<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Mangrove &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/mangrove/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 11:22:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Mangrove &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ikuti Program Kepedulian Lingkungan, Wabup Malang Lakukan Penanaman Mangrove Serentak bersama TNI</title>
		<link>https://memontum.com/ikuti-program-kepedulian-lingkungan-wabup-malang-lakukan-penanaman-mangrove-serentak-bersama-tni</link>
					<comments>https://memontum.com/ikuti-program-kepedulian-lingkungan-wabup-malang-lakukan-penanaman-mangrove-serentak-bersama-tni#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[serentak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232664</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Kegiatan Penanaman Mangrove Serentak dalam rangka Penguatan Pembinaan Teritorial Tahun Anggaran 2026, di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Senin (25/05/2026) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, adalah program kepedulian lingkungan yang diinisiasi oleh TNI Angkatan Darat bersama komponen masyarakat dan pemerintah daerah. Dalam momen itu, Wabup Lathifah menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Kegiatan Penanaman Mangrove Serentak dalam rangka Penguatan Pembinaan Teritorial Tahun Anggaran 2026, di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Senin (25/05/2026) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, adalah program kepedulian lingkungan yang diinisiasi oleh TNI Angkatan Darat bersama komponen masyarakat dan pemerintah daerah.</p>



<p>Dalam momen itu, Wabup Lathifah menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi acara nasional yang mengusung tema &#8216;TNI AD Peduli Lingkungan, Mangrove Tumbuh Negeri Tangguh&#8217;. Tujuan utama dari kegiatan ini, yaitu melaksanakan rehabilitasi kawasan pesisir, mencegah abrasi atau erosi pantai, menyerap emisi karbon, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Malang mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0818 Malang Batu. Mudah-mudahan dengan kegiatan penanaman bibit tanaman Mangrove ini, akan semakin menghijaukan Kabupaten Malang. Mungkin dalam waktu dekat, juga akan dilakukan sosialisasi karbon trading di Kabupaten Malang. Dengan penanaman Mangrove ini, menjadi salah satu aset yang kita miliki di karbon trading nanti. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat di sekitar Pantai Ngliyep,&#8221; kata Wabup Malang.</p>



<p>Komandan Kodim (Dandim) 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, dalam kesempatan itu menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini melibatkan personel TNI (Kodim, Koramil), Polri, pemerintah daerah, pelajar dan masyarakat. Sementara pelaksanaan penanaman Mangrove, dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah pesisir Indonesia.</p>



<p>&#8220;Pagi ini, saya Dandim 0818 Malang Batu bersama ibu Wakil Bupati Malang, Wakapolres Malang dan Komandan Satuan Radar (Satrad) 221 Ngliyep melaksanakan penanaman Mangrove secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Malang sendiri, kami melakukan penanaman mangrove sebanyak 500 bibit yang dilaksanakan di area Pantai Ngliyep, berada di wilayah Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang,&#8221; terang Dandim 0818, seusai pelaksanaan penanaman Mangrove. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/ikuti-program-kepedulian-lingkungan-wabup-malang-lakukan-penanaman-mangrove-serentak-bersama-tni/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Festival Mangrove Jawa Timur VII, Wabup Lamongan Sebut Mangrove Lindungi Pesisir Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-festival-mangrove-jawa-timur-vii-wabup-lamongan-sebut-mangrove-lindungi-pesisir-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[lindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225226</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengikuti Festival Mangrove Jawa Timur VII, di Pantai Bahak Curahdringu, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/08/2025) tadi. Festival ini, merupakan bagian dari upaya rehabilitasi Mangrove, sekaligus memperingati Hari Mangrove Sedunia. Peringatan nasional tahun ini, telah dimulai di Kabupaten Banyuwangi dengan tema &#8216;Rayakan Mangrove, Rangkai Harapan&#8217;. Dijelaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengikuti Festival Mangrove Jawa Timur VII, di Pantai Bahak Curahdringu, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/08/2025) tadi. Festival ini, merupakan bagian dari upaya rehabilitasi Mangrove, sekaligus memperingati Hari Mangrove Sedunia.</p>



