<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mangga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mangga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jan 2025 14:49:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mangga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tanam 40 Ribu Pohon Mangga Putar, Pemkab Pasuruan Raih Rekor MURI</title>
		<link>https://memontum.com/tanam-40-ribu-pohon-mangga-putar-pemkab-pasuruan-raih-rekor-muri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[putar,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218530</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui Gerakan Tanam Mangga Putar Pasuruan, Senin (20/01/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, secara langsung menerima medali dan piagam penghargaan MURI dari Senior Manager MURI, Lutvi Syah Pradana di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat. Berikut, penyerahan piagam penghargaan kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui Gerakan Tanam Mangga Putar Pasuruan, Senin (20/01/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, secara langsung menerima medali dan piagam penghargaan MURI dari Senior Manager MURI, Lutvi Syah Pradana di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat. Berikut, penyerahan piagam penghargaan kepada Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko dan Presiden Direktur PT SIER, Didik Prasetyo.</p>



<p>Total, ada sebanyak 40 ribu batang Mangga Putar ditanam di beberapa wilayah. Diantaranya, di wilayah Kecamatan Wonorejo, Sukorejo dan Kecamatan Rembang.</p>



<p>Secara simbolis, penanaman dilakukan oleh Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, di areal Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Raci, seusai memimpin Apel Pagi bersama keluarga besar karyawan-karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Dalam sambutannya, Pj Bupati Nurkholis juga menyampaikan bahwa agenda istimewa yang dilakukan secara serentak hari ini sebagai upaya branding Mangga Putar Pasuruan, sebagai komoditas unggulan Kabupaten Pasuruan. Sekaligus, sebagai momen menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan dan memberikan manfaat keekonomian.</p>



<p>Ditambahkannya, Gerakan Tanam 40 Ribu Mangga Putar Pasuruan sebagai upaya meningkatkan produksi Mangga Putar Pasuruan, untuk konsumsi lokal dan nasional. Tidak terkecuali, sebagai dukungan gerakan ketahanan pangan dan diversifikasi produksi hortikultura. Termasuk, untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif dan pengembangan kawasan Mangga Putar Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, hal itu juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dengan menanam pohon yang berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem. Sekaligus, untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat melalui buah-buahan lokal di sekitar tempat tinggal.</p>



<p>&#8220;Pagi ini kita bersedekah oksigen bersama-sama dalam Gerakan Penanaman Mangga Putar Pasuruan. Sekaligus, untuk memecahkan rekor MURI. Harapannya, Mangga Klonal 21 atau Mangga Putar makin dikenal khalayak luas dengan brandingnya. Komoditas hortikultura asli Kabupaten Pasuruan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Pj Bupati Nurkholis mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh stakeholders dalam mendukung pengembangan komoditas mangga pendukung kegiatan. Terutama, ditujukan kepada beberapa perusahaan, instansi swasta maupun organisasi masyarakat di bidang lingkungan hidup yang telah berpartisipasi aktif dalam menyediakan bibit Mangga Putar Pasuruan untuk ditanam secara bersama-sama pagi ini.</p>



<p>Sebagai wujud ucapan terima kasih, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan Piagam Penghargaan kepada masing-masing perusahaan. Diantaranya, PT SIER, PT Cheil Jedang Samsung, PT Coca Cola Europasifics, PT HM Sampoerna, PT Indonesia Power, PT Sorini Agro Asia dan Yayasan Cempaka Foundation. Tidak terkecuali, diberikan kepada PT Bank Jatim, The Taman Dayu Ciputra dan PT Agung Satya Abadi dan beberapa perusahaan pendukung lainnya.</p>



<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kami mengucapkan terima kasih kepada semua perusahaan yang sudah turut berpartisipasi secara aktif pada kegiatan ini. Semoga sinergi antara pemerintah daerah dengan pihak swasta tetap berlanjut. Sehingga memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan,&#8221; ucapnya. <strong>(pro/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218530</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Kualitas Mangga Podang Tetap Bagus, Mas Dhito Lakukan Pengecekan dan Dialog dengan Petani</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-kualitas-mangga-podang-tetap-bagus-mas-dhito-lakukan-pengecekan-dan-dialog-dengan-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Oct 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagus,]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[podang,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199359</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Memasuki musim panen Mangga Podang, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pengecekan Pasar Buah Banyakan, Jumat (06/10/2023) sore. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu untuk memastikan bahwa buah mangga yang dijual petani benar-benar masak pohon. Untuk memastikan, selain melihat-lihat buah mangga yang dijual, Mas Dhito-sapaan akrabnya, juga berdialog dengan petani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Memasuki musim panen Mangga Podang, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pengecekan Pasar Buah Banyakan, Jumat (06/10/2023) sore. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu untuk memastikan bahwa buah mangga yang dijual petani benar-benar masak pohon.</p>



