<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>mampu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mampu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jun 2025 09:50:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>mampu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sasar Pelajar dari Keluarga Tidak Mampu, Sekolah Rakyat Kota Malang Siap Dibuka Juli 2025</title>
		<link>https://memontum.com/sasar-pelajar-dari-keluarga-tidak-mampu-sekolah-rakyat-kota-malang-siap-dibuka-juli-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223116</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Sekolah Rakyat (SR) di Kota Malang siap dibuka pada tahun ajaran baru 2025/2026. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB), Donny Sandito, menyampaikan bahwa saat ini siswa sudah terdata dan masuk dalam empat Rombongan Belajar (Rombel) tingkat SMP. Sebelumnya, ada 100 siswa yang terdaftar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program Sekolah Rakyat (SR) di Kota Malang siap dibuka pada tahun ajaran baru 2025/2026. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB), Donny Sandito, menyampaikan bahwa saat ini siswa sudah terdata dan masuk dalam empat Rombongan Belajar (Rombel) tingkat SMP.</p>



<p>Sebelumnya, ada 100 siswa yang terdaftar dan sebagian besar berasal dari wilayah Kecamatan Kedungkandang. Namun, saat ini tiga diantaranya telah mengundurkan diri dengan berbagai alasan.</p>



<p>&#8220;Sekarang ada 97 siswa, yang tiga mengundurkan diri ini ada karena pertimbangan orang tua yang tidak tega anaknya tinggal di asrama hingga ada yang diterima di pondok pesantren ternama melalui jalur beasiswa.Kami sudah berupaya membujuk, tapi keputusan tetap kembali ke anak dan orang tua. Saat ini teman-teman sedang mengupayakan mencari pengganti supaya jumlah siswa kembali genap 100,” jelas Donny, Kamis (19/06/2025) tadi.</p>



<p>Sebelum resmi masuk, para siswa akan menjalani beberapa tes seperti tes psikologi, kesehatan dan akademik. Karenanya, Donny menegaskan bahwa tes tersebut bukan seleksi kelulusan, melainkan untuk melihat kondisi dan kebutuhan masing-masing siswa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tes psikologi dan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi anak, misalnya ada yang sakit maka bisa disembuhkan sambil tetap mengikuti kegiatan belajar. Tes akademik fungsinya untuk mengklasifikasikan kebutuhan tambahan pelajaran bagi siswa,” katanya.</p>



<p>Data siswa yang akan bersekolah, menurutnya telah diperoleh dari Basis Data Terpadu milik Badan Pusat Statistik (BPS). Verifikasi lapangan pun telah dilakukan untuk memastikan akurasi data tersebut.</p>



<p>&#8220;Pelajar ini dari keluarga tidak mampu, yang mana itu ada anak yatim piatu, anak dari orang tua disabilitas, pekerja kasar dan kelompok rentan lainnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk operasional Sekolah Rakyat direncanakan mulai bulan Juli 2025. Untuk saat ini Dinsos P3AP2KB Kota Malang, masih menunggu surat keputusan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos). <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Program Satu Beasiswa untuk Satu Keluarga Tidak Mampu, Paslon Fren Tuai Dukungan Positif Warga</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-program-satu-beasiswa-untuk-satu-keluarga-tidak-mampu-paslon-fren-tuai-dukungan-positif-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215345</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri dari nomor urut 2, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono, atau yang dikenal dengan sebutan Fren, menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Kediri. Salah satu program unggulan Paslon Fren, yakni beasiswa bagi satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri dari nomor urut 2, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono, atau yang dikenal dengan sebutan Fren, menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Kediri. Salah satu program unggulan Paslon Fren, yakni beasiswa bagi satu anak dari setiap keluarga kurang mampu untuk mencapai jenjang pendidikan sarjana.</p>



<p>Komitmen ini, disampaikan Fren saat berkunjung dan menyapa warga Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (13/10/2024) tadi. Dalam dialog bersama warga, Bunda Fey menekankan pentingnya peningkatan SDM untuk mewujudkan Kota Kediri yang unggul, maju dan berkelanjutan. Menurutnya, program beasiswa ini akan memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga miskin, untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.</p>



