<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>manfaatkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/manfaatkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Apr 2026 09:32:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>manfaatkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Manfaatkan Lantai II, Pasar Sawojajar Direncanakan Jadi Sentra Kuliner</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-lantai-ii-pasar-sawojajar-direncanakan-jadi-sentra-kuliner</link>
					<comments>https://memontum.com/manfaatkan-lantai-ii-pasar-sawojajar-direncanakan-jadi-sentra-kuliner#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[direncanakan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[lantai]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sawojajar]]></category>
		<category><![CDATA[sentra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231728</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasar Sawojajar, Kota Malang, direncanakan akan dikembangkan menjadi pasar kuliner, serupa dengan konsep Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Kasin dan Pasar Klojen. Rencana pengembangan itu, nantinya akan memanfaatkan area Lantai II pasar, yang hingga kini belum digunakan secara optimal. Kepala Bidang Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Ni Luh Eka Wilantari, mengatakan bahwa pengembangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasar Sawojajar, Kota Malang, direncanakan akan dikembangkan menjadi pasar kuliner, serupa dengan konsep Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Kasin dan Pasar Klojen. Rencana pengembangan itu, nantinya akan memanfaatkan area Lantai II pasar, yang hingga kini belum digunakan secara optimal.</p>



<p>Kepala Bidang Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Ni Luh Eka Wilantari, mengatakan bahwa pengembangan pasar kuliner masih sebatas wacana. Pasalnya, pemerintah saat ini masih fokus pada proses pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI) pasar rakyat.</p>



<p>“Memang harapannya bisa seperti pasar wisata kuliner lainnya. Di lantai dua Pasar Sawojajar masih kosong dan rencananya akan difungsikan untuk area kuliner. Tapi saat ini kami masih konsentrasi ke SNI dulu,” ujar Eka-sapaannya, Kamis (16/04/2026) tadi.</p>



<p>Ke depan, tambahnya, area tersebut diharapkan dapat menampung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya dari wilayah Sawojajar dan Purwantoro yang dinilai memiliki potensi kuliner cukup besar. Namun, sebelum pengembangan dilakukan, Diskopindag Kota Malang akan menertibkan kios atau bedak yang tidak aktif berjualan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Penertiban tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2024, yang mengatur bahwa kios yang tidak digunakan selama tiga bulan berturut-turut atau enam bulan secara terputus dapat ditarik kembali izinnya oleh pemerintah dan diberikan kesempatan kepada pedagang lain yang ingin berjualan. Banyak masyarakat yang ingin masuk pasar dan tentunya mereka juga wajib membayar retribusi,” jelasnya.</p>



<p>Di Pasar Sawojajar sendiri, tercatat terdapat 172 pedagang dengan sekitar 152 pedagang aktif, sementara sekitar 20 kios masih tidak beroperasi. Bahkan, Diskopindag telah memberikan surat peringatan kepada pemilik kios yang tidak aktif agar pasar tetap hidup dan ramai aktivitas perdagangan.</p>



<p>Sedangkan, di area Lantai II Pasar Sawojajar diperkirakan mampu menampung sekitar 30 pelaku UMKM kuliner. Namun, tergantung jenis usaha yang dijalankan dan kebutuhan ruang masing-masing pedagang.</p>



<p>“Sayang sekali ruang di atas luas tapi belum dimanfaatkan. Harapannya nanti bisa jadi pusat kuliner sekaligus menampung UMKM sekitar,” imbuh Eka. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/manfaatkan-lantai-ii-pasar-sawojajar-direncanakan-jadi-sentra-kuliner/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231728</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Pasuruan Imbau ASN Manfaatkan Libur Lebaran sebagai Ajang Perkuat Silaturahmi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-imbau-asn-manfaatkan-libur-lebaran-sebagai-ajang-perkuat-silaturahmi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231100</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengimbau seluruh pegawai Pemkab Pasuruan untuk memanfaatkan betul momen libur Lebaran dan Nyepi, sebagai ajang memperkuat silaturrahmi dengan keluarga. Imbauan ini disampaikan Mas Rusdi-sapaan bupati, kepada seluruh ASN Pemkab Pasuruan yang akan mudik ke kampung halaman maupun berlebaran di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dijelaskannya, Hari Raya Idul Fitri menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengimbau seluruh pegawai Pemkab Pasuruan untuk memanfaatkan betul momen libur Lebaran dan Nyepi, sebagai ajang memperkuat silaturrahmi dengan keluarga. Imbauan ini disampaikan Mas Rusdi-sapaan bupati, kepada seluruh ASN Pemkab Pasuruan yang akan mudik ke kampung halaman maupun berlebaran di wilayah Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Dijelaskannya, Hari Raya Idul Fitri menjadi momen untuk saling bermaaf-maafan satu sama lain, sekaligus ajang berkumpulnya keluarga besar yang jarang bertemu. &#8220;Manfaatkan betul untuk berkumpul dengan keluarga besar. Baik yang dekat ataupun yang jauh. Karena ini terjadi setahun sekali,&#8221; kata Mas Rusdi, Selasa (17/03/2026) tadi.</p>



