<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mamin Kadaluarsa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mamin-kadaluarsa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 07:44:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mamin Kadaluarsa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Idul Fitri Disperindag Pasuruan Razia Makanan Kemasan Kadaluarsa</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-idul-fitri-disperindag-pasuruan-razia-makanan-kemasan-kadaluarsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 May 2021 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin Kadaluarsa]]></category>
		<category><![CDATA[Razia Makanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=142296</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan)&#160; menggelar Razia Barang Kadaluarsa di minimarket hingga pasar tradisional, Sabtu (08/05). Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diano Vella Fery, mengatakan ada beberapa lokasi yang menjadi target sasaran razia. Baik di wilayah barat maupun di selatan Kabupaten Pasuruan. Baca Juga: Dalam razia kali ini, setiap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan)&nbsp; menggelar Razia Barang Kadaluarsa di minimarket hingga pasar tradisional, Sabtu (08/05).</p>



<p>Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diano Vella Fery, mengatakan ada beberapa lokasi yang menjadi target sasaran razia. Baik di wilayah barat maupun di selatan Kabupaten Pasuruan.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kendalikan-laju-inflasi-ramadan-diskoperindag-pasuruan-lakukan-operasi-pasar-di-ngempit">Kendalikan Laju Inflasi Ramadan, Diskoperindag Pasuruan Lakukan Operasi Pasar di Ngempit</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tingkatkan-layanan-kesehatan-rsud-grati-resmikan-fasilitas-ruang-operasi-smart-operating-theatre">Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Grati Resmikan Fasilitas Ruang Operasi Smart Operating Theatre</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/selama-ramadan-jam-kerja-asn-pasuruan-32-jam-30-menit-perpekan">Selama Ramadan, Jam Kerja ASN Pasuruan 32 Jam 30 Menit Perpekan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-kebun-raya-purwodadi-wabup-pasuruan-tanam-pohon-dan-ingatkan-pentingnya-konservasi">HUT Kebun Raya Purwodadi, Wabup Pasuruan Tanam Pohon dan Ingatkan Pentingnya Konservasi</a></li>
</ul>


<p>Dalam razia kali ini, setiap petugas memeriksa beberapa makanan berkaleng ataupun berbungkus yang sudah melebihi masa expired atau kadaluarsa. Apabila ditemukan, maka barang tersebut langsung diminta untuk ditarik atau tidak dijual kepada konsumen.</p>



<p>&#8220;Yang terpenting adalah tanggal Kadaluarsa dari makanan dan minuman kemasan. Karena tanggal Kadaluarsa adalah batas akhir dari makanan dan minuman kemasan untuk dikonsumsi. Bahkan jika makanan dan minuman kemasan sudah mendekati tanggal Kadaluarsa, sebaiknya tidak dikonsumsi oleh konsumen,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain tanggal Kadaluarsa, bentuk kemasan juga menjadi perhatian utama. Dalam pelaksanaan Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan yang kali ini, selain tanggal kadaluarsa, bentuk kemasan makanan kaleng juga menjadi perhatian tim razia, makanan kaleng tersebut akan ditarik jika dijumpai jika kalengnya penyok.</p>



<p>Seperti misalnya sarden ikan dan juga kornet sapi dalam kemasan kaleng yang bentuk kalengnya penyok. Demikian pula dengan susu kental manis dalam kaleng yang banyak ditemukan dalam kondisi yang penyok. Serta makanan dan minuman lain yang kemasannya rusak dan lepas segel.</p>



<p>Diano menegaskan bahwa pemilik swalayan juga diberi pengarahan agar selalu melakukan pengecekan kondisi barang dagangannya. Agar konsumen mendapatkan kenyamanan dan juga keamanan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman dalam kemasan.</p>



<p>“Untuk yang sudah Kadaluarsa, makanan atau minuman kemasan tersebut harus dimusnahkan. Sedangkan untuk kemasan yang rusak, barang tersebut bisa dikembalikan kepada distributor untuk ditukar. Karena kemasan yang rusak bisa saja terjadi saat proses kirim dan loading ke swalayan,” jelas Diano Vella Fery.</p>