<p>&#8220;Melalui beasiswa ini, Pemerintah Kota Kediri akan memberikan dukungan finansial kepada keluarga kurang mampu. Sehingga, mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi dan menggapai cita-cita,&#8221; kata Bunda Fey. Program Satu Keluarga Satu Sarjana ini, ujarnya, diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas. Dengan pendidikan tinggi, diyakini dapat membuka lebih banyak peluang kerja dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.</p>



<p>&#8220;Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menciptakan generasi yang lebih baik dan unggul. Kami berharap warga Kota Kediri mendukung penuh program ini,&#8221; lanjut Bunda Fey.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu warga di Kelurahan Mojoroto, Samsuri, sangat menyambut baik program tersebut. Menurutnya, program ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat.</p>



<p>“Kehadiran Bunda Fey dan Mbak Regina sangat dinanti oleh warga. Program seperti ini adalah yang kami butuhkan. Kami mendukung penuh nomor urut 2 untuk menjadi Wali Kota Kediri,” kata Samsuri.</p>



<p>Senada dengan Samsuri, warga Kelurahan Mojoroto lainnya, Sunarti, mengaku merasa terinspirasi oleh program ini. Dengan alasan, karena warga tidak mampu menyekolahkan anak, hanya karena biaya yang tinggi.</p>



<p>“Biasanya hanya orang yang punya uang saja yang bisa kuliah. Tetapi dengan program ini, keluarga miskin juga bisa kuliah. Luar biasa,” ungkap Sunarti.</p>



<p>Kunjungan Paslon Fren ke Kelurahan Mojoroto sendiri, dalam aksinya dimulai dengan menyusuri gang-gang kecil bersama tim relawan dan simpatisan untuk berdialog langsung dengan warga. Selain itu, Bunda Fey juga mengunjungi Punden Makam Mbah Panggung, sesepuh Kelurahan Mojoroto, serta menemui pengelola sekolah alam di Jalan Supit Urang. Perjalanan Fren di lokasi itu, diakhiri di Perumahan Mojoroto Indah, dimana mereka disambut hangat oleh warga setempat. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215345</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Masyarakat Kurang Mampu, Bupati Jember Luncurkan Program J-Bersadaqoh</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-masyarakat-kurang-mampu-bupati-jember-luncurkan-program-j-bersadaqoh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Mar 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[j-bersadaqoh]]></category>
		<category><![CDATA[kurang]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206322</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Peduli kepada masyarakat kurang mampu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, meluncurkan Program Jember Bersadaqoh atau J-Bersadaqoh, yang dimulai pada Sabtu (16/03/2024) tadi. Program J-Bersadaqoh ini, adalah program khusus selama Bulan Suci Ramadan 1445 Hiriyah, dimana Pemkab Jember menyalurkan beragam jenis bantuan kepada masyarakat. Yakni, mulai dari bantuan Sembako, bantuan makanan bergizi bagi ibu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Peduli kepada masyarakat kurang mampu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, meluncurkan Program Jember Bersadaqoh atau J-Bersadaqoh, yang dimulai pada Sabtu (16/03/2024) tadi. Program J-Bersadaqoh ini, adalah program khusus selama Bulan Suci Ramadan 1445 Hiriyah, dimana Pemkab Jember menyalurkan beragam jenis bantuan kepada masyarakat. Yakni, mulai dari bantuan Sembako, bantuan makanan bergizi bagi ibu hamil dan Balita, juga banyak lagi bantuan lainnya.</p>



<p>Bupati Hendy Siswanto mengatakan, bahwa tujuan J-Bersadaqoh ini untuk memasyarakatkan gerakan bersedekah kepada tetangga terdekat. “Program ini mengajak warga Jember untuk meningkatkan aksi tolong-menolong, gotong royong dan saling bersedekah kepada tetangga terdekat,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Seperti J-Bersadaqoh di Kecamatan Patrang, ujar Bupati Hendy Siswanto, dalam pelaksanaannya memberikan bantuan kepada para warga kurang mampu. Termasuk, home visit ke rumah warga yang membutuhkan bantuan hingga menyalurkan paket makanan tambahan (PMT) kepada para ibu hamil dan Balita.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengajak kepada para pemangku kepentingan, instansi swasta, pengusaha untuk ikut menyemarakkan kegiatan Jember Bersadaqoh dengan ikut memberikan bantuan kepada masyarakat Jember. Karena melalui gerakan saling bersadaqoh ini, maka akan menekan angka inflasi daerah.</p>