<p>Tidak lupa, Mas Rusdi juga mengimbau ASN untuk berhati-hati selama libur, terutama saat berkendara. Apalagi, saat perjalanan panjang menuju kampung halaman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selama perjalanan mudik, tetap hati-hati dan waspada karena jumlah kendaraan pasti semakin banyak. Semoga selamat sampai tujuan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk para pegawai yang tetap melaksanakan tugas atau bekerja pada OPD yang langsung bersentuhan dengan publik seperti RSUD Bangil, RSUD Grati dan seluruh Puskesmas induk se-Kabupaten Pasuruan, Mas Rusdi mendoakan agar seluruh loyalitasnya dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT. &#8220;Untuk para pegawai yang tetap bekerja, saya ucapkan selamat bekerja. Mudah-mudahan apa yang dilakukan menjadi ladang amal bagi semuanya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Soal pegawai yang tetap bekerja, Mas Rusdi mengaku telah mengintruksikan seluruh Direktur RS dan Kepala Puskesmas agar dapat mengatur jadwal shift. Sehingga, dapat memberikan kesempatan bagi pegawai untuk tetap bisa berlebaran bersama keluarga, sesuai jadwal yang telah ditentukan.</p>



<p>&#8220;Saya sudah instruksikan masing-masing Direktur dan Kepala Puskesmas, untuk mengatur jadwal shift guna menyesuaikan libur para pegawainya,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231100</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[indomie]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[warmindo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231008</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 120 orang yang terdiri dari pengusaha Warmindo dan keluarganya di Malang Raya, memanfaatkan Program Mudik bersama Indomie 2026. Mereka tampak berkumpul di Taman Krida Budaya Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, untuk diberangkatkan secara gratis menggunakan dua armada bus menuju ke Terminal Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (14/03/2026) tadi. Momen pelepasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 120 orang yang terdiri dari pengusaha Warmindo dan keluarganya di Malang Raya, memanfaatkan Program Mudik bersama Indomie 2026. Mereka tampak berkumpul di Taman Krida Budaya Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, untuk diberangkatkan secara gratis menggunakan dua armada bus menuju ke Terminal Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (14/03/2026) tadi.</p>



<p>Momen pelepasan ini, menjadi simbol dukungan dan apresiasi bagi para pengusaha Warmindo, yang telah menjadi bagian penting dalam menghadirkan nikmatnya kehangatan Indomie bagi masyarakat. Mudik kali ini, mengusung tema &#8216;Nikmatnya Mudik Bawa Hangatnya Silaturahmi&#8217;.</p>



<p>Direktur Indofood CBP, Suzi Indriani, mengatakan Program Mudik Bersama Indomie merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap para pelaku UMKM yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Indomie di Tanah Air. “Ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi wujud penghargaan kami kepada para mitra Warmindo yang telah tumbuh bersama Indomie selama bertahun-tahun. Menciptakan berbagai tren kuliner yang membuat Indomie semakin dekat dengan konsumen. Kami ingin terus bertumbuh bersama, Indomie dengan berbagai inovasinya dan Warmindo sebagai destinasi favorit para penikmatnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Nur, pemilik warung Warmindo Kayungyun di kawasan Kadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mengatakan bahwa momen mudik ini selalu dinantikannya. &#8220;Senang sekali bisa mudik bareng teman- teman Warmindo seprofesi dari Kuningan. Semoga bisa selalu di adakan mudik gratis tiap tahun,&#8221; ungkap pria yang telah rutin mengikuti Program Mudik Bersama Indomie sejak tahun 2015 tersebut.</p>