<p>Untuk memastikan, selain melihat-lihat buah mangga yang dijual, Mas Dhito-sapaan akrabnya, juga berdialog dengan petani yang tengah menjual mangga panenannya di pasar. Bahkan, Mas Dhito mencoba mencicipi langsung mangga yang dijual petani.</p>



<p>&#8220;Kita tes untuk memastikan petani tidak melakukan boosting atau booster terhadap tanamannya. Tadi ada yang kita cek dan alhamdulilah ternyata masak dari pohon langsung,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Sebagai salah satu komoditas unggul tanaman hortikultura, khususnya di wilayah barat sungai, Mas Dhito serius untuk melakukan pengawasan terhadap petani Mangga Podang. Pengawasan itu, untuk menjaga petani tidak melakukan booster atau memacu buah supaya cepat matang dengan ethrel.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan pengawasan yang dilakukan, diharapkan kualitas Mangga Podang tetap terjaga yang diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dan berdampak pada kesejahteraan petani. &#8220;Pesannya buat petani Mangga Podang, jangan di booster supaya cepat matang. Nanti cepat busuk seperti pengalaman tahun kemarin,&#8221; pesan Mas Dhito kepada para petani Mangga Podang.</p>



<p>Dalam kunjungannya ke pasar buah itu, Mas Dhito juga memborong Mangga Podang dari Damis, petani yang diajak berdialog. Setidaknya, terdapat dua kwintal Mangga Podang yang dibeli Mas Dhito dan diminta dibagikan kepada warga.</p>



<p>Petani asal Dusun Gunung Butak, Bulusari, Tarokan, itu mengaku dari luasan lahan perkebunan Mangga Podang yang dimiliki, setiap dua hari dirinya selalu menjual hasil panenan sekitar 4 kwintal. &#8220;Buahnya saya jaga supaya masak alami dari pohon, saya tidak pernah booster,&#8221; akunya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menerangkan bahwa musim buah mulai pada September, dimana setiap hari rata-rata bisa mencapai dua ton Mangga Podang dari petani masuk ke pasar buah. &#8220;Nanti di November ini bisa sampai lima ton, peak season (puncak berbuah) nanti di bulan November dan Desember,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pemasaran buah Mangga Podang itu tidak hanya lokal Kediri, melainkan juga dikirim sampai ke Kalimantan, Bali, Surabaya dan beberapa daerah lain di sekitar Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199359</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lamongan bersama PT BRI Tbk Tanam 7.910 Bibit Mangga Arum Manis</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lamongan-bersama-pt-bri-tbk-tanam-7-910-bibit-mangga-arum-manis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Pohon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap target net zero emission Indonesia di tahun 2060, secara aktif terus dilakukan. Kali ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan, melakukan tanam pohon program ‘BRI Menanam’ yang dilakukan secara serentak di 71 desa di Kabupaten Lamongan, atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap target net zero emission Indonesia di tahun 2060, secara aktif terus dilakukan. Kali ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan, melakukan tanam pohon program ‘BRI Menanam’ yang dilakukan secara serentak di 71 desa di Kabupaten Lamongan, atau dengan total bantuan 7.910 bibit Mangga Arum Manis.</p>



<p>Diungkapkan Head BRI Regional Office Surabaya, Doddy Koesharyanto, bahwa selain memiliki fungsi financial yakni perbankan, BRI juga memiliki fungsi sosial. Diantaranya, melalui program ‘BRI Menanam’ yang diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.</p>



<p>“Jadi, tidak sembarangan pohon yang kita tanam. Tetapi, pohon yang bisa menghasilkan. Kita tidak tahu beberapa tahun kemudian, Desa Sendangrejo akan menjadi desa penghasil mangga terbaik, itu harapannya. Karena yang mendapat impact kesejahteraan adalah masyarakat itu sendiri. Sehingga, ada manfaatnya kita menanam tanaman ini,” ucap Doddy Koesharyanto saat kegiatan Tanam Pohon Program ‘BRI Menanam’ di Desa Sendangrejo, Kecamatan Lamongan, Senin (10/10/2022) tadi.</p>