<p>&#8220;Pemkab Jember harus memberikan contoh kepada masyarakat, agar saling berbagi dan bersedekah di momentum bulan yang penuh berkah ini. Sehingga diharapkan, akan dapat menjadi memicu warga untuk turut bersadaqoh,” ujarnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206322</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Batu Ancam Mundur Bila Tak Mampu Selesaikan Sampah di TPA Tlekung</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-batu-ancam-mundur-bila-tak-mampu-selesaikan-sampah-di-tpa-tlekung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 12:46:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ancam]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bila]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[mundur]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[selesaikan]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengancam akan mengundurkan diri jika tak mampu menyelesaikan permasalahan sampah di TPA Tlekung, Desa/Kecamatan Junrejo. Keterangan itu disampaikannya, saat melakukan pertemuan di TPA Tlekung, yang melibatkan ratusan warga Desa Tlekung dan dihadiri Sekda Kota Batu, Kapolres Batu, Ketua DPRD Kota Batu, Dinas Lingkungan Hidup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengancam akan mengundurkan diri jika tak mampu menyelesaikan permasalahan sampah di TPA Tlekung, Desa/Kecamatan Junrejo. Keterangan itu disampaikannya, saat melakukan pertemuan di TPA Tlekung, yang melibatkan ratusan warga Desa Tlekung dan dihadiri Sekda Kota Batu, Kapolres Batu, Ketua DPRD Kota Batu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Sabtu (29/07/2023) sore.</p>



<p>Pj Wali Kota Aries menyampaikan, dari enam tuntutan warga yang disampaikan dalam pertemuan itu, kesemuanya akan dirapatkan bersama seluruh kepala dinas. &#8220;Beri saya waktu satu bulan. Saya berjanji, kalau masalah sampah di TPA Tlekung ini tidak selesai, saya akan mengundurkan diri menjadi Penjabat Wali Kota,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Menurutnya, dari enam tuntutan warga itu, yang bisa dijawab saat ini adalah bahwa masing-masing desa sudah menyiapkan TPS3R. Ini sudah disiapkan, supaya tidak terlalu banyak sampah yang dibuang di TPA Tlekung.</p>



<p>&#8220;Untuk perluasan area TPA, itu tidak ada. Tuntutan warga untuk memaksimalkan pengolahan sampah, akan kita lakukan sesegera mungkin,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam proses penyelesaian masalah sampah, imbuhnya, dirinya untuk sementara akan berkantor di TPA Tlekung. Sehingga, seperti untuk warga yang terdampak kesehatannya imbas dari bau sampah atau yang lain, diminta segera melapor ke Posko Kesehatan di Dinas Kesehatan. Begitu juga dengan warga yang kekurangan air bersih, maka juga akan dipasok air bersih.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mohon pengertian dari warga. Saya dengan Kapolres dan Ketua DPRD, menjamin akan menuntaskan ini. Karena ini terkait dengan investasi dan ekonomi Kota Batu. Kalau perlu, catatan enam tuntutan itu ditempelkan untuk mengingatkan apa yang harus dilakukan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dalam pertemuan itu, Ketua RT01 RW03 Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Siari, menyampaikan jika enam tuntutan yang diberikan itu, diantaranya pertama yakni warga memohon untuk segera memaksimalkan proses pengolahan sampah yang sudah menumpuk begitu besar. Sebab, bisa berakibat pada pencemaran air bawah tanah, pencemaran udara, mencegah air lindi yang mengalir ke sungai dan mencegah longsor. Kedua, sampah yang masuk ke TPA Desa Tlekung, harus dikelola dengan mesin, tidak hanya dibuang dan ditimbun. Sehingga, ada pembatasan volume yang masuk.</p>