<p>Peringatan nasional tahun ini, telah dimulai di Kabupaten Banyuwangi dengan tema &#8216;Rayakan Mangrove, Rangkai Harapan&#8217;. Dijelaskan Wabup yang akrab disapa Mas Dirham, Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir. Karena dapat mengurangi dampak abrasi, erosi dan gelombang badai. Selain itu, Mangrove juga berperan dalam menjaga kualitas air, menyediakan habitat bagi berbagai spesies dan menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai daerah dengan potensi laut, Kabupaten Lamongan memiliki garis pantai sekitar 47 km. Sehingga, tercatat ada Hutan Mengrove seluas 135,5 Ha. Sebanyak 85 persen dari luasan tersebut, berada di pesisir Kecamatan Brondong dan 15 persen berada di pesisir Kecamatan Paciran.</p>



<p>Melihat potensi dan fungsi penting Mangrove, Pemkab Lamongan terus melakukan konservasi Mangrove. Tidak hanya rutin menanam Mangrove, melainkan juga merawat dengan aktif membersihkan area Mangrove.</p>



<p>Pada Festival Mangrove Jawa Timur VII yang dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan BPLH, Sigit Reliantoro, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, itu tidak hanya melakukan penanaman Mangrove. Melainkan, juga pelepas liarkan burung, hingga menebar benih kepiting. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Pasuruan Dorong Optimalisasi Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari Mangrove Penunggul Park</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-pasuruan-dorong-optimalisasi-pondok-kuliner-dan-perahu-wisata-dewi-bahari-mangrove-penunggul-park</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahari]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Optimalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[penunggul]]></category>
		<category><![CDATA[perahu]]></category>
		<category><![CDATA[pondok]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217949</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, mendorong pengelola Mangrove Penunggul Park agar terus mengoptimalkan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari, yang telah resmikan, Jumat (27/12/2024) tadi. Dirinya mentargetkan, ke depan akan menjelma menjadi objek ekowisata andalan. Tidak hanya kebanggaan Kabupaten Pasuruan, melainkan juga skala regional. Ditambahkannya, eksplorasi pengelolaan objek wisata dapat dilakukan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, mendorong pengelola Mangrove Penunggul Park agar terus mengoptimalkan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari, yang telah resmikan, Jumat (27/12/2024) tadi.</p>



<p>Dirinya mentargetkan, ke depan akan menjelma menjadi objek ekowisata andalan. Tidak hanya kebanggaan Kabupaten Pasuruan, melainkan juga skala regional.</p>



<p>Ditambahkannya, eksplorasi pengelolaan objek wisata dapat dilakukan dengan menyediakan fasilitas tambahan menarik. Diantaranya, menyediakan spot swafoto yang nantinya dapat dimanfaatkan para pengunjung untuk mengabadikan momen berharganya disana bersama keluarga tercinta dan kolega.</p>



<p>&#8220;Titip kepada para penerima manfaat dan Pokdarwis untuk merawat potensi Mangrove. Sehingga bisa mendatangkan wisatawan. Nanti ke depannya, bisa dibuatkan spot-spot foto tematik supaya tampilannya lebih menarik. Terutama untuk anak muda, sehingga menarik untuk dipakai swafoto,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, potensi vegetasi Mangrove di kawasan Desa Penunggul, Kecamatan Nguling sangat berpeluang untuk digali lagi. Sedikitnya, sekitar 20 hektar lagi yang masih dapat dikembangkan. Terlebih dari sekian banyak jenis Mangrove yang ada, masih terdapat 4 jenis yang ditanam disana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mudah-mudahan jenis Mangrove lainnya bisa ditanam lagi sehingga menambah wawasan dan tempat edukasi kepada anak-anak. Jadi mari kita buat sebagus-bagusnya kawasan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari Penunggul Mangrove Park ini. Apalagi Kabupaten Pasuruan terdapat banyak mangrove. Artinya, Mangrove menjadi sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya meredam CO2 saja, tapi juga akan mendatangkan PAD untuk kita,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pj Bupati Nurkholis menambahkan, keberadaan Mangrove mendukung sektor pariwisata di kawasan pesisir Kabupaten Pasuruan. Dengan potensi wisata yang dimiliki, sudah barang tentu membutuhkan pengelolaan wisata secara berkelanjutan. Oleh karenanya, dibutuhkan dukungan dari beberapa pihak, khususnya dari para investor.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan dengan dukungan dari DPRD Kabupaten Pasuruan, maka kita buat Hutan Mangrove supaya lebih bagus lagi. Hanya saja memang perlu adanya investor. Karena kemampuan APBD kita terbatas. Sehingga ke depannya dibutuhkan ada intervensi dari penanam modal supaya bisa lebih bagus lagi. Termasuk infrastruktur jalan harus lebih baik lagi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Di penghujung arahan singkatnya, Pj Bupati Nurkholis tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI). Juga semua pihak yang telah bekerjasama dan mendukung keberadaan Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari Mangrove Penunggul Park.</p>