<p>Promotion Maneger Area Malang, Totok Sanyoto, mengatakan bahwa mudik gratis bersama Indomie di Malang ini sudah memasuki tahun ke-9. &#8220;Mudik bersama Indomie ini merupakan apresiasi kami untuk para UMKM Warmindo. Kali ini menggunakan dua bus tujuan ke Kuningan. Ini adalah pelayanan kami untuk mengantarkan mereka sampai ke kampung halaman, membawa hangatnya silaturahmi,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lantik Ketua Baznas Banyuwangi, Bupati Ipuk Ingatkan Kolaborasi, Inovasi dan Manfaatkan Digitalisasi</title>
		<link>https://memontum.com/lantik-ketua-baznas-banyuwangi-bupati-ipuk-ingatkan-kolaborasi-inovasi-dan-manfaatkan-digitalisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230193</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik Dwi Yanto, sebagai Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2026-2031, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (12/02/2026) tadi. Pelantikan ini, disaksikan Ketua Baznas periode 2020-2026, Lukman Hakim. &#8220;Saya berharap, pimpinan baru Baznas bisa melanjutkan program-program baik yang sudah ditorehkan kepengurusan sebelumnya. Ke depan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik Dwi Yanto, sebagai Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2026-2031, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (12/02/2026) tadi. Pelantikan ini, disaksikan Ketua Baznas periode 2020-2026, Lukman Hakim.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, pimpinan baru Baznas bisa melanjutkan program-program baik yang sudah ditorehkan kepengurusan sebelumnya. Ke depan, kinerja dan prestasi Baznas harus ditingkatkan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, Baznas merupakan mitra strategis pemerintah. Selama ini, Baznas telah mendukung program-program pembangunan Pemkab Banyuwangi, khususnya masalah penanganan kemiskinan.</p>



<p>&#8220;Angka kemiskinan di Banyuwangi yang terus turun berkat kerja keroyokan semua pihak, termasuk Baznas. Sinergi baik ini harus terus kita pertahankan dan kita lanjutkan,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga meminta, agar Baznas semakin profesional dan mampu menggandeng mitra-mitra strategis di Banyuwangi. Sehingga, bantuan-bantuan yang diberikan semakin banyak dan semakin tepat sasaran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, lanjut Bupati Ipuk, dirinya juga meminta agar Baznas terus berinovasi dan memanfaatkan digitalisasi. Dengan begitu jika ada muzakki (wajib zakat) ingin menitipkan zakatnya, mereka tidak perlu harus datang ke Kantor Baznas, melainkan melalui platform yang bisa mereka akses.</p>



<p>&#8220;Dengan tandang bareng (bersama-sama), kami optimis semakin banyak warga membutuhkan di Banyuwangi yang berdaya. Mulai Lansia miskin, keluarga prasejahtera dan pelaku usaha kecil,&#8221; harap Bupati Ipuk.</p>



<p>Ketua Baznas Banyuwangi yang baru dilantik, Dwi Yanto, menyatakan siap menjalankan tugas-tugasnya berkolaborasi dengan Pemkab untuk kemaslahatan umat. &#8220;Kami siap bermitra dengan Pemkab untuk menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan mustahik (penerima zakat),&#8221; kata Dwi.</p>



<p>Dwi menambahkan, Baznas juga siap bersinergi dalam program pengentasan kemiskinan Pemkab Banyuwangi, hingga peningkatan ekonomi pelaku UMKM. Seperti pelaksanaan bedah rumah, bantuan pendidikan untuk siswa kurang mampu, hingga program ekonomi kerakyatan.</p>



<p>&#8220;Program-program yang sudah berjalan sebelumnya kita evaluasi, kita perbaiki lagi. Termasuk pesan Ibu Bupati terkait pelayanan berbasis digital. Semoga ke depan Baznas mampu menghadirkan layanan zakat yang lebih cepat, mudah dan amanah,&#8221; tuturnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230193</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemandirian Pangan dengan Manfaatkan Teknologi Tepat Guna, BUMDes Tukum Panen Selada</title>
		<link>https://memontum.com/kemandirian-pangan-dengan-manfaatkan-teknologi-tepat-guna-bumdes-tukum-panen-selada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[BUMDes]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[selada]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230131</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Usaha Mandiri Desa Tukum, Kecamatan Tekung, menggelar panen perdana selada hidroponik di greenhouse milik desa, Selasa (10/02/2026) tadi. Panen perdana tersebut, menjadi penanda dimulainya unit usaha hortikultura berbasis hidroponik yang dikelola BUMDes sebagai bagian dari strategi diversifikasi ekonomi desa. Langkah ini, dinilai sejalan dengan arah pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Usaha Mandiri Desa Tukum, Kecamatan Tekung, menggelar panen perdana selada hidroponik di greenhouse milik desa, Selasa (10/02/2026) tadi. Panen perdana tersebut, menjadi penanda dimulainya unit usaha hortikultura berbasis hidroponik yang dikelola BUMDes sebagai bagian dari strategi diversifikasi ekonomi desa.</p>