<p>Ketiga, ujarnya, warga menolak adanya perluasan TPA di Desa Tlekung, karena letak geografis yang tidak layak. Empat, warga meminta agar segera dilakukan kajian TPA selain di Desa Tlekung. Selanjutnya atau lima, warga mengusulkan di tiap-tiap desa atau kelurahan, tempat wisata, hotel, pasar, pabrik diwajibkan memiliki TPS3R dan tiap kecamatan memiliki TPA yang didasari oleh surat edaran/Perwali/Perda Kota Batu. Sehingga, agar volume sampah yang dikirim ke TPA Desa Tlekung, dapat berkurang. Serta, ada jaminan sosial dan keamanan bagi Desa yang ditempati. Ke enam, warga meminta adanya Standart Operasional Prosedur (SOP) yang transparan di TPA Desa Tlekung untuk pengiriman sampah, pengelolaan sampah dan mencegah adanya polusi.</p>



<p>Mengenai janji Pj Wali Kota Batu yang sudah diungkapkan, tegas Siari, pihak warga mengatakan kalau memang masalah sampah di TPA Tlekung tidak tuntas, maka TPA Tlekung akan ditutup selamanya. &#8220;Kalau Pj Wali Kota mengundurkan diri, itu mungkin hanya jabatan saja dan terus kembali ke jabatan awal. Tetapi di TPA Tlekung, itu tidak kunjung selesai masalahnya. Dari sini, maka warga sepakat kalau tidak selesai dalam waktu yang ditetapkan, maka akan kami tutup total untuk selamanya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa sebelumnya warga menutup total akses jalan masuk ke arah pembuangan sampah. Reaksi itu, dampak dari permasalahan TPA Tlekung. Namun, usai pertemuan antara warga dengan Pj Wali Kota Batu serta DPRD dan Polres, penutup jalan itu dibongkar. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelaran JKCI Ditargetkan Mampu Tingkatkan Perekonomian dan Dorong Kunjungan Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/gelaran-jkci-ditargetkan-mampu-tingkatkan-perekonomian-dan-dorong-kunjungan-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ditargetkan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[jkci]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194001</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) ke lima tahun 2023, dikemas berbeda. Acara bergengsi tersebut, akan digelar selama sebulan penuh. Nantinya, peserta JKCI yang datang dari berbagai negara, itu tidak hanya diarahkan untuk membeli cerutu berbahan tembakau unggulan Kabupaten Jember. Namun, juga diarahkan untuk berwisata di wilayah Jember. Bupati Jember, Hendy Siswanto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) ke lima tahun 2023, dikemas berbeda. Acara bergengsi tersebut, akan digelar selama sebulan penuh.</p>



<p>Nantinya, peserta JKCI yang datang dari berbagai negara, itu tidak hanya diarahkan untuk membeli cerutu berbahan tembakau unggulan Kabupaten Jember. Namun, juga diarahkan untuk berwisata di wilayah Jember.</p>



<p>Bupati Jember, Hendy Siswanto, menegaskan bahwa Festival JKCI adalah paten milik Kabupaten Jember. Karenanya, ke depan Festival JKCI harus terus digelar setiap tahun. Tentunya, dengan terus membuat inovasi baru pada tiap penyelenggaraan di tiap tahunnya.</p>



<p>“Sehingga, JKCI ini bisa mempertahankan kekuatan yang ada di Kabupaten Jember, khususnya kekuatan tembakau. Tembakau nanti bisa menjadi produk andalan untuk memakmurkan masyarakat Jember,” kata Bupati Jember dalam pers rilis di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (22/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Bupati Hendy menambahkan, Kabupaten Jember sejak dahulu sudah dikenal dengan Kota Tembakau berkualitas istimewa. Predikat ini, pun digambarkan pada logo Pemkab Jember dengan latar belakang daun tembakau, dimana daun tembakau merupakan daun emas bagi masyarakat Jember.</p>



<p>Data dari Balai Pengujian Sertifikasi Barang dan Lembaga Tembakau (BPSMB-LT) Provinsi Jawa Timur, sampai saat ini tembakau Indonesia memasok 37 persen untuk kebutuhan produsen cerutu dunia. Dimana, 25 persen diantaranya adalah tembakau dari Jember.</p>



