang rawan pencurian hewan untuk memantau aktivitas yang mencurigakan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Di sisi lain, kata Ipda Untoro, kerja sama dengan masyarakat juga sudah dilakukan. &#8220;Kepolisian bekerja sama dengan masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus pencurian hewan yang terjadi di daerah tersebut, &#8221; imbuhnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229068</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dianggap Meninggal Tak Wajar, Polres Lumajang Diserbu Keluarga Terduga Pelaku Maling Sapi</title>
		<link>https://memontum.com/dianggap-meninggal-tak-wajar-polres-lumajang-diserbu-keluarga-terduga-pelaku-maling-sapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[dianggap]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[terduga]]></category>
		<category><![CDATA[wajar,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Puluhan massa menyerbu dan menerobos masuk halaman Mapolres Lumajang, Minggu (12/10/2025) malam. Peristiwa yang diduga dilakukan pihak keluarga dan warga, itu dilakukan untuk menuntut keadilan dan pertanggungjawaban atas kematian warga berinisial RH. Sementara RH sendiri, adalah warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, yang diduga terlibat pencurian dan dilaporkan meninggal dunia seusai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Puluhan massa menyerbu dan menerobos masuk halaman Mapolres Lumajang, Minggu (12/10/2025) malam. Peristiwa yang diduga dilakukan pihak keluarga dan warga, itu dilakukan untuk menuntut keadilan dan pertanggungjawaban atas kematian warga berinisial RH. Sementara RH sendiri, adalah warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, yang diduga terlibat pencurian dan dilaporkan meninggal dunia seusai ditangkap polisi.</p>



<p>Sebelum menyerbu Polres Lumajang, massa awalnya memadati RS Bhayangkara Lumajang, dimana RH sempat menjalani perawatan. Dalam momen itu, sempat ada aksi adu mulut dengan petugas. Mereka menyesalkan meninggalnya RH, yang sehari sebelumnya ditangkap polisi lantaran diduga terlibat aksi Curwan (pencurian hewan, red).</p>



<p>&#8220;Kemarin digrebek jam 5. Terus ini, keluarga dapat kabar dari teman, pak. Kakak saya kritis. Saat kami tiba (di RS, red), itu sudah meninggal. Jadi kabar ini bukan dari polisi. Polisinya nggak ngabari,&#8221; kata adik terduga pelaku, Samsul, saat di RS, Minggu (12/10/2025) tadi.</p>



<p>Dari peristiwa itu, keluarga menengarai ada yang tidak wajar. Dikarenakan, saat diamankan dari kediamannya, terduga pelaku dalam kondisi sehat.</p>



<p>&#8220;Ditangkap dirumah diborgol, mau lari kemana,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, melalui Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menyampaikan bahwa kejadian yang berlangsung berawal dari adanya terduga tersangka pencurian yang meninggal dunia di RS Bhayangkara Lumajang. &#8220;Jadi berdasarkan LP (Laporan Polisi) Nomor B13/VIII2024 Tanggal 28 Agustus 2024, Polres Lumajang mengamankan tersangka atas nama RH, yang diamankan di Polres Lumajang. Hari ini atau pagi itu mengeluh mual dan dilakukan penanganan oleh penjaga tahanan lalu dikasih makan, rasa mualnya hilang. Tetapi, tadi jam 15.00 mengeluh sakit lagi terus dibawa ke rumah sakit Bhayangkara,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Saat ditanya apakah meninggalnya RH karena dianiaya oleh anggota polisi, Untoro menyampaikan, untuk dugaan tersebut pihak keluarga menyatakan seperti itu. Terus oleh Polri, dibawa ke Rumah Sakit Umum RSUD Haryoto,&nbsp; untuk dilakukan Autopsi.</p>



