<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mancing &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mancing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jan 2025 13:56:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mancing &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pergi Mancing, Pemuda Tlanakan Pamekasan Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/pergi-mancing-pemuda-tlanakan-pamekasan-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[tlanakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218145</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Drw (17), warga asal Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh nelayan di pesisir Pantai Desa Tlesah, Senin (06/01/2025) sekitar pukul 08.00. Sebelum ditemukan, korban bersama seorang temannya, Rf, berpamitan memancing dengan menggunakan perahu, di Perairan Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, pada Sabtu (04/01/2025) lalu. Hanya saja, saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Drw (17), warga asal Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh nelayan di pesisir Pantai Desa Tlesah, Senin (06/01/2025) sekitar pukul 08.00.</p>



<p>Sebelum ditemukan, korban bersama seorang temannya, Rf, berpamitan memancing dengan menggunakan perahu, di Perairan Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, pada Sabtu (04/01/2025) lalu. Hanya saja, saat itu perahunya dilaporkan mengalami kemiringan hingga membuat korban jatuh dan tenggelam.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasat Polairud Polres Pamekasan, Ipda Isrok Wahyudi, menjelaskan kronologis kejadian bahwa sebelum kejadian, Drw bersama satu temannya itu berangkat memancing pada Sabtu (04/01/2025) sore. &#8220;Namun ketika sampai di tengah perairan, terjadi musibah kapal yang ditumpangi korban alami kemiringan dan terjatuh,&#8221; ujarnya, Senin (06/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Ipda Isrok, saat terjatuh Drw yang tidak bisa berenang sempat dibantu oleh temannya, untuk dibawa ke tepian. Namun sebelum tiba di tepian, pegangannya terlepas.</p>



<p>&#8220;Temannya seorang diri berhasil sampai ke tepian, kemudian diantarkan nelayan ke kediamannya. Teman Drw ini pingsan lalu dirujuk ke Puskesmas Tlanakan. Setelah sadar, temannya ini bercerita kalau Drw hanyut hingga pihak keluarga melapor ke kami,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Ipda Isrok juga menyampaikan, bahwa seusai menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pencarian namun hasilnya nihil. Kemudian, pada Senin tadi pagi, jenazah korban ditemukan oleh nelayan.</p>



<p>&#8220;Korban ditemukan nelayan di pesisir Desa Tlesah. Kemudian dilakukan evakuasi dan dirujuk ke Puskesmas Tlanakan serta dibawa ke rumah duka,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218145</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT RI dan Harjakasi, Disnakkan Situbondo Gelar Lomba Mancing</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-ri-dan-harjakasi-disnakkan-situbondo-gelar-lomba-mancing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakkan]]></category>
		<category><![CDATA[HARJAKASI]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212582</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo menggelar Lomba Mancing, dalam rangka Peringatan HUT RI ke-79 dan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-206, Minggu (04/08/2024) tadi. Gelaran yang diikuti sekitar 400 peserta itu, gratis tanpa dipungut biaya. Sementara dalam pelaksanaan itu, panitia menebar sebanyak 2 kwintal ikan konsumsi dan 2 kwintal ikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo menggelar Lomba Mancing, dalam rangka Peringatan HUT RI ke-79 dan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-206, Minggu (04/08/2024) tadi. Gelaran yang diikuti sekitar 400 peserta itu, gratis tanpa dipungut biaya.</p>



<p>Sementara dalam pelaksanaan itu, panitia menebar sebanyak 2 kwintal ikan konsumsi dan 2 kwintal ikan master. Sedangkan, untuk berat Ikan Lele yang masuk dalam kategori Juara I adalah seberat 4,15 kilogram.</p>



<p>Kepala Disnakkan Kabupaten Situbondo, melalui Kepala Bidang (Kabid) Budidaya Perikanan, Muhammad Arif, mengatakan bahwa lomba mancing ini digelar dalam rangka rangkaian peringatan Harjakasih dan HUT RI. Karenanya, dinas turut memeriahkan serangkaian gelaran yang bakal disiapkan oleh Pemkab Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Lomba mancing ini menjadi gelaran ke dua, setelah tahun sebelumnya juga melakukan lomba serupa. Yang membedakan, jumlah ikan tahun ini jauh lebih banyak,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, untuk pelaksanaan lomba juga jauh lebih lama. Jika di tahun sebelumnya durasi waktu sekitar 1 jam, maka tahun ini adalah 1 jam 30 menit. &#8220;Untuk durasi waktu, juga sedikit lebih lama,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Melalui gelaran ini, tambahnya, pihaknya juga berharap agar masyarakat di sepanjang Sungai Veteran atau yang menjadi titik lokasi, bisa terus menjaga kebersihan lingkungan sungai. Salah satunya, tentu tidak membuang sampah di sungai.</p>