<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kami ucapkan terimakasih kepada Kementerian Kelautan Perikanan atas bantuan perahu dan gazebo yang dimanfaatkan untuk Pondok Kuliner dan Perahu Wisata Dewi Bahari. Kami akan bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai instansi dan stakeholders untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat pesisir. Sehingga bisa mewujudkan Desa Penunggul menjadi Desa Wisata Bahari yang akan menjadi icon destinasi wisata bahari di Kabupaten Pasuruan,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Probolinggo bersama Puteri Indonesia dan Pramuka Penggalang Lakukan Penanaman Mangrove</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-probolinggo-bersama-puteri-indonesia-dan-pramuka-penggalang-lakukan-penanaman-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<category><![CDATA[penggalang]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[puteri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pramuka Penggalang SMPN 10 semarakkan kehadiran Puteri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan 2024, Melati Tedja, Jumat (02/08/2024) tadi. Kehadiran mereka, adalah untuk berkolaborasi menanam Mangrove di Pantai Permata Pilang. Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, sebagai Ketua Mabicab Kwarcab Gerakan Pramuka beserta istrinya, Dewi Maharani, juga kompak bergabung bersama Pramuka penggalang dan Melati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pramuka Penggalang SMPN 10 semarakkan kehadiran Puteri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan 2024, Melati Tedja, Jumat (02/08/2024) tadi. Kehadiran mereka, adalah untuk berkolaborasi menanam Mangrove di Pantai Permata Pilang.</p>



<p>Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, sebagai Ketua Mabicab Kwarcab Gerakan Pramuka beserta istrinya, Dewi Maharani, juga kompak bergabung bersama Pramuka penggalang dan Melati Tedja. Diawali dengan penyambutan dari dua penari, Kirana dan Marta dari Tracedaa SMAN 2, yang membawakan tarian khas Probolinggo, Lengger Praben Linggo Panjilaras. Peserta penanaman yang juga didukung oleh segenap pengurus di Yayasan Puteri Indonesia (YPI) Jatim dan Ikatan Alumni Puteri Indonesia (IAPI) Jatim, pun kemudian bersiap untuk melakukan penanaman.</p>



<p>“Hari ini kita kedatangan tamu istimewa Puteri Indonesia Jatim 2024, Melati Tedja. Ia sengaja menyempatkan waktu untuk memberikan motivasi kepada adik-adik Pramuka. Selain kita belajar bagaimana jejak suksesnya, juga sekaligus mengajak kita untuk sedekah oksigen tanam Mangrove. Mari kita anggota Pramuka juga turut mendoakan Mbak Melati agar sukses pada kompetisi internasional selanjutnya,” kata Pj Wali Kota Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebelum melaksanakan penanaman, Melati Tedja juga menyempatkan diri memberikan memotivasi anggota Pramuka. “Belajar tanpa kenal lelah untuk meraih sebuah mimpi. Hari ini kita akan menanam Mangrove, sebagai pengingat bahwa dunia ini menjadi tempat untuk mencapai apa pun yang kita mau. Jadi, adik-adik mari kita bergandeng tangan berkolaborasi menjaga lingkungan yang kita tinggali,” ujarnya.</p>