<p>Doddy juga mengungkapkan, melalui inisiasi program &#8216;BRI Menanam&#8217; sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan serta bentuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Hal ini, sejalan dengan komitmen penerapan bisnis yang selaras dengan Environmental, Social, &amp; Governance (ESG).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“BRI Menanam merupakan inisiatif BRI dengan menyalurkan bibit pohon bagi setiap nasabah yang menerima kredit dari perseroan. Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi BRI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melalui tanam pohon produktif ini berharap kepada seluruh stakeholder tanpa terkecuali BRI, terus bersama-sama mendampingi perekonomian masyarakat dan membantu masyarakat dalam meningkatkan produksinya. Sehingga, perputaran ekonomi semakin menggeliat di Lamongan. Di mana, pertumbuhan ekonomi Lamongan terus mengalami kenaikan hingga 3,43 persen.</p>



<p>“Ekonomi Lamongan sempat terkontraksi 2,65 persen yang disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan tahun 2021, naik 3,34 persen. Ini artinya, masyarakat Lamongan mulai produktif kembali,” tuturnya.</p>



<p>Dirinya juga mengungkapkan, meski terancam inflasi, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai strategi agar dampak yang ditimbulkan tidak terlalu mempengaruhi kesejahteraan masyarakat Lamongan.</p>



<p>Kegiatan tanam pohon ini, turut dihadiri Pimpinan BRI Cabang Lamongan, Adri Wiryawan Hasan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamongan, Anang Taufik, Kades Sendangrejo, Indra Prasetya serta Jajaran Pemkab Lamongan tersebut, Bupati Yuhronur meninjau serta menumbasi berbagai produk hasil UKM warga Desa Sendangrejo. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disnaker Situbondo Adakan Pelatihan dengan Bahan Dasar Singkong dan Mangga untuk Kaum Hawa Desa Jangkar</title>
		<link>https://memontum.com/disnaker-situbondo-adakan-pelatihan-dengan-bahan-dasar-singkong-dan-mangga-untuk-kaum-hawa-desa-jangkar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 12:41:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jangkar]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[singkong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158634</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Situbondo, mengadakan pelatihan ketrampilan aneka tumpeng dan kue untuk tingkatkan usaha pengolahan hasil perkebunan singkong dan mangga, sebagai implementasi bahan-bahan lokal ke program kegiatan melalui pelatihan ketrampilan cara memasak aneka tumpeng dan kue. Kegiatan yang berlangsung Jumat (19/11/2021) itu, diikuti sebanyak 25 orang dari ibu-ibu warga Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Situbondo, mengadakan pelatihan ketrampilan aneka tumpeng dan kue untuk tingkatkan usaha pengolahan hasil perkebunan singkong dan mangga, sebagai implementasi bahan-bahan lokal ke program kegiatan melalui pelatihan ketrampilan cara memasak aneka tumpeng dan kue. Kegiatan yang berlangsung Jumat (19/11/2021) itu, diikuti sebanyak 25 orang dari ibu-ibu warga Kecamatan Jangkar, yang diprakarsai Wakil Ketua DPRD Situbondo, H Abdurahman.</p>



<p>Sebagai bagian menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Dapilnya ( daerah pemilihan, red), mengikuti pelatihan beraneka tumpeng dan kue dari bahan lokal singkong dan mangga yang mudah di dapat di Jangkar.</p>



<p>Kabid Pentakerja Dinas Tenaga Kerja Situbondo, Lina Yuriana Soeherman, menerangkan bahwa pelatihan aneka tumpeng dan kue tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas mutu bagi peserta dan menaikkan standart nilai ekonomi keluarga.</p>



<p>&#8220;Kami juga mensiasati bagaimana bahan-bahan lokal ini bisa bernilai. Contohnya seperti buah mangga, karena harganya sekarang anjlok dan kami juga memanfaatkan potensi alam yang ada seperti bunga pelang. Karena bunga pelang di desa sudah tidak ada harganya dan oleh karenanya ayo kita angkat lagi potensi lokal yang ada di manfatkan agar mempunyai nilai jual yang tinggi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu yang disampaikan Yurin-panggilan akrabnya, singkong pun mampu diolah jadi tepung dan dikreasikan beraneka makanan dan masakan (kue kering dan kue basah).</p>



<p>&#8220;Hasil dari bahan baku mangga tersebut diolah diantaranya selai, manisan, dodol, sirup mangga, kue pie hingga grenpi cake,&#8221; paparnya.</p>