<p>Langkah ini, dinilai sejalan dengan arah pembangunan desa yang menekankan kemandirian pangan, efisiensi produksi, serta pemanfaatan teknologi tepat guna. Upaya penguatan ketahanan pangan berbasis desa sendiri, juga terus didorong Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui pengembangan pertanian modern yang adaptif dan berkelanjutan.</p>



<p>Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BUMDes Bina Usaha Mandiri yang dinilai mampu membaca potensi desa sekaligus menjawab tantangan kebutuhan pangan sehat masyarakat. Menurutnya, inovasi tersebut mencerminkan peran aktif desa dalam mendukung agenda ketahanan pangan daerah.</p>



<p>“Budidaya selada hidroponik ini menunjukkan bahwa desa mampu mengembangkan sistem pertanian yang efisien, bersih, dan bernilai ekonomi. Selain mendukung ketersediaan pangan sehat, kegiatan ini juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua TP PKK.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dewi juga menambahkan, pengembangan hidroponik tersebut selaras dengan implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya pada bidang pangan dan pengembangan kehidupan berkoperasi. Keberhasilan BUMDes Tukum diharapkan dapat menjadi referensi bagi kader PKK dan masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah dengan metode yang sederhana dan mudah diterapkan.</p>



<p>Menurutnya, hidroponik tidak hanya menghasilkan sayuran berkualitas, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi apabila dikelola secara konsisten dan terintegrasi dengan pasar. Dengan manajemen yang baik, unit usaha ini berpotensi berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) serta memperluas kesempatan kerja bagi warga sekitar.</p>



<p>Lebih jauh ditambahkan, bahwa ketersediaan sayuran segar dan berkualitas dinilai memiliki peran penting dalam mendukung upaya peningkatan kualitas konsumsi pangan keluarga. Pembiasaan konsumsi sayur sejak dini menjadi bagian dari upaya membangun pola makan seimbang di tingkat rumah tangga.</p>



<p>Melalui panen perdana ini, BUMDes Bina Usaha Mandiri diharapkan dapat terus mengembangkan skala produksi secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus memperluas jejaring kemitraan. Salah satu peluang yang terbuka adalah penyediaan bahan pangan segar untuk mendukung berbagai program pemenuhan gizi masyarakat.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat dalam membangun desa yang produktif dan berdaya saing. Penguatan ekonomi desa melalui unit usaha yang relevan dengan potensi lokal dipandang sebagai fondasi penting dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230131</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Momen CFD, Pemkab Banyuwangi Edukasi Masyarakat Terkait TBC</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-momen-cfd-pemkab-banyuwangi-edukasi-masyarakat-terkait-tbc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227542</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Gelaran Car Free Day Banyuwangi yang dikemas dalam Community &#38; Food Day (CFD) di Jalan A Yani Banyuwangi, kian ramai dan mendapat sambutan antusias masyarakat, Minggu (09/11/2025) tadi. Bahkan, memanfaatkan momen antusiasme masyarakat, Pemkab Banyuwangi juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang kampanye kesehatan publik. Seperti salah satunya, mengenai edukasi kesehatan Tuberkolosis (TBC). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Gelaran Car Free Day Banyuwangi yang dikemas dalam Community &amp; Food Day (CFD) di Jalan A Yani Banyuwangi, kian ramai dan mendapat sambutan antusias masyarakat, Minggu (09/11/2025) tadi. Bahkan, memanfaatkan momen antusiasme masyarakat, Pemkab Banyuwangi juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang kampanye kesehatan publik.</p>



<p>Seperti salah satunya, mengenai edukasi kesehatan Tuberkolosis (TBC). Tidak hanya memberikan informasi seputar penyakit TBC, dalam edukasi itu juga menyediakan layanan screening TBC bagi para pengunjung.</p>



<p>“Bapak dan ibu sekalian, TBC adalah penyakit menular namun bisa dicegah dan diobati. Jangan takut melakukan screening, bila terdeteksi bisa segera ditindaklanjuti,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat mengikuti CFD.</p>