<p>&#8220;Nanti hasil menunggu dari RSUD Haryoto lumajang,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara untuk massa yang menyerbu Polres Lumajang, Untoro menegaskan ada 18 orang yang diamankan. &#8220;Sekarang dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Alhamdulillah situasi sekarang terkendali aman,&#8221; tegasnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Maling Sapi Dibekuk, Seorang Diantaranya Terlibat Kasus Narkotika</title>
		<link>https://memontum.com/dua-maling-sapi-dibekuk-seorang-diantaranya-terlibat-kasus-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[diantaranya]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dua pria berinisial MR (35), warga Desa Bago dan TS (55), warga Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, berhasil ditangkap petugas Polres Lumajang. Keduanya ditangkap, atas dugaan pencurian satu ekor sapi jenis Simmental. Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengatakan bahwa terungkapnya kasus ini bermula dari penangkapan MR oleh Satuan Reserse [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dua pria berinisial MR (35), warga Desa Bago dan TS (55), warga Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, berhasil ditangkap petugas Polres Lumajang. Keduanya ditangkap, atas dugaan pencurian satu ekor sapi jenis Simmental.</p>



<p>Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengatakan bahwa terungkapnya kasus ini bermula dari penangkapan MR oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang, karena terkait kasus transaksi Narkotika jenis sabu. &#8220;Awalnya, kami menangkap MR atas dugaan penyalahgunaan Narkotika. Dalam proses interogasi, yang bersangkutan mengaku juga pernah melakukan pencurian sapi bersama rekannya, TS,&#8221; ujar AKBP Alex, Selasa (15/07/2025) tadi.</p>



<p>Setelah mendapat pengakuan dari MR, petugas segera melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan sapi hasil curian tersebut masih berada di kandang di wilayah Desa Selok Awar-Awar. &#8220;Hewan ternak itu belum sempat dijual,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Tim Resmob Polres Lumajang melakukan penangkapan terhadap TS, di rumahnya pada Minggu (13/07/2025) sekitar pukul 23.00. Meski sempat melarikan diri, TS akhirnya menyerahkan diri ke polisi.</p>



<p>“Pncurian sapi dilakukan tersangka pada Kamis (29/05/2025) lalu. Kedua pelaku masuk ke dalam kandang dengan cara memanjat tembok bagian belakang, membuka pintu kandang, lalu melepaskan tali tampar yang mengikat sapi dan membawa kabur melalui pintu semula,” jelas Kapolres.</p>



<p>Kapolres juga menegaskan, bahwa pihaknya akan mendalami lebih lanjut kasus ini karena diduga ada keterkaitan antara pelaku Narkotika dan kejahatan-kejahatan lainnya. &#8220;Kami akan lakukan pendalaman. Kasus ini menunjukkan bahwa pelaku Narkoba tidak hanya berbahaya dalam penyalahgunaan zat, tapi juga berpotensi terlibat dalam kejahatan lain seperti pencurian,&#8221; tegas AKBP Alex.</p>



<p>Kini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lumajang guna proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya mencuri sapi tersebut, keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi..Kawanan Maling Lumajang Bobol Kandang Milik Warga Kedungjajang dan Sikat Dua Ekor Sapi</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-kawanan-maling-lumajang-bobol-kandang-milik-warga-kedungjajang-dan-sikat-dua-ekor-sapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Oct 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kandang]]></category>
		<category><![CDATA[kedungjajang]]></category>
		<category><![CDATA[lagi..kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215631</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pencurian sapi di wilayah hukum Polres Lumajang, kembali terjadi. Kali ini, yang menjadi korban adalah warga Dusun Darungan Kidul, Desa/Kecamatan Kedungjajang, Asan, yang harus merelakan dua ekor sapi miliknya akibat disikat kawanan pelaku. &#8220;Kejadiannya kemarin (Sabtu (19/10/2024), red) dan kita tahunya saat Subuh. Saat itu, kandang sudah dalam kondisi kosong dan dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pencurian sapi di wilayah hukum Polres Lumajang, kembali terjadi. Kali ini, yang menjadi korban adalah warga Dusun Darungan Kidul, Desa/Kecamatan Kedungjajang, Asan, yang harus merelakan dua ekor sapi miliknya akibat disikat kawanan pelaku.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya kemarin (Sabtu (19/10/2024), red) dan kita tahunya saat Subuh. Saat itu, kandang sudah dalam kondisi kosong dan dua ekor yang dicuri,&#8221; kata menantu Asan, Abdan, kepada Memontum.com, Minggu (20/10/2024) tadi.</p>