<p>Selanjutnya, ratusan anggota pramuka langsung turut menanam Mangrove. Miss Charm 2024 ini juga begitu antusias berbagi cerita setiap kali ada anak Pramuka menyapa dan bertanya saat foto bersama.</p>



<p>“Pramuka mengajarkan kita untuk disiplin, membentuk karakter serta melatih kemandirian. Termasuk hari ini mengajarkan cinta tanah air dan cinta lingkungan dengan menanam Mangrove,” tambah Melati.</p>



<p>Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Sekda Kota, Ninik Ira Wibawati, Kepala DLH, Retno Wandansari, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka, Budi Krisyanto dan seluruh pengurus Pramuka Kota Probolinggo. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Lakukan Perusakan Lahan Mangrove, Madas Gelar Aksi Unjuk Rasa ke PT Budiono Pamekasan</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lakukan-perusakan-lahan-mangrove-madas-gelar-aksi-unjuk-rasa-ke-pt-budiono-pamekasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[budiono]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[perusakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210648</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Madura Asli (Madas), melakukan aksi unjuk rasa di depan PT Budiono terkait dugaan perusakan lahan Mangrove, di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (12/06/2024) tadi. Dalam orasinya, massa menyampaikan beberapa dugaan itu.&#160; &#8220;Kami menduga, kegiatan reklamasi yang merusak lahan Mangrove di pesisir Pantai Tlanakan, tidak berizin,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Madura Asli (Madas), melakukan aksi unjuk rasa di depan PT Budiono terkait dugaan perusakan lahan Mangrove, di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (12/06/2024) tadi. Dalam orasinya, massa menyampaikan beberapa dugaan itu.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kami menduga, kegiatan reklamasi yang merusak lahan Mangrove di pesisir Pantai Tlanakan, tidak berizin,&#8221; kata Korlap Aksi Madas, Sujatmiko.</p>



<p>Sujatmiko juga menduga, PT Budiono berada di belakang perusakan lahan Mangrove. Tentunya, dugaan itu melawan hukum dan bertolak belakang dengan program yang telah dicanangkan pemerintah.</p>



<p>&#8220;Presiden kepada masyarakat dunia (G-20) lewat Badan Restorasi Gambut Mangrove (BRGM), telah menggembor-gemborkan lahan Mangrove,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Sujatmiko, Madas akan terus mengkawal dugaan perusakan lahan Mangrove tersebut karena dianggap merugikan lingkungan masyarakat Desa Ambat. &#8220;Kami akan terus menyuarakan aspirasi kami di level provinsi seperti Polda, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, DLH dan Dinas Kelautan Provinsi Jawa Timur, Kementrian PUPR dan Kementerian Kelautan” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, kuasa usaha Lahan Ambat, Herman Kusnadi, menegaskan bahwa status tanah yang ditanyakan pihak Madas sudah memiliki sertifikat sah. &#8220;Kedatangan Madas itu untuk menanyakan perusakan Mangrove di Desa Ambat. Padahal, itu tanah milik kita. Tanah kita yang bersertifikat,&#8221; paparnya saat menemui massa aksi.</p>