<p>Selain tanggal Kadaluarsa dan Kemasan, razia ini juga mengecek kandungan gizi, P-IRT, Cap Halal dari MUI, BPOM. Pemilik Swalayan juga mendapat pengarahan, untuk selalu melakukan pengecekan terhadap makanan dan minuman kemasan yang dijual. Sehingga para konsumen akan mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam mengkonsumsi makanan minuman dalam kemasan.</p>



<p>Sementara itu, saat ditanya seputar hasil razia, Diano mengungkapkan, ada beberapa mie instant dalam kemasan yang tak bermerk dan tidak disertai masa kadaluarsanya. Untuk itu, barang tersebut diminta untuk ditarik dari etalase dan dihimbau untuk tidak dijual kepada masyarakat, karena bisa membahayakan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Ada salah satu toko di Purwosari yang menjual mie tanpa merk dan tak ada masa kadaluarsanya. Ini bahaya sekali, karena efek jangka panjangnya ke tubuh. Maka dari itu, langsung kami minta untuk ditarik dari peredaran,&#8221; ungkap Diano Vella Fery. <strong>(hms/pas/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142296</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Gelar Sidak Mamin di Sejumlah Toko Swalayan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-gelar-sidak-mamin-di-sejumlah-toko-swalayan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 May 2021 12:30:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin Kadaluarsa]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=142036</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Maraknya penjual Makanan dan minuman (mamin) saat Bulan Ramadhan bukan menjadi pemandangan yang asing lagi. Penjual mamin ini menjajakan berbagai olahan makanan jelang Hari Raya Idul Fitri di sejumlah pusat keramaian di Kota Probolinggo. Seperti di GM Departement Store juga Swalayan KDS dan lainnya. Menyikapi hal tersebut, Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Maraknya penjual Makanan dan minuman (mamin) saat Bulan Ramadhan bukan menjadi pemandangan yang asing lagi. Penjual mamin ini menjajakan berbagai olahan makanan jelang Hari Raya Idul Fitri di sejumlah pusat keramaian di Kota Probolinggo. Seperti di GM Departement Store juga Swalayan KDS dan lainnya.</p>



<p>Menyikapi hal tersebut, Tim Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan Makanan dan Obat Kota Probolinggo, yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Satpol PP, Polres Probolinggo Kota, dan dinas terkait lainnya, melakukan sidak di beberapa toko swalayan yang ada di Jalan Dr sutomo. Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sekda Kota Probolinggo melalui Asisten Pemerintahan, Gogol Sujarwo, menjelaskan dari sidak ini petugas masih menemukan makanan dan minuman yang tidak layak jual. Mulai dari kemasan tidak berlabel, izin edar belum diperpanjang, tidak memilik izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sebagainya. Seluruh makanan yang diketahui tidak layak jual ini, langsung diamankan oleh petugas.</p>



<p>Selanjutnya, pemilik swalayan diberikan pengarahan secara langsung, agar lebih teliti dan rutin memeriksa produk yang dijual. Gogol juga menegaskan, akan memanggil pemilik swalayan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.</p>



<p>“Langkah-langkah yang akan kita tempuh yaitu memberikan pembinaan dan peringatan pada swalayan. Dari makanan itu kita lihat PIRT nya Kota Probolinggo apa bukan, kalau iya, nanti akan kita panggil untuk dilakukan pembinaan,” jelasnya, Rabu (05/05).</p>



<p>Terpisah, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP RM Jauhari melalui Kasat Intel, Iptu Teguh Priyasan turut mendukung kegiatan ini untuk memastikan kelayakan makanan dan minuman di Kota Probolinggo selama Ramadhan dan Lebaran 1440 Hijriah nanti. Terkait adanya temuan makanan dan minuman tidak layak jual, Kami melimpahkan sepenuhnya pada Pemerintah Daerah (Pemda).</p>