<p>&#8220;Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan sungai agar bersih dan sehat. Sebab, kebersihan sungai menjadi salah satu indikator penilaian Piala Adipura. Untuk itu, mari bersama-sama kita jaga lingkungan sungai yang bersih dan sehat,” tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212582</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terseret Ombak saat Mancing, Pria Paruh Baya di Probolinggo Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-ombak-saat-mancing-pria-paruh-baya-di-probolinggo-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[baya,]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[paruh]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[saat]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192924</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Naas menimpa Budianto (66) warga Desa Liprak, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Korban yang sudah paruh baya itu, ditemukan tidak bernyawa setelah sempat dilaporkan terseret ombak saat memancing, Senin (10/07/2023) malam. Informasi memontum.com, korban awalnya memancing bersama tiga rekannya dan satu anaknya di tepi pantai di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Naas menimpa Budianto (66) warga Desa Liprak, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Korban yang sudah paruh baya itu, ditemukan tidak bernyawa setelah sempat dilaporkan terseret ombak saat memancing, Senin (10/07/2023) malam.</p>



<p>Informasi memontum.com, korban awalnya memancing bersama tiga rekannya dan satu anaknya di tepi pantai di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Saat itu, korban hendak ke muara yang saat itu kondisi airnya sedang surut. Kemudian, korban sempat diingatkan oleh rekannya karena ditakutkan air tiba-tiba pasang.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Hanya saja, korban tetap menuju ke muara. Tidak berselang lama itulah, tiba-tiba air pasang. Sehingga, korban pun terbawa ombak pantai.</p>



<p>Kejadian itu, pun kemudian dilaporkan ke petugas. Sehingga, bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo serta lainnya, melakukan pencarian.</p>



<p>Anggota TRC BPBD Kabupaten Probolinggo, Zubaidillah, mengatakan bahwa setelah beberapa jam dilakukan pencarian, akhirnya korban berhasil ditemukan. Meskipun, nyawa korban tidak berhasil ditolong.</p>



<p>&#8220;Korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia,&#8221; terangnya, Selasa (11/07/2023) tadi. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192924</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Situbondo Gelar Mancing Bareng 2 di Wisata Bahari Pasir Putih</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-gelar-mancing-bareng-2-di-wisata-bahari-pasir-putih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2022 06:50:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing Bareng]]></category>
		<category><![CDATA[pasir putih]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172944</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), menggelar event Mancing Bareng (Mabar) 2 Bung Karna, Minggu (31/07/2022) pagi. Acara tersebut, berlangsung di Wisata Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Dalam sambutannya, Bupati Karna Suswandi mengatakan bahwa even Mabar 2 Bung Karna ini akan menjadi event rutin Pemkab Situbondo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), menggelar event Mancing Bareng (Mabar) 2 Bung Karna, Minggu (31/07/2022) pagi. Acara tersebut, berlangsung di Wisata Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Karna Suswandi mengatakan bahwa even Mabar 2 Bung Karna ini akan menjadi event rutin Pemkab Situbondo. Jika di tahun sebelumnya ada Mabar 1, maka even yang sekarang digelar adalah Mabar 2 Bung Karna.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini akan menjadi even tahunan yang akan terus digelar. Karenanya, nanti akan terus dievaluasi dan dikembangkan,&#8221; kata Bupati Karna.</p>



<p>Lebih lanjut Bung Karna-sapaannya, menerangkan bahwa tujuan dari acara tersebut yakni untuk menarik wisatawan nasional dan mancanegara. Untuk itu, evaluasi dan komitmen untuk terus mempromosikan pariwisata-pariwisata dan potensi yang ada di Kabupaten Situbondo melalui event-event, akan senantiasa dilakukan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Situbondo, Kholil, menambahkan bahwa pihaknya optimis dengan adanya kegiatan mancing bareng ini akan menarik investor untuk berinvestasi di bidang perikanan. Sehingga, bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Situbondo.</p>