<p>Herman Kusnadi menjelaskan, rencananya lahan Mangrove yang sudah di beli sejak tahun 1989 itu, akan dimanfaatkan sebagai usaha baru oleh Budianto selaku pemilik tanah. &#8220;Tanah itu sudah dibeli Pak Budianto dari masyarakat. Bukan untuk merusak, tetapi kita ingin memanfaatkan usaha baru pada tanah tersebut,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210648</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup, ATR BPN Situbondo Tanam 2 Ribu Batang Bibit Mangrove</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-atr-bpn-situbondo-tanam-2-ribu-batang-bibit-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[batang]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210291</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Situbondo kerjasama dengan PT Bima Mustika Windu dan PT Banyu Biru Kahurangi melakukan gerakan penanaman Pohon Mangrove di tepi Pantai Sedulur, Dusun Brigean, Desa Peleyaan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Rabu (05/06/2024) tadi. Penanaman Pohon Mangrove sebanyak 2 ribu batang ini, melibatkan warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Situbondo kerjasama dengan PT Bima Mustika Windu dan PT Banyu Biru Kahurangi melakukan gerakan penanaman Pohon Mangrove di tepi Pantai Sedulur, Dusun Brigean, Desa Peleyaan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Penanaman Pohon Mangrove sebanyak 2 ribu batang ini, melibatkan warga setempat bersama santri Ponpes Walisong, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Situbondo, Perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat Simphoni Akar Rumput (LSM SAR) dan lembaga yang peduli dengan kelestarian lingkungan hidup.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Situbondo, Agus Salim, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Kementerian BPN RI yang melaksanakan gerakan penanaman Mangrove 100 ribu pohon. &#8220;Di Kabupaten Situbondo kita tanam Mangrove sebanyak 2 ribu batang hasil dari CSR PT Bima Mustika Windu dan PT Banyu Biru Kahurangi serta IPPAT Situbondo. Dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup ini, kami menanam 2 ribu batang Pohon Mangrove,&#8221; jelas Kepala Pertanahan Situbondo.</p>



<p>Dengan penanaman Pohon Mangrove ini, sambung Agus Salim, diharapkan bermanfaat bagi masyarakat yang ada di lingkungan sekitar. &#8220;Masyarakat juga diharapkan mau merawat serta menjaga kelestarian lingkungan hidup demi masa depan anak dan cucu. Semoga apa yang sudah kita lakukan ini bermanfaat bagi masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua IPPAT Situbondo, Yulius, mengatakan keberhasilan penanaman Mangrove ini tentunya harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat. &#8220;Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan hidup ini demi mengatasi pemanasan global. Dengan menanam Mangrove ini, diharapkan bisa menciptakan energi karbon dan sumbangsih dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup,&#8221; urainya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rayakan HUT Korps Brimob dan Polairud, Polres Situbondo Tanam 1000 Pohon Mangrove</title>
		<link>https://memontum.com/rayakan-hut-korps-brimob-dan-polairud-polres-situbondo-tanam-1000-pohon-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 12:45:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[polairud,]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[rayakan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Korps Brimob dan HUT ke-73 Polairud, Polres Situbondo melaksanakan penanaman 1000 bibit Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Cemara, Dusun Paras, Desa Duwet, Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Bayu Anjas Asmoro, Kajari Situbondo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Korps Brimob dan HUT ke-73 Polairud, Polres Situbondo melaksanakan penanaman 1000 bibit Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Cemara, Dusun Paras, Desa Duwet, Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Bayu Anjas Asmoro, Kajari Situbondo, Ginanjar Cahya Permana, Wakil Ketua Pengadilan Negeri, Putu Endro Sonata, Kasi ADM KSKPH Bondowoso Utara, Soekirno, Wakil Ketua DPRD, Heru Sugiarto, Kadis LH, Ahmad Yulianto, Kepala SBTU Cabang Dinas Kehutanan Banyuwangi Wilker Situbondo, Wendi Adiguna hingga Forkopimca Panarukan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, membacakan amanat dari Kabaharkam Polri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, yang menekankan pentingnya gerakan nasional penanaman Mangrove sebagai upaya pencegahan abrasi dan antisipasi bencana alam (tsunami dan gelombang tinggi). Juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem Tanaman Mangrove.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Penanaman Mangrove hari ini adalah merupakan rangkaian kegaiatan HUT Korps Brimob dan Polairud, ada beberapa kegiatan sosial lainnya yang sebelumnya sudah dilakukan seperti donor darah dan bersih-bersih pantai,” kata AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Kamis (30/11/2023) tadi.</p>



<p>Dirinya menekankan, bahwa kegiatan penanaman Mangrove serentak dilakukan sebagai wujud konkrit Polri dalam menjaga kelestarian alam dengan melindungi dan merestorasi ekosistem Mangrove untuk mengurangi dampak perubahan iklim global. “Polres Situbondo bisa berpartisipasi secara langsung melakukan penghijauan Mangrove mengingat panjang pantai mencapai 150 kilometer. Kegiatan ini sejalan dengan yang diharapkan Presiden dan Kapolri tentang menjaga kelestarian hutan kawasan Mangrove,” katanya.</p>