<p>Bahkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) secara berkala juga akan menjadwalkan edukasi kesehatan di CFD. Pekan depan, juga akan digelar skrining penyakit stroke dalam rangka memperingati World Stroke Day.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada kesempatan itu, Bupati Ipuk juga menyapa para pengunjung yang tengah melakukan cek kesehatan dasar. Cek kesehatan yang tersedia, diantaranya adalah seperti cek gula, kolesterol dan tekanan darah.</p>



<p>“Jalan-jalan di sini sangat menyenangkan bersama keluarga. Bisa belanja makanan sekaligus bisa cek kesehatan. Bahkan, juga bisa urus dokumen kependudukan,” kata salah satu pengunjung CFD, Dwi Haryanto.</p>



<p>Selain layanan kesehatan, di CFD juga terdapat beberapa layanan publik lain, yang bisa diakses masyarakat. Seperti layanan kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), juga ada layanan konsultasi pembayaran PBB dari Badan Pendapatan Daerah.</p>



<p>Gelaran CFD sendiri, juga diramaikan dengan berbagai komunitas. Seperti komunitas lari, senam, sepatu roda dan lainnya. Puluhan stan dengan beragam kuliner yang berjajar di sepanjang jalan, juga menambah semarak pelaksanaan CFD. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227542</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lomba Inovasi Olahan, Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Manfaatkan Kekayaan Alam secara Kreatif dan Produktif</title>
		<link>https://memontum.com/lomba-inovasi-olahan-bupati-lumajang-ajak-masyarakat-manfaatkan-kekayaan-alam-secara-kreatif-dan-produktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[olahan]]></category>
		<category><![CDATA[Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226923</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan lokal harus berangkat dari kemandirian masyarakat dalam mengolah sumber daya daerahnya sendiri. Apalagi, Lumajang memiliki kekayaan alam melimpah, seperti pisang dan ubi jalar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara kreatif dan produktif. Hal ini, disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat membuka Lomba Inovasi Olahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan lokal harus berangkat dari kemandirian masyarakat dalam mengolah sumber daya daerahnya sendiri. Apalagi, Lumajang memiliki kekayaan alam melimpah, seperti pisang dan ubi jalar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara kreatif dan produktif.</p>



<p>Hal ini, disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat membuka Lomba Inovasi Olahan Pisang dan Ubi Jalar, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Senin (20/10/2025) tadi. Lomba ini digagas, untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap potensi pangan lokal.</p>



<p>“Ketahanan pangan bukan sekadar memastikan bahan pangan tersedia, tapi bagaimana masyarakat mampu mengolah dan mengembangkannya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” kata Bunda Indah</p>



<p>Bupati Lumajang menilai, bahwa kegiatan semacam ini bukan hanya ajang kompetisi kuliner, melainkan bentuk nyata dari gerakan kemandirian pangan berbasis potensi daerah. Dirinya juga menyebut, pisang dan ubi jalar merupakan dua komoditas unggulan Lumajang yang selama ini hanya dijual dalam bentuk mentah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Padahal, jika diolah secara kreatif, keduanya bisa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kita ingin masyarakat Lumajang punya kebanggaan terhadap hasil buminya sendiri. Dari dapur-dapur kecil di rumah tangga, bisa lahir inovasi yang memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, bahwa ketahanan pangan tidak bisa hanya bergantung pada rantai distribusi besar atau impor, melainkan harus tumbuh dari kekuatan lokal yang mandiri. “Kalau kita bisa memanfaatkan hasil bumi sendiri, maka tidak akan ada kekhawatiran terhadap krisis pangan. Lumajang punya potensi besar untuk menjadi daerah yang mandiri pangan,” tegasnya.</p>



<p>Melalui inovasi olahan pangan, Bunda Indah berharap masyarakat semakin sadar bahwa pangan lokal adalah sumber daya strategis yang harus dijaga dan dikembangkan. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga mendorong agar kegiatan serupa terus dilakukan di tingkat kecamatan dan desa. Menurutnya, lomba olahan pangan seperti ini dapat menjadi ruang belajar dan berbagi inspirasi antar pelaku usaha kecil, komunitas perempuan, hingga generasi muda.</p>