<p>&#8220;Kami ingin mengenalkan bahwa Kabupaten Situbondo, memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Diharapkan dengan promosi ini, para investor nantinya bisa berinvestasi di sini. Dengan begitu, PAD kita bisa meningkat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mantan Kepala DLH Situbondo ini menambahkan, gelaran Mabar 2 Bung Karna, ini diikuti oleh 180 peserta yang terbagi dalam 45 tim. &#8220;Semua merupakan pemancing profesional tingkat regional maupun nasional. Kita ingin, mereka ini bisa mempromosikan Kabupaten Situbondo di tingkat nasional. Penilaian lomba nanti dilihat yang paling berat hasil memancingnya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Untuk diketahui, dalam acara tersebut Pemkab Situbondo juga menebar 5000 beni ikan kerapu, pembagian 100 paket sembako kepada para nelayan setempat, pelepasan ayam sap-sap oleh Bupati Situbondo dan under water dari sampah plastik di Perairan Pasir Putih. Hadir dalam acara itu, Forkopimda seperti Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, Dandim 0823, Letkol Inf Bayu Anjas Asmoro, Kajari, Nauli Rahim Siregar, Kadis Peternakan dan Perikanan, Kholil, Ketua TP PKK, Hj Juma&#8217;ati Karna Suswandi, Kepala OPD hingga Forkopimka Bungatan. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172944</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Arifin Hadiri Mancing Mania di Watulimo hingga Festival Banyu Sekoro di Panggul Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-hadiri-mancing-mania-di-watulimo-hingga-festival-banyu-sekoro-di-panggul-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2022 14:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan panggul]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[Watulimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165998</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri dua kegiatan di Kecamatan Watulimo dan Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Dalam perjalanan dari pesisir Timur ke ujung Barat Trenggalek itu, Bupati Nur Arifin juga sekaligus mencoba rute yang rencananya akan tersambung menjadi Jalur Lintas Selatan (JLS). Di Kecamatan Watulimo, bupati muda ini menandai pelaksanaan dimulainya Turnamen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri dua kegiatan di Kecamatan Watulimo dan Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Dalam perjalanan dari pesisir Timur ke ujung Barat Trenggalek itu, Bupati Nur Arifin juga sekaligus mencoba rute yang rencananya akan tersambung menjadi Jalur Lintas Selatan (JLS).</p>



<p>Di Kecamatan Watulimo, bupati muda ini menandai pelaksanaan dimulainya Turnamen Mancing Mania yang digelar kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi. Selain sebagai sarana promosi wisata, turnamen yang diikuti puluhan pemancing dari berbagai daerah tersebut, juga ditujukan untuk penggalangan dana pembangunan Masjid.</p>



<p>&#8220;Semua ini patut disyukuri. Karena kalau di pesisir yang lain, mungkin tidak ada yang berkahnya sebesar di Teluk Prigi. Karena biasanya, kalau ada kampung nelayan atau aktivitas nelayan, itu biasanya pariwisatanya kurang bagus,&#8221; ungkap Mas Ipin-sapaan akrab Bupati Trenggalek, Minggu (20/03/2022) sore.</p>



<p>Meskipun di wilayah ini penduduknya mayoritas berprofesi sebagai nelayan, namun kebersihan akan lautnya masih terjaga. &#8220;Tapi, kita ini sudah kampung nelayan. Pesisirnya masih bersih, kemudian pariwisatanya juga sangat cantik dan sangat bagus. Jadi, ini yang perlu kita syukuri dan ini juga pertanda bahwa masyarakat di pesisir, pendapatannya tidak hanya sekedar dari mencari ikan sebagai nelayan. Tetapi juga bisa ikut terlibat dalam sektor pariwisata,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Beranjak dari Kecamatan Watulimo, suami Novita Hardiny, ini bergeser ke Panggul untuk menghadiri Festival Banyu Sekoro di Desa Terbis. Festival ini merupakan ritual adat dengan tujuan menjaga sumber mata air yang ada di wilayah tersebut tetap terjaga. Festival Banyu Sekoro juga digelar untuk memperingati hari air sedunia.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Terkadang formalitas atau aturan tidak akan bisa begitu kuat mengakar di masyarakat. Berbeda halnya jika dilakukan dengan pendekatan budaya,&#8221; kata Mas Ipin.</p>



<p>Hal itu, tambahnya, sebagaimana ritual yang dilakukan pada Festival Banyu Sekoro. Bagaimana menyikapi isu perubahan iklim dengan pendekatan kebudayaan.</p>