<p>“Ya kita serahkan ke Pemda ya, kita turut mendukung kegiatan ini, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama sidak berlangsung,” jelasnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, sidak mamin masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan, menyasar pasar tradisional yang ada di Kota Probolinggo<strong>. (geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142036</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Probolinggo Temukan Mamin Kadaluarsa Saat Sidak ke Supermarket dan Pertokoan</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-probolinggo-temukan-mamin-kadaluarsa-saat-sidak-ke-supermarket-dan-pertokoan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 15:33:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mamin Kadaluarsa]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<category><![CDATA[walikota probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101765-walikota-probolinggo-temukan-mamin-kadaluarsa-saat-sidak-ke-supermarket-dan-pertokoan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin melakukan sidak ke sejumlah supermarket dan pertokoan di Kota Probolinggo, dari sidak tersebut Wali Kota Habib Hadi menemukan bahan makanan yang sudah kedaluarsa tapi masih di-display di salah satu supermarket di Jalan Dr Sutomo. Selasa (10/12/2019). Dari temuan tersebut wali kota meminta semua makanan berupa mustard [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin melakukan sidak ke sejumlah supermarket dan pertokoan di Kota Probolinggo, dari sidak tersebut Wali Kota Habib Hadi menemukan bahan makanan yang sudah kedaluarsa tapi masih di-display di salah satu supermarket di Jalan Dr Sutomo. Selasa (10/12/2019).</p>
<p>Dari temuan tersebut wali kota meminta semua makanan berupa mustard (bumbu masakan khas Eropa) berwarna kuning untuk diambil oleh petugas. Dalam kemasan mustard, tertera sebaiknya dikonsumsi sebelum 28 November 2019.</p>
<p><div id="attachment_101766" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-101766" decoding="async" class="size-full wp-image-101766" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0317-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Wali kota Probolinggo saat sidak ke pertokoan dan swalayan (Pix)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0317-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0317-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0317-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0317-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-101766" class="wp-caption-text">Wali kota Probolinggo saat sidak ke pertokoan dan swalayan (Pix)</p></div></p>
<p>“Ini sudah kedaluarsa, pasti ada kelalaian dari pihak toko. Memang pengecekan ini sepele tetapi seharusnya sudah menjadi tugas mereka. Jika hal seperti ini disepelekan bisa berdampak pada reputasi toko dan kenyamanan masyarakat,” ungkap Habib Hadi.</p>
<p>Tidak hanya Habib Hadi yang menemukan barang yang sudah kadaluarsa, ada juga petugas juga menemukan merica bubuk sudah kedaluarsa pada bulan Oktober 2019. Sejumlah produk UMKM yang tidak dilengkapi tanda kedaluarsa, kemasan produk yang rusak dan kemasan penyok.</p>
<p>“Ambil dan catat semua barang yang telah ditemukan. Saya mengimbau kepada pihak toko untuk lebih jeli sebelum membeli barang. Kenyamanan dan keamanan masyarakat itu prioritas,” imbuh wali kota yang sempat menegur supervisor yang nampak memarahi anak buahnya, pagi itu.</p>
<p>Sidak bersama tim yang terdiri dari Dinas Kesehatan, DKUPP, kepolisian dan lembaga perlindungan konsumen ini bergerak ke enam lokasi sasaran. Tidak hanya makanan dan minuman, peredaran kosmetik berbahan dasar berbahaya pun jadi sorotan.</p>
<p>“Sidak ini mengetahui sejauh mana produk yang dipasarkan. Dan, ada beberapa temuan dalam sidak ini. Produk mamin kedaluarsa, kaleng penyok dan produk makanan tidak ada expired date. Masyarakat diimbau untuk lebih teliti terhadap produk yang dipasarkan apalagi mendekati Natal dan Tahun Baru, khususnya di dalam parsel,” jelas Plt Dinas Kesehatan, Hery Siswanto.</p>
<p>Sementara itu, untuk kosmetik, BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) sudah mempunyai aplikasi yang bisa diakses secara bebas. Jadi, masyarakat tidak perlu bertanya kesana-kemari tinggal mengecek nama produk apakah barang tersebut sudah sesuai dengan regulasi yang ada.</p>
<p>“Kalau masyarakat menemukan produk yang tidak terdaftar di BPOM dan tidak sesuai regulasi tetapi beredar di Probolinggo, silahkan laporkan saja ke Dinas Kesehatan,” imbuh Hery.<strong> (Pix/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101765</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