<p>Pasca mengetahui dua ekor sapinya sudah tidak ada di kandang, ujar Abdan, pihak keluarga Asan langsung melaporkan kejadian ke perangkat desa setempat. Dengan dibantu warga, akhirnya mencoba melakukan pencarian di sekitar lokasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita langsung lapor ke Pak Kampung. Lalu melakukan pencarian dengan mengikuti jejak kaki sapi, sampai jembatan arah ke Desa Krasak. Namun, hasilnya nihil dan tidak ketemu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diceritakannya, bahwa aksi pencurian sapi di kampungnya, sudah yang kedua kalinya. &#8220;Sudah sekitar satu bulan lebih, itu satu ekor sapi juga hilang. Warga juga mencoba mencari, namun tidak ketemu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Abdan juga menjelaskan, bahwa dua ekor sapi yang dimaling pelaku, berjenis kelamin pejantan dan betina. Sementara yang betina, dalam kondisi hamil. Sementara kerugian, diperkirakan sekitar Rp 35 juta.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Kedungjajang Polres Lumajang, AKP Maryanto, ketika dikonfirmasi terkait kejadian pencurian sapi tersebut mengatakan jika belum ada laporan. &#8220;Blm ada laporan,&#8221; tulisnya melalui pesan singkat WhatsApp. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beraksi Tiga Kali di Kota Malang, Komplotan Maling Pengincar Uang Nasabah Antar Wilayah Dibekuk</title>
		<link>https://memontum.com/beraksi-tiga-kali-di-kota-malang-komplotan-maling-pengincar-uang-nasabah-antar-wilayah-dibekuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[Komplotan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[nasabah]]></category>
		<category><![CDATA[pengincar]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214528</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komplotan pelaku spesialis gembos ban dan pecah kaca mobil nasabah bank, berhasil diringkus petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Sebanyak tiga orang pelaku, berhasil ditangkap petugas Polresta Malang Kota. Tiga pelaku itu, masing-masing berinisial RAS alias Riyan (37), warga Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukorame, Bandarlampung, I (35), warga Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Komplotan pelaku spesialis gembos ban dan pecah kaca mobil nasabah bank, berhasil diringkus petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Sebanyak tiga orang pelaku, berhasil ditangkap petugas Polresta Malang Kota.</p>



<p>Tiga pelaku itu, masing-masing berinisial RAS alias Riyan (37), warga Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukorame, Bandarlampung, I (35), warga Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dan WJ (32) warga Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sedangkan para pelaku lain dari komplotan ini, masih dalam penanganan Polres Tulungagung, Polres Blitar dan Polres Blitar Kota.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol I Gusti Agung Ananta, mengatakan bahwa penangkapan itu dilakukan oleh tim gabungan. Yakni, terdiri dari Satreskrim Polresta Malang Kota, Satreskrim Polres Blitar, Satreskrim Polres Blitar Kota dan Satreskrim Polres Tulungagung.</p>



<p>Tim gabungan, sebelumnya mencari keberadaan para pelaku karena beraksi di beberapa daerah dan sangat meresahkan nasabah bank. &#8220;Total pelaku sebanyak 12 orang. Dari jumlah itu,&nbsp; 8 diantaranya telah kami tangkap dan sisanya masih buron. Mereka ditangkap di kawasan Dampit, Kabupaten Malang, Sabtu (21/9/2024) malam,&#8221; kata Kompol Gusti, Senin (23/09/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk sementara, ujarnya, para pelaku diketahui telah beraksi di 3 TKP di Kota Malang. Modusnya, para pelaku berbagi tugas, ada yang mengawasi dari dalam bank mencari para nasabah yang mengambil uang dalam jumlah besar. Sementara pelaku yang mengawasi di sekitar bank, kemudian menentukan korbannya. Setelah itu, pelaku lainnya yang menunggu di luar bank mengikuti korban nya.</p>