<p>&#8220;Kalau dahulu dibilang air sumber kehidupan. Air harus kita jaga, itu mungkin tidak semua orang bisa memahami. Tetapi kalau dibilang di sini, tempatnya ada yang menunggu dan bisa marah kalau tidak dijaga. Karena itu terkadang bisa menjaga sumber-sumber air kita punya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Padahal, lanjutnya, kemungkinan secara scientific seperti yang dilakukan ini ada prosesi nyadran.&nbsp; Lalu dengan persembahan hewan ternak yang disembelih lalu dikuburkan, yang namanya makhluk hidup dikubur kemudian terurai akan menambah unsur hara dalam tanah.</p>



<p>&#8220;Kalau unsur haranya baik, ya nanti ditanam apapun akan baik. Akar-akarnya kuat sehingga kemampuan menyimpan air juga baik. Sehingga, sebenarnya secara scientific pun yang dilakukan nenek moyang kita dahlu juga beralasan,&#8221; papar Bupati Arifin.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, bupati juga menjelaskan bahwa saat ini RPJMD Kabupaten Trenggalek, dinilai lebih progresif terhadap perubahan iklim. Sekretariat pro-iklim juga telah dibentuk dan setiap OPD harus memiliki langkah mitigasi dan adaptasi. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Lumajang Gelar Piramida dengan Mancing bersama Wartawan</title>
		<link>https://memontum.com/polres-lumajang-gelar-piramida-dengan-mancing-bersama-wartawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2022 10:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gelar piramida]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing Bareng]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165460</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, menggelar lomba mancing bareng insan media. Bertempat di kolam pemancingan Jalan Citandui, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jumat (11/03/2022). Kegiatan yang dihadiri oleh PJU Polres Lumajang dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai media elektronik, cetak maupun online tersebut adalah implementasi Program Piramida (Ngopi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, menggelar lomba mancing bareng insan media. Bertempat di kolam pemancingan Jalan Citandui, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jumat (11/03/2022).</p>



<p>Kegiatan yang dihadiri oleh PJU Polres Lumajang dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai media elektronik, cetak maupun online tersebut adalah implementasi Program Piramida (Ngopi Bareng Bersama Awak Media) yang digagas oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, sebagai wujud jalinan silaturahmi yang erat antara jajaran kepolisian dengan insan media.</p>



<p>Program Piramida sendiri, bertujuan membangun sinergi antara kepolisian dan insan media untuk mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang positif. &#8220;Kita laksanakan kegiatan Piramida pagi ini dengan mancing bareng. Selain ajang silaturahmi juga untuk mempererat sinergi antara Polri dan insan media,&#8221; ucap Kapolres.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Menurut AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, kegiatan Piramida ini dilaksanakan sebagai wadah untuk tukar pikiran, terkait dengan situasi terkini di wilayah hukum Lumajang, baik tentang kamtibmas, masalah sosial, hukum, maupun perkembangan dinamika yang ada di masyarakat.</p>



<p>&#8220;Sama-sama kita munculkan Lumajang. biar Lumajang menjadi guyup rukun. Minimal dengan adanya saya di Lumajang bisa membawa manfaat. Tentunya dengan dukungan rekan rekan media,&#8221; tambah Kapolres</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Kapolres juga membagikan hadiah bagi peserta lomba yang memperoleh hasil pancingan paling banyak. Tak hanya itu doorprize berupa 2 buah Handphone juga dibagikan untuk para peserta.</p>



<p>“Kegiatan Piramida ini akan rutin dilaksanakan dengan agenda yang berbeda. Sehingga kedepannya sinergitas antara kepolisian khususnya Polres Lumajang dengan awak media bisa terjalin lebih baik lagi,” ujarnya. <strong>(hms/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165460</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alkisah Ikan Kepala Tanpa Badan Malang, Fakta?</title>
		<link>https://memontum.com/alkisah-ikan-kepala-tanpa-badan-malang-fakta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2019 13:53:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<category><![CDATA[Mergosono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=83806</guid>