<p>Setelah pelatihan nanti, tambahnya, peserta juga akan membuat kelompok centra usaha makanan dan minuman tradisional dan modern. &#8220;Jadi, nanti pada saat pertemuan PKK dan dasa wismadan acara-acara di desa maupun kecamatan di sini, teman-teman peserta bisa menjadi pemasok makanan dan minuman,&#8221; urainya.</p>



<p>Dalam pelatihan itu, peserta juga diberi pembekalan mengenai produk yang bisa dijual melalui online dan bisa bekerjasama dengan ojol lokal untuk memperkenalkan produk-produk mereka.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, kepada peserta usai mengikuti pelatihan agar menularkan ilmunya,&#8221; imbuhnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158634</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Nilai Jual Mangga, Disnaker Situbondo Adakan Pelatihan Pengolahan Mangga</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-nilai-jual-mangga-disnaker-situbondo-adakan-pelatihan-pengolahan-mangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 09:15:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Jual]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengolahan Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157975</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Situbondo, tingkatkan usaha pengolahan hasil pertanian berupa Mangga melalui program kegiatan tehnologi padat karya. Pelaksanakan pelatihan pengolahan Mangga itu, digelar di ruang pelatihan Disnaker Situbondo, Selasa, (11/11/2021). Pelatihan sendiri, diikuti sebanyak 20 orang dari pelaku usaha dan tiga perwakilan dari kelompok disabilitas. Mereka mengikuti pelatihan beberapa olahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Situbondo, tingkatkan usaha pengolahan hasil pertanian berupa Mangga melalui program kegiatan tehnologi padat karya. Pelaksanakan pelatihan pengolahan Mangga itu, digelar di ruang pelatihan Disnaker Situbondo, Selasa, (11/11/2021).</p>



<p>Pelatihan sendiri, diikuti sebanyak 20 orang dari pelaku usaha dan tiga perwakilan dari kelompok disabilitas. Mereka mengikuti pelatihan beberapa olahan Mangga yang sudah disiapkan oleh instruktur (pemateri).</p>



<p>Kabupaten Situbondo sendiri, merupakan salah satu penghasil buah Mangga terbaik. Dengan cita rasa yang khas dan aroma yang menggugah selera. Hal itu pula, yang menjadi daya tarik tersendiri sehingga membuat peminat buah Mangga berdatangan ke Situbondo.</p>



<p>Dari sejumlah alasan itulah, Kabid Pentakerja pada Dinas Tenaga Kerja Situbondo, Lina Yuriana Soeherman SH MSi, menggelar pelatihan tersebut. &#8220;Hasil dari bahan baku Mangga tersebut diolah diantaranya menjadi selai, manisan, dodol, sirup, puree Mangga dan permen Mangga yang mempunyai nilai jual dalam bentuk berbagai macam olahan. Peserta, diberikan pelatihan bagaimana cara pengemasan yang baik serta menarik,&#8221; ujar Kepala Bidang Pentakerja, Lina Yuriana Soeherman, kepada memontum.com di ruang pelatihan, Kamis (11/11/2021).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya sampai olahan Mangga saja, Yurina juga membantu dari sisi peralatan. Termasuk, proses sertifikasi halal juga pemasaran.</p>



<p>&#8220;Baik pemasaran secara online atau membuat galeri sentral oleh-oleh khas di kawasan Pusat Oleh-oleh Situbondo. Ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Situbondo. Masih banyak potensi alam yang harus digali dan dikembangkan agar bisa meningkatkan perekonomian warga serta menunjang keberadaan Mangga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Yuriana menambahkan, bahwa kegiatan pelatihan pengolahan dari bahan Mangga bertujuan untuk memanfaatkan buah lokal khas Kabupaten Situbondo. Dikarenakan ketika musim panen buah Mangga, harga jualnya menurun. Maka para pelaku usaha bisa mensiasati buah Mangga dijadikan olahan makanan berupa kue modern, kue tradisional, selai, sirup dan sebagainya.</p>



<p>Harapannya, Mangga bisa memiliki nilai jual yang tinggi serta masyarakat bisa mendapatkan keuntungan yang besar.</p>



<p>&#8220;Kami berpesan kepada peserta usai mengikuti pelatihan agar menularkan ilmunya ke pelaku usaha yang lain. Supaya buah Mangga lokal khas Situbondo tidak dijual dengan harga murah, tetapi bisa diolah menjadi berbagai makanan dengan meningkatkan kualitas dan rasa serta meningkatkan nilai jual,&#8221; harapnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157975</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