<p>Setelah sambutan, dilanjutkan dengan penanaman pohon Mangrove oleh Kapolres Situbondo, Dandim, Kajari, Wakil Ketua DPRD Situbondo beserta tamu undangan lain. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Pelestarian Ekosistem Mangrove, Gubernur Jatim Beri Penghargaan Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-pelestarian-ekosistem-mangrove-gubernur-jatim-beri-penghargaan-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 03:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dinilai berkomitmen tinggi dalam mendukung upaya pelestarian ekosistem mangrove, Bupati Trenggalek terima apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, yang mewakili untuk menerima piagam penghargaan pada Festival Mangrove Jatim V di Romokalisari Adventure Land Kecamatan Benowo Kota Surabaya. Disampaikan Wabup Syah, bahwa keberadaan Mangrove yang sehat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Dinilai berkomitmen tinggi dalam mendukung upaya pelestarian ekosistem mangrove, Bupati Trenggalek terima apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.</p>



<p>Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, yang mewakili untuk menerima piagam penghargaan pada Festival Mangrove Jatim V di Romokalisari Adventure Land Kecamatan Benowo Kota Surabaya.</p>



<p>Disampaikan Wabup Syah, bahwa keberadaan Mangrove yang sehat di kawasan pesisir dapat meningkatkan ketahanan masyarakat pesisir terhadap perubahan iklim serta meminimalkan dampak bencana alam. Seperti tsunami, badai dan gelombang laut.</p>



<p>Peranan Indonesia dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, secara global amat besar. Sehingga, melindungi dan merestorasi ekosistem Mangrove yang merupakan langkah penting yang harus segera dilakukan secara bersama-sama.</p>



<p>“Mangrove menjadi salah satu tumbuhan sentral dalam penanganan perubahan iklim, karena kekayaan fungsi fisik, ekologi, sosial dan ekonomi. Upaya pelestarian mangrove, itu harus berkelanjutan mengingat tanaman yang hidup di wilayah perairan ini rentan mengalami kerusakan. Baik secara alami maupun karena aktivitas manusia,&#8221; papar Wabup Syah saat dikonfirmasi, Rabu (01/11/2023) siang.</p>



<p>Diketahui, Indonesia memiliki luasan Mangrove hingga 22,6 persen dari total keseluruhan dunia memainkan peran sentral, termasuk dalam hal serapan emisi karbon yang sangat besar dari Mangrove. &#8220;Oleh karenanya, kami akan selalu berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam pelestarian Mangrove di Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Masih kata suami Fatihatur Rohmah ini, Mangrove juga memiliki banyak manfaat, baik secara lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Jika semakin banyak lahan mangrove dibuka, emisi karbon akan meningkat, sehingga memengaruhi perubahan iklim.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu, perlu dilakukan rehabilitasi dan konservasi Mangrove itu sendiri. Maka untuk mengupayakan hal tersebut, perlu kerja sama berbagai pihak, baik kementerian/lembaga, pemerintah daerah, akademisi atau perguruan tinggi, perusahaan, para pemuda, maupun masyarakat dari berbagai kelompok,&#8221; terang Wabup Syah.</p>



<p>Di kesempatan yang sama, Mas Wabup Syah juga ikut menanam bibit mangrove bersama Gubernur Jatim. Selain juga melepas liar benih ikan, udang, burung dan unggas.</p>