<p>&#8220;Pelaku yang berada di luar, membuntuti mobil korban lalu mengempeskan bannya dengan alat tusuk khusus. Setelah ban kempes dan korban turun untuk mengecek ban, maka pelaku lainnya langsung memecahkan kaca mobil dan mengambil uang korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Terkadang, lanjutnya, pelaku juga tidak sampai memecah kaca, melainkan hanya membuka pintu mobil dari sisi kanan atau kiri saat korbannya sedang sibuk mengecek ban nya. &#8220;Pelaku tidak menggunakan paku seperti biasanya, melainkan sudah menggunakan alat khusus untuk mengempeskan ban mobil korban dan membuntutinya dari belakang. Saat korban mengecek ban mobilnya yang bocor, maka pelaku akan beraksi membuka pintu mobil atau memecah kaca mobil untuk mengambil uang korban,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diketahui, mereka berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 500 juta dari tiga TKP dan tiga korban berbeda. Antara lain pada Selasa (28/05/2024) di Jalan Muharto Kecamatan Kedungkandang, Jumat (19/07/2024) di Jalan Terusan Batu Bara Kecamatan Blimbing dan Jumat (06/09/2024) di Jalan Raya Tidar. &#8220;Pelaku mengincar korbannya dari beberapa bank yang berbeda,&#8221; urainya.</p>



<p>Atas perbuatannya tersebut, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. &#8220;Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Sapi Lumajang Kembali Beraksi, Hewan Peliharaan Janda Tua Tega Dibawa Kabur</title>
		<link>https://memontum.com/maling-sapi-lumajang-kembali-beraksi-hewan-peliharaan-janda-tua-tega-dibawa-kabur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[dibawa]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[peliharaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211318</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aksi kawanan maling sapi seperti tidak ada habisnya di Kabupaten Lumajang. Kali ini, korbannya adalah Mbok Sunar, seorang janda tua, warga Dusun Krajan, Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang. Sapi miliknya yang berada di kandang, raib digondol maling, Senin (01/07/2024) tadi. Diceritakan Mbok Sunar, bahwa sapi miliknya tersebut adalah satu-satunya dan dibeli 10 bulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aksi kawanan maling sapi seperti tidak ada habisnya di Kabupaten Lumajang. Kali ini, korbannya adalah Mbok Sunar, seorang janda tua, warga Dusun Krajan, Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang. Sapi miliknya yang berada di kandang, raib digondol maling, Senin (01/07/2024) tadi.</p>



<p>Diceritakan Mbok Sunar, bahwa sapi miliknya tersebut adalah satu-satunya dan dibeli 10 bulan lalu. Sementara hilangnya hewan itu, baru diketahui setelah Salat Subuh.</p>



<p>&#8220;Itu sapi saya satu-satunya. Tadi pagi setelah Salat Subuh, saya mendapati sapi saya yang berada di kandang telah hilang,&#8221; ujar Mbok Sunar kepada Memontum.com.</p>



<p>Karena sapinya tiba-tiba didapati telah hilang, korban pun mengaku langsung meminta tolong tetangganya. &#8220;Tadi sempat dicari oleh warga. Infonya, ada yang tahu kalau pagi itu kemungkinan diangkut dengan kendaraan oleh komplotan maling. Karena saat pagi tersebut, ada kendaraan yang mencurigakan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibat kejadian itu, Mbok Sunar mengatakan hanya melaporkan peristiwa itu kepada kepala desa. Sementara ke polisi, tidak dilaporkan.</p>