<p>“Selain itu, melalui JKCI ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan mendorong kunjungan wisata ke Jember,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, penyelenggara JKCI, Febrian Ananta Kahar, menjelaskan konsep JKCI tahun ini untuk para calon pembeli cerutu juga akan diarahkan untuk tobacco trip sambil menikmati keindahan alam Jember. &#8220;Selain bertransaksi cigar, para buyer tersebut juga kami arahkan ke tobacco trip (kunjungan pengenalan tembakau) dan tobacco field trip (kunjungan lahan tembakau). Jadi datang melihat bibit, sampai bagaimana menjadi sebuah cerutu,” jelasnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194001</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisata Alam Brakseng Sumberbrantas Batu Mampu Hasilkan PAD Bersih Rp 17 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/wisata-alam-brakseng-sumberbrantas-batu-mampu-hasilkan-pad-bersih-rp-17-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2023 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[brakseng]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[hasilkan]]></category>
		<category><![CDATA[juta]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[sumberbrantas]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193767</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Wisata Alam Brakseng di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, ternyata mampu memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersih sekitar Rp 17 juta. Pendapatan tersebut, terhitung mulai Februari hingga Mei 2023. Kepala Desa Sumber Brantas, Saniman, mengatakan bahwa dikenalnya Wisata Alam Brakseng tersebut karena terbangunnya tempat tongkrongan untuk ngopi. Selain itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Wisata Alam Brakseng di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, ternyata mampu memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersih sekitar Rp 17 juta. Pendapatan tersebut, terhitung mulai Februari hingga Mei 2023.</p>



<p>Kepala Desa Sumber Brantas, Saniman, mengatakan bahwa dikenalnya Wisata Alam Brakseng tersebut karena terbangunnya tempat tongkrongan untuk ngopi. Selain itu, juga ada camping ground yang sering dikunjungi wisatawan untuk singgah dan menikmati panorama yang ada.</p>



<p>&#8220;Wisata Brakseng mulai dikenal oleh wisatawan, terutama dari luar Kota Batu. Banyaknya anak muda yang datang dan singgah, hingga mampu menyumbang PAD bersih Rp 17 juta,&#8221; terangnya di Desa Sumber Brantas, Rabu (19/07/2023) sore.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adanya pemasukan itu, tambahny, sejak diberlakukan karcis bagi setiap pengunjung. Sementara, sebelumnya hitungan perkendaraan jika dirinci roda dua Rp 5 ribu dan roda empat Rp 10 ribu. Setelah berjalan diberlakukan karcis, ternyata menunjukkan peningkatan. Dimana, setiap akhir pekan dari pendapatan Rp 800 ribu naik menjadi Rp 2 juta.</p>



<p>&#8220;Terhitung mulai Februari hingga Mei pendapatan bersih dari Brakseng sekitar Rp 17 juta,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, tegas Saniman, ke depan harapannya akan menambah lagi wahana wisata yang salah satunya paket wisata jip keliling destinasi Wisata Alam Brakseng. &#8220;Yang jelas, tidak berhenti di sini saja. Kami akan menyuguhkan paket wisata seperti keliling area Brakseng dengan menggunakan mobil jip. Supaya, pendapatan lebih meningkat lagi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diketahui, Wisata Alam Brakseng yang berada di bawah Lereng Gunung Arjuna yang merupakan hamparan pertanian sayuran seperti kentang, wortel, kubis dan sawi. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193767</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Trenggalek Bagi Bansos untuk Warga Kurang Mampu dan Difabel</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-trenggalek-bagi-bansos-untuk-warga-kurang-mampu-dan-difabel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 11:01:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kurang]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193482</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Masih dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2023 lalu, Kapolres Trenggalek serahkan bantuan sosial (Bansos) kepada sejumlah warga di Kecamatan Pule. Kegiatan yang menyasar masyarakat kurang mampu ini, diharapkan bisa sedikit mengurangi dan membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, bersama beberapa pejabat utama Polres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Masih dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2023 lalu, Kapolres Trenggalek serahkan bantuan sosial (Bansos) kepada sejumlah warga di Kecamatan Pule. Kegiatan yang menyasar masyarakat kurang mampu ini, diharapkan bisa sedikit mengurangi dan membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, bersama beberapa pejabat utama Polres Trenggalek menyampaikan jika bantuan sosial ini diberikan kepada sedikitnya 10 orang warga yang merupakan kalangan tidak mampu dan difabel. &#8220;Hari ini, kami melakukan patroli memantau keamanan wilayah sembari membagikan bantuan sosial untuk warga kurang mampu dan juga difabel. Pemberian bansos ini juga sekaligus wujud kepedulian dan empati jajaran Polres Trenggalek kepada masyarakat,” kata Kapolres Alith, Senin (17/07/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, membangun kedekatan dan sinergitas dengan masyarakat, tidak hanya dilakukan dengan pertemuan yang bersifat formal. Tetapi juga, bisa dilakukan dengan merangkul, mendatangi langsung, berbincang dan mendengarkan keluh kesah masyarakat maupun saling berbagi seperti ini.</p>