<p>&#8220;Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan semoga ini menjadi motivasi bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek untuk lebih peduli dalam melestarikan ekosistem mangrove kedepannya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Menyadari pentingnya keseimbangan lingkungan, dirinya juga berharap dengan adanya ekowisata Mangrove ini dapat menghadirkan banyak manfaat bagi seluruh masyarakat luas dengan tetap menjaga serta melestarikan alamnya.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Hutan Mangrove, Tim Siswa SMK Kota Malang Kembangkan Aplikasi Manggrow</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-hutan-mangrove-tim-siswa-smk-kota-malang-kembangkan-aplikasi-manggrow</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Oct 2023 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manggrow]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199354</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk memfasilitasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan maritim, salah satu tim, yang terdiri dari M Fikri Alfaraby, Abid Abdullah Ghani dan Nabila Rozan Humairoh, dengan guru pembina, Muhammad Arifin dari SMK Telkom Kota Malang, berhasil mengembangkan sebuah platform inovatif. Yakni, bernama Manggrow. Ketua tim, M Fikri Al Faraby, menyampaikan jika nantinya platform [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Untuk memfasilitasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan maritim, salah satu tim, yang terdiri dari M Fikri Alfaraby, Abid Abdullah Ghani dan Nabila Rozan Humairoh, dengan guru pembina, Muhammad Arifin dari SMK Telkom Kota Malang, berhasil mengembangkan sebuah platform inovatif. Yakni, bernama Manggrow.</p>



<p>Ketua tim, M Fikri Al Faraby, menyampaikan jika nantinya platform tersebut digunakan sebagai perantara antara masyarakat, penggagas lingkungan dan petani dalam upaya rehabilitasi hutan mangrove. &#8220;Alasan kami melestarikan hutan mangrove ini, karena di Indonesia sendiri hutan mangrove ini tersebar di berbagai wilayah dan terluas di Asia hingga 3,5 juta hektar. Namun, kondisi hutan mangrovenya 30 persen dalam kondisi rusak. Karena masyarakat masih belum memaksimalkan potensi dari tanaman mangrove ini,” jelas Fikri, saat ditemui Jumat (06/10/2023) tadi.</p>



<p>Menurutnya, mangrove sendiri telah memiliki banyak manfaat, seperti mencegah abrasi atau bisa menjadi salah satu lahan untuk produksi pangan. Karena itu, pihaknya bersama dengan tim membuat sebuh inovasi aplikasi Manggrow.</p>



<p>“Untuk itu kita membuat inovasi tersebut, dengan cara kerjanya itu kita membuat fitur utama, yang mana masyarakat ini bisa menanam mangrove hanya dari rumah saja. Mereka bisa memilih lokasinya, jenis bibit mangrovenya, kemudian nantinya dari pemilihan tersebut kita bersama mitra kita akan menanam mangrove tersebut,” tuturnya.</p>



<p>Dalam penanaman tersebut, ujarnya, akan dimonitoring menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Dari situ akan memunculkan sebuah data seperti suhu, temperatur, PH air, kelembapan dan sebagainya. Itu akan tersedia bagi pengguna, untuk memantau pertumbuhan mangrove.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Di aplikasi tersebut, pengguna dapat berdonasi dalam program pelestarian lingkungan mangrove oleh lembaga swadaya lingkungan. Kemudian, juga nantinya pengguna kita dapat sertifikat resmi dari kita sebagai bukti bahwa mereka telah menanam mangrove. Selain itu juya akan disertakan dokumen penanaman, dan sebagainya. Lalu, ada reward poin, yang mana pengguna dapat berkompetisi dengan pengguna lainnya untuk menanam atau melestarikan mangrove,” katanya.</p>



<p>Untuk alat temuan tersebut, saat ini masih dilakukan kerjasama dengan CLC Mangrove Conservation di wilayah Malang. Kedepan, pihaknya berharap agar bisa dilakukan kerjasama dengan pemerintah lingkungan hidup dan kehutanan untuk mendistribusikan aplikasi Manggrow ke seluruh Indonesia.</p>



<p>“Jadi memang alat tersebut saat ini dalam proses pengembangan. Ke depan kita juga akan melakukan building developer aplikasi. Lalu juga akan memperluas sensor kita, sehingga bisa menjangkau luas wilayah di area penanamannya,” ucapnya.</p>



<p>Meskipun begitu, saat ini menurutnya masih ada beberapa kendala yang dihadapi. Yakni dari segi teknologi IoT yang rentan rusak ketika diterapkan di wilayah penanaman. Sehingga, masih akan terus dioptimalkan supaya nantinya IoT dapat terlindungi dengan baik.</p>



<p>Sebagai informasi, inovasi tersebut juga telah meraih Juara I dalam ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia tingkat SMA/SMK. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199354</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