					<description><![CDATA[Geger salah satu sudut kampung di Mergosono, di tahun 1980-an. Seorang pemancing muda, mendadak kalap seolah kerasukan. Banyak orang menyaksikan peristiwa yang masih diingat sejumlah orang tua. Termasuk Mbah No, warga pendatang tapi puluhan tahun di Mergosono. Menggebu-gebu cerita Mbah No. Agaknya, apa yang diceritakannya bukanlah peristiwa hoax atau palsu. Matanya berbinar saat membuka percakapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Geger salah satu sudut kampung di Mergosono, di tahun 1980-an. Seorang pemancing muda, mendadak kalap seolah kerasukan. Banyak orang menyaksikan peristiwa yang masih diingat sejumlah orang tua. Termasuk Mbah No, warga pendatang tapi puluhan tahun di Mergosono.</p>
<p>Menggebu-gebu cerita Mbah No. Agaknya, apa yang diceritakannya bukanlah peristiwa hoax atau palsu. Matanya berbinar saat membuka percakapan tentang sejumlah pemuda usia 20-30 tahunan sedang asyik memancing di aliran pertemuan atau tempur dekat Mergosono.</p>
<p><div id="attachment_83809" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_20171026_145213-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-83809" decoding="async" class="size-full wp-image-83809" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_20171026_145213-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="ILUSTRASI : Kisah misteri pemancing bisa diceritakan kepada redaksi. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_20171026_145213-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_20171026_145213-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_20171026_145213-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_20171026_145213-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_20171026_145213-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-83809" class="wp-caption-text"><strong>ILUSTRASI : Kisah misteri pemancing bisa diceritakan kepada redaksi. (ist)</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Arek e mancing gak dewean. Onok sing ngomong, si (sebut saja&#8211;Gober) pas mancing entuk iwak sirah tok. Ganok awak e. Moro-moro mendelik, mencolot-colot,&#8221; beber Mbah No mengawali ceritanya.</p>
<p>Gober melotot ke teman-temannya. Ia lalu melompat berpindah cepat laksana bukan manusia normal. Teman-temannya ikut mengejar sampai Gober menaiki sebuah atap gedung tinggi.</p>
<p>&#8220;Dhuwur iki Le. Sekitar 15 meteran. Biyen ono pabrik&#8217;e. Tapi guduk sprite. Botolan diisi banyu werno werno iku lho. Lha ndek dhuwure iku arek&#8217;e nari nari,&#8221; lanjut cerita Mbah No.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83806</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mancing, 2 Pelajar Hanyut, 1 Belum Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/mancing-2-pelajar-hanyut-1-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2018 06:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mancing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=28233</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek&#8212;Saat asyik memancing, 2 pelajar hanyut terseret arus sungai di Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Diketahui korban bernama Prayoga Rony Saputra (16) seorang pelajar asal Dusun Klangsur Rt 22 Rw 05 Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek dan Andi Widodo yang saat ini belum diketemukan. Kejadian naas tersebut berawal saat kedua korban sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek&#8212;</strong>Saat asyik memancing, 2 pelajar hanyut terseret arus sungai di Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Diketahui korban bernama Prayoga Rony Saputra (16) seorang pelajar asal Dusun Klangsur Rt 22 Rw 05 Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek dan Andi Widodo yang saat ini belum diketemukan.</p>
<p>Kejadian naas tersebut berawal saat kedua korban sedang asyik memancing di sungai kedung bendo tepatnya di bawah jembatan masuk Dusun Klangsur Dongko Kabupaten Trenggalek pada Jumat (23/2/2018) kemarin.</p>
<p>Diduga lantaran arus sungai tinggi, kedua remaja tersebut terseret hingga hanyut. Korban bernama Prayoga di temukan tewas oleh saksi Agus Riyanto (30) di sekitar sungai kedung bendo.</p>
<p>&#8220;Memang benar bahwa telah terjadi kejadian 2 orang pelajar yang hanyut terseret arus sungai saat memancing. Akan tetapi saat dilakukan pencarian oleh pihak kepolisian bersama warga, hanya 1 korban saja yang berhasil ditemukan yaitu atas nama Prayoga Rony Saputra, &#8221; terang Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi, Sabtu (24/2/2018).</p>
<p>Ditambahkan Supadi, 1 korban lain saat ini masih dalam proses pencarian tim gabungan. Dilokasi kejadian, petugas menemukan 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Nopol AG 3095 ZC yang diketahui milik salah satu korban.</p>
<p>Mengetahui jenazah korban Prayoga, petugas langsung membawanya ke Puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap jenazah korban, tidak ditemukan adanya bekas-bekas penganiayaan. Selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan menerima keadaan tersebut dengan ikhlas. (mil/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28233</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