<p>&#8220;Saya tidak lapor polisi, tapi sudah lapor kepala desa,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kades Tempursari, Fitrianingsih, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan terkait kejadian tersebut. &#8220;Iya, tapi saya lagi ada di Surabaya, ada saudara yang meninggal dunia,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Achmad Rochim, ketika dikonfirmasi mengatakan akan menindaklanjuti terkait kejadian tersebut. &#8220;Terima kasih infonya. Akan kami lidik, bantuannya kalau ada info sekecil apapun,&#8221; kata AKP Rochim melalui sambungan WhatsApp. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211318</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sakit Hati Dituding Maling, Diduga Jadi Motif Warga Krucil Probolinggo Bacok Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/sakit-hati-dituding-maling-diduga-jadi-motif-warga-krucil-probolinggo-bacok-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[dituding]]></category>
		<category><![CDATA[krucil]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sakit hati karena dituding sebagai maling, diduga menjadi motif dari kasus pembacokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana diberitakan, korban dibacok di dalam rumahnya oleh tetangganya bernama Budiono Alias Husen, Rabu (05/06/2024) tadi. Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Iptu Adi Fajar Winarsa, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sakit hati karena dituding sebagai maling, diduga menjadi motif dari kasus pembacokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana diberitakan, korban dibacok di dalam rumahnya oleh tetangganya bernama Budiono Alias Husen, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Iptu Adi Fajar Winarsa, mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyidikan sementara, pihaknya mendapatkan informasi terkait motif yang menjadi pemicu diduga pelaku melakukan pembacokan kepada korban yaitu karena sakit hati akibat dituding sebagai maling. &#8220;Dari hasil penyidikan sementara ini, dugaan sementara karena adanya perilaku korban yang membuat diduga pelaku sakit hati,&#8221; terangnya saat dimintai keterangan, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tudingan itu diarahkan kepada pelaku, tambahnya, karena telah menebang pohon pisang milik korban. &#8220;Jadi, si pelaku ini sakit hati karena dituding sebagai maling. Keterangan dari saksi, yaitu karena pohon pisang milik korban telah ditebang oleh pelaku. Tuduhan itulah yang diduga sebagai pemicu peristiwa pembacokan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Fajar mengatakan, saat melakukan olah TKP, pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti (BB) berupa satu buah senjata tajam jenis celurit dan rambut korban. &#8220;Korban mengalami luka yang sangat parah di bagian perut dan di bagian kepala. Korban juga meninggal dunia di TKP, atau tepatnya di dapur rumah korban,&#8221; terangnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Nurhalima (65) warga Dusun Tengah, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh tetangga korban bernama Budionon atau Husen. Korban sendiri ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stand Minuman Milik Pengasuh Ponpes Nurus Salam Palengaan Laok Dibobol Maling</title>
		<link>https://memontum.com/stand-minuman-milik-pengasuh-ponpes-nurus-salam-palengaan-laok-dibobol-maling</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[dibobol]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>
		<category><![CDATA[palengaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengasuh]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209910</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Stand minuman milik Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Salam, yang terletak di Dusun Prapatan 1, Desa Palengaan Laok, Pamekasan, ludes di bobol maling. Dari kejadian itu, diketahui sejumlah barang pun raib. Termasuk diantaranya, mesin pres penutup minuman, dispenser dan sejumlah barang lain. Seorang saksi, Qodir Ihsan, menyampaikan bahwa kejadian itu diperkirakan berlangsung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Stand minuman milik Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Salam, yang terletak di Dusun Prapatan 1, Desa Palengaan Laok, Pamekasan, ludes di bobol maling. Dari kejadian itu, diketahui sejumlah barang pun raib. Termasuk diantaranya, mesin pres penutup minuman, dispenser dan sejumlah barang lain.</p>



<p>Seorang saksi, Qodir Ihsan, menyampaikan bahwa kejadian itu diperkirakan berlangsung, Selasa (28/05/2024) sekitar pukul 02.00. Saat itu, terdengar suara yang berasal dari stand minuman milik Pengasuh Pesantren Nurus Salam Saba Tambak, Kiai Ali Tohir Zayid.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya kemungkinan jam 02.00. Saat itu, terdengar ada bunyi mencurigakan di stand tersebut. Meskipun, sekilas tidak ada yang aneh karena lampu sangat terang,&#8221; kata Qadir Ihsan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun setelah lampu dimatikan, ujarnya, ada orang yang keluar dan lari dari stand dengan mengendarai sepeda motor. Namun saat itu, pelaku tidak berhasil ditangkap.</p>



<p>&#8220;Mereka juga sempat mengeluarkan kulkas pendingin dari stand. Beruntungnya, saat itu&nbsp; belum sempat dibawa kabur,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Qadir menambahkan, pihaknya sudah melapor kejadian ini ke Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan Palengaan dan polisi sudah melakukan pengecekan ke TKP. &#8220;Harapan kami dari pesantren, agar pelaku segera ditemukan supaya ada efek jera,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Palengaan, AKP A Supriyadi, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan. &#8220;Betul. Masih dalam penyelidikan dan rombong itu ada di pinggir jalan untuk berjualan,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209910</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