<p>“Ketahanan pangan dimulai dari kesadaran rumah tangga. Dari dapur ibu-ibu di desa, lahirlah ketahanan ekonomi dan sosial kita,” ujarnya penuh semangat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226923</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Perumahan ASN di Kota Malang, Menteri PKP Ajak Wartawan Manfaatkan Program Rumah Bersubsidi</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-perumahan-asn-di-kota-malang-menteri-pkp-ajak-wartawan-manfaatkan-program-rumah-bersubsidi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau sekaligus meresmikan Perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jalan Bandulan Baru, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (17/10/2025) tadi. Kunjungan tersebut dilakukan, dalam rangka mendukung program perumahan rakyat Presiden RI, Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Menteri PKP yang akrab disapa Ara, hadir bersama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau sekaligus meresmikan Perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jalan Bandulan Baru, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (17/10/2025) tadi. Kunjungan tersebut dilakukan, dalam rangka mendukung program perumahan rakyat Presiden RI, Prabowo Subianto.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Menteri PKP yang akrab disapa Ara, hadir bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Sekda Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, serta Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan jajaran OPD terkait. Menteri Ara menyampaikan, bahwa hingga 16 Oktober 2025, total rumah yang sudah dibangun dan diserahkan mencapai 202.267 unit, dari target nasional 350 ribu unit rumah bersubsidi. Selain itu, ada sekitar 47 ribu unit masih dalam proses pembangunan, sementara 2.045 unit siap huni (ready stock) menunggu akad kredit.</p>



<p>“Program ini luar biasa, karena bunganya disubsidi lima persen setahun. Bahkan tahun ini, tanpa bunga sesuai keputusan Presiden Prabowo. DP hanya 1 persen dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) juga dapat BPHTB serta PBG gratis,” jelas Menteri Ara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menariknya, Menteri Ara juga mengajak para wartawan, untuk memanfaatkan program perumahan tersebut. Karena menurutnya, wartawan termasuk kategori MBR yang berhak memiliki rumah subsidi, asalkan memenuhi kriteria penghasilan.</p>



<p>“Teman-teman wartawan juga punya hak. Kalau penghasilan di bawah ketentuan, belum punya rumah dan silakan manfaatkan. Di Malang, batasnya untuk wartawan single maksimal Rp 8,5 juta, sedangkan yang sudah menikah Rp 10 juta,” tuturnya.</p>



<p>Menteri Ara menambahkan, rumah bersubsidi yang kini dibangun memiliki kualitas layak huni dan lokasinya strategis. “Di Malang contohnya, rumah tipe 66 meter dijual seharga Rp 166 juta, lengkap dan dekat dari kota,” katanya.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, program tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil, terutama di bidang perumahan. “Coba cek, pernah nggak ada presiden yang kasih BPHTB gratis dan kuota 350 ribu rumah untuk rakyat? Inilah bukti nyata keberpihakan Presiden Prabowo,” imbuh Menteri Ara. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Teknologi Aplikasi Siroleg, Satpol PP Lumajang Berantas Rokok Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-teknologi-aplikasi-siroleg-satpol-pp-lumajang-berantas-rokok-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[berantas]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[siroleg]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang bersama Bea Cukai Probolinggo, membentuk tim khusus dengan memanfaatkan teknologi Aplikasi Siroleg, untuk membongkar jaringan peredaran rokok ilegal. Dengan aplikasi ini, petugas dapat memantau titik-titik rawan dan bergerak untuk melakukan operasi gabungan. “Melalui Aplikasi Siroleg, kami bisa mendeteksi titik penjualan. Setelah data terkumpul, kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang bersama Bea Cukai Probolinggo, membentuk tim khusus dengan memanfaatkan teknologi Aplikasi Siroleg, untuk membongkar jaringan peredaran rokok ilegal. Dengan aplikasi ini, petugas dapat memantau titik-titik rawan dan bergerak untuk melakukan operasi gabungan.</p>



<p>“Melalui Aplikasi Siroleg, kami bisa mendeteksi titik penjualan. Setelah data terkumpul, kami langsung melakukan razia,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lumajang, Hindam, Kamis (11/09/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, sepanjang Januari hingga Agustus 2025, sebanyak 7.034 bungkus rokok ilegal dan 318 botol minuman keras, berhasil disita dari beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Modusnya titip jual dan tidak rutin datang. Sehingga, sulit dilacak,” tambahnya.</p>



<p>Tahun ini, ujarnya, Satpol PP Lumajang menargetkan penindakan terhadap 1 juta batang rokok ilegal di wilayah kerja Bea Cukai Probolinggo. Diharapkan, masyarakat juga ikut serta dengan memberikan informasi.</p>



<p>“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Karenanya, masyarakat kita harapkan melapor bila menemukan rokok tanpa cukai,” ujarnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226161</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