<p>&#8220;Hal ini sangat penting untuk menghilangkan sekat antara petugas dengan masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak sungkan untuk menyampaikan atau menginformasikan sesuatu. Outputnya tentu saja adalah Kamtibmas yang kondusif dan kepercayaan masyarakat yang turut meningkat,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Disinggung tentang bantuan sosial tersebut, orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek ini, menegaskan bantuan berupa paket sembako tersebut bertujuan untuk membantu dan sedikit meringankan beban warga dalam mencukupi kehidupan sehari-hari.</p>



<p>“Memang tidak bisa mengcover keseluruhan. Tetapi percayalah, bahwa ada nilai keikhlasan dan ketulusan dari seluruh anggota Polres Trenggalek. Mohon doa agar semua anggota Polres Trenggalek selalu diberikan kesehatan dan keselamatan. Sehingga, dapat melaksanakan tugas dengan baik demi keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat,&#8221; jelas Kapolres Trenggalek.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kepedulian masyarakat dan membantu meringankan kesulitan masyarakat. &#8220;Kita harus peka dengan lingkungan sekitar dan tingkatkan rasa kepedulian. Sehingga, dengan kehadiran Polri masyarakat merasakan sangat terbantu. Semoga apa yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193482</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar, Bupati Jember Berharap Guru Penggerak Mampu Tingkatkan Mutu</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-lokakarya-7-panen-hasil-belajar-bupati-jember-berharap-guru-penggerak-mampu-tingkatkan-mutu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 10:09:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[hasil]]></category>
		<category><![CDATA[Lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[mampu]]></category>
		<category><![CDATA[mutu]]></category>
		<category><![CDATA[panen]]></category>
		<category><![CDATA[penggerak]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember, Rabu (05/07/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya berharap agar guru penggerak mampu meningkatkan mutu pembelajaran di Kabupaten Jember. Pelaksanaan lokakarya sendiri, diikuti oleh 105 orang guru penggerak angkatan ke tujuh. “Esensinya, guru penggerak ini bagaimana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember, Rabu (05/07/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya berharap agar guru penggerak mampu meningkatkan mutu pembelajaran di Kabupaten Jember.</p>



<p>Pelaksanaan lokakarya sendiri, diikuti oleh 105 orang guru penggerak angkatan ke tujuh. “Esensinya, guru penggerak ini bagaimana mereka untuk meningkatkan mutu sistem pembelajaran di Kabupaten Jember,” kata Bupati Hendy.</p>



<p>Dirinya menambahkan, guru penggerak untuk selalu menjadi pribadi yang tergerak dan menggerakkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Jember. Selain itu, mereka diharapkan untuk menularkan apa yang didapatkan dari lokakarya ini kepada guru lain.</p>



<p>“Dalam lokakarya ini, mereka akan digembleng untuk meningkatkan mutu pendidikan kepada para siswa. Diharapkan, para anak muda unggul di berbagai bidang dan itu esensinya di sana,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Sekedar diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan pendidikan guru penggerak. Program ini, mengajarkan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran.</p>



<p>Program ini, meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi dan pendampingan selama enam bulan bagi calon guru penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.</p>



<p>Program ini, akan menciptakan guru penggerak yang dapat mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri. Memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik.</p>



<p>Kemudian, mampu merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua. Dapat berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid.</p>



<p>Selanjutnya, mampu mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah. Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas, untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid. Serta, mampu mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193556</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
